Bestienews.com- Dalam dua musim menjadi manajer Manchester United, Erik Ten Hag (ETH) telah berhasil menyumbangan dua piala sekaligus yakni Piala Carabao dan Piala FA.
Tambahan dua trofi itu tentu menjadi angin segar tersendiri buat Setan Merah. Pasalnya, sejak ditinggal pelatih tersukses mereka Sir Alex Ferguson, Man United seolah kesulitan 'bangkit'.
Gonta-ganti pelatih pun mewarnai perjalanan MU 10 tahun terakhir. Nama-nama pelatih top seperti Luis Van Gaal, Mourinho, dan Ole Gunnar Solskjaer pernah menjadi juru taktik Man United.
Sayangnya, ketiga pelatih top itu juga kesulitan mengangkat performa tim yang bermarkas di Old Trafford itu. Hanya Mourinho yang mampu mempersembahkan dua trofi. Luis Van Gaal satu trofi. Sementara Ole dipecat dan tidak meraih satu pun trofi.
Pencarian manajer baru jelas tak terhindarkan. Dari nama-nama yang ada, manajemen MU akhirnya menjatuhkan pilihan pada ETH, pelatih berkepala plontos yang kala itu masih menjadi pelatih buat tim raksasa Belanda, Ajax Amsterdam.
'Bak gayung bersambut', pinangan MU itu pun diterima Erik. Di bawah kepelatihannya, permainan MU lebih menarik. Kedisplinan para pemain membaik.
Alhasil, pelan tapi pasti, ia berhasil membuat Bruno Fernandes, dkk mencapai level-level permainan terbaik mereka.
Di musim debutnya, dia langsung menyumbangkan trofi Carabao Cup. Begitu juga di musim keduanya kali lalu, MU berhasil menumbangkan tim terbaik di dunia Manchester City di final Piala FA dengan skor 2 -1.
Meski penampilan MU di Liga Inggris pada musim lalu jauh dari kata sukses, keberhasilan menghadirkan dua trofi ke Old Traford itulah yang menjadi jaminan tersendiri kualitas seorang ETH.
Kini kontrak ETH sudah diperpanjang. Mampukah ETH kembali menuntaskan musim ini dengan minimal sebuah trofi lagi?