<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://bestienews.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://bestienews.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Perkuat Sinergi Pengamanan Obvitnas</title><link>https://bestienews.com/detail/3409/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-perkuat-sinergi-pengamanan-obvitnas</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; &amp;nbsp;PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) melakukan kunjungan audiensi koordinasi dengan Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) XIX/Tuanku Tambusai terkait penguatan sinergi pengamanan lintas sektor dalam upaya menjaga operasional kilang sebagai salah satu Objek Vital Nasional (Obvitnas) strategis di Provinsi Riau guna mendukung penguatan ketahanan energi nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kunjungan ini dipimpin langsung oleh SVP HSSE PT Pertamina (Persero), I Ketut Laba, yang diikuti oleh ?VP HSSE Program PT Pertamina (Persero), Capt Ade Gunawan beserta rombongan. Pada kesempatan tersebut turut hadir General Manager PT PPN RU II Dumai, Iwan Kurniawan, Manager HSSE PT PPN RU II Dumai, Syahrial Okzani serta perwakilan HSE Pertamina Hulu Rokan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang berlangsung di Markas Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Jumat (22/5) ini menjadi forum penguatan koordinasi dan penyelarasan langkah dalam pengamanan Obvitnas strategis, peningkatan keselamatan dan keandalan operasi energi, serta kesiapsiagaan tanggap darurat secara terpadu di wilayah kerja Pertamina dengan terus memperkuat sinergi dengan Tentara Nasional Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas sejumlah langkah strategis guna memperkuat sistem pengamanan kawasan operasi Pertamina di area Sumatera, termasuk penguatan Satgas pengamanan, pengawasan, mitigasi risiko, hingga kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan operasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;SVP HSSE PT Pertamina (Persero), I Ketut Laba menegaskan bahwa Pertamina sebagai penyedia energi nasional memiliki peran yang sangat vital bagi bangsa dan negara. Dengan cakupan wilayah operasi yang cukup luas, termasuk di Riau memerlukan dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk TNI dalam pengamanan Obvitnas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Dukungan Kodam XIX Tuanku Tambusai menjadi partner strategis dalam pengamanan memastikan operasional kami dapat berjalan aman dan lancar, khususnya di wilayah kerja rokan karena cakupannya luas dan medannya yg sangat berjauhan dan penuh tantangan. Kami bersyukur adanya kerjasama ini, mudah&#45;mudahan ini bisa dioptimalkan dan memberikan manfaat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga keandalan operasi kami,” ujar Ketut Laba.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menyampaikan apresiasi atas kerjasama yang berlangsung dan berharap kerjasama yang sudah baik dalam penyediaan energi ini bisa terus ditingkatkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, General Manager PT PPN RU II Dumai, Iwan Kurniawan mengatakan bahwa wilayah operasi Kilang Dumai yang cukup strategis dan dinamis membutuhkan sinergi dan dukungan pengamanan yang strategis dan terintegrasi. Oleh karena itu, operasional kilang yang aman dan andal serta kelancaran distribusi harus didukung dengan pengamanan yang ketat, sehingga dibutuhkan dukungan dari pemangku kepentingan lintas sektor.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Melalui audiensi ini, kami berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait, agar operasi kilang terus berjalan lancar demi menopang kebutuhan energi masyarakat,” ujar Iwan dalam keterangannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai sebagai salah satu kilang strategis di Indonesia memiliki peran vital dalam menopang 16,5 % kebutuhan BBM Nasional. Dalam hal ini mensuplai rantai pasok energi untuk masyarakat di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP yang diwakili oleh Kasdam XIX/Tuanku Tambusai, Brigjen TNI Rudi Hermawan, S.E., M.M. menyampaikan apresiasinya atas sinergitas yang terjalin dengan Pertamina.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menegaskan kesiapan Kodam XIX/Tuanku Tambusai dalam mendukung sinergi pengamanan yang terpadu dan berkelanjutan guna memastikan operasional dan distribusi energi berjalan aman dan lancar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kodam XIX Tuanku Tambusai, siap mendukung segala upaya untuk mendukung operasional dan distribusi Pertamina guna menjaga ketahanan energi nasional. Sinergi dukungan ini terus ditingkatkan tidak hanya &amp;nbsp;energi tapi juga mendukung pembangunan nasional dan ketahanan nasional,“ katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kunjungan audiensi ini, &amp;nbsp;Pertamina menegaskan komitmennya dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi strategis bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk institusi pertahanan, untuk memastikan keamanan operasi Obvitnas, menjaga keandalan distribusi dan pasokan energi, serta mendukung ketahanan energi nasional secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/45811917518-kodam.jpg"/><pubDate>Fri, 22 May 2026 17:25:38 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3409/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-perkuat-sinergi-pengamanan-obvitnas</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Implementasikan ‘Stop Work Authority’</title><link>https://bestienews.com/detail/3408/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-implementasikan-‘stop-work-authority’</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bestienews.com&#45;&lt;/strong&gt; Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terus diperkuat oleh PT Pertamina Patra Niaga melalui implementasi budaya keselamatan di seluruh lini operasional Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai. Terbaru, Kilang Dumai juga telah mengimplementasikan kebijakan Stop Work Authority (SWA) sebagai wujud nyata komitmen perusahaan dalam menempatkan K3 sebagai fondasi utama untuk menjaga operasional yang andal, aman, dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manager HSSE Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, Syahrial Okzani menjelaskan bahwa program SWA merupakan kewenangan bagi setiap pekerja untuk menghentikan pekerjaan atau tindakan yang dinilai berpotensi menimbulkan bahaya secara langsung, termasuk risiko major accident yang dapat berdampak pada keselamatan personel, lingkungan, aset perusahaan, maupun reputasi perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Langkah ini menjadi penguatan internalisasi budaya HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) yang sudah diterapkan secara konsisten dan berkesinambungan di seluruh lini aktivitas kerja sehari&#45;hari. Pelaksanaan SWA ini dilakukan melalui sejumlah tahapan aksi yang sistematis dan terstruktur,” ujar Syahrial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemberlakuan Stop Work Authority ini tidak hanya menjadi hak dan kewenangan bagi pekerja di kilang, tetapi juga berlaku bagi Kontraktor maupun Mitra Kerja Perusahaan. Adapun tahapan pelaksanaan Stop Work Authority dilakukan ketika pekerja, mitra kerja, maupun visitor mengidentifikasi potensi bahaya, seperti kondisi dan perilaku tidak aman hingga faktor cuaca atau lingkungan kerja berisiko.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya dilakukan tahap Notify dengan memberitahukan penghentian pekerjaan kepada pengawas terkait, dilanjutkan tahap Correct melalui perbaikan dan pengendalian risiko sebelum pekerjaan kembali dilanjutkan pada tahap Resume. Tahapan akhir yakni Record melalui pelaporan dan dokumentasi implementasi SWA yang kemudian dianalisis, dievaluasi, serta diinput ke dalam sistem perusahaan sebagai bagian dari perbaikan berkelanjutan guna memperkuat mitigasi risiko dan mendukung keselamatan serta keandalan operasional perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Stop Work Authority bukan slogan, namun adalah mekanisme yang jelas yang dapat dilakukan siapapun, kapan pun, saat pekerjaan dirasa tidak aman. Karena tidak ada target yang lebih penting daripada keselamatan,” tegas Syahrial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai kilang strategis di wilayah barat Indonesia yang menopang 16,5% kebutuhan energi nasional, khususnya kawasan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai terus melakukan penguatan budaya HSSE serta perbaikan berkelanjutan guna menjaga keandalan operasional dalam mendukung ketahanan energi nasional. Implementasi kebijakan Stop Work Authority juga dibarengi dengan upaya membangun awareness seluruh insan perusahaan terhadap pentingnya budaya keselamatan kerja melalui berbagai sosialisasi yang dilakukan secara masif, di antaranya melalui street campaign, pemanfaatan videotron, pesan broadcast pada media internal perusahaan, hingga pemasangan banner dan spanduk di sejumlah titik area kilang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations, &amp;amp; CSR Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, Tengku Muhammad Rum menambahkan kebijakan terkait wewenang untuk memberhentikan pekerjaan (Stop Work Authority) mencerminkan komitmen serius Perusahaan meningkatkan aspek keselamatan kerja secara berkelanjutan. Menurutnya, kebijakan tersebut bukan menjadi penghambat produktivitas, melainkan bentuk integritas perusahaan dalam menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama di atas segalanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Implementasi Stop Work Authority menunjukkan bahwa perusahaan terus adaptif dan responsif dalam memperkuat budaya keselamatan kerja di lingkungan operasional. Melalui kebijakan ini, kami ingin membangun kepedulian seluruh insan perusahaan agar memiliki keberanian untuk menghentikan pekerjaan yang dinilai tidak aman, karena keselamatan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga secara konsisten,” pungkas Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui penerapan kebijakan Stop Work Authority, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menegaskan komitmennya dalam menjadikan keselamatan kerja sebagai prioritas utama. Perusahaan meyakini bahwa budaya keselamatan yang kuat tidak hanya menjadi kunci keberlangsungan operasional dan bisnis, tetapi juga mencerminkan tanggung jawab perusahaan dalam melindungi pekerja, menjaga aset, serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/1509803670-stop.jpg"/><pubDate>Thu, 21 May 2026 16:29:32 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3408/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-implementasikan-‘stop-work-authority’</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai Cegah Stunting di Kawasan Pesisir</title><link>https://bestienews.com/detail/3407/pertamina-patra-niaga-refinery-unit-dumai-cegah-stunting-di-kawasan-pesisir</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45; &lt;/strong&gt;PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat di Kota Dumai. Komitmen ini ditunjukkan lewat penyediaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) bagi Kelompok Wanita Mundam Berseri guna memperkuat layanan Posyandu di wilayah pesisir Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;PLTS hybrid off grid berkapasitas 4,4 kiloWatt peak (kWp) yang dilengkapi dengan baterai berkapasitas 10 kWh tersebut telah terpasang sejak Juli 2025 di Posko Gizi Pesisir, Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai. Infrastruktur berbasis energi surya ini dimanfaatkan untuk menopang kebutuhan listrik kebun hidroponik yang dikelola secara mandiri oleh Kelompok Wanita Mundam Berseri. Hasil panen hidroponik selanjutnya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi serta dijual secara mandiri guna mendukung operasional Posyandu Mundam Berseri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations, &amp;amp; CSR PT PPN &amp;nbsp;Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum, menyampaikan bahwa penyediaan PLTS ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan serta mengoptimalkan Program Posko Gizi Pesisir yang menjadi bagian dari payung Program Serumpun Paman Bahri sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dan wilayah pesisir di Kelurahan Mundam. “Penyediaan PLTS ini menjadi bagian dari upaya Kilang Dumai dalam mendorong peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak, melalui pendekatan pemberdayaan komunitas yang terintegrasi dengan pemanfaatan energi bersih dan berkelanjutan,” ujar Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, inisiatif tersebut terinspirasi dari keberhasilan pengelolaan Posyandu Sehati di Kelurahan Tanjung Palas yang sebelumnya telah menunjukkan dampak positif melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis pemanfaatan sumber daya lokal. Posyandu Sehati juga telah didukung dengan PLTS hybrid off grid berkapasitas 2,4 kWp dan berkontribusi mereduksi emisi karbon sebanyak 3.120 Ton Co2 per tahun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan bahwa instalasi kebun hidroponik tersebut juga merupakan bagian dari dukungan dari Kilang Dumai bagi bagi Kelompok Wanita Mundam Berseri yang diberikan pada akhir 2024. Kebun hidroponik ini terdiri dari dua instalasi dengan total 300 lubang tanam yang membudidayakan berbagai jenis sayuran, seperti pakcoy dan selada. Pemanfaatan PLTS ini pun memungkinkan aktivitas budidaya sayuran berjalan lebih optimal, efisien, dan ramah lingkungan, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi konvensional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;T. Muhammad Rum melanjutkan, pemasangan PLTS tersebut juga merupakan bagian dari implementasi Program Desa Energi Berdikari (DEB) Tahun 2025 yang diinisiasi oleh PT Pertamina (Persero). Program ini telah memberikan manfaat nyata bagi berbagai kelompok masyarakat, mulai dari kader posyandu, petani, hingga nelayan di berbagai wilayah Indonesia. Dengan adanya fasilitas PLTS, Kelompok Wanita Mundam Berseri kini dapat menghemat biaya listrik hingga sekitar Rp 250 ribu per bulan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;PLTS yang kini manfaatnya telah dirasakan oleh kelompok Mundam Berseri bukan &amp;nbsp;PLTS yang pertama dipasang oleh Kilang Dumai, melainkan yang keempat. Melalui sinergi dan dukungan dari Pertamina New &amp;amp; Renewable Energy (Pertamina NRE), sebagai wujud kolaborasi di Pertamina Group, Kilang Dumai sebelumnya juga melaksanakan hal serupa. Tiga PLTS lainnya telah terpasang, dua diantaranya berada di Kelurahan Tanjung Palas dan satu lagi berada di Kelurahan Mundam, yakni Kelompok Mundam Jaya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fiola Oktaviani, selaku local hero Kelompok Wanita Mundam Berseri mengungkapkan dengan adanya PLTS tersebut sangat membantu mereka dalam kegiatan budidaya hidroponik sebagai penguatan upaya pengentasan stunting anak&#45;anak di Kelurahan Mundam. “Adanya PLTS ini sangat membantu kami menekan biaya listrik untuk kegiatan budidaya hidroponik. Dengan biaya operasional yang lebih efisien, kami bisa lebih fokus menjaga kualitas sayur yang hasil penjualannya untuk mendukung operasional posyandu. Disatu sisi, kami juga jadi belajar penggunaan energi ramah lingkungan dan kini sudah bisa mengoperasikan PLTS secara mandiri,&quot; ujarnya&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komitmen berkelanjutan Kilang Dumai dalam pemberdayaan wilayah dan masyarakat pesisir pun &amp;nbsp;turut mendapat apresiasi dari Lurah Mundam, Adi Aprianto, yang menilai kehadiran PLTS tidak hanya mendukung efisiensi energi, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui dukungan ini, Kilang Dumai berharap kehadiran PLTS dan kebun hidroponik Posyandu Mundam Berseri dapat memperkuat upaya pencegahan stunting di kawasan pesisir sekaligus mendorong kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan secara berkelanjutan. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mengenalkan pemanfaatan energi terbarukan yang ramah lingkungan serta mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/4480395364-stunting_dumai.jpg"/><pubDate>Wed, 13 May 2026 12:28:30 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3407/pertamina-patra-niaga-refinery-unit-dumai-cegah-stunting-di-kawasan-pesisir</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Perluas Program Pengelolaan Mangrove dan Pelatihan Vokasi di Dumai</title><link>https://bestienews.com/detail/3406/pertamina-patra-niaga-perluas-program-pengelolaan-mangrove-dan-pelatihan-vokasi-di-dumai</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt; PT Pertamina Patra Niaga melalui Fungsi Project R&amp;amp;P Dumai terus memperkuat komitmennya dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) &amp;nbsp;di wilayah operasional Kota Dumai. Komitmen ini dibuktikan melalui Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) Project Sustainability &amp;amp; Community Development Initiative antara Pertamina Patra Niaga dengan Universitas Riau dan Badan Latihan Kerja Provinsi Riau Tahun 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penandatanganan PKS dilaksanakan di Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Riau pada 30 April 2026 oleh Sr. Project Manager New DHT Complex Dumai, Basuki Winarno &amp;nbsp;dengan dan Kepala LPPM Universitas Riau Prof. Dr. Mubarak, M. Si serta Ketua pengurus KPRI BLK Provinsi Riau, Andy Kurniawan, ST.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kolaborasi ini menjadi bentuk komitmen nyata perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kota Dumai yang difokuskan pada dua sektor utama, yakni pengelolaan biodiversitas melalui konservasi mangrove dan &amp;nbsp;pengembangan kawasan eco&#45;eduwisata, serta pemberdayaan dan peningkatan kapasitas masyarakat. Program tersebut mencakup pelatihan keterampilan, pendampingan masyarakat, penguatan kewirausahaan, hingga pengembangan model pembangunan berbasis keberlanjutan yang nantinya akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional Perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sr. Project Manager New DHT Complex Dumai, Basuki Winarno mengatakan bahwa Kolaborasi ini diharapkan mampu menjadi salah satu bentuk implementasi Program Strategic Initiative Direktorat Infrastruktur, Proyek &amp;amp; Asset Integrity PT Pertamina Patra Niaga &amp;nbsp;yaitu PRASAKTI KARYA SADHANA. “Kolaborasi ini diharapkan menjadi wadah transfer pengetahuan, penguatan kompetensi, serta menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan melalui pendekatan partisipatif dan inklusif,” ujar Basuki.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, penandatanganan PKS ini menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem kolaboratif antara dunia industri, akademisi, dan lembaga pelatihan vokasi dalam menghadirkan program&#45;program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan implementasi program sustainability dan community development dapat berjalan secara efektif, terukur, dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah secara berkelanjutan,” tambah Basuki.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada sektor lingkungan, PT Pertamina Patra Niaga bersama Universitas Riau melanjutkan program pengelolaan biodiversitas mangrove yang telah berjalan sejak 2023 untuk mendukung pengembangan Eco Edupark Dumai sebagai pusat &amp;nbsp;edukasi, penelitian, dan wisata mangrove &amp;nbsp;berbasis lingkungan. Sejak program tersebut bergulir, Fungsi Project R&amp;amp;P Dumai Pertamina Patra Niaga turut berkontribusi mendukung pelestarian ekosistem mangrove melalui program biodiversitas dan forestasi lewat kegiatan penanaman, pemeliharaan, dan pembibitan secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada tahun ini, program pengelolaan mangrove tersebut diperkuat melalui penanaman 2.000 bibit mangrove serta pembangunan infrastruktur jembatan di kawasan pesisir Kampus UNRI Purnama. Inisiatif ini tidak hanya mendukung pelestarian biodiversitas pesisir, tetapi juga memperkuat fungsi mangrove sebagai pelindung alami kawasan pantai dari abrasi dan dampak perubahan iklim. Langkah tersebut menjadi bagian penting komitmen Perusahaan dalam implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan sekaligus mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sektor pembangunan sosial, melalui kerjasama dengan BLK Provinsi Riau, &amp;nbsp;Pertamina Patra Niaga &amp;nbsp;Fungsi Project R&amp;amp;P Dumai akan menghadirkan program pelatihan operator listrik industri untuk masyarakat di lima kelurahan ring 1 Perusahaan, diantaranya yaitu Kelurahan Tanjung Palas, Jaya Mukti, Buluh Kasap, Laksamana, dan Bukit Datuk. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi teknis sekaligus memperkuat daya saing tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan industri, seiring dengan posisi Kota Dumai sebagai salah satu kawasan Industri nasional. Inisiatif ini &amp;nbsp;menjadi wujud nyata komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Patra Niaga Project R&amp;amp;P Dumai dan Kilang Pertamina Dumai dalam menghadirkan kebermanfaatan sosial dan penciptaan nilai tambah untuk masyarakat, khususnya di wilayah sekitar operasional Project R&amp;amp;P Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga melalui Fungsi Project R&amp;amp;P Dumai juga telah melaksanakan pelatihan pengelasan SMAW 3G pada Juni 2025 serta pelatihan tata boga pada 2024 sebagai bagian dari program pengembangan kapasitas masyarakat yang dijalankan secara berkelanjutan. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui inisiatif kolaborasi ini, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya tidak hanya dalam penyediaan suplai energi sekaligus menjaga ketahanan energi nasional, tetapi juga menciptakan kebermanfaatan jangka panjang bagi masyarakat, baik dari aspek sosial, ekonomi, maupun lingkungan sejalan dengan penerapan tata kelola perusahaan yang baik.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/86546627900-janji.jpg"/><pubDate>Mon, 11 May 2026 11:54:20 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3406/pertamina-patra-niaga-perluas-program-pengelolaan-mangrove-dan-pelatihan-vokasi-di-dumai</guid></item><item><title>PT Pertamina Patra Niaga Apel Grand Safety Talk Turn Around Mayor 2026</title><link>https://bestienews.com/detail/3405/pt-pertamina-patra-niaga-apel-grand-safety-talk-turn-around-mayor-2026</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45; &lt;/strong&gt;Kegiatan pemeliharaan kilang berskala besar atau Turn Around Mayor PT Pertamina Patra Niaga Refinery Dumai (Kilang Pertamina Dumai) yang berlangsung sejak 1 Mei 2026 menjadi salah satu agenda strategis nasional guna menjaga keandalan operasional kilang dalam rangka menjaga keberlanjutan energi nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam melaksanakan proyek besar ini, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menegaskan komitmennya terhadap penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai aspek penting keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang dijalankan secara secara konsisten dan tanpa kompromi. Hal ini ditandai dengan digelarnya Apel Grand Safety (GST) Talk Turn Around Mayor 2026, yang dilaksanakan di Lapangan Main Office Kilang Dumai, Selasa (5/5)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apel Grand Safety Talk tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Operasi PT Pertamina Patra Niaga, Didik Bahagia. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat bagi seluruh pekerja, mitra kerja, dan kontraktor bahwa keselamatan merupakan fondasi utama dalam setiap pekerjaan, khususnya pada pekerjaan yang bersifat besar, kompleks, dan penuh tantangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya harapkan TA Mayor ini dapat kita laksanakan hingga selesai dengan capaian zero accident, on quality, on time, dan on budget. Pentingnya aspek HSSE dalam pemenuhan target tersebut menjadikan tanggung jawab kita bersama untuk terus menjaga kesadaran dan semangat budaya HSSE,” ujar Didik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut, Didik mendorong seluruh pihak yang terlibat untuk berkomitmen dalam penerapan HSSE melalui implementasi HSSE Golden Rules, yaitu PIP (Patuhi, Intervensi, dan Peduli), 10 Corporate Life Saving Rules (CLSR), serta 9 Perilaku Wajib. Selain itu, pekerja juga diingatkan untuk menerapkan personal risk assessment BETUAH, mendukung upaya zero plastic dan good housekeeping (GHK), serta melaksanakan Toolbox Meeting, sosialisasi JSA, inspeksi peralatan, PSSR dan program&#45;program lain yang berhubungan dengan Aspek HSSE.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya yakin dengan perencanaan yang matang, kerja sama yang solid, disiplin dalam eksekusi, dan komitmen keselamatan yang tinggi, kita mampu menyelesaikan Turn Around Mayor ini dengan hasil terbaik: aman, andal, tepat mutu, tepat waktu, dan zero accident,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan GST Kilang Dumai ini dihadiri oleh General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit II Dumai, Iwan Kurniawan; SMOM RU II Dumai, Isnandhi Dwi Saputra; Chief HSSE PT Pertamina Patra Niaga, Gelar Winayawidhi Suganda; VP Reliability PT Pertamina Patra Niaga, Eko Sunarno; Pjs VP R&amp;amp;PO, Akhmad Syaiful Hasan; serta Senior Manager TA PT Pertamina Patra Niaga, Poltak Alexander S. Kegiatan ini juga diikuti oleh Subkoordinator Keselamatan Instalasi Hilir Migas Kementerian ESDM, M. Bharata Purnama Putra; Inspektur Migas Kementerian ESDM, Satya Wicaksana; serta jajaran pemangku kepentingan di Kota Dumai, termasuk TNI/Polres Dumai, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam laporannya, General Manager PT PPN RU II Dumai, Iwan Kurniawan menyampaikan bahwa pelaksanaan TA Mayor 2026 Kilang Dumai berlangsung selama 42 hari on to on, termasuk dari shut down hingga start up kembali kilang pada 11 Juni mendatang. “Durasi pekerjaan telah dibuat secara terperinci dan telah dilakukan alignment pekerjaan dengan Direksi Pengawas maupun Kontraktor,” ujar Iwan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelaksanaan TA Mayor Kilang Dumai mencakup unit Hydro Skimming Complex (HSC), Hydrocracking Complex (HCC), Heavy Oil Complex (HOC), serta bagian Utilities. Proyek pekerjaan ini telah disusun secara terukur dan terencana secara menyeluruh, serta mematuhi seluruh regulasi dan prosedur yang berlaku. Selain itu, terkait dengan aspek HSSE &amp;nbsp;Perusahaan juga telah menyusun Risk Assessment dan JSA terhadap semua paket pekerjaan serta telah dilakukan MCU dan Safety Induction untuk semua pekerja yang terlibat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Resmi digelarnya GST TA Mayor Kilang Dumai ditandai dengan penyerahan bendera K3, serta penyerahan simbolis Alat Pelindung Diri (APD), Surat Izin Kerja Aman (SIKA), JSA serta vitamin kepada perwakilan kontraktor dan Safetyman TA Kilang Dumai sebagai bentuk komitmen terhadap penerapan sistem kerja yang aman dan terukur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bertepatan dengan peringatan International Firefighters Day (IFFD) pada 4 Mei 2026, manajemen juga memberikan apresiasi kepada tim Fire Brigade Kilang Dumai melalui penyematan pita secara simbolis. Apresiasi ini menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan kesiapsiagaan dalam menjaga keselamatan, tidak hanya di lingkungan operasional kilang, tetapi juga bagi masyarakat dan lingkungan sekitar wilayah operasional Perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai wujud kepedulian sosial, Kilang Pertamina Dumai turut menyerahkan santunan senilai Rp30 Juta kepada tiga panti asuhan di Kota Dumai. Inisiatif ini turut mencerminkan komitmen &amp;nbsp;serta upaya perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat sekaligus menciptakan nilai tambah berkelanjutan melalui program tanggung jawab sosial yang berdampak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan Apel Grand Safety Talk Turn Around Mayor 2026 kemudian ditutup dengan pembacaan pesan&#45;pesan keselamatan oleh dua anak pekerja Kilang Dumai. Pesan tersebut menjadi pengingat kuat bagi seluruh pekerja akan pentingnya bekerja secara selamat sebagai bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga, dan lingkungan kerja, sekaligus memperkuat awareness selama pelaksanaan TA Mayor 2026.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/76643856595-apel_dumai.jpg"/><pubDate>Wed, 06 May 2026 19:07:02 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3405/pt-pertamina-patra-niaga-apel-grand-safety-talk-turn-around-mayor-2026</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Rutin Lakukan Pemeliharaan Kilang</title><link>https://bestienews.com/detail/3404/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-rutin-lakukan-pemeliharaan-kilang</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45; &lt;/strong&gt;PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) akan melaksanakan kegiatan pemeliharaan rutin berskala besar atau Turn Around (TA) Mayor yang akan dilaksanakan pada 1 Mei 2026. Pekerjaan pemeliharaan kilang ini dijadwalkan akan berlangsung selama 42 hari untuk memperbaiki performa kilang dan peremajaan peralatan, sebagai komitmen Perusahaan &amp;nbsp;menjaga keandalan kilang serta menjaga kontinuitas operasi demi mendukung ketahanan energi nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menjelang pelaksanaan TA Mayor 2026, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menggelar doa bersama yang diikuti oleh seluruh pekerja, mitra kerja, serta pekerja TA di Masjid Al&#45;Ikhwan, Kamis (30/4). Kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Yasin, dilanjutkan dengan salat Zuhur berjamaah sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam menyongsong pelaksanaan pekerjaan lima tahunan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Doa bersama ini dihadiri langsung oleh Senior Manager Operation and Manufacturing (SMOM) RU II Dumai, Isnandhi Dwi Saputra. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kesiapan yang menyeluruh. “InsyaAllah besok kita akan melaksanakan TA, maka doa bersama untuk memohon agar kegiatan TA ini berjalan lancar. Kegiatan doa ini tidak hanya dilaksanakan sekali aja, tetapi akan rutin dilakukan dalam setiap pekerjaan. Saya juga meminta doa dari rekan&#45;rekan semua agar &amp;nbsp;kegiatan ta ini berjalan lancar,” ujar Isnandhi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mengingatkan seluruh pekerja yang terlibat untuk senantiasa mengutamakan keselamatan kerja dengan mematuhi seluruh prosedur HSSE (Health, Safety, Security, and Environment). Hal ini menegaskan komitmen Perusahaan menjadi aspek HSSE sebagai fondasi fundamental operasional dan prioritas utama yang tidak bisa ditawar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Doa bersama ini tidak hanya sebagai ikhtiar memohon keselamatan dan kelancaran rangkaian kegiatan TA, tetapi juga sebagai harapan atas perlindungan bagi seluruh pekerja agar senantiasa diberikan keselamatan dalam menjalankan tugas. Kegiatan ini sekaligus menjadi dorongan serta penguatan spiritual bagi seluruh pekerja yang terlibat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, sebelum rangkaian TA dilaksanakan, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai telah memastikan semua aspek berjalan sesuai dengan prosedur dan regulasi yang pemerintah tetapkan, termasuk aspek ketenagakerjaan. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menerapkan tata kelola yang baik melalui prinsip Good Corporate Governance (GCG). Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai &amp;nbsp;mendorong seluruh perusahaan vendor yang terlibat pada TA Mayor Kilang Dumai untuk memastikan pemenuhan&#45;hak pekerja melalui kegiatan Sosialisasi Pengawasan &amp;amp; Kepesertaan Ketenagakerjaan TA yang dilaksanakan pada Selasa, 21 April 2026, dengan menggandeng Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Dumai dan BPJS Ketenagakerjaan Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Dumai, M. Zakir beserta jajaran, serta Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kota Dumai, yang diwakili oleh Kepala Bidang Pelayanan, Ganto Suaro. Pada kesempatan ini, Kilang Dumai juga menghadirkan narasumber dari Disnaker Kota Dumai, Rice Rozalia, dan BPJS Ketenagakerjaan Kota Dumai, Rusmanilam, yang memberikan pemaparan komprehensif terkait kewajiban perusahaan dalam pemenuhan regulasi ketenagakerjaan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menekankan kepada seluruh perusahaan vendor untuk memastikan pemenuhan kewajiban serta perlindungan hak&#45;hak pekerja secara menyeluruh, termasuk kepesertaan aktif dalam program BPJS Ketenagakerjaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai juga bersinergi dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Dumai dalam menghadirkan peluang ekonomi bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyediaan kantin TA. Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan konsumsi pekerja sekaligus menciptakan dampak ekonomi bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga RU II Dumai, Tengku Muhammad Rum, menyampaikan bahwa pelaksanaan TA Mayor 2026 Kilang Dumai merupakan bagian dari upaya Perusahaan dalam menjaga rantai pasok energi, seiring dengan peran strategis Kilang Dumai dalam penyediaan 16,5 persen kebutuhan energi nasional, khususnya di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pelaksanaan TA ini sudah sesuai rencana dan kami juga telah berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk setiap regulasinya. Kami juga memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar pelaksanaan TA ini dapat berjalan lancar, aman, dan sesuai rencana,” tutup Muhammad Rum.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/4190256030-pengawasan.jpg"/><pubDate>Sat, 02 May 2026 18:10:00 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3404/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-rutin-lakukan-pemeliharaan-kilang</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Gelar Pasar Murah Bagi 1.000 Masyarakat Prasejahtera</title><link>https://bestienews.com/detail/3403/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-gelar-pasar-murah-bagi-1000-masyarakat-prasejahtera</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45; &amp;nbsp;&lt;/strong&gt;PT Pertamina (Persero) melalui unit operasi PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) menggelar pasar murah bagi 1.000 masyarakat prasejahtera di Kota Dumai, khususnya yang berada di sekitar wilayah operasi Perusahaan. Berkolaborasi dengan Lembaga Adat Melayu (LAMR) Kota Dumai, kegiatan ini dilaksanakan di Balai Adat &amp;nbsp;LAMR Dumai, Rabu (29/4).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pasar murah ini menjadi wujud nyata kepedulian Pertamina serta upaya meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah fluktuasi harga bahan pokok saat ini. Dalam program pasar murah di Dumai, Pertamina menyediakan 1000 paket sembako dari total sekitar 16.000 paket yang didistribusikan di berbagai wilayah operasi Pertamina Group di seluruh Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;General Manager PT Pertamina Patra Niaga RU II Dumai, Iwan Kurniawan mengatakan program Pasar Murah &amp;nbsp;ini merupakan program yang digagas oleh Pertamina sebagai bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)/CSR di seluruh wilayah operasi Perusahaan. “Melalui program ini, Pertamina berupaya menjamin pemerataan distribusi bantuan di wilayah ring 1 operasional dan kota Dumai pada umumnya, sekaligus mendorong kepedulian sosial dan semangat gotong royong di tengah masyarakat,” ujar Iwan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan, penerima manfaat 1000 paket sembako pasar murah ini telah melalui proses pendataan dan verifikasi bersama pemerintah setempat, sehingga bantuan yang diberikan benar&#45;benar tepat sasaran. Penetapan penerima manfaat mengacu pada data masing&#45;masing kelurahan, dengan sasaran masyarakat kategori Desil 1–4 dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), yaitu kelompok rumah tangga miskin hingga rentan miskin yang menjadi prioritas utama penerima bantuan sosial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kolaborasi yang solid dengan LAMR Kota Dumai, pelaksanaan program ini dijalankan secara terstruktur dan tertib melalui sistem kupon serta pengaturan waktu pengambilan guna memastikan kenyamanan masyarakat dan menghindari penumpukan di lokasi kegiatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam program ini, para penerima manfaat dapat menebus paket sembako senilai Rp215.000 hanya dengan Rp30.000, atau sekitar 15 persen dari harga normal. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, gula 2 kilogram, dan tepung terigu 2 kilogram.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hasil penjualan program pasar murah ini akan dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk bantuan CSR untuk warga ring I Perusahaan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang dimulai sejak pagi ini disambut antusias oleh masyarakat, dari Kelurahan Tanjung Palas, Jaya Mukti, Teluk Binjai, Buluh Kasap, Bukit Datuk dan wilayah sekitarnya. Salah satu penerima manfaat, Hasna dari Kelurahan Tanjung Palas mengungkapkan bahwa Program Pasar Murah Pertamina ini sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan akses kebutuhan pokok dengan harga yang sangat terjangkau. “Terimakasih Pertamina telah memberi bantuan dan menghadirkan program pasar murah ini, khususnya untuk masyarakat Tanjung Palas,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wali Kota Dumai yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Dumai, Fahmi Rizal, S.STP, M.Si, Ketua Umum LAMR Kota Dumai beserta jajaran, unsur Forkopimda Kota Dumai, Ketua DPH LAMR Dumai Datuk Seri Drs. H. Zamhur Egab, M.M, Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah terkait, jajaran MKA dan DPA LAMR Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wali Kota Dumai yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Dumai, Fahmi Rizal , memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kolaboratif ini. Ia menilai program ini adalah solusi konkret di saat harga kebutuhan pokok fluktuatif. Ia juga menyoroti kontribusi Pertamina di Kota Dumai sebagai salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar yang turut mendukung pembangunan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relation, &amp;amp; CSR RU II Dumai, Tengku Muhammad Rum menyatakan &amp;nbsp;melalui program pasar murah ini Pertamina berupaya untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya dalam hal pemenuhan kebutuhan pokok. “Ini telah menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Pertamina dalam menghadirkan manfaat sosial untuk masyarakat. Program ini juga menjadi upaya Perusahaan untuk meningkatkan ketahanan pangan bagi keluarga prasejahtera.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/81886260952-bantuan_lagi.jpg"/><pubDate>Sat, 02 May 2026 17:59:14 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3403/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-gelar-pasar-murah-bagi-1000-masyarakat-prasejahtera</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning Optimalkan Sistem Flaring</title><link>https://bestienews.com/detail/3402/pertamina-patra-niaga-kilang-sungai-pakning-optimalkan-sistem-flaring</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45; &lt;/strong&gt;PT Pertamina Patra Niaga Niaga Refinery Unit Dumai Produksi Sungai Pakning terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan melalui optimalisasi sistem flaring di Unit Operasi CDU Kilang Sungai Pakning.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program yang mulai diimplementasikan sejak periode Januari hingga Maret 2026 ini difokuskan pada optimasi sistem overhead condenser sebagai langkah strategis dalam menekan pembakaran gas buang (flare) serta mengurangi emisi gas yang terlepas ke atmosfer.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upaya ini dilakukan sebagai respons terhadap pentingnya pengelolaan energi yang lebih efisien, mengingat flare selama ini menjadi salah satu sumber pemborosan energi akibat gas yang tidak termanfaatkan secara optimal. Melalui inovasi ini, perusahaan tidak hanya mengurangi kehilangan energi, tetapi juga meningkatkan recovery yield dari produk bernilai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manager Production PT Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning, Ririanti Safrida, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari transformasi operasional menuju industri energi yang lebih ramah lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Optimalisasi sistem flaring ini menjadi salah satu upaya konkret perusahaan dalam mengurangi emisi gas rumah kaca sekaligus meningkatkan efisiensi proses produksi. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang tidak hanya berdampak pada kinerja operasional, tetapi juga mendukung target Net Zero Emission tahun 2060 atau lebih cepat,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara teknis, optimalisasi dilakukan melalui pengaturan sistem kontrol tekanan flare serta peningkatan proses kondensasi off gas menjadi produk yang dapat dimanfaatkan kembali. Dengan pendekatan ini, gas yang sebelumnya terbuang dapat dikonversi menjadi produk bernilai, sehingga memberikan manfaat ekonomi sekaligus lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Implementasi program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam menurunkan emisi gas rumah kaca, sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendukung transisi energi nasional serta pencapaian target Net Zero Emission (NZE).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara terpisah, Area Manager Communication, Relations, &amp;amp; CSR RU II Dumai, Tengku Muhammad Rum menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan operasi yang lebih efisien dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Optimalisasi flaring ini menjadi bukti bahwa setiap proses di kilang terus kami dorong lewat berbagai upaya konkret dan inovasi agar lebih efisien sekaligus ramah lingkungan. Ikhtiar ini tidak hanya memberi dampak untuk peningkatan kinerja operasional, tetapi juga menjadi kontribusi nyata Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan Kilang Sungai Pakning dalam menekan emisi dan mendukung target Net Zero Emission,” pungkas Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui berbagai inovasi berkelanjutan, PT Pertamina Patra Niaga Production Kilang Sungai Pakning terus berupaya menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi tantangan energi masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/92923034129-wanita.jpg"/><pubDate>Mon, 27 Apr 2026 14:54:44 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3402/pertamina-patra-niaga-kilang-sungai-pakning-optimalkan-sistem-flaring</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Sinergi Pengendalian Karhutla di Kota Dumai</title><link>https://bestienews.com/detail/3401/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-dukung-sinergi-pengendalian-karhutla-di-kota-dumai</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt; PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) menegaskan komitmennya dalam kesiapsiagaan mendukung pemerintah dalam upaya mitigasi pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kota Dumai. Komitmen ini dibuktikan lewat dukungan penuh Kilang Dumai sebagai tuan rumah pelaksanaan Apel Siaga Pengendalian Karhutla Tahun 2026 di Dumai yang dilaksanakan di Lapangan Bapor Komplek Perumahan Pertamina (Komperta) Bukit Datuk, Minggu (26/4).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dukungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga keandalan operasional kilang sebagai Objek Vital Nasional (Obvitnas) dalam memenuhi pasokan energi, serta memastikan keselamatan lingkungan dan masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;General Manager PT Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, Iwan Kurniawan, menyampaikan bahwa pengendalian karhutla tidak hanya menjadi isu lingkungan, tetapi juga berkaitan langsung dengan keberlangsungan operasional dan keselamatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Karhutla merupakan risiko nyata yang harus diantisipasi secara serius karena berdampak langsung terhadap keandalan operasional dan keselamatan lingkungan dan masyarakat. Dampak asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan pekerja, yang dapat berdampak pada aktivitas operasional kilang. Melalui fungsi HSSE, kami terus memperkuat kesiapsiagaan, baik dari sisi personel, peralatan, maupun sistem respons cepat di lapangan demi menjaga kinerja operasional tetap andal sekaligus melindungi masyarakat,” ujar Iwan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apel Siaga Pengendalian Karhutla 2026 di Kota Dumai dipimpin langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) dan &amp;nbsp;diikuti lebih dari 500 personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, serta dihadiri &amp;nbsp;perwakilan berbagai korporasi. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto, Kapolres Dumai, Dandim 0320 Dumai, serta sejumlah undangan lainnya. Keterlibatan lintas sektor ini mencerminkan kesiapsiagaan kolektif Kota Dumai &amp;nbsp;dalam menghadapi potensi karhutla, seiring dengan ancaman cuaca ekstrem yang berlangsung sepanjang 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam arahannya, KLH/BPLH mengatakan sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi mengalami puncak musim kemarau mulai bulan Juli 2026 yang diprediksi bertepatan dengan fenomena El Nino dan mengakibatkan periode ini menjadi jauh lebih kering. Ia menegaskan bahwa keterpaduan, sinergi, serta aksi nyata seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Mengingat kondisi kejadian kebakaran hutan dan lahan di Riau telah terjadi sejak awal tahun 2026, oleh karena itu kita perlu menyiapkan upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan secara terpadu dan sinergis. Peran Swasta dibutuhkan untuk menambah kekuatan yang sudah ada saat ini yaitu TNI/Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, sehingga pelaksanaan pengendalian kebakaran hutan dan lahan dapat terwujud,” tegas Hanif&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam penanggulangan karhutla di Kota Dumai, sepanjang tahun 2026 termasuk pada periode siaga Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1447 Hijriah, Kilang Dumai telah menangani sejumlah titik karhutla yang tersebar di Tanjung Palas, Parit Paman, hingga Kelurahan Bukit Timah. Penanganan dilakukan dengan mengerahkan tim Fire Brigade Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, yang diperkuat dengan armada Auxiliary Fire Truck (AFT) serta dukungan suplai air lebih dari 10 trip pemadaman dengan kapasitas rata&#45;rata 5.000–6.000 liter per trip. Durasi penanganan bervariasi, mulai dari sekitar 1 hingga lebih dari 2 jam, tergantung pada kondisi dan luas area terbakar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain penanganan langsung di lapangan, keterlibatan aktif Kilang Dumai dalam mendukung penanggulangan karhutla di Kota Dumai juga diwujudkan dengan penguatan sarana prasarana pemadaman di wilayah lahan gambut yang memiliki tingkat risiko tinggi mudah terbakar dan sulit dipadamkan. Pada 25 maret 2026 Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai telah menyerahkan hibah dua unit nozzle gambut kepada Kepolisian Resor (Polres) Dumai. Sebelumnya, RU II Dumai juga telah menyalurkan 10 unit nozzle gambut,3 unit mini portable pump dan 5 roll fire hose (selang pemadam api) kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nozzle gambut merupakan inovasi yang dikembangkan oleh perwira Pertamina dari Kilang Dumai dan Kilang Sungai Pakning. Alat ini dirancang untuk menginjeksikan air ke dalam tanah guna memadamkan api bawah permukaan (underground fire) hingga tiga kali lebih cepat dibandingkan metode konvensional. Inovasi ini telah memperoleh penghargaan Dharma Karya Muda 2021 dari Kementerian ESDM.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam apel siaga tersebut, Kilang Dumai juga mengerahkan dua pleton personel dari fungsi HSSE dan security. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Manager HSSE Kilang Dumai Syahrial Okzani serta Area Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR Tengku Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui berbagai langkah tersebut, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menegaskan komitmennya untuk terus terlibat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla melalui kolaborasi lintas sektor, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan dan ketahanan energi nasiona&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/87498510311-damkar_ru.jpg"/><pubDate>Mon, 27 Apr 2026 14:38:22 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3401/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-dukung-sinergi-pengendalian-karhutla-di-kota-dumai</guid></item><item><title>OJK Riau Sambangi Kampus,  Tekan Risiko Pembiayaan Digital</title><link>https://bestienews.com/detail/3400/ojk-riau-sambangi-kampus--tekan-risiko-pembiayaan-digital</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45; &lt;/strong&gt;Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda, guna membekali mahasiswa dengan pemahaman yang memadai terhadap peluang dan risiko pembiayaan digital yang berkembang pesat, termasuk risiko penyalahgunaan data pribadi serta potensi terjebak pembiayaan ilegal.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Demikian disampaikan Kepala Eksekutif Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK, Agusman dalam kuliah umum bertema “Pembiayaan Digital: Peluang, Tantangan, dan Prospek Masa Depan” di Universitas Riau, Selasa (21/04).&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan yang diikuti oleh lebih dari 350 mahasiswa ini, merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) antara OJK dan Universitas Riau yang berlaku untuk periode 2023–2028.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Agusman menyampaikan, bahwa OJK terus berkomitmen untuk memperkuat pengaturan dan pengawasan terhadap industri pembiayaan digital guna memastikan perkembangan yang sehat, stabil dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Pembiayaan digital atau penyediaan dana berbasiskan teknologi mulai dari pengajuan aplikasi sampai nanti penyelesaian pembayarannya cepat sekali dan lintas wilayah. Kalau sekarang digital, datanya di HP. Tapi itulah, gara&#45;gara sangat mudah itu, tentu ada konsekuensi. Risiko&#45;risiko yang perlu kita sama&#45;sama pelajari dan kita pahami,” ujar Agusman.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Lebih lanjut, Agusman menambahkan bahwa pembiayaan digital memiliki prospek yang sangat besar ke depan, apabila dapat dimanfaatkan secara optimal. Namun demikian, ia menekankan pentingnya penerapan prinsip kehati&#45;hatian (prudensial) dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Memang regulasi kami sudah macam&#45;macam, tadi ada undang&#45;undang, kami buat roadmap. Ada roadmap mengenai pinjaman daring, berbagai roadmap kami buat, peraturan&#45;peraturan yang dibuat detail, tapi butuh dukungan, terutama dari akademisi, dari kampus&#45;kampus, dari adik&#45;adik mahasiswa, jangan sampai pernah jadi korban,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam kesempatan tersebut, Rektor Universitas Riau, Sri Indarti menyampaikan dukungan penuh terhadap kolaborasi yang telah terjalin dengan OJK. Menurutnya, sinergi antara dunia akademik dan regulator sangat penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Riau, Triyoga Laksito dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antara OJK dan Universitas Riau. Kerja sama ini, diharapkan dapat terus memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap sektor jasa keuangan khususnya di era digital.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Sinergi dan kolaborasi ini terus berjalan dengan baik serta diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan indeks literasi dan inklusi di sektor keuangan khususnya di Provinsi Riau serta mencetak sumber daya manusia generasi muda yang unggul dan memiliki daya saing,” ujar Triyoga.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ke depan, OJK akan terus memperluas sinergi dengan dunia akademik dan para pemangku kepentingan guna membentuk generasi muda yang literat keuangan dan adaptif terhadap transformasi digital, sehingga mampu berkontribusi aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/17283624471-ojk_lagi.jpg"/><pubDate>Wed, 22 Apr 2026 13:25:22 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3400/ojk-riau-sambangi-kampus--tekan-risiko-pembiayaan-digital</guid></item><item><title>Komut PT PPN Tinjau Operasional Kilang Pertamina Dumai</title><link>https://bestienews.com/detail/3399/komut-pt-ppn-tinjau-operasional-kilang-pertamina-dumai</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM &#45;&lt;/strong&gt;PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai menerima kunjungan &amp;nbsp;Komisaris Utama PT Pertamina Patra Niaga, Sabar Yudo Suroso bersama jajaran Dewan Komisaris dan rombongan dalam rangka kunjungan kerja atau Management Walkthrough (MWT) ke Kilang Pertamina Dumai pada Senin (20/4).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya penguatan fungsi pengawasan untuk memastikan operasional kilang berjalan secara andal, aman, dan efisien dalam mendukung ketahanan energi nasional. Selain itu, agenda ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan semangat seluruh Perwira Kilang RU II Dumai pasca integrasi tiga entitas Subholding Pertamina, sehingga tercipta kolaborasi yang semakin solid dalam menjaga rantai pasok energi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rombongan Komisaris Utama PT PPN disambut langsung oleh General Manager PPN Refinery Unit II Dumai, Iwan Kurniawan, bersama Senior Manager Operation &amp;amp; Manufacturing (SMOM) Isnandhi Dwi Saputra serta jajaran tim manajemen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komisaris Utama PT Pertamina Patra Niaga, Sabar Yudo Suroso, menegaskan bahwa Pertamina Patra Niaga (PPN) saat ini tengah menjalankan transformasi strategis untuk menjadi subholding yang lebih fokus pada sektor hilir, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo melalui Danantara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Fokus utama kita memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, baik dari segi kilang maupun pemasaran,” ujar Sabar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seiring dengan telah bergabungnya tiga Subholding Pertamina sejak 1 Februari 2026, yaitu PPN, PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI), dan Pertamina International Shipping (PIS) menjadi Subholding Downstream, &amp;nbsp;Sabar Yudo Suroso &amp;nbsp;menekankan agar jangan lagi ada silo di lingkungan kerja, melainkan menjadikannya sebagai sebuah semangat baru dalam memperkuat sinergi dan keselarasan kerja antar fungsi dalam satu kesatuan organisasi. “Tidak ada lagi Perwira PPN lama, KPI, dan PIS, melainkan kita adalah Perwira PPN Subholding Downstream,” tegas Sabar&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, keberhasilan integrasi hilir ditentukan oleh peran aktif seluruh Perwira melalui penguatan sinergi lintas fungsi, optimalisasi aset, peningkatan efisiensi, serta transformasi tata kelola, budaya kerja, dan layanan pelanggan yang berdampak nyata bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit II Dumai, Iwan Kurniawan, menyampaikan bahwa operasional kilang saat ini berjalan normal dan optimal, didukung kinerja produksi yang andal serta penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) secara konsisten dan disiplin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kilang RU II Dumai merupakan kilang paling barat yang dimiliki oleh PT Pertamina (Persero) yang &amp;nbsp;memenuhi kebutuhan energi di wilayah Sumbagut. Saat ini Kilang Dumai beroperasional kurang lebih di kapasitas 120 MB untuk Dumai dan sekitar 30 MB di &amp;nbsp;Kilang Sungai Pakning untuk memenuhi wilayah barat dan sebagian Jakarta,” jelas Iwan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, kunjungan Komut PT Pertamina Patra Niaga beserta jajaran menjadi dorongan semangat bagi seluruh Perwira untuk terus menjaga keandalan operasional kilang serta mengoptimalkan kinerja dalam memenuhi kebutuhan BBM di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dan Indonesia pada umumnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Senada dengan hal tersebut, Senior Manager Operation &amp;amp; Manufacturing (SMOM) RU II Dumai, Isnandhi Dwi Saputra, menyampaikan bahwa total kapasitas terpasang Kilang RU II Dumai 170 ribu barel per hari yang dioperasikan melalui dua unit kilang, dengan dukungan pasokan bahan baku (crude oil) domestik, yaitu dari Pertamina Hulu Rokan melalui jaringan pipa dari Minas dan Duri, serta suplai dari Banyu Urip melalui kapal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, Kilang RU II Dumai memproduksi berbagai produk energi seperti diesel, avtur, dan gasoline, serta terus memperkuat kontribusinya terhadap ketahanan energi melalui pengembangan portofolio produk, termasuk realisasi lifting LPG guna memenuhi kebutuhan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menutup rangkaian kegiatan, Komisaris Utama Sabar Yudo Suroso turut menyampaikan apresiasinya atas kinerja seluruh Perwira RU II Dumai yang dinilai mampu menjaga kinerja operasional secara optimal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan Management Walkthrough ini, Kilang Pertamina Dumai menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan operasional serta memperkuat kontribusi terhadap ketahanan energi nasional secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/49569711196-komut2.jpg"/><pubDate>Wed, 22 Apr 2026 13:17:57 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3399/komut-pt-ppn-tinjau-operasional-kilang-pertamina-dumai</guid></item><item><title>Nelayan Binaan CSR Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Konsisten Panen Ikan Nila Salin</title><link>https://bestienews.com/detail/3398/nelayan-binaan-csr-pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-konsisten-panen-ikan-nila-salin</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45; &amp;nbsp;&lt;/strong&gt;Kelompok Nelayan Tangkap Mundam Jaya binaan program Tanggung Jawab Sosial (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) kembali memanen ikan nila salin hasil budidaya dengan media kolam bioflok pada Rabu (15/4)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini menjadi bukti nyata konsistensi Kilang Dumai dalam menjalankan program pemberdayaan secara berkelanjutan guna mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir di Dumai, khususnya di Kelurahan Mundam. Program ini juga menjadi tonggak penting kolaborasi antara perusahaan dan kelompok masyarakat, dengan pendekatan terintegrasi yang tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memperkuat kapasitas kelompok dalam mengelola usaha budidaya secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada caturwulan pertama tahun 2026, Kelompok Nelayan Tangkap Mundam Jaya berhasil memanen sebanyak 42,3 kilogram ikan nila salin dengan harga jual Rp35.000 per kilogram.Hasil panen tersebut mendapat sambutan positif dan antusias dari masyarakat sekitar serta pekerja Kilang Pertamina Dumai yang turut membelinya. Hal ini menunjukkan tingginya kepercayaan terhadap kualitas hasil budidaya Kelompok Nelayan Tangkap Mundam Jaya.&lt;br&gt;Kelompok Nelayan Tangkap Mundam Jaya merupakan salah satu mitra binaan TJSL Kilang Dumai yang tergabung dalam program Serumpun Paman Bahri (Sinergi Ekologi untuk Masyarakat Pesisir Unggul Pangan Mandiri dan Bahari Lestari). Melalui program ini, Kilang Dumai tidak hanya memberikan dukungan sarana dan prasarana budidaya, tetapi juga mendorong transfer pengetahuan kepada kelompok nelayan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pendampingan teknis budidaya ikan nila salin dengan metode bioflok dilakukan melalui kolaborasi bersama Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Dumai serta Politeknik Perikanan Dumai. Selain itu, kelompok juga memperoleh bantuan 1.000 ekor bibit ikan sebagai modal awal pengembangan usaha.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara berkelanjutan, Kilang Dumai aktif melakukan pendampingan, baik pada aspek teknis budidaya maupun penguatan kapasitas kelompok, guna memastikan program berjalan optimal dan memberikan manfaat ekonomi yang berkesinambungan. Pada momen panen, tim CSR Kilang Dumai turut terlibat tidak hanya dalam proses panen, tetapi juga membantu pemasaran hasil serta melakukan evaluasi sebagai bagian dari strategi pengembangan program ke depan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR PT KPI Unit Dumai, Muhammad Rum, menyampaikan bahwa keberlanjutan program menjadi fokus utama perusahaan dalam menciptakan dampak jangka panjang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Program ini kami jalankan secara konsisten dengan pendekatan pendampingan berkelanjutan. Kami ingin memastikan bahwa kelompok tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga memiliki kapasitas untuk mengembangkan usahanya secara mandiri dan berdaya saing,” ujar Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan institusi pendidikan menjadi bagian penting dalam memperkuat aspek teknis dan keberlanjutan program pemberdayaan yang dijalankan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Ketua Kelompok Nelayan Tangkap Mundam Jaya, Sulaiman, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan panen perdana tersebut serta apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Kilang Pertamina Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Alhamdulillah, setelah dengan banyaknya tantangan kami belajar budidaya bioflok, hasil panen ini menjadi penyemangat bagi kami. Selama ini kami biasanya mengandalkan melaut. Sejak menjadi mitra binaan dan mendapatkan dukungan serta pendampingan dari Pertamina, kami yakin ini bisa jadi peluang usaha yang bisa kami kembangkan ke depan,” ungkap Sulaiman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan budidaya ikan dengan media bioflok ini merupakan inovasi yang dikembangkan oleh tim CSR Kilang Dumai sebagai solusi alternatif ekonomi bagi nelayan, khususnya saat menghadapi kondisi cuaca yang tidak memungkinkan untuk melaut. Pendekatan ini diharapkan mampu menjaga keberlanjutan pendapatan masyarakat pesisir sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi lokal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ke depan, Kilang Pertamina Dumai akan terus memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui program&#45;program pemberdayaan yang adaptif dan berkelanjutan. Upaya ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya terkait peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan ekonomi lokal, serta pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/80894914020-lele_ru.jpg"/><pubDate>Mon, 20 Apr 2026 12:21:32 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3398/nelayan-binaan-csr-pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-konsisten-panen-ikan-nila-salin</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga RU II Area Pangkalan Brandan Perkuat Kolaborasi Komunitas Olahraga</title><link>https://bestienews.com/detail/3397/pertamina-patra-niaga-ru-ii-area-pangkalan-brandan-perkuat-kolaborasi-komunitas-olahraga</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai Area Pangkalan Brandan terus mendorong penguatan sinergi dan kolaborasi dengan masyarakat, komunitas, serta pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasional perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Edu Wisata dan Exhibition Badminton Match yang dilaksanakan pada Minggu (12/4), dengan mengajak komunitas PB Pelangi Reborn Pematangsiantar untuk mengenal lebih dekat sejarah dan peran strategis Kilang Pangkalan Brandan sebagai cikal bakal industri perminyakan nasional. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menghadirkan engagement yang lebih inklusif, sekaligus memperkuat kolaborasi melalui pendekatan edukatif dan interaktif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian kegiatan diawali dengan Exhibition Badminton Match yang berlangsung di GOR RU II Area Pangkalan Brandan mempertemukan tim PB Pertamina Patra Niaga RU II Area Pangkalan Brandan dengan tim PB Pelangi Reborn Kota Pematangsiantar yang berlangsung secara &amp;nbsp;kompetitif &amp;nbsp;dan menjunjung tinggi sportivitas.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Senior Supervisor PT Pertamina Patra Niaga RU II Area Pangkalan Brandan, Nuryudha Efendi Lubis, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Edu Wisata Cikal Bakal Kilang Minyak Pangkalan Brandan yang sarat nilai historis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan bahwa Pangkalan Brandan memiliki posisi penting dalam sejarah energi nasional sebagai titik awal berkembangnya industri perminyakan di Indonesia. “Di sinilah tonggak awal perminyakan nasional dibangun, sekaligus menjadi lokasi kilang pertama Pertamina di Indonesia,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Partisipasi komunitas dalam kegiatan ini turut memperkuat kolaborasi lintas sektor. Perwakilan PB Pelangi Reborn Pematangsiantar, Hamdan Anwar Syarif, menyampaikan apresiasinya atas kesempatan yang diberikan serta menilai kegiatan ini mampu mempererat hubungan antar komunitas melalui pendekatan yang inklusif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal senada disampaikan oleh Dr. M. Ade Kurnia yang menegaskan komitmen komunitasnya untuk terus mendukung berbagai inisiatif positif yang dihadirkan oleh Pertamina, khususnya yang berfokus pada penguatan relasi sosial dan edukasi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usai Exhibition Badminton Match, PB Pelangi Reborn Kota Pematangsiantar diajak mengunjungi Monumen Cikal Bakal Kilang Minyak Pangkalan Brandan untuk mengenal lebih dekat Kilang Brandan yang saat ini telah berstatus tidak beroperasi (idle). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai sejarah awal industri perminyakan nasional serta peran strategis Pangkalan Brandan dalam mendukung ketahanan energi Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini menjadi cerminan komitmen Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai dalam melestarikan nilai&#45;nilai sejarah sekaligus meningkatkan literasi publik terhadap sektor energi, sejalan dengan upaya perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara terpisah, Area Manager Communication, Relations, &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga RU II Dumai, Tengku Muhammad Rum, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat engagement dengan pemangku kepentingan. &amp;nbsp;“Kami ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya mempererat hubungan, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui edukasi sejarah energi nasional. Ini menjadi bagian dari komitmen kami dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan,” pungkas Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan ini, Pertamina Patra Niaga RU II Area Pangkalan Brandan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat melalui penguatan aspek edukasi serta pelestarian sejarah energi nasional, sejalan dengan upaya mendukung pembangunan berkelanjutan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/89328197472-edukasi_pertamina.jpg"/><pubDate>Tue, 14 Apr 2026 17:12:18 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3397/pertamina-patra-niaga-ru-ii-area-pangkalan-brandan-perkuat-kolaborasi-komunitas-olahraga</guid></item><item><title>OJK  Akselerasi Program 3 Juta Rumah Lewat Penguatan Kebijakan SLIK</title><link>https://bestienews.com/detail/3396/ojk--akselerasi-program-3-juta-rumah-lewat-penguatan-kebijakan-slik</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&lt;/strong&gt;&#45; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendukung penuh upaya percepatan program prioritas pembangunan nasional dalam pengembangan UMKM antara lain melalui penyediaan tiga juta rumah melalui penguatan kebijakan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) dan sinergi dengan kementerian/lembaga, serta pemangku kepentingan terkait.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi dalam pertemuan dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait di Kantor OJK Menara Radius Prawiro, Senin, menyampaikan bahwa OJK sangat mendukung program prioritas pembangunan perumahan tiga juta rumah tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Friderica menjelaskan, OJK telah melaksanakan Rapat Dewan Komisioner pada pekan lalu dan memutuskan sejumlah langkah kebijakan untuk mendukung implementasi program tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kebijakan pertama, OJK memutuskan bahwa informasi yang akan ditampilkan dalam laporan SLIK adalah kredit atau pembiayaan dengan nominal di atas Rp1 juta, baik berdasarkan plafon maupun baki debet setiap debitur. “Dalam Rapat Dewan Komisioner kemarin, kami memutuskan bahwa dalam laporan SLIK, informasi yang akan ditampilkan adalah kredit dengan nominal di atas Rp1 juta, baik berdasarkan akumulasi catatan kredit debitur maupun baki debetnya,” kata Friderica.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kebijakan kedua, OJK juga memutuskan percepatan pembaruan status pelunasan pinjaman dalam SLIK menjadi paling lambat tiga hari kerja setelah pelunasan dilakukan. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu mempercepat proses pengajuan pembiayaan perumahan.&lt;br&gt;“Ketika seseorang telah melunasi pinjamannya, maksimal dalam tiga hari status pelunasan tersebut sudah muncul dalam SLIK yang akan diimplementasikan paling lambat akhir Juni 2026. Hal ini penting untuk membantu rekan&#45;rekan pengembang mempercepat proses pembiayaan perumahan,” ujar Friderica.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, untuk mendukung percepatan program perumahan, OJK juga memberikan akses kepada BP Tapera terhadap data SLIK sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah ini diharapkan dapat mendukung percepatan proses pemberian fasilitas pembiayaan perumahan yang menjadi tugas BP Tapera.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya, OJK melalui Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun akan menerbitkan penegasan mengenai pengakuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi sebagai program prioritas pemerintah. Penegasan tersebut dinilai penting karena memiliki implikasi terhadap aspek penjaminan dalam pembiayaan perumahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;OJK bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman juga akan membentuk Satuan Tugas Percepatan Program 3 Juta Rumah. Satuan tugas ini akan melibatkan OJK, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, BP Tapera, asosiasi pengembang, dan pemangku kepentingan terkait lainnya guna memperkuat koordinasi serta mempercepat penyelesaian berbagai kendala program perumahan yang berkaitan dengan sektor jasa keuangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di samping itu, OJK akan menambahkan penegasan &amp;nbsp;informasi di SLIK bahwa data dalam SLIK tidak secara otomatis menentukan diterima atau ditolaknya pemberian kredit atau pembiayaan oleh pelaku usaha jasa keuangan. SLIK merupakan catatan informasi yang digunakan sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam proses analisis kredit atau pembiayaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya, OJK juga telah melakukan berbagai upaya untuk mendukung program pemerintah dalam pengadaan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), antara lain melalui Surat OJK Nomor S&#45;2/D.03/2025 tanggal 14 Januari 2025 perihal Dukungan terhadap Program Pemerintah dalam Pengadaan Rumah kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah dan Peningkatan Kualitas Pelaporan SLIK.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui surat tersebut, OJK menegaskan bahwa SLIK berisi informasi yang bersifat netral dan bukan merupakan daftar hitam. OJK juga menegaskan bahwa tidak terdapat ketentuan yang melarang pemberian kredit atau pembiayaan kepada debitur yang memiliki kredit dengan kualitas selain lancar, termasuk apabila dilakukan penggabungan dengan fasilitas kredit atau pembiayaan lain, khususnya untuk kredit atau pembiayaan bernilai kecil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, keputusan pemberian KPR kepada MBR tetap merupakan kewenangan masing&#45;masing bank dengan mempertimbangkan prinsip kehati&#45;hatian dan mitigasi risiko. OJK juga terus meminta bank untuk meningkatkan kualitas data SLIK, termasuk melakukan pengkinian data secara berkala.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“OJK akan terus mendukung dan mendorong berbagai langkah yang dapat dilakukan untuk mempercepat pencapaian program 3 juta rumah tersebut. Ini adalah salah satu bentuk dukungan kami,” tutup Friderica.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/62037726003-ojk_ekonomi.jpg"/><pubDate>Tue, 14 Apr 2026 10:28:28 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3396/ojk--akselerasi-program-3-juta-rumah-lewat-penguatan-kebijakan-slik</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Perluas Implementasi Digital Safety</title><link>https://bestienews.com/detail/3395/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-perluas-implementasi-digital-safety</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; Pemanfaatan teknologi dalam mendukung penerapan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terus diperkuat oleh Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai). Melalui inovasi sistem pengawasan berbasis Artificial Intelligence (AI CCTV) yang dinamai sebagai RUVISION, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai juga telah mengimplementasikannya ke wilayah kerja Unit Produksi Sungai Pakning.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebanyak 37 titik strategis di area Kilang Sungai Pakning kini telah terpasang AI CCTV. Pemasangan ini difokuskan pada area dengan aktivitas tinggi serta potensi risiko yang memerlukan pengawasan intensif, guna memastikan proses monitoring berjalan optimal dan menyeluruh. Berbeda dari CCTV pada umumnya, fitur Human Detection yang dimiliki AI CCTV Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai ini mampu menganalisis data secara real&#45;time, termasuk mendeteksi perilaku pekerja, potensi bahaya, maupun pelanggaran aspek keselamatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan dukungan fitur tersebut sekaligus mendukung data&#45;driven decision making, data yang dihasilkan dari sistem ini memungkinkan perusahaan untuk mengambil langkah korektif maupun preventif secara lebih cepat dan tepat sasaran, sehingga pengawasan tidak lagi bersifat pasif, melainkan proaktif dalam memastikan implementasi standar keselamatan kerja di seluruh lini operasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak hanya itu, AI–CCTV RU VISION ini juga mampu memantau kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD) oleh pekerja maupun mitra kerja Perusahaan. Dengan demikian, potensi risiko dapat diantisipasi lebih dini, sehingga mendukung peningkatan aspek keamanan, produktivitas, serta keandalan operasional kilang secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations, &amp;amp; CSR Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum menegaskan bahwa implementasi teknologi ini merupakan bagian dari langkah strategis perusahaan dalam memperkuat budaya keselamatan di lingkungan kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pemasangan AI–CCTV bukan sekadar bentuk transformasi digital di dunia industri, namun ini menjadi wujud nyata komitmen kami dalam menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama di setiap lini operasional. Melalui pemanfaatan teknologi ini, kami ingin memastikan setiap aktivitas kerja dapat terpantau secara proaktif, sehingga potensi risiko dapat diminimalisir sejak tahap awal,” ujar Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keunggulan lainnya, RUVISION dirancang dengan fleksibilitas tinggi sehingga dapat sistem ini terintegrasi dengan sistem keamanan dan IT yang telah ada, sehingga penggunaan AI–CCTV ini tidak mengganggu operasional kilang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengembangan inovasi ini merupakan karya Perwira Pertamina yang mencerminkan kompetensi dan kapabilitas sumber daya manusia dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi, sekaligus memperkuat kemandirian serta daya saing nasional guna mendukung operasional kilang yang aman, andal, dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski mengoptimalkan pemanfaatan teknologi, hal ini tidak mengesampingkan peran pengawasan langsung di lapangan. Sebagai bagian dari lini operasi Pertamina, Kilang Dumai dan Unit Produksi Sungai Pakning juga secara konsisten mengimplementasikan 10 Corporate Life Saving Rules (CLSR) Pertamina, HSSE Golden Rules, serta menjalankan 8 Arahan Direktur Utama Pertamina sebagai pedoman utama dalam menjaga disiplin dan budaya keselamatan di lingkungan operasional.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/95160692528-cctv.jpg"/><pubDate>Wed, 08 Apr 2026 11:48:16 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3395/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-perluas-implementasi-digital-safety</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Borong Penghargaan Laboratory Awards 2025</title><link>https://bestienews.com/detail/3394/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-borong-penghargaan-laboratory-awards-2025</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM &#45;&lt;/strong&gt; Komitmen dan konsistensi dalam menjaga mutu produk serta keakuratan hasil pengujian kembali mengantarkan Laboratorium PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) menorehkan prestasi gemilang. Pada ajang Laboratory Awards 2025, Kilang Pertamina Dumai berhasil meraih empat penghargaan sekaligus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Laboratory Awards merupakan ajang apresiasi yang diselenggarakan oleh Fungsi Product Quality Assurance (PQA) – Process and Facility PT Pertamina Patra Niaga sebagai bentuk pengakuan atas penerapan standar kerja tinggi di seluruh laboratorium refinery dan TPPI. Penghargaan ini menegaskan peran strategis laboratorium dalam memastikan kualitas crude oil, stream, dan produk yang dihasilkan tetap terjaga sesuai standar perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ajang penghargaan yang digelar di Bandung pada 11 Februari 2026 merupakan bentuk apresiasi tahunan bagi insan Laboratory Refinery Unit dan TPPI. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi dan kinerja luar biasa selama setahun penuh dalam menjalankan berbagai program yang diinisiasi oleh PQA untuk meningkatkan penerapan serta konsistensi terhadap standar internasional ISO 17025.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penilaian dilakukan melalui sejumlah kriteria ketat, antara lain keberhasilan dalam melakukan upgrade Dokumen Implementation, partisipasi aktif dalam Supervisor Academy, serta kontribusi nyata dalam ASTM International Proficiency Test. Keterlibatan aktif para Perwira Laboratorium dalam berbagai workshop teknis juga menjadi faktor penting yang mendorong Kilang Pertamina Dumai meraih hasil terbaik.&lt;br&gt;Pada tahun ini, Kilang Pertamina Dumai berhasil memborong empat penghargaan, yaitu:&lt;br&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Terbaik 3 kategori Best Supervisor,&lt;br&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Terbaik 2 kategori Implementation Dokumen, serta&lt;br&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dua Special Award, yakni Participant in Product Quality Implementation Program dan Participant in ASTM International Proficiency Test Technical Guide.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Section Head Laboratory Kilang Pertamina Dumai, Agus Haidir, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh tim atas capaian membanggakan tersebut. Menurutnya, penghargaan ini merupakan buah dari dedikasi, loyalitas, dan konsistensi para Perwira Laboratorium RU II Dumai dalam menjaga keandalan setiap proses pengujian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Prestasi ini tidak terlepas dari kerja keras dan komitmen seluruh tim laboratorium dalam menjalankan standar mutu secara disiplin dan berkelanjutan,” ujar Agus. Keberhasilan ini sekaligus mencerminkan bahwa sistem manajemen kualitas di Kilang Pertamina Dumai telah berjalan secara andal, akurat, dan patuh terhadap regulasi nasional maupun internasional. Hal tersebut menjadi jaminan bagi seluruh pemangku kepentingan bahwa setiap produk telah melalui proses pengujian ketat oleh tenaga laboratorium yang kompeten dan profesional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Laboratorium Kilang Pertamina Dumai sendiri telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) sejak tahun 2002 dengan nomor LP&#45;1616&#45;IDN sebagai pengakuan atas kompetensi dan keandalan pengujian. Seluruh peralatan laboratorium juga secara rutin dikalibrasi menggunakan metode internasional seperti ASTM, IP, UOP, SMAC, dan APHA guna menjamin akurasi serta konsistensi hasil uji.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara terpisah, General Manager Kilang Pertamina Dumai, Iwan Kurniawan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan laboratorium atas kinerja yang melampaui target. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menjamin keandalan kilang melalui validitas data dan mutu produk.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Prestasi ini menjadi bukti bahwa kami tidak pernah berkompromi terhadap kualitas. Perusahaan akan terus mendukung inovasi dan penguatan kapasitas laboratorium guna memastikan setiap tetes energi yang dihasilkan Kilang Dumai memenuhi standar kualitas global,” tegas Iwan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kilang Pertamina Dumai berkomitmen untuk terus &amp;nbsp;menjaga kualitas dan standar ketat secara menyeluruh di setiap lini produksi. Hal ini dilakukan melalui standarisasi pengujian yang presisi guna memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi masyarakat terhadap produk&#45;produk Pertamina&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/89682676206-borong.jpg"/><pubDate>Mon, 06 Apr 2026 16:22:57 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3394/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-borong-penghargaan-laboratory-awards-2025</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Produk Lolos Quality Control Laboratory</title><link>https://bestienews.com/detail/3393/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-pastikan-produk-lolos-quality-control-laboratory</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM—&lt;/strong&gt; PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) sebagai salah satu garda terdepan energi di wilayah Sumatera Utara Bagian Utara (Sumbagut) dan penyumbang 16,5% BBM nasional memastikan seluruh produk bahan bakar minyak (BBM) yang dihasilkan telah sesuai dengan standar mutu yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setiap produk yang dihasilkan, seperti Pertalite, Solar, Marine Fuel Oil (MFO) telah melewati rangkaian pengawasan serta pengujian kualitas (Quality Control) yang ketat di laboratorium Kilang Dumai sebelum didistribusikan ke masyarakat melalui Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut. Langkah ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas produk serta kepercayaan publik terhadap energi yang dihasilkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relation, &amp;amp; CSR Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan bahwa proses pengolahan arus minyak di Kilang RU II Dumai tidak lepas dari pengujian melalui laboratorium terhadap spesifikasi dari bahan baku (minyak mentah) agar sesuai dengan desain pengolahan Kilang Pertamina Dumai hingga menjadi produk dengan spesifikasi yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah dan kebutuhan pasar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami memastikan setiap produk yang dihasilkan telah memenuhi regulasi yang ditetapkan Pemerintah serta standar mutu internasional. Kilang Pertamina Dumai berkomitmen untuk terus menjaga kualitas produk serta memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam rangka pemenuhan kebutuhan energi nasional,” ujar Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Laboratorium Kilang Pertamina Dumai sendiri telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) sejak tahun 2002 dengan nomor LP&#45;1616&#45;IDN. Seluruh peralatan laboratorium telah dikalibrasi menggunakan metode standar internasional seperti ASTM, IP, UOP, SMAC, dan APHA, serta didukung oleh kompetensi dan kapabilitas para Perwira yang unggul di bidangnya masing&#45;masing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelum didistribusikan, produk yang dihasilkan dari Kilang RU II Dumai terlebih dan ditampung di tanki penyimpanan, kemudian produk di uji di Laboratorium dan dipastikan telah sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Dalam proses pengujian, setiap jenis produk BBM memiliki parameter uji yang berbeda sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas).&lt;br&gt;Khusus untuk BBM berjenis Pertalite, terdapat 16 parameter yang diuji dengan parameter Utama RON, RVP, Distilasi, kandungan Sulfur dll sesuai ketentuan spesifikasi dari Dirjen Migas. Sementara itu, untuk BBM berjenis Solar, terdapat 19 parameter yang diuji dengan parameter utama Cetane Index, flash point, distilasi, kandungan Sulfur dll sesuai ketentuan spesifikasi dari Dirjen Migas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun untuk Bahan Bakar Khusus (BBK) jenis Avtur, terdapat lebih dari 12 parameter yang diuji dengan parameter utama Freezing Point, Flash Point, distilasi, density dll sesuai ketentuan spesifikasi Dirjen Migas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak hanya dibuktikan melalui sertifikasi yang telah dikantongi, keandalan laboratorium Kilang Pertamina Dumai juga tercermin dari berbagai penghargaan yang diraih sebagai bentuk pengakuan atas konsistensi dalam menjaga kualitas mutu dan akurasi hasil pengujian. Terbaru, Kilang Pertamina Dumai berhasil meraih empat penghargaan dalam ajang Laboratory Awards 2025.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui penguatan fungsi Quality Control Laboratory dan inovasi yang terus dikembangkan, Kilang Pertamina Dumai terus berkomitmen menghadirkan produk energi yang berkualitas tinggi, aman, dan ramah lingkungan, sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/68183483571-labor.jpg"/><pubDate>Sat, 04 Apr 2026 11:00:06 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3393/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-pastikan-produk-lolos-quality-control-laboratory</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Operasional Pasca Lebaran Aman</title><link>https://bestienews.com/detail/3392/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-pastikan-operasional-pasca-lebaran-aman</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45; &amp;nbsp;&lt;/strong&gt;Masa Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2026 &amp;nbsp;PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) yang dimulai sejak 9 Maret resmi berakhir pada 1 April 2026. Seiring dengan berakhirnya masa tugas tersebut, Kilang Pertamina Dumai memastikan operasional kilang tetap berjalan dengan aman dan andal melalui penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) secara konsisten di seluruh lini aktivitas operasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Alhamdulillah, pelaksanaan Satgas RAFI 2026 selama 24 hari berjalan lancar dan aman berkat dedikasi seluruh Perwira serta kolaborasi yang solid dengan berbagai pihak dalam menjaga stabilitas operasional kilang,” &amp;nbsp;ujar Area Manager Communication, Relations, &amp;amp; CSR Kilang Pertamina Dumai, Tengku Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manager HSSE Kilang Pertamina Dumai, Syahrial Okzani menambahkan bahwa penguatan aspek HSSE dilakukan secara berkesinambungan dan dijalankan secara konsisten serta terintegrasi di seluruh lini. Langkah tersebut dilakukan Kilang Pertamina Dumai untuk menjaga keandalan operasional demi menjaga rantai pasok energi bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Implementasi HSSE kami perkuat melalui disiplin prosedur, pengendalian risiko, serta peningkatan kepatuhan dan kepedulian pekerja terhadap potensi bahaya. Kami juga terus mendorong ownership pekerja terhadap aspek K3 dalam setiap aktivitas operasional,” kata Syahrial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penerapan budaya K3 tidak hanya memastikan penggunaan alat pelindung diri (APD) secara lengkap dan sesuai dengan area kerja, tetapi juga dijalankan sejak awal dengan memastikan pekerja dan mitra kerja ‘Fit to Work’ melalui pemeriksaan kesehatan harian atau Daily Check Up (DCU). Pemeriksaan ini meliputi kondisi fisik seperti tekanan darah, suhu tubuh, dan denyut nadi, serta memastikan pekerja tidak mengalami gangguan kesehatan yang berpotensi mempengaruhi keselamatan kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Langkah preventif tersebut menjadi bagian penting dalam meminimalisir potensi human error yang dapat berdampak terhadap keselamatan kerja maupun keandalan operasional kilang. Selain itu, seluruh pekerja di area kilang juga diwajibkan mengikuti Grand Toolbox Meeting dan Safety Talk sebagai sarana penyampaian identifikasi potensi risiko dan penentuan langkah mitigasi, sehingga seluruh aktivitas operasional dapat dilaksanakan secara aman, terencana, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Implementasi K3 di Kilang Pertamina Dumai turut diperkuat melalui penerapan 10 elemen Corporate Life Saving Rules (CLSR), HSSE Golden Rules—Patuh, Intervensi, dan Peduli. Pesan&#45;pesan ini juga sejalan dengan slogan Personal Risk Assessment Kilang Pertamina Dumai, yaitu BETUAH (BE: Berpikir Risiko, TU: Tindakan &amp;amp; Usaha Keselamatan, AH: Aman &amp;amp; Hati&#45;hati).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui penguatan implementasi HSSE secara konsisten dan menyeluruh, Kilang Pertamina Dumai berkomitmen untuk terus menghadirkan operasional yang selamat, andal, dan berkelanjutan sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/98020263940-kesehatan_pertamina.jpg"/><pubDate>Thu, 02 Apr 2026 14:48:01 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3392/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-pastikan-operasional-pasca-lebaran-aman</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Produksi Pakning Pastikan Operasional Tetap Optimal</title><link>https://bestienews.com/detail/3391/pertamina-patra-niaga-kilang-produksi-pakning-pastikan-operasional-tetap-optimal</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45; &amp;nbsp;&lt;/strong&gt;Momentum libur seperti libur lebaran tidak menjadi penghalang bagi Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai untuk memastikan operasional kilang tetap berjalan optimal. Melalui program On Duty Management (ODM) dan Plant Patrol jajaran tim manajemen dan section head secara bergantian tetap bertugas melakukan pengawasan langsung di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan operasional kilang, khususnya pada periode libur panjang yang identik dengan meningkatnya kebutuhan energi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama periode libur Lebaran 2026, kegiatan ODM sekaligus dilaksanakan secara konsisten pada tanggal 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24, 28, dan 29 Maret 2026 sementara Plant Patrol dilaksanakan ditanggal 26 dan 27 Maret 2026. Dalam kegiatan ini, tim manajemen turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh proses operasional berjalan dengan baik, sekaligus mengidentifikasi potensi&#45;potensi gap yang dapat memengaruhi kinerja kilang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setiap hasil pemantauan kemudian dilaporkan secara berkala kepada Direksi PT Pertamina Patra Niaga di Jakarta sebagai bentuk akuntabilitas dan dukungan terhadap pengambilan keputusan yang cepat dan tepat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR RU II Dumai, Tengku Muhammad Rum, menyampaikan bahwa pelaksanaan ODM dan Plant Patrol merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menjaga kinerja operasional tetap prima, tanpa mengenal waktu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Libur Lebaran tidak menjadi hambatan bagi kami untuk memastikan kilang tetap beroperasi secara optimal. Melalui On Duty Management dan Plant Patrol, jajaran manajemen hadir langsung di lapangan untuk memastikan seluruh proses berjalan aman, andal, dan sesuai standar HSSE. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami dalam menjaga pasokan energi bagi masyarakat,” ujar Tengku Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan pengawasan ini tidak hanya dilakukan pada momen tertentu, melainkan telah menjadi budaya kerja yang diterapkan secara konsisten.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Program ini tidak hanya dilaksanakan saat libur Lebaran, tetapi juga secara rutin setiap akhir pekan, hari libur nasional, maupun cuti bersama. Hal ini menunjukkan keseriusan perusahaan dalam memastikan operasional kilang tetap optimal di setiap waktu,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui pelaksanaan program ODM dan Plant Patrol secara berkelanjutan, Pertamina Patra Niaga Kilang Produksi Dumai menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keandalan operasional kilang, sehingga dapat mendukung ketahanan energi nasional secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/87788012759-pantau.jpg"/><pubDate>Wed, 01 Apr 2026 14:14:13 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3391/pertamina-patra-niaga-kilang-produksi-pakning-pastikan-operasional-tetap-optimal</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Pakning  Bantu Korban  Kebakaran  di Pasar Lama</title><link>https://bestienews.com/detail/3390/pertamina-patra-niaga-kilang-pakning--bantu-korban--kebakaran--di-pasar-lama</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45; &lt;/strong&gt;Pasca peristiwa kebakaran yang terjadi di kawasan ruko Pasar Lama Sungai Pakning sepekan lalu, berbagai upaya penanganan terus dilakukan, mulai dari tahap tanggap darurat hingga pemulihan bagi warga terdampak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada saat kejadian, tim pemadam dari Pertamina Patra Niaga Kilang Produksi Pakning turut dikerahkan dengan menurunkan 2 unit fire truck dan sekitar 20 personel HSSE untuk membantu proses pemadaman bersama unsur pemadam kebakaran dan masyarakat hingga kondisi berhasil dikendalikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kebakaran tersebut diketahui bermula dari salah satu bangunan dan dengan cepat merambat ke bangunan lain akibat tiupan angin yang cukup kuat. Peristiwa ini mengakibatkan 11 unit ruko terdampak dan berdampak pada 12 Kepala Keluarga (KK).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, Pertamina Patra Niaga Kilang Produksi Pakning menyalurkan bantuan pasca kebakaran berupa uang tunai dan pakaian layak pakai kepada 12 KK terdampak. Bantuan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang turut didukung oleh donasi sukarela dari Perwira Pertamina, Perwira Pertiwi, serta Agent of Change (AOC) atau Komunitas Penggerak Perubahan di lingkup Pertamina RU II Sungai Pakning.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penyerahan bantuan dilakukan di posko kebakaran Sungai Pakning dan turut dihadiri oleh pihak pemerintah kelurahan setempat yang menyambut baik serta menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat terdampak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR RU II Dumai, Tengku Muhammad Rum, menyampaikan bahwa kehadiran perusahaan dalam situasi ini merupakan bagian dari komitmen untuk selalu hadir bagi masyarakat, tidak hanya saat kondisi darurat tetapi juga dalam proses pemulihan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami tidak hanya hadir saat pemadaman, tetapi juga memastikan masyarakat terdampak mendapatkan dukungan untuk bangkit kembali. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sosial di sekitar wilayah operasi,” ujar Tengku Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Manager Production Pertamina Patra Niaga Kilang Produksi Pakning, Ririanti Safrida, turut menyampaikan duka mendalam atas musibah yang dialami warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami turut berduka mendalam atas musibah kebakaran yang dialami oleh keluarga terdampak. Kami berharap bantuan yang diberikan, baik dari program TJSL perusahaan maupun donasi sukarela Perwira Pertiwi dan AOC, dapat menjadi penyemangat bagi warga untuk bangkit kembali dan memulai aktivitas seperti sediakala,” ujar Ririanti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung masyarakat di sekitar wilayah operasi, Pertamina Patra Niaga Kilang Produksi Pakning juga menyalurkan bantuan kepada salah satu rumah warga yang terdampak kebakaran di Desa Sejangat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui berbagai upaya ini, Pertamina Patra Niaga Kilang Produksi Pakning menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam situasi darurat, tetapi juga dalam proses pemulihan pasca bencana melalui berbagai program pemberdayaan dan kepedulian sosial.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/92994484370-bantu_kebakaran.jpg"/><pubDate>Tue, 31 Mar 2026 06:27:53 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3390/pertamina-patra-niaga-kilang-pakning--bantu-korban--kebakaran--di-pasar-lama</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai  Hemat Energi dan Tekan Emisi</title><link>https://bestienews.com/detail/3389/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai--hemat-energi-dan-tekan-emisi</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENES.COM&#45;&lt;/strong&gt; Dalam rangka memperingati Earth Hour 2026, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui aksi pemadaman lampu secara serentak pada pukul 20.30 hingga 21.30 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aksi ini dilaksanakan di seluruh area operasional, termasuk pemadaman lampu di Komplek Pertamina Bukit Datuk. Selama satu jam, kawasan yang biasanya terang berubah menjadi gelap sebagai simbol kepedulian terhadap penghematan energi dan upaya pengurangan emisi gas rumah kaca.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations, &amp;amp; CSR RU II Dumai, Tengku Muhammad Rum, menyampaikan bahwa partisipasi ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung gerakan global menghadapi perubahan iklim.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Melalui Earth Hour, kami ingin menunjukkan bahwa langkah sederhana seperti mematikan lampu selama satu jam dapat memberikan dampak nyata. Ini juga menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk bersama&#45;sama menjaga lingkungan melalui kebiasaan hemat energi,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari aksi selama satu jam tersebut, tercatat total penghematan energi mencapai 2.224 kWh. Selain itu, estimasi penghematan biaya listrik mencapai sekitar Rp3,5 juta berdasarkan tarif listrik PLN. Aksi ini juga berkontribusi terhadap penurunan emisi sebesar 22,44 kg CO2eq.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dalam menjalankan operasional yang berkelanjutan serta mendukung target pengurangan emisi nasional. Ke depan, perusahaan akan terus mendorong berbagai inisiatif ramah lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap bumi dan generasi mendatang.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/36791313560-hutan_karbon.jpg"/><pubDate>Tue, 31 Mar 2026 06:30:06 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3389/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai--hemat-energi-dan-tekan-emisi</guid></item><item><title>Tujuh Anggota Dewan Komisioner OJK di Lantik</title><link>https://bestienews.com/detail/3388/tujuh-anggota-dewan-komisioner-ojk-di-lantik</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Sunarto, mengambil sumpah jabatan tujuh Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sesuai Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 30/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan.&lt;br&gt;Lima ADK OJK yang mengucapkan sumpah jabatannya tersebut merupakan pejabat yang telah ditetapkan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dalam Rapat Paripurna DPR RI pada 12 Maret 2026, sebagai tindak lanjut dari proses uji kelayakan dan kepatutan oleh Komisi XI DPR RI. Sementara dua ADK lainnya adalah Ex&#45;officio dari Kemenkeu dan Bank Indonesia. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun tujuh Anggota Dewan Komisioner OJK yang mengucapkan sumpah jabatannya adalah sebagai berikut:&lt;br&gt;1.Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner periode 2026&#45;2032.&lt;br&gt;2.Hernawan Bekti Sasongko sebagai Wakil Ketua Dewan Komisioner periode 2026&#45;2031.&lt;br&gt;3.Hasan Fawzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon periode 2026&#45;2031.&lt;br&gt;4.Dicky Kartikoyono sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen periode 2026&#45;2032.&lt;br&gt;5.Adi Budiarso sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto periode 2026&#45;2031. &amp;nbsp;&lt;br&gt;6.Juda Agung sebagai ADK Ex&#45;officio dari Kemenkeu.&lt;br&gt;7.Thomas A.M Jiwandono sebagai ADK Ex&#45;officio dari Bank Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan pengucapan sumpah jabatan tersebut, ketujuh Anggota Dewan Komisioner OJK resmi menjalankan tugas dan kewenangannya sesuai amanat Undang&#45;Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana diperkuat oleh Undang&#45;undang 4/2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengucapan sumpah jabatan ini menandai kelanjutan proses pengisian jabatan strategis di lingkungan Dewan Komisioner OJK guna memperkuat kepemimpinan kelembagaan OJK dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan, memperkuat pelindungan konsumen, mendorong pendalaman pasar keuangan, serta mengawal transformasi sektor jasa keuangan nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menegaskan komitmen OJK untuk terus menjaga stabilitas sektor keuangan dan mengoptimalkan kontribusi sektor jasa keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional serta mendukung program prioritas Pemerintah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;OJK juga akan terus menjaga kepercayaan publik dengan memperkuat pengawasan &amp;nbsp;terintegrasi dan pendalaman pasar keuangan untuk semakin mendorong sektor jasa keuangan bertumbuh menjadi ‘engine’ pertumbuhan ekonomi nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“OJK akan tetap mengedepankan pelindungan kepada konsumen dan masyarakat serta akan terus melakukan penegakan hukum yang akan lebih kita giatkan,” kata Friderica. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk menjalankan program&#45;program tersebut, OJK akan terus melakukan sinergi dan kolaborasi dengan semua pengampu kepentingan untuk bersama&#45;sama membangun perekonomian nasional yang semakin baik ke depan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara pengambilan sumpah jabatan tersebut dihadiri oleh pimpinan lembaga negara, pimpinan dan anggota Komisi XI DPR RI, pimpinan kementerian/lembaga, Anggota Dewan Komisioner OJK, serta para pemangku kepentingan sektor jasa keuangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berikut adalah susunan lengkap ADK OJK:&lt;br&gt;1.Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua merangkap angggota.&lt;br&gt;2.Hernawan Bekti Sasongko sebagai Wakil Ketua merangkap Ketua Komite Etik dan anggota.&lt;br&gt;3.Dian Ediana Rae sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan merangkap anggota.&lt;br&gt;4.Hasan Fawzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal merangkap anggota.&lt;br&gt;5.Ogi Prastomiyono sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya merangkap anggota.&lt;br&gt;6.Agusman sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan lembaga jasa keuangan lainnya merangkap anggota.&lt;br&gt;7.Adi Budiarso sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto merangkap anggota.&lt;br&gt;8.Dicky Kartikoyono sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen merangkap anggota.&lt;br&gt;9.Sophia Isabella Wattimena sebagai Ketua Dewan Audit merangkap anggota.&lt;br&gt;10.Juda Agung sebagai anggota Ex&#45;Officio dari Kementerian Keuangan.&lt;br&gt;11.Thomas A.M Djiwandono sebagai anggota Ex&#45;Officio dari Bank Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/43884112740-lantik_ojk.jpg"/><pubDate>Wed, 25 Mar 2026 18:53:16 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3388/tujuh-anggota-dewan-komisioner-ojk-di-lantik</guid></item><item><title>Kilang Pertamina Dumai Tutup Rangkaian Safari Ramadan  di Unit Operasi Sungai Pakning</title><link>https://bestienews.com/detail/3387/kilang-pertamina-dumai-tutup-rangkaian-safari-ramadan--di-unit-operasi-sungai-pakning</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45; &amp;nbsp;&lt;/strong&gt;General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai), Iwan Kurniawan, menutup rangkaian kegiatan Safari Ramadan perusahaan di Unit Operasi Kilang Sungai Pakning pada Kamis (12/3). Sebagai wujud syukur dan kepedulian sosial, dalam kesempatan tersebut Kilang Pertamina Dumai menyalurkan 201 santunan kepada anak yatim yang berasal dari sejumlah desa di sekitar wilayah operasi Sungai Pakning.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bantuan yang juga berasal dari Badan Dakwah Islam (BDI) Pertamina tersebut diberikan kepada anak yatim dari Desa Sungai Selari, Pangkalan Jambi, Sejangat, Dompas, Batang Duku, Pakning, Kelurahan Sungai Pakning, serta sejumlah dusun di sekitarnya. Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari kepedulian perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini menegaskan bahwa dengan wilayah operasi perusahaan yang tersebar di beberapa daerah, Kilang Pertamina Dumai tetap berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui penguatan silaturahmi, membangun harmonisasi dengan para pemangku kepentingan, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat di seluruh wilayah operasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Meskipun wilayah operasi Kilang Pertamina Dumai tersebar di beberapa daerah, hal tersebut tidak mengurangi komitmen kami untuk terus menjaga hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Melalui kegiatan seperti Safari Ramadan ini, kami berharap kehadiran perusahaan dapat memberikan dampak positif serta manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat di seluruh wilayah operasi,” ujar Iwan Kurniawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan Safari Ramadan di Sungai Pakning ini menjadi penutup dari rangkaian Safari Ramadan Kilang Pertamina Dumai yang sebelumnya telah dilaksanakan secara bertahap di sejumlah wilayah operasi Kilang Pertamina Dumai, di antaranya Kota Dumai, Desa Teluk Berembun, Kabupaten Rokan Hilir, serta Pangkalan Brandan, Sumatera Utara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya, kegiatan Safari Ramadan juga dilaksanakan di wilayah operasi Fasilitas Water Treatment Pump (WTP) Sei Rokan pada Senin (9/3). Dalam kegiatan tersebut, Kilang Pertamina Dumai menyalurkan santunan senilai Rp9 juta kepada anak yatim dan kaum dhuafa di Kelurahan Teluk Berembun. Selain santunan, perusahaan juga menyalurkan 360 paket sembako serta 1.158 paket makanan berbuka puasa kepada masyarakat Kepenghuluan Teluk Berembun sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat di sekitar fasilitas operasional perusahaan. Dalam suasana Ramadan yang hangat, manajemen Kilang Pertamina Dumai turut berbuka puasa bersama masyarakat setempat sebagai wujud kebersamaan sekaligus mempererat silaturahmi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian Safari Ramadan juga dilaksanakan di Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai Area Pangkalan Brandan. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Senior Manager of Manufacturing (SMOM) Kilang Pertamina Dumai, Isnandhi Dwi Saputra, beserta jajaran manajemen Kilang Pertamina Dumai.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Sebelum kegiatan berlangsung, manajemen terlebih dahulu melaksanakan Management Walkthrough (MWT) untuk meninjau kondisi aset Kilang Pangkalan Brandan yang merupakan kilang pertama di Indonesia dan menjadi sejarah perminayakan nasional. Meskipun kini kilang tidak lagi dalam berada kondisi yang aktif, namun pengelolaan dan pengawasan aset tetap dilakukan secara optimal guna memastikan kondisinya tetap terjaga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usai pelaksanaan MWT, manajemen Kilang Pertamina Dumai melaksanakan kegiatan buka puasa bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) serta tokoh masyarakat di Gedung PWP Pertamina RU II Pangkalan Brandan. Pada kesempatan ini, Kilang Pertamina Dumai juga menyalurkan bantuan sosial berupa dukungan sarana dan prasarana kepada Masjid Al Bitrul di Kecamatan Sei Lepan dan Masjid Al Ikhlas di Desa Kelantan sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian Safari Ramadan juga dilaksanakan di Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai Area Pangkalan Brandan yang dipimpin langsung oleh Senior Manager of Manufacturing (SMOM) Kilang Pertamina Dumai, Isnandhi Dwi Saputra, beserta jajaran manajemen. Sebelum kegiatan berlangsung, manajemen terlebih dahulu melaksanakan Management Walkthrough (MWT) untuk meninjau kondisi aset Kilang Pangkalan Brandan yang merupakan kilang pertama di Indonesia. Meskipun saat ini kilang berada dalam kondisi idle, pengelolaan dan pengawasan aset tetap dilakukan secara optimal guna memastikan kondisinya tetap terjaga.&lt;br&gt;Ia turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, TNI&#45;Polri, para pemangku kepentingan, serta tokoh masyarakat yang selama ini turut mendukung dan menjaga kondusivitas wilayah kerja Pangkalan Brandan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Semoga kita semua dapat terus bersinergi menjaga keamanan dan kondusifitas kilang untuk kemajuan Langkat pada umumnya dan Pangkalan Brandan khususnya,” kata Isnandhi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR Kilang Pertamina Dumai, Tengku Muhammad Rum menegaskan bahwa Safari Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara perusahaan dengan masyarakat serta para pemangku kepentingan di seluruh wilayah operasi.&lt;br&gt;“Melalui kegiatan ini, Kilang Pertamina Dumai berharap dapat terus mempererat silaturahmi sekaligus menghadirkan kebermanfaatan yang berkelanjutan bagi masyarakat di seluruh wilayah operasi perusahaan,” ujar Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, di wilayah Dumai kegiatan Safari Ramadan juga dilaksanakan di lima masjid dan mushola yang berada di Kelurahan Tanjung Palas dan Jayamukti. Selain itu, berbagai aksi sosial selama Ramadan turut digerakkan oleh komunitas pekerja dari berbagai fungsi melalui kegiatan berbagi takjil berbuka puasa, santunan, hingga penyaluran paket sembako kepada masyarakat, di tengah kesibukan para perwira menjaga keandalan operasional dan kelancaran rantai pasok energi selama periode Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Di awal Maret lalu, Ikatan Keluarga Oil Movement (IK OM) juga menyalurkan wakaf pembangunan masjid senilai Rp12 juta kepada Masjid Al&#45;Ihsan yang berlokasi di Jalan Pangeran Hidayat Dumai,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain wakaf pembangunan masjid, Perwira Oil Movement Kilang Pertamina Dumai juga menyalurkan 80 paket sembako kepada masyarakat Ring 1 Komperta Bukit Datuk serta keluarga yang membutuhkan di sekitar wilayah operasional. Mereka juga berbagi kebahagiaan dengan memberikan baju Lebaran kepada 20 anak yatim dan dhuafa di Kota Dumai sebagai bagian dari semangat berbagi di bulan suci Ramadan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 H ini, Kilang Pertamina Dumai menegaskan komitmennya untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) melalui berbagai program sosial yang berdampak nyata bagi lingkungan sekitar.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/35674479640-kilang_baru.jpg"/><pubDate>Thu, 19 Mar 2026 15:24:37 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3387/kilang-pertamina-dumai-tutup-rangkaian-safari-ramadan--di-unit-operasi-sungai-pakning</guid></item><item><title>Perwira Pertamina Dumai Berbagi Kebahagiaan dengan 57 Anak Yatim dan Dhuafa</title><link>https://bestienews.com/detail/3386/perwira-pertamina-dumai-berbagi-kebahagiaan-dengan-57-anak-yatim-dan-dhuafa</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45; &amp;nbsp;&lt;/strong&gt;Tangan&#45;tangan kecil tampak ragu saat menyentuh sepotong baju baru yang tersusun rapi di etalase pakaian Citi Mall Dumai. Namun, uluran tangan hangat para Perwira Pertamina di Kota Dumai perlahan meluruhkan keraguan tersebut, berganti dengan senyum dan binar haru di mata anak&#45;anak pada Jumat (13/3).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Momen penuh kehangatan itu terjadi saat mereka diajak berbelanja kebutuhan pakaian Lebaran dalam program Sebar Kebaikan Ramadan (SEBARAN) 5.0. Program berkelanjutan Pertamina yang telah berjalan sejak 2021 ini digagas oleh Perwira Pertamina Peduli bersama Baituzzakah Pertamina (BAZMA), sebagai wujud nyata kepedulian Perwira Pertamina kepada masyarakat sekitar, khususnya anak yatim dan dhuafa di momen Ramadan dan Idulfitri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada tahun ini, SEBARAN 5.0 dilaksanakan secara serentak di 20 Kota/Wilayah operasi Pertamina Group di seluruh Indonesia, dan Kota Dumai menjadi salah satunya. Pelaksanaan SEBARAN 5.0 di Dumai melibatkan 56 Relawan dari berbagai entitas Pertamina, yaitu PT PPN RU II Dumai (Kilang Pertamina Dumai), Perwira PGN, Perwira IT Dumai yang mendampingi 57 anak yatim dan dhuafa berusia 5&#45;14 tahun dari Kota Dumai dan Sungai Pakning untuk berbelanja kebutuhan Lebaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR Kilang Pertamina Dumai, Tengku Muhammad Rum, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi momentum berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Melalui program SEBARAN 5.0, Perwira Pertamina ingin menghadirkan kebahagiaan sederhana namun penuh makna bagi anak&#45;anak yatim dan dhuafa. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi bentuk kepedulian nyata perusahaan sekaligus memperkuat semangat berbagi di bulan suci Ramadan,” ujar Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Koordinator Wilayah Dumai, Septia Yudha Pratama, menjelaskan bahwa secara nasional SEBARAN 5.0 melibatkan sekitar 730 relawan pekerja dan mitra kerja Pertamina Group serta menghadirkan kebahagiaan bagi lebih dari 1.000 anak yatim dan dhuafa yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, diantaranya Lhokseumawe, Medan, Pekanbaru, Dumai, Duri, Jambi, Palembang, Prabumulih, Jakarta (Grha Pertamina), Balongan, Semarang, Cilacap, Surabaya, Balikpapan, Samarinda, Sangasanga, Makassar, Luwuk, Simeulue, dan Jayapura.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Alhamdulillah, Setiap tahun program ini selalu mendapat antusiasme yang luar biasa. Di Dumai, kami &amp;nbsp;awali dengan menjemput anak&#45;anak dari lingkungan tempat tinggal masing&#45;masing anak, dilanjutkan silaturahmi bersama relawan dan manajemen Kilang Pertamina Dumai di Main Office. Setelah itu anak&#45;anak langsung kita ajak belanja dan membantu pilihkan yang ” kata Septia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan pendampingan para Perwira, anak&#45;anak diberi kesempatan memilih sendiri pakaian Lebaran yang mereka sukai, mulai dari menentukan warna, mencoba berbagai model, hingga tersenyum bangga saat menemukan baju yang paling mereka inginkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;General Manager Kilang Pertamina Dumai, Iwan Kurniawanmenegaskan bahwa kegiatan SEBARAN 5.0 juga menjadi bagian dari penguatan nilai kolaborasi sosial yang sejalan dengan semangat Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia dalam memperkuat harmonisasi sosial dan kepedulian terhadap masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Program ini menjadi bukti komitmen perusahaan untuk terus hadir dan peduli terhadap lingkungan sekitar sekaligus menyebarkan kebaikan di bulan penuh berkah. Bagi para relawan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari internalisasi nilai One Pertamina yang memperkuat sinergi dan kebersamaan Perwira Pertamina dalam menjalankan program sosial bagi masyarakat,” ujar Isnandhi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usai diajak berbelanja, peserta SEBARAN 5.0 di Dumai kemudian mengikuti rangkaian kegiatan berbuka puasa bersama di Gedung Balai Pertemuan Sasana Mitra (BPSM) yang berlokasi di Komperta Bukit Datuk. Suasana hangat penuh canda dan tawa anak&#45;anak mengiringi momen kebersamaan tersebut hingga menjelang waktu berbuka lewat permainan yang seru sambil menanti waktu berbuka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan SEBARAN 5.0, Kilang Pertamina Dumai berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh, sekaligus menghadirkan kebahagiaan sederhana yang meninggalkan kesan mendalam bagi anak&#45;anak yatim dan dhuafa di bulan suci Ramadan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/59562195104-sebaran_dumai.jpg"/><pubDate>Wed, 18 Mar 2026 05:50:52 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3386/perwira-pertamina-dumai-berbagi-kebahagiaan-dengan-57-anak-yatim-dan-dhuafa</guid></item><item><title>Kilang Pertamina Dumai Aktifkan Satgas RAFI Jaga Pasokan Energi Jelang Lebaran</title><link>https://bestienews.com/detail/3385/kilang-pertamina-dumai-aktifkan-satgas-rafi-jaga-pasokan-energi-jelang-lebaran</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) secara resmi telah mengaktifkan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 1447 Hijriah untuk memastikan ketersediaan pasokan energi nasional tetap aman dan andal selama periode RAFI 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR Kilang Pertamina Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan aktivasi Satgas RAFI Kilang Pertamina Dumai telah dimulai sejak 9 Maret &amp;nbsp;hingga 1 April 2026 mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pembentukan Satgas RAFI ini adalah wujud komitmen kami dalam melayani masyarakat dengan memberikan dukungan penuh untuk kelancaran aktivitas selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026, baik kegiatan ibadah, mudik, maupun perekonomian,” ujar Tengku Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kesiapsiagaan Satgas RAFI Kilang Pertamina Dumai ini juga merupakan bentuk langkah responsif Pertamina dalam mengantisipasi lonjakan konsumsi energi, seiring dengan meningkatnya kebutuhan energi masyarakat selama periode lebaran dibandingkan dengan hari biasanya. Arus mudik lebaran tahun ini juga diproyeksikan akan berlangsung dalam dua periode yakni pada 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026. Sementara untuk arus balik diperkirakan terjadi pada 24&#45;25 Maret serta 28&#45;29 Maret 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Untuk mengantisipasi hal tersebut, Satgas RAFI akan siaga 24 jam dan dilakukan pemantauan operasional secara intensif demi memastikan operasional kilang tetap andal dan optimal sehingga ketersediaan energi untuk masyarakat tetap terpenuhi. Kesiapan sarfas pendukung dan skema operasional juga telah disiapkan, termasuk pengaturan manpower yang bertugas selama masa libur cuti bersama Idul Fitri tahun ini,” kata Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dia menyampaikan, untuk kesiapan unit kilang saat ini berada pada level 100 persen, baik di unit operasi Kilang Dumai maupun Kilang Sungai Pakning. Untuk target produksi pada Maret 2026, Kilang Pertamina Dumai menyiapkan sekitar 0,35 juta pertalite, solar 2,60 juta barel, dan avtur 0,32 juta barel.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Tidak hanya dari sisi target produksi, kami juga memastikan pengelolaan stok bahan baku dan material pendukung dilakukan secara ketat. Stok bahan kimia dijaga di atas dua bulan, katalis di atas enam bulan, serta material cepat bergerak disiapkan secara khusus selama periode Satgas,” ujar Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk memastikan keamanan serta kelancaran operasional dan proses pendistribusian energi, Kilang Pertamina Dumai juga menggelar Apel Siaga Pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah bersama satuan pengamanan gabungan pada Jumat (13/3) di Lapangan Apel Security Kantor Kuning.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apel siaga tersebut dipimpin langsung oleh General Manager Kilang Pertamina Dumai, Iwan Kurniawan, dan diikuti oleh jajaran manajemen perusahaan serta sekitar 250 tim gabungan pengamanan yang terdiri dari Internal Security Kilang Dumai, unsur TNI, Polres Dumai, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam arahannya, General Manager Kilang Pertamina Dumai Iwan Kurniawan menegaskan bahwa momentum idul fitri identik dengan aktivitas masyarakat dan perubahan pola operasional. “Oleh karena itu, kita harus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, mengingat kilang Dumai merupakan salah satu Obvitnas Strategis yang harus selalu dalam kondisi aman dan terkendali,” ujar Iwan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menekankan tiga hal penting kepada seluruh peserta apel, yakni menjalankan pengamanan sesuai SOP tanpa lengah, memastikan patroli dan pengecekan sarana pengamanan berjalan optimal, serta memperkuat koordinasi dengan stakeholder pengamanan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Tetap jaga profesionalisme, disiplin, dan integritas dalam bertugas. jadikan tugas ini sebagai bentuk pengabdian dan tanggung jawab yang membanggakan. Terimakasih atas dedikasi seluruh personel dalam mendukung keamanan dan kelancaran operasional kilang,” pungkas Iwan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengamanan yang dilakukan Kilang Pertamina Dumai tidak hanya difokuskan pada area kilang dan perkantoran, tetapi juga mencakup kawasan Komperta Bukit Datuk yang memiliki sarana dan fasilitas pendukung operasional, yakni fasilitas air yang berperan penting bagi keandalan operasional kilang.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/15932708318-tinjaukan.jpg"/><pubDate>Sat, 14 Mar 2026 07:46:11 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3385/kilang-pertamina-dumai-aktifkan-satgas-rafi-jaga-pasokan-energi-jelang-lebaran</guid></item></channel></rss>