<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://bestienews.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://bestienews.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>BI Fasilitasi Pelabuhan Penumpang Dumai Jadi Kawasan Non Tunai</title><link>https://bestienews.com/detail/3427/bi-fasilitasi-pelabuhan-penumpang-dumai-jadi-kawasan-non-tunai</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM &lt;/strong&gt;&#45; Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Riau, Pemerintah Kota Dumai, PT Pelindo Regional I Dumai, PT Pelabuhan Dumai Berseri, perbankan dan pelaku usaha meresmikan Pelabuhan Penumpang Dumai sebagai Kawasan Non Tunai. Peresmian ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat ekosistem pembayaran digital yang Cepat, Mudah, Murah, Aman dan Handal (CeMuMuAH), khususnya pada salah satu simpul konektivitas strategis Provinsi Riau yang terhubung langsung dengan Malaysia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelabuhan Penumpang Dumai memiliki peran penting sebagai gerbang mobilitas masyarakat dan wisatawan mancanegara. Posisi Dumai di pesisir timur Sumatera yang berhadapan langsung dengan Selat Malaka didukung oleh rute pelayaran internasional Dumai–Melaka, Dumai–Port Dickson, dan Dumai–Muar. Peran strategis tersebut tercermin dari dominasi wisatawan asal Malaysia sebesar 87% dari total wisatawan mancanegara yang masuk ke Provinsi Riau melalui Pelabuhan Penumpang Dumai tercatat mencapai 15.177 orang atau tumbuh 11,9% secara tahunan pada tahun 2025.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, menyampaikan bahwa implementasi pembayaran non tunai di Pelabuhan Penumpang Dumai merupakan bagian dari upaya memperkuat layanan publik, mendukung efisiensi operasional pelabuhan, serta mendorong aktivitas ekonomi, pariwisata, UMKM, dan mobilitas masyarakat lintas negara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Peluncuran Pelabuhan Penumpang Dumai sebagai Kawasan Non Tunai merupakan bukti nyata sinergi Bank Indonesia, Pemerintah Daerah, Pelindo Regional I Dumai, perbankan, dan pelaku usaha dalam memperkuat ekosistem pembayaran digital di daerah. Melalui implementasi pembayaran non tunai pada gate pass penumpang dan kendaraan serta pembayaran tiket ferry internasional berbasis QRIS Antarnegara, inisiatif ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperluas akseptasi pembayaran digital dan memperkuat peran Dumai sebagai gerbang konektivitas ekonomi Indonesia–Malaysia,” ujar Filianingsih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Digitalisasi pembayaran di Pelabuhan Penumpang Dumai mencakup 3 (tiga) aspek utama, yaitu pembayaran digital pada (1) Gate pass masuk kendaraan, (2) Pembayaran digital pada biaya pas masuk terminal penumpang, serta (3) Pembayaran tiket ferry internasional melalui kanal QRIS yang seluruhnya berbasis QRIS Antarnegara. Dengan demikian, ekosistem pembayaran digital di Pelabuhan Penumpang Dumai diharapkan semakin terintegrasi dari hulu ke hilir dan mampu memberikan pengalaman layanan yang lebih praktis bagi masyarakat maupun wisatawan mancanegara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Sejalan dengan itu, transaksi QRIS Antarnegara di Provinsi Riau juga terus tumbuh positif. Hingga Caturwulan I&#45;2026, nominal transaksi QRIS Antarnegara di Riau tercatat sebesar Rp18,64 Miliar atau meningkat 202% secara tahunan, yang didominasi oleh transaksi inbound dari Malaysia. Pertumbuhan ini mempertegas besarnya potensi Riau sebagai simpul transaksi lintas negara, terutama melalui penguatan kanal pembayaran non tunai di titik&#45;titik strategis seperti Pelabuhan Penumpang Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara lebih luas, QRIS telah menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat ekonomi dan keuangan digital nasional. Hingga Mei 2026, transaksi QRIS secara nasional telah mencapai 10,18 miliar transaksi, menjangkau 64,34 juta pengguna dan 46,60 juta merchant, dengan 93,2% di antaranya merupakan UMKM. Di Provinsi Riau, QRIS telah digunakan oleh lebih dari 1 juta merchant dan 1,2 juta pengguna, dengan volume transaksi mencapai 64,9 juta transaksi hingga Mei 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bank Indonesia memandang QRIS bukan hanya sebagai kanal pembayaran, tetapi juga sebagai pintu masuk bagi pelaku usaha untuk terhubung ke ekosistem ekonomi digital. Melalui pencatatan transaksi secara elektronik, QRIS dapat mendukung peningkatan transaksi, perluasan akses pasar, serta membuka peluang akses layanan keuangan digital bagi UMKM.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peresmian Pelabuhan Penumpang Dumai sebagai Kawasan Non Tunai diharapkan dapat menjadi model perluasan kawasan layanan publik non tunai yang dapat direplikasi di titik&#45;titik strategis lainnya di Provinsi Riau. Melalui sinergi yang berkelanjutan, Riau diharapkan semakin siap menjadi bagian penting dari sistem pembayaran lintas negara yang modern, inklusif dan berdaya &amp;nbsp;saing.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/362838203-pelabuhan.jpg"/><pubDate>Tue, 07 Jul 2026 11:53:00 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3427/bi-fasilitasi-pelabuhan-penumpang-dumai-jadi-kawasan-non-tunai</guid></item><item><title>Kilang Dumai untuk Industri Masa Depan: Green Coke, Jejak Hitam yang Menggerakkan Mobil Listrik</title><link>https://bestienews.com/detail/3426/kilang-dumai-untuk-industri-masa-depan-green-coke-jejak-hitam-yang-menggerakkan-mobil-listrik</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; Dari kejauhan, cerobong&#45;cerobong Kilang Dumai menjulang di tengah lanskap industri pesisir Riau. Di balik hiruk&#45;pikuk pipa baja dan suara mesin yang bekerja tanpa henti, lahir sebuah produk berwarna hitam pekat yang mungkin tak banyak dikenal masyarakat. Namanya Green Coke. Meski tampil sederhana, material berbasis karbon ini justru menjadi salah satu komoditas strategis yang kini diburu berbagai industri dunia, termasuk industri kendaraan listrik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Potensi besar itulah yang membawa Direktur Utama PT Pertamina Petrochemical Trading (Pertachem), Aribawa, berkunjung ke Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai dalam agenda Management Walkthrough (MWT) pada awal Juli 2026. Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan upaya memperkuat sinergi antar&#45;entitas Pertamina Group untuk mengembangkan bisnis petrokimia nasional yang semakin menjanjikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rombongan disambut langsung oleh Pjs. Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Isnandhi Dwi Saputra, beserta jajaran manajemen. Setelah mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai proses bisnis kilang, rombongan diajak meninjau langsung berbagai fasilitas produksi yang menjadi jantung pengolahan minyak bumi di Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di antara beragam produk yang dihasilkan kilang, perhatian tertuju pada Green Coke—produk non&#45;BBM yang kini memiliki nilai ekonomi tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami berharap kunjungan ini menjadi momentum untuk semakin mempererat sinergi di lingkungan Pertamina Group, khususnya dalam mengoptimalkan potensi bisnis petrokimia serta menciptakan nilai tambah dari produk&#45;produk kilang yang kita miliki,&quot; ujar Isnandhi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama ini masyarakat lebih mengenal kilang sebagai tempat memproduksi bahan bakar seperti Avtur atau Pertadex. Namun, di Kilang Dumai, proses pengolahan minyak bumi juga melahirkan Green Petroleum Coke atau Green Coke, yakni residu padat karbon hasil pemanasan lanjutan hidrokarbon pada temperatur tinggi melalui unit Delayed Coker.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Produk inilah yang menjadi salah satu keunggulan Kilang Dumai. Bahkan hingga saat ini, Kilang Dumai menjadi satu&#45;satunya kilang Pertamina di Indonesia yang mampu memproduksi Green Coke secara komersial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keistimewaannya tidak hanya terletak pada kapasitas produksi, tetapi juga kualitasnya. Green Coke produksi Kilang Dumai memiliki kandungan sulfur yang rendah, sekitar 0,5 persen (low sulphur). Karakteristik tersebut membuatnya lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan bakar padat lainnya karena menghasilkan emisi gas rumah kaca yang lebih rendah saat digunakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak heran jika permintaan terhadap Green Coke terus meningkat. Produk ini dimanfaatkan berbagai sektor industri, mulai dari peleburan logam, industri aluminium, hingga menjadi bahan baku pembuatan &lt;strong&gt;artificial graphite anode&lt;/strong&gt;, salah satu komponen utama baterai kendaraan listrik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menariknya, menurut Aribawa, Green Coke dari Kilang Dumai telah masuk ke rantai pasok industri kendaraan listrik global.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Output Green Coke Kilang Dumai salah satunya digunakan untuk industri mobil listrik seperti Tesla. Green Coke saat ini menjadi produk bernilai tinggi yang semakin diminati seiring berkembangnya industri kendaraan listrik di dunia,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pernyataan tersebut memperlihatkan bagaimana sebuah produk yang dihasilkan dari kilang di pesisir Sumatera ternyata memiliki keterkaitan erat dengan transformasi energi global. Dari Dumai, material karbon itu menempuh perjalanan panjang menuju berbagai negara untuk menjadi bagian dari teknologi masa depan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi Pertamina, Green Coke bukan sekadar produk sampingan pengolahan minyak. Kehadirannya merupakan wujud strategi perusahaan dalam meningkatkan nilai tambah melalui hilirisasi migas. Di saat dunia mulai bergerak menuju energi yang lebih bersih, produk&#45;produk petrokimia bernilai tinggi menjadi peluang baru untuk memperkuat daya saing industri nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, kolaborasi antara Kilang Dumai dan PT Pertamina Petrochemical Trading memiliki arti penting. Pertachem berperan membuka akses pasar yang lebih luas sehingga produk&#45;produk petrokimia Pertamina mampu bersaing, baik di pasar domestik maupun internasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aribawa pun mengapresiasi sinergi yang selama ini telah terjalin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Semoga sinergi Pertamina Patra Niaga dan Pertachem terus meningkat ke depannya. Kami siap mendukung pemasaran berbagai produk terbaru dari Kilang Dumai,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem petrokimia nasional sekaligus membuka peluang pasar baru bagi produk&#45;produk unggulan Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di tengah meningkatnya kebutuhan dunia terhadap material pendukung kendaraan listrik dan industri berteknologi tinggi, Green Coke menjadi bukti bahwa inovasi di sektor kilang tidak hanya menghasilkan bahan bakar, tetapi juga menciptakan produk strategis bernilai tinggi yang mampu menopang pertumbuhan industri masa depan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari Kilang Dumai, jejak hitam Green Coke kini melintasi batas negara, menjadi bagian dari rantai pasok global, sekaligus memperlihatkan bahwa hilirisasi migas Indonesia mampu menghadirkan nilai tambah, memperkuat industri nasional, dan mendukung transisi menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/31687611010-green_coke.jpg"/><pubDate>Sat, 04 Jul 2026 19:03:36 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3426/kilang-dumai-untuk-industri-masa-depan-green-coke-jejak-hitam-yang-menggerakkan-mobil-listrik</guid></item><item><title>Puluhan Mahasiswa Siap Jadi Garda Terdepan Literasi Keuangan</title><link>https://bestienews.com/detail/3425/puluhan-mahasiswa-siap-jadi-garda-terdepan-literasi-keuangan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&lt;/strong&gt;&#45; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau terus memperkuat upaya peningkatan literasi keuangan dengan melibatkan kalangan perguruan tinggi. Salah satu langkah yang dilakukan ialah melalui penyelenggaraan Grand Final Pemilihan Duta Literasi Keuangan Provinsi Riau 2026, yang bertujuan mencetak mahasiswa sebagai agen edukasi keuangan bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya memahami produk dan layanan keuangan, tetapi juga aktif mengampanyekan pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak serta meningkatkan kewaspadaan terhadap investasi ilegal dan berbagai bentuk penipuan di sektor jasa keuangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelaksana Tugas Kepala OJK Provinsi Riau, Triyoga Laksito, mengatakan pemilihan Duta Literasi Keuangan bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan proses membentuk figur muda yang mampu menyampaikan edukasi keuangan dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan generasi seusianya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pemilihan Duta Literasi Keuangan tingkat Provinsi Riau tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ketiga. Nantinya, pemenang pertama akan mewakili Provinsi Riau pada kompetisi tingkat nasional di Jakarta,&quot; ujar Triyoga usai Grand Final Duta Literasi Keuangan OJK Riau 2026, Kamis (2/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, mahasiswa dipilih karena memiliki potensi besar sebagai penyebar informasi. Selain aktif di lingkungan kampus, mereka juga dinilai memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik dan mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Triyoga menjelaskan, para finalis yang terpilih tidak berhenti pada proses kompetisi. Mereka akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan sosialisasi dan edukasi yang diselenggarakan OJK bersama pelaku industri jasa keuangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami membutuhkan generasi muda yang mampu menjelaskan berbagai produk dan layanan keuangan dengan bahasa yang mudah dipahami teman&#45;teman seusianya. Dengan begitu, pesan literasi akan lebih efektif diterima masyarakat, khususnya kalangan muda,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia optimistis pendekatan antargenerasi akan membuat edukasi keuangan lebih mudah dipahami dan mendorong lahirnya kebiasaan mengelola keuangan secara sehat sejak dini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, Triyoga menyampaikan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya pengukuran indeks literasi dan inklusi keuangan dilakukan hingga tingkat provinsi. OJK berharap keterlibatan mahasiswa melalui program Duta Literasi Keuangan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan indeks tersebut di Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dunia akademik pun memberikan dukungan terhadap program ini. Rektor UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, Prof. Leny Nofianti, menilai ajang tersebut menjadi media pengembangan kapasitas mahasiswa sekaligus sarana pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi keuangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami hampir setiap tahun mengajak mahasiswa untuk berpartisipasi. Program ini menjadi wadah yang baik untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan, terutama di kalangan generasi muda,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Prof. Leny, mahasiswa memiliki keunggulan dalam memanfaatkan perkembangan teknologi digital dan media sosial sehingga mampu menjangkau masyarakat dengan lebih luas. Ia juga menyebut prestasi mahasiswa UIN Suska Riau yang pernah meraih posisi runner&#45;up pada tingkat nasional menjadi motivasi tersendiri bagi peserta tahun ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Senada dengan itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Riau, Prof. Hermandra, menilai keberadaan Duta Literasi Keuangan sangat penting dalam membangun budaya pengelolaan keuangan yang sehat di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengatakan para duta tidak hanya dibekali pengetahuan mengenai perencanaan keuangan, tetapi juga dipersiapkan menjadi penyampai informasi yang mampu meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai modus kejahatan finansial yang terus berkembang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui program ini, OJK berharap semakin banyak generasi muda yang berperan aktif sebagai penggerak literasi keuangan sehingga masyarakat semakin memahami manfaat penggunaan produk dan layanan jasa keuangan secara aman, bijak, dan bertanggung jawab.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hasil Grand Final Duta Literasi Keuangan OJK Provinsi Riau 2026&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Juara Utama&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Juara I: Surya Darman – Universitas Riau.&lt;br&gt;Juara II: Jeselia Fransiska Br. Gurusinga – Universitas Riau.&lt;br&gt;Juara III: Neldia Zamriati – Universitas Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kategori Khusus&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Duta Terfavorit: Fajrio Dwi Rahmalam – Universitas Islam Riau.&lt;br&gt;Duta Terbaik Media Sosial: Shebrina Zuleyka Versha – Universitas Riau.&lt;br&gt;Duta Terpintar: Aisyah Yulfitri – Universitas Riau.&lt;br&gt;Duta Teraktif: Yoga Adrian Saputra – Universitas Abdurrab.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/81538709358-ojk_mahasiswa.jpg"/><pubDate>Fri, 03 Jul 2026 12:58:02 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3425/puluhan-mahasiswa-siap-jadi-garda-terdepan-literasi-keuangan</guid></item><item><title>BI Buka Karya Riau Bertuah 2026, Pengembangan Ekonomi Kreatif</title><link>https://bestienews.com/detail/3424/bi-buka-karya-riau-bertuah-2026-pengembangan-ekonomi-kreatif</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; Bank Indonesia Riau secara resmi membuka gelaran Karya Riau Bertuah 2026 guna percepatan ekonomi digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gelaran Karya Riau Bertuah (KRB) 2026 resmi dibuka oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta di Aula Lancang Kuning Kantor Bank Indonesia Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembukaan KRB itu dihadiri Asisten Dua Helmi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau Panji Achmad, para undangan dari berbagai instansi pemerintah daerah dan instansi vertikal, serta para pelaku UMKM dan akademisi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Filianingsih menegaskan bahwa penguatan UMKM, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, serta ekonomi dan keuangan syariah merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&quot;Untuk itu, berbagai program diinisiasi Bank Indonesia Provinsi Riau melalui Karya Riau Bertuah dalam memperkuat kapasitas UMKM sekaligus mendorong transformasi ekonomi daerah yang lebih berdaya saing,&quot; ujar Filianingsih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mengambil tema &apos;Harmoni Khazanah Bumi Lancang Kuning&apos;, KRB dimaksudkan sebagai wujud kontribusi Bank Indonesia Provinsi Riau dalam pengembangan ekonomi di Provinsi Riau secara sinergis dan terintegrasi, khususnya di sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta Ekonomi Digitalisasi Sistem Pembayaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Filianingsih Hendarta menjelaskan bahwa sejalan dengan transformasi ekonomi dan keuangan digital nasional, Bank Indonesia terus memperkuat digitalisasi sistem pembayaran melalui implementasi QRIS sebagai salah satu pilar utama ekosistem pembayaran digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dengan target nasional pada 2026 mencapai 17 miliar transaksi, 70 juta pengguna, dan 47 juta merchant QRIS, berbagai inisiatif yang dijalankan Bank Indonesia Provinsi Riau menjadi wujud komitmen bersama para pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem pembayaran digital yang inklusif, efisien, dan mampu mendukung akselerasi transformasi serta pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau secara berkelanjutan,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau Panji Achmad dalam laporannya menyampaikan Event KRB 2026 akan dimeriahkan oleh sejumlah rangkaian acara, selain pameran produk UMKM binaan Bank Indonesia seperti food, fashion, dan craft dengan jumlah UMKM yang berpartisipasi yaitu sebanyak 50 UMKM yang berasal dari berbagai daerah di Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Terdapat juga berbagai talk show pengembangan UMKM, edukasi kebanksentralan yang berisi materi tentang QRIS, Perlindungan Konsumen, serta Cinta Bangga dan Paham Rupiah,&quot; ujar Panji.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terdapat juga kampanye olahan pangan lokal melalui live cooking serta berbagai kompetisi yang menarik yaitu Kompetisi Barista atau Coffeetition dan Kompetisi Membatik Khas Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai bentuk akselerasi digitalisasi sistem pembayaran di Riau, pada kegiatan ini juga dicanangkan &apos;Provinsi Riau Siap QRIS Tap&apos; yang akan diaktivasi di berbagai lokasi di Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Plt Gubernur Riau yang diwakilkan oleh Asisten II Sekretarian Daerah Provinsi Riau dalam pidatonya mengapresiasi penyelenggaraan KRB 2026 sebagai langkah Bank Indonesia untuk terus meningkatkan kontribusinya dalam membangun ekonomi Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gelaran KRB 2026 merefleksikan semangat kolaborasi yang memberi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk bersinergi mengembangkan ekonomi kreatif sebagai alternatif sumber pertumbuhan baru dengan tetap melibatkan dan menjaga kelestarian budaya lokal, begitu juga di bidang sistem pembayaran, Pemprov Riau sangat merasakan peran Bank Indonesia Provinsi Riau dalam meningkatkan efisiensi transaksi melalui digitalisasi sistem pembayaran dan elektronifikasi transaksi Pemerintah Daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;KRB 2026 akan berlangsung selama 6 (enam) hari mulai tanggal 30 Juni sampai dengan 5 Juli 2026 di Mall Living World Pekanbaru dan akan diisi berbagai rangkaian kegiatan mulai dari Pameran Produk UMKM, Perlombaan dan berbagai acara menarik lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/15755350027-bi_kepala.jpg"/><pubDate>Wed, 01 Jul 2026 22:51:14 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3424/bi-buka-karya-riau-bertuah-2026-pengembangan-ekonomi-kreatif</guid></item><item><title>PHR dan Komisi III DPRD Riau Perkuat Sinergi Pemulihan Lingkungan</title><link>https://bestienews.com/detail/3423/phr-dan-komisi-iii-dprd-riau-perkuat-sinergi-pemulihan-lingkungan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; Komisi III DPRD Provinsi Riau bersama PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) melakukan peninjauan lapangan terkait progres pemulihan Tanah Terkontaminasi Minyak (TTM) di area operasi WK Rokan hari ini. Kunjungan ini merupakan langkah sinergi strategis untuk memastikan pengerjaan proyek lingkungan ini memenuhi baku mutu ekologis sekaligus menjadi katalisator bagi pengembangan potensi ekonomi daerah di wilayah operasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi DPRD Riau, pengawasan langsung di lokasi ini menunjukkan fungsi legislatif dalam memastikan proyek strategis memberikan multiplier effect yang nyata bagi Provinsi Riau. Dengan memastikan pemulihan lahan berjalan optimal, DPRD mendukung lahan tersebut kembali menjadi aset produktif bagi kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan visi pembangunan ekonomi berkelanjutan di daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Komisi III DPRD Riau, H. Edi Basri, menyampaikan &quot;DPRD Riau berkomitmen mengawal keberhasilan program pemulihan lingkungan ini. Kami melihat kesungguhan PHR dalam menjalankan roadmap pemulihan hingga 2030. Sinergi ini akan kami perkuat agar setiap kendala di lapangan teratasi secara kolaboratif, sehingga target pemulihan lahan mencapai sasaran lingkungan sekaligus membawa nilai tambah keekonomian yang signifikan bagi masyarakat Riau.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;VP Remediation &amp;amp; Asset Retirement PHR, Ovulandra Wisnu Widyastho, menegaskan nilai strategis kolaborasi ini. “Kunjungan ini memperkuat transparansi kami kepada mitra kerja di DPRD Riau. Penanganan TTM merupakan mandat negara melalui SKK Migas untuk menuntaskan tanggung jawab pemulihan lingkungan di Wilayah Kerja Rokan.”&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ovu menambahkan, hingga saat ini 20 lokasi telah selesai dipulihkan, sementara 43 lokasi lainnya berjalan aktif. “Kami terus memastikan seluruh proses ini berjalan selaras dengan standar lingkungan yang tinggi, guna menjaga operasional migas tetap menjadi penggerak ekonomi utama di Provinsi Riau”, tegasnya.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;br&gt;Hingga saat ini, PHR telah mengajukan 100 dokumen Rencana Pemulihan Fungsi Lingkungan Hidup (RPFLH) kepada Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Seluruh tahapan pengerjaan di lapangan dilakukan dengan pengawasan ketat, baik dari sisi teknis maupun prosedur pengadaan yang mengacu pada Pedoman Tata Kerja (PTK) 007 SKK Migas. PHR dan DPRD Riau sepakat untuk terus mengedepankan koordinasi intensif guna memastikan keberlanjutan program, keterlibatan potensi ekonomi lokal, serta kepatuhan penuh terhadap prinsip&#45;prinsip Good Corporate Governance.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/21797547726-remediasi.jpg"/><pubDate>Wed, 01 Jul 2026 18:55:52 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3423/phr-dan-komisi-iii-dprd-riau-perkuat-sinergi-pemulihan-lingkungan</guid></item><item><title>OJK  Riau Pilih Mahasiswa Jadi Duta Edukasi Keuangan</title><link>https://bestienews.com/detail/3422/ojk--riau-pilih-mahasiswa-jadi-duta-edukasi-keuangan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau pilih puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi setempat untuk dijadikan duta edukasi keuangan.Bootcamp diikuti oleh 20 mahasiswa terpilih dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Riau yang telah melalui proses seleksi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upaya ini dilakukan untuk terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan melalui penyelenggaraan Bootcamp Duta Literasi Keuangan Tahun 2026 di Kampar, Selasa (30/06) sebagai bagian dari rangkaian Bulan Literasi Keuangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program ini merupakan upaya strategis OJK dalam mencetak generasi muda yang cakap finansial, berintegritas, serta mampu menjadi agen perubahan dalam menyebarluaskan edukasi keuangan kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang diselenggarakan di Hotel Labersa, Kampar, pada Selasa tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala OJK Provinsi Riau yang diwakili Kepala Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, Keuangan Daerah, dan Layanan Manajemen Strategis (LMSt), Yunita Andriani.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program yang memasuki penyelenggaraan batch ketiga ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan mahasiswa mengenai literasi dan inklusi keuangan, khususnya keuangan digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, program ini juga mempersiapkan mahasiswa menjadi duta edukasi keuangan (multiplier agent) yang mampu mendorong penggunaan produk dan layanan jasa keuangan secara aman, bijak, dan bertanggung jawab, sekaligus berperan sebagai agen perubahan dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Yunita Andriani menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang semakin cerdas secara finansial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Di tengah semakin mudahnya akses terhadap layanan keuangan dan maraknya penawaran investasi maupun pinjaman online ilegal yang menjanjikan keuntungan instan, generasi muda perlu memiliki literasi keuangan yang memadai agar mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak dan terhindar dari berbagai risiko,&quot; ujar Yunita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut, Yunita menekankan bahwa integritas merupakan fondasi utama yang harus dimiliki generasi muda dalam menghadapi derasnya arus informasi dan perkembangan layanan keuangan digital. Hal tersebut menjadi semakin relevan mengingat kelompok usia 18–25 tahun, yang didominasi mahasiswa, merupakan salah satu kelompok masyarakat yang paling aktif memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama bootcamp, para peserta memperoleh pembekalan mengenai literasi dan inklusi keuangan, industri jasa keuangan, keterampilan public speaking, serta pembuatan konten edukasi digital. Pembekalan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas peserta untuk menjadi perpanjangan tangan OJK dalam menyampaikan edukasi keuangan yang mudah dipahami dan menjangkau lebih banyak masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program ini juga merupakan bagian dari dukungan OJK terhadap Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang bertujuan mempercepat peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui pembentukan dua juta Duta Literasi Keuangan di seluruh Indonesia. Mahasiswa menjadi salah satu segmen prioritas yang diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi keuangan secara berkelanjutan kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui penyelenggaraan Bootcamp Duta Literasi Keuangan Tahun 2026, OJK Provinsi Riau berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan yang aktif mengedukasi masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang sehat, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk aktivitas keuangan ilegal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ke depan, OJK Provinsi Riau akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, pelaku usaha jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan, sehingga masyarakat semakin cakap dalam mengelola keuangan serta mampu memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan secara aman, bijak, dan bertanggung jawab.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/5710447268-pilih.jpg"/><pubDate>Wed, 01 Jul 2026 18:48:09 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3422/ojk--riau-pilih-mahasiswa-jadi-duta-edukasi-keuangan</guid></item><item><title>Sebanyak 27 Barista Riau Ikut Brewers Cup Competition Kopi Liberika</title><link>https://bestienews.com/detail/3421/sebanyak-27-barista-riau-ikut-brewers-cup-competition-kopi-liberika</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; Alamsyah tampak yakin dengan cara ia menyeduh biji kopi yang disediakan panitia, cuma butuh Waktu 5 menit bijih kopi Liberika sudah tersaji pada cangkir bertakaran 150 cc.&lt;br&gt;Bagi dia menang atau kalah tidak masalah, yang penting ingin memeriahkan acara dan bisa bertukar pengalaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Walau saya belum berhasil pada babak penyisihan ini namun bangga karena bisa ikut pada acara yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) Riau, ini menambah pengalaman saya,&quot; kata Alamsyah pada acara Brewers Cup Competition di ajang Karya Riau bertuah, Rabu (1/7/2026) di Living Word.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dia salah satu dari 27 peserta lomba yang datang dari Siak, dengan mengandalkan teknik&lt;br&gt;Aeropress saat menyeduh kopi, ia berharap bisa unggul dari pesaing lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Harapan saya kompetisi seperti ini lebih terbuka luas pesertanya bukan saja barista akan tetapi bisa pencinta kopi,&quot; harapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu Hafidh Amrullah, Kepala Tim Implementasi KEKDA KPw Bank Indonesia Provinsi Riau menyatakan, Bank Inonesia melakukan kegiatan Karya Riau di Living World Pekanbaru mulai 30 Juni hingga 5 Juli 2026. Ini ajang tahunan guna pengembangan UMKM dan digitalisasi sistem pembayaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengunjung mall dapat menikmati berbagai agenda, mulai dari pameran produk UMKM sektor kuliner, wastra (fesyen), kriya, hingga pojok kopi yang menampilkan beragam olahan kopi lokal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Hari ini rangkaian kegiatan mengusung tema &quot;Riau Berkopi&quot; dengan agenda utama Brewers Cup Competition, yakni kompetisi bagi barista lokal dalam mengolah kopi Liberika khas Riau menjadi sajian terbaik,&quot; kata Hafidh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan lewat ajang ini barista &#45; barista lokal Riau bisa memperoleh pengalaman bagaimana mengolah kopi Liberika. Selain itu, BI juga mencoba memperkenalkan dan mengangkat kopi liberika ini kepada masyarakat luas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;BI juga mengundang pengusaha kopi Liberika Excel wonosalam dari Jombang Jawa Timur, ini penting bagi pelaku pengembangan kopi liberika di Riau untuk bisa membandingkan, sebetulnya posisi mereka saat ini dalam hal pengembangan itu sampai mana atau seperti apa dibandingkan dengan pengembangan yang ada di luar sana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Karena tadi kami sempat ngobrol&#45;ngobrol juga dengan nara sumbernya bahwa kalau di sini misalnya kopi liberika itu dijual 1 kilo di harga enggak sampai Rp200.000 di sana sudah bisa menjual 1 kilo tuh di harga mulai dari Rp500.000 per kilo paling mahal itu Rp650.000,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jadi memang nilai tambahnya sudah sangat tinggi sekali di Jombang, sehingga BI berharap juga melalui event&#45;event ini bagaimana caranya teman&#45;teman pelaku kopi liberika di Riau juga bisa melangkah ke arah yang seperti itu sehingga mereka juga bisa mendapatkan nilai tambah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan dari lomba&#45;lomba seperti ini BI ingin mengenalkan kopi lokal sebagai bagian dari upaya pengembangan potensi ekonomi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami juga merasa terpanggil untuk bisa terlibat mendorong UMKM dan dengan mengkompetisikan kopi itu. Ternyata kompetisi itu berpengaruh juga terhadap harga kopi, karena ketika kopi&#45;kopi itu tadi dikompetisikan ini jadi punya nilai jual, ini loh kopi yang menang kompetisi di sana gitu. Kemudian Karena dia sudah punya branding dia punya punya nama akhirnya itulah yang ikut mendorong nilai jual si kopinya itu sendiri,&quot; tambahnya.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/68130542960-liberika_barista.jpg"/><pubDate>Wed, 01 Jul 2026 18:26:37 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3421/sebanyak-27-barista-riau-ikut-brewers-cup-competition-kopi-liberika</guid></item><item><title>Politeknik Negeri Medan  Kunjungi Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai</title><link>https://bestienews.com/detail/3420/politeknik-negeri-medan--kunjungi-pertamina-patra-niaga-kilang-dumai</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; &amp;nbsp;Kilang Pertamina Dumai mengajak 73 rombongan mahasiswa dan dosen pendamping dari Politeknik Negeri Medan belajar langsung terkait &amp;nbsp;bisnis hilir Migas dan aspek safety Rabu (24/6). Kunjungan yang dimulai dari overview Kilang Dumai meliputi sejarah Kilang Dumai, Kilang Sungai Pakning, dan Kilang Pangkalan Brandan, sumber crude oil (minyak mentah) yang digunakan, proses penerimaan dan pengolahan crude oil menjadi berbagai produk bernilai tinggi, hingga proses pendistribusian produk kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai proses bisnis energi di Indonesia, khususnya yang dijalankan oleh Pertamina terus digiatkan oleh PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai). Melalui program kunjungan industri, Kilang Dumai memberikan kesempatan kepada pelajar, mahasiswa, dan kalangan akademisi untuk memahami lebih dekat industri hilir migas serta peran strategis kilang dalam mendukung ketahanan energi nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemaparan materi dijelaskan langsung oleh engineering Kilang Dumai dari Fungsi Process Safety Engineering Development sebagai bagian dari proses transfer knowledge dan berbagi pengalaman praktis kepada dunia akademik mengenai operasional kilang. Kegiatan berlangsung di HSSE Demoroom Kilang Dumai,yang merupakan fasilitas edukasi bagi pelajar, mahasiswa, akademisi, dan masyarakat yang melakukan kunjungan industri. Dalam sesi ini mahasiswa juga diajak memahami penerapan dan pengelolaan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai budaya kerja yang menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini berlangsung interaktif ditandai dengan aktifnya para peserta mengajukan pertanyaan menarik kepada para pemateri terkait materi&#45;materi yang dijelaskan. Tak hanya itu, penerapan aspek HSSE yang berlaku ketat di Kilang Dumai turut mendapatkan perhatian dan motivasi bagi salah satu peserta yang bercita&#45;cita menjadi seorang ahli K3. Horas Supriadi, mengaku senang mendapatkan kesempatan istimewa bisa berkunjung dan belajar langsung di Kilang Dumai, khususnya mengenai pelaksanaan K3 di Kilang Dumai. “Kami sangat senang bisa kesini, karena ga semua orang bisa hadir kesini untuk belajar pemahaman langsung tentang dunia kerja. Kami mengucapkan terimakasih yang sangat besar untuk Pertamina RU Dumai” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum menyampaikan &amp;nbsp;bahwa kegiatan kunjungan industri yang dilaksanakan berkelanjutan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk belajar langsung dengan profesional dibidangnya serta menjadi bagi gambaran nyata bagi mereka yang nantinya memiliki minat pendidikan dan meniti karir disektor &amp;nbsp;industri migas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kunjungan industri ini menjadi dukungan kami bagi generasi masa depan bangsa yang unggul, kompeten dan berdaya saing sebagai talenta terbaik untuk kemajuan sektor migas nasional di masa depan. Kami harap kegiatan ini dapat memberikan ilmu, memperkaya wawasan, dan pengalaman belajar lapangan mahasiswa,” ujar Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam tiga tahun terakhir, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai telah mengedukasi lebih dari 20 sekolah maupun universitas yang berkunjung dengan agenda kunjungan industri. Antusiasme tersebut tidak hanya datang dari institusi pendidikan dalam negeri, tetapi juga dari kalangan akademisi internasional. Pada 10 Juni 2026, 24 rombongan mahasiswa Universiti Malaysia Kelantan bersama KADIN Dumai juga Pada 10 Juni 2026, sebanyak 24 mahasiswa dan dosen Universiti Malaysia Kelantan bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Dumai melakukan kunjungan industri dalam rangka Program Mobiliti Antarabangsa Accountants Beyond Borders 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan ini, mereka dijelaskan hal serupa serta meliputi paparan terkait implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan Kilang Pertamina Dumai sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dosen Pembimbing Universiti Malaysia Kelantan, Mohammed Rahman mengapresiasi dukungan penuh yang diberikan oleh Pertamina Kilang Dumai untuk mahasiswa. Menurutnya kegiatan ini turut mempererat hubungan dua negara antara Indonesia dan Malaysia, baik di sektor pendidikan, industri maupun komunitas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui sinergi program kunjungan industri ini, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai berharap dapat terus meningkatkan literasi masyarakat mengenai industri hilir migas, memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan, serta menginspirasi lahirnya talenta&#45;talenta baru di dunia migas yang kompeten dan siap berkontribusi dalam mendukung ketahanan energi nasional. Inisiatif ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDG&apos;s), khususnya poin ke&#45;4 yaitu pendidikan berkualitas&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/73037352194-kunjungi.jpg"/><pubDate>Wed, 01 Jul 2026 06:20:41 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3420/politeknik-negeri-medan--kunjungi-pertamina-patra-niaga-kilang-dumai</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Sabet 3 Juara di APQ Awards 2026</title><link>https://bestienews.com/detail/3419/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-sabet-3-juara-di-apq-awards-2026</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt; Inovasi&#45;inovasi yang terus lahir dari gagasan kreatif dan tangan&#45;tangan tangguh pekerja PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Tiga inovasi terbaik Kilang Pertamina Dumai berhasil menyabet satu penghargaan Platinum dan dua penghargaan Gold di ajang Annual Pertamina Quality (APQ) Awards 2026 yang diselenggarakan di Ballroom Grha Pertamina, Jakarta Pusat pada Senin (15/6).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penghargaan ini menjadi bukti budaya inovasi dan perbaikan berkelanjutan yang dijalankan melalui pekerja lintas fungsi yang tergabung dalam gugus (kelompok) inovasi telah mengakar kuat di lingkungan kerja Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai. Inovasi yang dihadirkan tidak hanya menjadi solusi untuk menjawab tantangan operasional, tetapi juga menciptakan nilai tambah, mendorong efisiensi serta mendukung transformasi bisnis dan keberlanjutan Perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penghargaan platinum berhasil diraih oleh gugus PC&#45;Prove Sigma yang beranggotakan Harry Fitrian Nando, William Hartanto, Ismannur, Ranu Fauzan, Abdullah Adib, Maulana Harun Ar Rasyid, Rendra Pratama, dan Muhammad Azmi Burhan. Penghargaan ini suskes dicapai berkat inovasi yang berhasil meningkatkan keandalan peralatan kritis serta mendukung transformasi digital operasi kilang dengan pendekatan prediktif berbasis kecerdasan buatan Artificial Intelligence (AI).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, raihan penghargaan gold yang pertama diraih oleh gugus PC&#45;Prove Nusantara melalui inovasi yang berhasil meningkatkan kesiapan operasi unit H2 Plant sekaligus menjaga keberlangsungan produksi produk bernilai tinggi selama pelaksanaan pekerjaan perbaikan. Gugus ini beranggotakan tujuh orang inovator, yaitu &amp;nbsp;Arditya Raharja, Akbar Putra Jhonem, Ardi Esdiyanto, Indra Harapan Situmorang, Efriyadi, Muhammad Alfi Verenando, Edward Cantona Taufan, dan Rizky Amanda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya, penghargaan gold lainnya berhasil diraih oleh gugus RT&#45;Prove Rocker 5.0 yang diinisiasi oleh Aries Arthanto, Sendy Pujiatmoko, Saeful Sampe, Hadhiansyah Ilhami, Muchammad Ravi, Hafizi Tolanda El Hadidhy, Dufianda Asyari, dan Novi Lestu. Raihan juara tersebut diperoleh berkat inovasi RT&#45;Prove Rocker 5.0 yang memberikan kontribusi dalam meningkatkan fleksibilitas operasi dan optimalisasi pengolahan bahan baku alternatif di unit hydrocracker kilang,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketiga inovasi tersebut merupakan inovasi terbaik Kilang Dumai dari ratusan inovasi yang dihadirkan pekerja yang telah melewati seluruh serangkaian proses seleksi, pengujian dan penilaian berjenjang melalui program Continuous Improvement Program (CIP) yang dijalankan setiap tahunnya. Beragam inovasi yang diciptakan tidak hanya menjawab kondisi tantangan aspek operasional, tetapi juga mendukung aspek non operasional, termasuk penguatan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) hingga program Corporate Sustainability Development (CSR) Perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manager Human Capital PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Kaswir menjelaskan bahwan inovasi yang dikembangkan tidak lagi hanya berfokus pada efisiensi biaya, tetapi juga pada peningkatan keandalan operasi, keselamatan kerja, keberlanjutan lingkungan, dan pengembangan kompetensi pekerja. Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota gugus yang telah mengharumkan nama Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai di tingkat Pertamina Group.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Terimakasih kepada seluruh Perwira Kilang Dumai dan Kilang Sungai Pakning atas kontribusi dan kerja keras memberikan yang terbaik untuk Perusahaan. Pencapaian ini menunjukkan kualitas sumber daya manusia Kilang Dumai yang unggul, adaptif, dan memiliki semangat pembelajaran yang tinggi. Kami akan terus mendorong terciptanya ekosistem kerja yang mendukung lahirnya ide&#45;ide kreatif dan inovatif untuk menjawab tantangan bisnis yang semakin dinamis,” ujar Kaswir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, keberhasilan para inovator juga membuktikan bahwa investasi perusahaan dalam pengembangan kompetensi dan budaya inovasi memberikan hasil yang nyata.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mengusung tema “Elevating Talent, Accelerating Innovation, Delivering Enterprise Value”, penyelenggaraan APQ Awards yang sudah memasuki tahun ke&#45;16 ini berfokus pada penguatan budaya inovasi, keberlanjutan, transformasi digital, serta penciptaan nilai perusahaan melalui implementasi inovasi yang berdampak nyata. APQ Award hadir sebagai wadah bagi para inovator Pertamina untuk mempresentasikan berbagai terobosan, implementasi praktik terbaik, dan budaya continuous improvement yang memberikan nilai tambah bagi perusahaan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum menegaskan bahwa inovasi&#45;inovasi yang lahir dan terus dikembangkan di Pertamina Kilang Dumai mencerminkan komitmen serius Perusahaan dalam upaya perbaikan berkelanjutan guna meningkatkan keandalan operasi sekaligus memperkuat pengembangan kapabilitas para pekerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Capaian ini mencerminkan inovasi di Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai lahir dari Kolaborasi seluruh Perwira,coach, fasilitator, tim juri &amp;nbsp;maupun tim support yang adaptif dengan tantangan operasional dan dinamika industri migas hari ini. Kedepan, kami akan terus &amp;nbsp;melahirkan terobosan inovasi lainnya yang semakin berdampak untuk peningkatan kinerja perusahaan sertaserta mendukung kontribusi Pertamina dalam menjaga ketahanan energi dan pembangunan nasional,” tutup Muhammad Rum.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/30757050249-aps.jpg"/><pubDate>Fri, 26 Jun 2026 08:54:37 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3419/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-sabet-3-juara-di-apq-awards-2026</guid></item><item><title>PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Berbagi  Untuk Anak  dan Lansia Dhuafa Kurang Mampu</title><link>https://bestienews.com/detail/3418/pwp-pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-berbagi--untuk-anak--dan-lansia-dhuafa-kurang-mampu</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt; &amp;nbsp;Persatuan Wanita Patra (PWP) Tingkat Wilayah PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) ke&#45;26 dengan menghadirkan inisiatif dan kepedulian yang berdampak kepada masyarakat di Kota Dumai. Kepedulian tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan sosial senilai Rp 64.080.000 berupa santunan pada lansia dhuafa serta paket sembako, dan bantuan pendidikan bagi anak&#45;anak kurang mampu di Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mengusung tema “Wanita Patra Peduli, Menjaga Bumi Tetap Berenergi”, peringatan HUT ke&#45;26 menjadi momentum bagi PWP untuk terus menebarkan energi kebaikan kepada masyarakat. Tema tersebut merefleksikan peran perempuan dan ibu sebagai sumber energi pertama dalam kehidupan yang menanamkan nilai&#45;nilai kebaikan, kepedulian, dan ketangguhan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.Kegiatan tersebut diselenggarakan di Balai Pertemuan Sasana Mitra (BPSM), Komperta Bukit Datuk, pada Rabu (17/6).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua PWP Tingkat Wilayah PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Melati Iwan Kurniawan, mengatakan bahwa usia 26 tahun bukanlah perjalanan yang singkat, melainkan rangkaian panjang pengabdian, persahabatan, kepedulian, dan semangat untuk terus tumbuh bersama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ada begitu banyak perempuan yang telah mewarnai perjalanan organisasi ini dengan ketulusan, dedikasi, dan cinta. Sebagai bagian dari keluarga besar Pertamina, kami memahami bahwa energi adalah penggerak kehidupan dan pembangunan bangsa. Namun, ada energi lain yang tidak kalah penting, yaitu energi yang tumbuh dari keluarga melalui nilai&#45;nilai yang ditanamkan seorang ibu, doa&#45;doa yang dipanjatkan, serta dukungan tulus yang memungkinkan setiap anggota keluarga bertumbuh dan berkarya,&quot; ujar Melati.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, 26 tahun bukan sekadar hitungan usia yang sebentar, namun dibalik itu telah banyak pengabdian dan kepedulian yang terus ditorehkan dari waktu ke waktu. Karena itu, Persatuan Wanita Patra harus terus menjadi ruang untuk bertumbuh bersama. Menjadi wadah yang memperkuat persaudaraan, memperluas wawasan, meningkatkan kapasitas diri, dan meghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Area Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan &amp;nbsp;bahwa aksi nyata PWP pada &amp;nbsp;perayaan HUT ke&#45;26 ini menunjukkan penguatan komitmen Kilang Pertamina Dumai dalam menghadirkan manfaat dan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Inisiatif Persatuan Wanita Patra yang terus berkelanjutan ini merupakan wujud nyata kehadiran Pertamina di tengah masyarakat dalam mendukung pembangunan sosial di seluruh wilayah operasi Perusahaan. Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi para penerima manfaat, khususnya anak&#45;anak, sehingga dapat mendukung mereka untuk terus belajar untuk meraih cita&#45;cita,” pungkas Muhammad Rum.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/27792663742-anak_dan_lansia.jpg"/><pubDate>Tue, 23 Jun 2026 19:18:23 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3418/pwp-pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-berbagi--untuk-anak--dan-lansia-dhuafa-kurang-mampu</guid></item><item><title>Kilang Dumai Salurkan Kepedulian Melalui Program Pertamina Berkah di Tiga Wilayah Operasi Berbeda</title><link>https://bestienews.com/detail/3417/kilang-dumai-salurkan-kepedulian-melalui-program-pertamina-berkah-di-tiga-wilayah-operasi-berbeda</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45; &lt;/strong&gt;PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) melalui program Pertamina Berkah kembali menghadirkan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan dengan menyalurkan santunan dengan total Rp 50 Juta kepada anak&#45;anak yatim, dhuafa, dan disabilitas lintas agama yang ada di sekitar wilayah operasional perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh unit operasi Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai pada Jumat (19/6), yang disalurkan kepada lima penerima manfaat meliputi Panti Asuhan Al&#45;Barkah, Panti Asuhan Doa Ayah Ibu dan Yayasan Prayoga di Kota Dumai, Masjid Al&#45;Muhtadin Sungai Selari di Sungai Pakning dan Panti Asuhan Darul Yatama di wilayah Pangkalan Brandan, Sumatera Utara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan bahwa program Pertamina Berkah merupakan bentuk kepedulian serta komitmen berkelanjutan perusahaan hadir di tengah masyarakat dan menghadirkan dampak langsung serta memberikan dukungan dan kasih sayang kepada anak&#45;anak yatim dan sahabat disabilitas dari berbagai latar belakang agama. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami menyadari di setiap kelancaran dan keandalan operasional kilang adalah buah dari doa dan dukungan yang diberikan oleh seluruh masyarakat. Melalui kegiatan ini, dapat mendukung anak&#45;anak tumbuh dan belajar meraih masa depannya. Kegiatan ini juga harapannya dapat menciptakan ruang dan kebersamaan untuk saling bergotong royong membantu sesama serta saling menghormati antar umat beragama dan komunitas,” ujar Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Pjs. Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Isnandhi Dwi Saputra yang membuka kegiatan di Masjid Al&#45;Muhajirin, Komperta Bukit Datuk mengatakan bertemakan “Melayani Sepenuh Hati“ Program Pertamina Berkah merupakan wujud komitmen perusahaan untuk terus hadir dan memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional lewat kepedulian sosial. “Kegiatan ini serentak dilaksanakan serentak diseluruh wilayah operasi Pertamina. Kegiatan ini bukan hanya tentang memberikan bantuan materi tapi juga bagaimana kita mempererat tali silaturahmi menumbuhkan rasa kepedulian dan berbagi kebahagiaan dengan sesama. Melalui kegiatan ini, kita diingatkan selalu bahwa setiap rezeki yang kita miliki terdapat hak saudara&#45;saudara kita yang membutuhkan,” ujar Isnandhi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan operasional kilang dan seluruh pekerja agar diberikan kesehatan keselamatan dan perlindungan dalam menjalankan amanahnya. “Semoga operasional kilang terus berjalan aman, andal, lancar sehingga mampu mendukung produksi dan memastikan penyaluran BBM bagi masyarakat,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam momentum Jumat Berkah dan pelaksanaan salat Jumat bersama, Pertamina juga membagikan 500 nasi kotak kepada anak&#45;anak dan jamaah masjid sebagai bagian dari rangkaian kegiatan sosial tersebut. Program Pertamina Berkah ini menjadi wujud nyata komitmen perusahaan menjalankan operasi andal untuk menghadirkan manfaat keberlanjutan energi serta mengakselerasikan implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan secara berkelanjutan dengan tata kelola yang baik (Good Corporate Governance atau GCG).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertamina dalam menjalankan operasionalnya dengan melayani sepenuh hati kepada masyarakat tentunya membutuhkan dukungan dan doa dari masyarakat khususnya para anak yatim, dhuafa, dan sahabat disabilitas. Penyaluran santunan lintas agama ini juga mencerminkan bahwa Pertamina senantiasa menjunjung nilai&#45;nilai keberagaman, toleransi, dan kebersamaan sebagai bagian dari upaya menciptakan hubungan harmonis dengan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Santunan yang diberikan tersebut mendapat sambutan positif &amp;nbsp;seluruh penerima terpancar dari senyuman hangat ratusan anak&#45;anak yatim dan dhuafa. Salah satu penerima manfaat, Ratna Tarigan Perwakilan Koordinator Wilayah Dumai Yayasan Prayoga meyampaikan apresiasi atas kepedulian sosial Pertamina. “Sungguh luar biasa, kasih Tuhan hari ini yang diberikan pada Yayasan Prayoga Dumai. Sampai tersentuh hati kami, semoga Pertamina semakin jaya dan semakin bagus dalam membantu pertumbuhan kota Dumai,” pungkas Ratna.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui Program Pertamina Berkah, Pertamina Patra Niaga Refinery Kilang Dumai berharap dapat terus menebarkan energi dan kepedulian sosial, memperkuat hubungan yang harmonis dengan masyarakat, serta menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan sosial di sekitar wilayah operasional perusahaan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/78760866426-bantuan_beras.jpg"/><pubDate>Mon, 22 Jun 2026 11:23:59 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3417/kilang-dumai-salurkan-kepedulian-melalui-program-pertamina-berkah-di-tiga-wilayah-operasi-berbeda</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Lakukan Aksi Penghijauan di Dua Tempat</title><link>https://bestienews.com/detail/3416/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-lakukan-aksi-penghijauan-di-dua-tempat</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; Dalam rangka Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, &amp;nbsp;PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) mengambil peran nyata dalam aksi penghijauan lingkungan lewat aksi penanaman pohon di sekitaran kawasan Stadion Wan Dahlan, Kota Dumai pada Sabtu (6/7) dan di pekarangan kantor Pertamina Kilang Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan penanaman di Stadion Utama Wan Dahlan diinisiasi oleh Forum Masyarakat Peduli Lingkungan (FORMAPEL) Kota Dumai yang melibatkan berbagai unsur pemerintah, komunitas lingkungan, perusahaan, serta masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mengusung tema “Hijaukan Bumi Bersih Kotaku Menuju Dumai Asri”, kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan fungsi dan kualitas salah satu ruang terbuka hijau tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai turut berkontribusi menyukseskan kegiatan sekaligus memberikan dukungan 500 bibit pohon Tabebuya yang ditanam oleh seluruh peserta. Bibit pohon yang diberikan terdapat lima jenis, yakni &amp;nbsp;Tabebuya, Mahoni, Trembesi, Ketapang Kencana, dan Bintaro. Kelima bibit pohon tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis melalui peningkatan kualitas udara, penyerapan emisi karbon, serta menciptakan lingkungan yang lebih teduh dan nyaman bagi masyarakat sehingga cocok dengan karakter iklim di Dumai yang cenderung panas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan bahwa partisipasi Kilang Dumai dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata Perusahaan dalam mendukung gerakan aksi pelestarian lingkungan yang ada di Kota Dumai, baik oleh pemangku kepentingan maupun elemen masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kegiatan seperti ini penting dan sangat kita dukung, karena ini berimplikasi pada upaya langkah kita dalam menjawab tantangan perubahan iklim hari ini untuk masa depan generasi mendatang. Pada akhirnya ini tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tapi juga menjadi contoh dan motivasi bagi kita semua, termasuk anak&#45;anak untuk semakin peduli dengan lingkungan sekitar dan keberlanjutannya” &amp;nbsp;ujar Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua FORMAPEL Kota Dumai, Firdaus, turut menyampaikan apresiasinya &amp;nbsp;kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan dalam kegiatan penanaman pohon tersebut.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tak hanya lewat kegiatan tersebut, sebelumnya aksi serupa juga dilakukan oleh Kilang Dumai juga melakukan aksi serupa dengan pada rangkaian kunjungan kerja atau Management Walkthrough (MWT) SVP HSSE PT Pertamina (Persero), I Ketut Laba pada 8 Juni 2026. Pada kesempatan tersebut I Ketut Laba bersama jajaran Manajemen Kilang Dumai melakukan aksi penanaman pohon di sekitar area perkantoran Main Office Kilang Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aksi ini menegaskan komitmen berkelanjutan Pertamina dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim dan aksi nyata dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pengurangan emisi. Selain itu, kegiatan penghijauan ini juga merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan serta mendukung pencapaian target Net Zero Emission (NZE) 2060.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni 2026 menjadi momentum penting untuk mendorong kembali kesadaran seluruh &amp;nbsp;elemen masyarakat terhadap isu&#45;isu lingkungan hidup dan upaya pelestarian lingkungan dengan aksi nyata. Melalui dukungan nyata ini, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai berharap inisiatif ini menjadi pemantik tumbuhnya semangat serta penguatan komitmen kolektif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan di Kota Dumai.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/51524904329-pohon_ru.jpg"/><pubDate>Thu, 18 Jun 2026 11:07:19 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3416/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-lakukan-aksi-penghijauan-di-dua-tempat</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dongkrak Ekonomi UMKM Lokal</title><link>https://bestienews.com/detail/3415/pertamina-patra-niaga-kilang-dongkrak-ekonomi-umkm-lokal</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&lt;/strong&gt;&#45; Pelaksanaan kegiatan pemeliharaan kilang berskala besar atau Turn Around Mayor 2026 PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) tidak hanya menjadi momentum strategis dalam menjaga keandalan operasional kilang guna menopang ketahanan energi nasional, namun juga menciptakan dampak ekonomi yang signifikan bagi Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran belasan ribu tenaga kerja TA turut berkontribusi menggerakan roda perekonomian Dumai dari berbagai sektor, mulai dari penginapan, transportasi, laundry, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal selama 42 hari pelaksanaan TA Mayor berlangsung. Selama periode itu, Kilang Pertamina Dumai juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM lokal melalui penyediaan kantin pekerja TA sebagai dukungan guna memudahkan para pekerja memenuhi kebutuhan konsumsi harian yang dekat dengan area kilang, yang berlokasi di area parkir Kantor Kuning Kilang Dumai di Jalan Raya Kilang Minyak Putri Tujuh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebanyak 14 UMKM lokal turut menyemarakkan Kantin TA Mayor 2026 yang disediakan oleh Kilang Pertamina Dumai. Beragam pilihan makanan dan minuman disediakan pelaku UMKM, mulai dari menu sarapan, makan siang, hingga makan malam selama pelaksanaan TA Kilang Pertamina Dumai berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari data yang tercatat selama periode 2 Mei hingga 6 Juni 2026, para pelaku UMKM yang terlibat dalam Kantin TA berhasil membukukan total transaksi lebih dari Rp167 juta. Capaian tersebut menunjukkan tingginya aktivitas ekonomi yang tercipta melalui pelaksanaan TA Mayor sekaligus menjadi peluang peningkatan pendapatan bagi pelaku usaha lokal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relation, &amp;amp; CSR PT PPN RU II Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan penyediaan sarana kantin TA merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan konsumsi pekerja TA terpenuhi dengan baik dan efisien secara waktu, sekaligus memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Melalui penyediaan kantin TA, Kilang Pertamina Dumai memberikan kesempatan bagi UMKM membuka akses pasar sekaligus mendongkrak pendapatan para pelaku UMKM. Perusahaan juga memberikan voucher penukaran makan gratis kepada pekerja TA agar kantin ini lebih diminati,” ujar Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain dirasakan oleh UMKM yang terlibat langsung dalam Kantin TA, dampak ekonomi dari pelaksanaan TA Mayor juga turut dirasakan oleh para pedagang musiman yang berjualan di sepanjang kawasan sekitar kilang dan wilayah Dumai sekitarnya. Dampak ekonomi juga turut dirasakan oleh para pelaku usaha di sektor jasa, seperti penyewaan transportasi dan perhotelan, yang dibuktikan dengan meningkatnya hunian hotel, rumah sewa, hingga kos&#45;kosan di Dumai. Hal ini menandai meningkatnya aktivitas ekonomi tumbuh di Kota Dumai selama periode TA Mayor Kilang Pertamina Dumai berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami berharap pelaksanaan TA Mayor Kilang DUmai ini &amp;nbsp;tidak hanya mendukung rantai pasok energi terjaga, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan peluang usaha bagi masyarakat. Kami juga mohon doa dan dukungan dari masyarakat agar kilang terus beroperasi andal, aman, dan lancar dalam memenuhi kebutuhan energi sekaligus memberikan kontribusi berkelanjutan bagi masyakarat dan pembangunan,” tambah Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan penuh haru, Anisa dari Kelurahan Tanjung Palas, seorang ibu rumah tangga yang menjadi salah satu pelaku UMKM Kantin TA Kilang Dumai mengungkapkan apresiasinya atas dukungan dan bantuan yang diberikan oleh Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai. Menurutnya, keterlibatanm ia dalam kesempatan tersebut telah membantu menggerakan perekonomian keluarganya. Pendapatan Rp30 ribu di awal, lanjutnya, dengan dukungan strategi promosi penjualan oleh tim CSR Kilang Pertamina Dumai secara perlahan pendapatannya meningkat hingga mencapai Rp 3 juta lebih perhari. “Terimakasih kepada Pihak Pertamina yang sudah bisa membantu kami melalui UMKM. Ibuk merasa terharu gitu, istilahnya agak susah ekonomi, dengan adanya ini agak terbantu karena suami Ibuk pun sudah tak kerjakan,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut ia menyebut bahwa hasil dari penjualannya selama di Kantin TA tersebut akan ia gunakan kembali sebagai modal untuk membuka kedai harian dirumah, yang menjual kebutuhan harian seperti sayur&#45;mayur dan ikan segar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Senada dengan Anisa, pelaku UMKM lainnya juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Kilang Pertamina Dumai bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Dumai melalui penyediaan sarana Kantin TA serta ruang promosi bagi produk&#45;produk UMKM lokal dan berharap agar pelaku UMKM lokal didumai dapat terus tumbuh dan berkembang maju.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/80677079392-kantin.jpg"/><pubDate>Fri, 12 Jun 2026 10:45:08 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3415/pertamina-patra-niaga-kilang-dongkrak-ekonomi-umkm-lokal</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Fasilitasi 20 Pemuda Pelatihan Operator Listrik Industri</title><link>https://bestienews.com/detail/3414/pertamina-patra-niaga-fasilitasi-20-pemuda-pelatihan-operator-listrik-industri</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt; PT Pertamina Patra Niaga melalui Fungsi Project R&amp;amp;P Sumatera di bawah Direktorat Infrastruktur, Proyek, dan Asset Integrity kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Dumai. Sebanyak 20 peserta dari Lima kelurahan di sekitar Ring 1 Kilang Pertamina Dumai mengikuti Pelatihan Operator Listrik Industri dan Uji Kompetensi BNSP yang dibuka di Gedung Rumah BUMN Dumai, Selasa (9/6).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menggandeng KPRI Balai Latihan Kerja (BLK ) Pekanbaru Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau, pelatihan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian Pertamina menjawab tantangan dunia industri yang semakin dinamis dan membutuhkan tenaga ahli yang kompeten, profesional dan bersertifikasi di bidang kelistrikan. Pelatihan ini akan berlangsung selama 29 hari kerja dan diproyeksikan akan selesai pada 16 Juli 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak hanya memberi nilai tambah bagi peserta untuk meningkatkan peluang kerja yang lebih luas, pelatihan yang difasilitasi oleh Fungsi Project R&amp;amp;P Sumatera di bawah Direktorat Infrastruktur, Proyek, dan Asset Integrity Pertamina Patra Niaga ini juga berkontribusi menciptakan lingkungan kerja yang aman, produktif, dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;GM Project R&amp;amp;P Sumatera diwakili oleh Basuki Winarno selaku Sr. Project Manager R&amp;amp;P Dumai menyampaikan bahwa pengembangan sumber daya manusia merupakan salah satu investasi penting yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi perusahaan dan masyarakat. &quot;Melalui program ini, kami ingin menghadirkan kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini,” ujar Basuki.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap, para peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini sebaik mungkin sehingga memiliki keterampilan yang berstandar, mampu bekerja dengan aman, dan memiliki daya saing yang lebih baik di sektor industri hari ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pelatihan ini , para peserta tidak hanya dibekali terkait teori dan praktik ilmu&#45;ilmu kelistrikan, tetapi juga menekankan pentingnya memahami dan menerapkan seluruh aspek keselamatan kerja (K3) sebagai aspek penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan selamat. Menurut Basuki, kompetensi teknis harus berjalan beriringan dengan pemahaman terhadap budaya keselamatan agar dapat mendukung operasional industri yang aman dan andal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Manager HSSE PT PPN RU II Dumai, Syahrial Okzani menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat sekitar wilayah operasi. &quot;Kami meyakini bahwa investasi terbaik tidak hanya pada infrastruktur dan operasional, tetapi juga pada pengembangan kapasitas masyarakat. Melalui pelatihan dan sertifikasi Pelatihan Operator Listrik Industri ini, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai berupaya membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat untuk meningkatkan kompetensi, memperoleh pengakuan profesi, serta memperkuat kesiapan mereka dalam memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelatihan ini terbuka oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang gender. Dari total 20 peserta yang mengikuti program pelatihan operastor kelistrikan ini juga diikuti oleh empat peserta perempuan, yang mencerminkan komitmen Pertamina dalam mendorong terciptanya kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakat untuk mengembangkan kompetensi dan berkontribusi di dunia kerja tanpa memandang gender. Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan, peserta akan mengikuti uji kompetensi BNSP untuk memperoleh sertifikasi yang dapat menjadi bekal dalam memasuki dunia kerja maupun meningkatkan kapasitas profesional mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kolaborasi antara Pertamina Patra Niaga dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau ini menjadi wujud sinergi antara dunia industri dan pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala UPT Latihan Kerja (LK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau, Lukman Hakim menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terus terjalin antara Pertamina Patra Niaga dan Disnakertrans Riau dalam mendukung peningkatan kualitas tenaga kerja daerah. Lebih lanjut, ia berharap agar “Kerja sama ini merupakan langkah yang sangat positif dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap menghadapi kebutuhan industri,”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Senada, apresiasi yang sama juga disampaikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kota Dumai, diwakili oleh Edi Susanto SE MM.Ak Kabid Pelatihan, dalam mendukung peningkatan kualitas tenaga kerja daerah di kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui inisiatif ini, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai bersama Fungsi Project R&amp;amp;P Dumai terus mendorong terciptanya tenaga kerja lokal yang kompeten, berdaya saing, dan berbudaya keselamatan. Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar sekaligus mendukung kebutuhan sektor industri dan ketahanan energi nasional, serta sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan ke&#45;8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth) melalui peningkatan kompetensi, sertifikasi tenaga kerja, serta perluasan akses masyarakat terhadap peluang kerja yang lebih baik.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/13876506861-pemuda_lokal.jpg"/><pubDate>Fri, 12 Jun 2026 10:29:09 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3414/pertamina-patra-niaga-fasilitasi-20-pemuda-pelatihan-operator-listrik-industri</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Ajak Kelompok Barter Jaya Studi Tiru ke Sungai Pakning dan Siak</title><link>https://bestienews.com/detail/3413/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-ajak-kelompok-barter-jaya-studi-tiru-ke-sungai-pakning-dan-siak</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt; Upaya pemberdayaan Kelompok Barter Jaya, kelompok usaha nelayan ‘Ngokang’ yang mengelola usaha ‘green laundry’ di Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur terus menunjukkan perkembangan yang positif. Hal ini tercermin dari peningkatan ekonomi dan semangat dari para nelayan anggota kelompok untuk berdikari mengembangkan usaha laundry yang telah berdiri sejak 2023 melalui dukungan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai upaya memperkuat kapasitas organisasi dan pengembangan kegiatan kelompok, Kilang Pertamina Dumai mengajak 10 anggota Kelompok Barter Jaya mengikuti kegiatan studi tiru ke Kelompok Masyarakat Peduli Bencana Desa Sukajadi dan Kelompok Sumber Rejeki, dua Kelompok Masyarakat binaan TJSL Kilang Pertamina Sungai Pakning. Dalam kesempatan tersebut, kegiatan difokuskan untuk barbagi wawasan terkait pengelolaan kelembagaan usaha dan motivasi peningkatan pendapatan usaha, strategi pengembangan usaha, investasi dan pemasaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan pemberdayaan masyarakat oleh Kilang Pertamina Dumai yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas organisasi dan pengembangan kegiatan kelompok guna menghadirkan kontribusi sosial yang berdampak bagi masyarakat yang ada disekitar wilayah operasi Perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations, &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan bahwa kegiatan studi tiru ini merupakan upaya strategis Perusahaan untuk mendorong penguatan kapasitas kelompok binaan TJSL agar nantinya dapat mampu mengelola usaha laundry tumbuh semakin mandiri dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kegiatan ini menjadi dukungan nyata Kilang Pertamina Dumai, selain dukungan modal dan pendampingan intensif yang selama ini telah diberikan secara berkelanjutan. Melalui pengalaman nyata dengan belajar langsung dan sharing knowledge dengan pelaku usaha yang telah berhasil, harapannya Kelompok Barter Jaya kedepannya dapat meningkatkan pengelolaan usaha Betuah Laundry semakin profesional dan mampu meningkatkan profitabilitas usaha, sekaligus memperluas manfaat sosial dan ekonomi yang lebih meluas kepada masyarakat sekitar,” ujar Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, kegiatan ini sekaligus menjadi wujud sinergi implementasi program TJSL antara Kilang Pertamina Dumai dan Kilang Pertamina Sungai Pakning dalam mempercepat pengembangan kelompok masyarakat binaan melalui pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik pemberdayaan masyarakat yang telah terbukti memberikan dampak sosial dan ekonomi secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak hanya belajar dengan kelompok usaha binaan Kilang Pertamina Sungai Pakning, rangkaian studi tiru kelompok Barter Jaya juga diperluas untuk mempelajari leadership, transformasi digital pemasaran produk dan pengelolaan keuangan dengan mengunjungi Pinaloka dan Komunitas Skelas Siak. Rangkaian kegiatan studi tiru tersebut kemudian ditutup dengan kunjungan ke Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Siak untuk melihat kerajinan dan produk UMKM masyarakat Siak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Kelompok Barter Jaya, Risman, menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, pengalaman belajar langsung dari kelompok masyarakat yang telah berkembang memberikan motivasi dan wawasan baru bagi anggota untuk terus meningkatkan kapasitas usaha dan organisasi yang mereka jalankan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komitmen dan pendampingan berkelanjutan TJSL Kilang Pertamina Dumai telah mendorong perkembangan signifikan Kelompok Barter Jaya, yang kini telah bertransformasi menjadi Koperasi Jasa Barter Jaya Maju sejak 13 Agustus 2025 dan memperoleh badan hukum dari Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berkat pendampingan intensif dan dukungan yang terus diberikan, secara akumulatif Kelompok barter Jaya berhasil meraup pendapatan rata&#45;rata Rp 8&#45;9 juta per bulan. Bahkan pada kuartal II 2026 ini, pendapatan kelompok meningkat signifikan hingga mencapai sekitar Rp15 juta per bulan&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/724795678-studi.jpg"/><pubDate>Fri, 05 Jun 2026 12:38:38 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3413/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-ajak-kelompok-barter-jaya-studi-tiru-ke-sungai-pakning-dan-siak</guid></item><item><title>OJK Lantik Jajaran Pejabat Baru</title><link>https://bestienews.com/detail/3412/ojk-lantik-jajaran-pejabat-baru</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45; &lt;/strong&gt;Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi di Jakarta, belum lama ini melantik dan mengambil sumpah jabatan pimpinan Satuan Kerja pejabat setingkat Deputi Komisioner, Kepala Departemen, Kepala Unit Khusus, dan Kepala OJK Daerah, sebagai bagian kesinambungan dan peningkatan kinerja organisasi serta penguatan integritas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Suksesi kepemimpinan juga menjadi bagian penting dari proses pembinaan talenta dan penguatan organisasi. Karena itu, pergantian jabatan tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tugas, tetapi juga sebagai momentum untuk terus belajar, beradaptasi, dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi organisasi” kata Friderica dalam siaran pers yang diterima RRI, Rabu, 3 Juni 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dia berpesan agar para pejabat yang baru dilantik dapat mengemban amanah jabatannya dengan penuh tanggung jawab, mengutamakan profesionalisme, dan keteladanan serta integritas yang teguh.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Amanah yang diterima hari ini bukanlah sekadar kehormatan, melainkan tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa OJK terus menjadi lembaga yang profesional, kredibel, adaptif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi konsumen dan masyarakat serta pembangunan nasional,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Adapun pejabat OJK yang dilantik adalah sebagai berikut:&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Khoirul Muttaqien sebagai Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Irnal Fiscallutfi sebagai Kepala Unit Khusus Transformasi&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Gontor Ryantori Aziz sebagai Kepala Departemen Pengaturan dan Perizinan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Uli Agustina sebagai Kepala Departemen Pengawasan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Triyoga Laksito sebagai Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Melalui penguatan organisasi ini, OJK terus berkomitmen untuk menjaga stabilitas sektor jasa keuangan, memperkuat pelindungan konsumen, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkeadilan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/15877638053-serahterima.jpg"/><pubDate>Fri, 05 Jun 2026 12:27:17 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3412/ojk-lantik-jajaran-pejabat-baru</guid></item><item><title>BI Riau Dorong Pengembangan Kopi Liberika Meranti</title><link>https://bestienews.com/detail/3411/bi-riau-dorong-pengembangan-kopi-liberika-meranti</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt; Bank Indonesia Provinsi Riau terus memperkuat upaya pengembangan komoditas unggulan daerah sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan. Salah satu komoditas yang saat ini menjadi fokus pengembangan adalah kopi, khususnya kopi Liberika Meranti yang telah dikenal memiliki karakteristik dan cita rasa khas serta memiliki potensi pasar yang menjanjikan baik di tingkat nasional maupun internasional.&lt;br&gt;Kopi merupakan salah satu komoditas yang memiliki prospek &amp;nbsp;baik untuk terus dikembangkan. Selain memiliki nilai ekonomi yang tinggi, pengembangan kopi juga mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah di daerah, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat untuk mendukung terciptanya pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Oleh karena itu, Bank Indonesia terus mendorong penguatan ekosistem kopi melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan kewirausahaan, serta perluasan promosi komoditas unggulan daerah. Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau Panji Achmad dalam sambutannya pada acara Media Gathering di Kota Dumai tanggal 20 – 21 Mei 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, Bank Indonesia mengajak para jurnalis untuk mengenal lebih dekat potensi kopi Liberika Meranti melalui kegiatan coffee cupping dan diskusi bersama pelaku industri kopi dan komunitas kopi di Riau, serta petani kopi binaan Bank Indonesia Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai bagian dari upaya pengembangan komoditas kopi, Bank Indonesia Provinsi Riau telah melaksanakan berbagai kegiatan yang bertujuan memperkuat ekosistem kopi dari hulu hingga hilir. Penguatan tersebut dilakukan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia pelaku industri kopi, pengembangan kewirausahaan, serta perluasan promosi dan edukasi kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah Championship Pejuang Kopi Nusantara (CANGKIR) Barista 2026 di Kota Pekanbaru tanggal 9 – 10 Mei 2026 yang bertujuan meningkatkan kompetensi barista Indonesia sekaligus mendorong lahirnya wirausaha kopi yang berdaya saing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan teknis penyajian kopi, tetapi juga membekali peserta dengan pemahaman kewirausahaan, pengelolaan bisnis, dan pengembangan jejaring industri kopi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui program tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kapasitas sesuai standar industri kopi nasional dan internasional, sekaligus menjadi bagian dari upaya penguatan rantai nilai industri kopi Indonesia. Kehadiran kegiatan CANGKIR Barista di Provinsi Riau diharapkan dapat melahirkan sumber daya manusia yang kompeten, inovatif, dan mampu menjadi penggerak perkembangan industri kopi daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ke depan, Bank Indonesia Provinsi Riau akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, komunitas kopi, akademisi, pelaku usaha, media massa, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam rangka meningkatkan daya saing komoditas kopi daerah. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat nilai tambah komoditas kopi, memperluas akses pasar, meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku usaha, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau yang inklusif dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan kewirausahaan, serta peningkatan promosi kopi unggulan daerah, Bank Indonesia optimis kopi lokal Riau akan semakin dikenal luas dan mampu menjadi bagian dari penggerak pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan di masa mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/15266974929-liberika.jpg"/><pubDate>Thu, 28 May 2026 11:37:41 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3411/bi-riau-dorong-pengembangan-kopi-liberika-meranti</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Salurkan 100 Hewan Kurban</title><link>https://bestienews.com/detail/3410/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-salurkan-100-hewan-kurban</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) kembali menebar manfaat bagi masyarakat dengan menyalurkan 100 hewan kurban di wilayah ring 1 operasional Kilang Dumai dan Kilang Sungai Pakning, sebagai wujud nyata kepedulian sosial Perusahaan dan semangat berbagi di momentum Hari Raya Iduladha 1447 hijriah tahun ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jumlah tersebut terdiri dari 15 hewan kurban yang disalurkan kepada kelurahan, kelompok masyarakat, rumah ibadah, serta stakeholder ring 1 yang terdiri dari 12 ekor sapi dan 3 ekor kambing. Penyaluran hewan kurban secara simbolis dilaksanakan pada Selasa (26/5).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, sebanyak 57 ekor sapi dan 15 ekor kambing berasal dari partisipasi 415 pekurban yang terdiri dari pekerja, mitra kerja, serta keluarga besar Kilang Pertamina Dumai. Pelaksanaan penyembelihan dipusatkan di Masjid Al&#45;Muhajirin Komperta Bukit Datuk. Daging kurban yang telah disembelih selanjutnya juga akan didistribusikan secara luas kepada masyarakat melalui 28 masjid dan mushola di Kota Dumai yang telah melalui proses survei sebelumnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di tengah momentum perayaan Iduladha tahun ini, pelaksanaan Turn Around (TA) Mayor &amp;nbsp;2026 Kilang Dumai tetap berlangsung guna memastikan keandalan operasional perusahaan berjalan sesuai target schedule dan on budget dengan tetap mengedepankan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) di seluruh lini pekerjaan. Hal ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjalankan amanah pemerintah untuk mendukung ketahanan energi nasional serta menjaga keberlangsungan pasokan energi bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;General Manager PT PPN RU II Dumai, Iwan Kurniawan dalam sambutannya pada pelaksanaan shalat Idul Adha menyampaikan bahwa makna kurban tidak hanya sebatas penyembelihan hewan, tetapi juga menjadi refleksi terbaik untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan menghilangkan sifat egois dalam kehidupan sehari&#45;hari. Ia juga meminta doa dan dukungan masyarakat agar pelaksanaan TA Kilang Dumai dapat berjalan lancar dan selamat. “Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar pelaksanaan TA tahun ini dapat berjalan lancar, serta seluruh pekerja, mitra kerja dan vendor senantiasa diberikan perlindungan keselamatan selama pelaksanaan TA,” ujar Iwan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, di wilayah operasional Kilang Pertamina Sungai Pakning Perusahaan menyalurkan 9 ekor sapi dan 4 ekor kambing yang disalurkan ke masyarakat sekitar area operasi Kilang Sungai Pakning. Hal ini turut menegaskan komitmen kepedulian sosial perusahaan yang diwujudkan secara luas, tidak hanya di Dumai tetapi juga di seluruh wilayah kerja operasional Perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations, &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga RU II Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan bahwa kegiatan kurban tidak hanya dimaknai sebagai momentum tahunan keagamaan, tetapi juga menjadi wujud komitmen perusahaan terus hadir di tengah&#45;tengah masyarakat menebarkan kepedulian sosial dan menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. “Momentum Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai bentuk ibadah dan ketakwaan, tetapi juga menjadi wujud rasa syukur RU II Dumai atas kelancaran operasional serta sarana mempererat hubungan silaturahmi dan solidaritas antara perusahaan dengan masyarakat juga stakeholder,” ujar Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dukungan hewan kurban yang diberikan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai turut mendapat apresiasi dari para penerima manfaat. Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kota Dumai, Datuk Januarizal, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas kontribusi perusahaan yang secara konsisten berbagi manfaat kepada masyarakat melalui momentum Iduladha. “Kami mengapresiasi komitmen Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai yang terus hadir dan peduli kepada masyarakat. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan semakin mempererat hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat,” ujar Januarizal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak hanya memberikan manfaat sosial kepada penerima kurban, penyaluran hewan kurban tahun ini juga turut mendorong penguatan ekonomi masyarakat lokal. Beberapa hewan kurban yang disalurkan merupakan sapi pilihan hasil peternak lokal Kota Dumai yang dirawat dengan baik sehingga menghasilkan kualitas hewan kurban terbaik. Beberapa sapi kurban tersebut berasal dari Kelompok Pertanian Terintegrasi Tuah Jaya dan Kelompok Tani Agrowisata Buah Mekar Sejati, dua kelompok petani binaan program CSR Kilang Pertamina Dumai yang selama ini juga aktif mengembangkan peternakan sapi melalui pendampingan dan dukungan berkelanjutan dari perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Poktan Tuah Jaya Dedi Hartoyo menyampaikan, “Terimakasih kepada Pertamina Patra Niaga RU II Dumai atas komitmen dan dukungannya kepada peternak sapi lokal di Dumai, termasuk kami yang menjadi mitra binaan. Semoga operasi kilang terus berorasi dengan aman dan pekerjanya diberikan kesehatan dan keselamatan selama bekerja,” pungkas Dedi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui penyaluran hewan kurban ini, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung implementasi prinsip ESG serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 1 (tanpa kemiskinan), poin 2 (tanpa kelaparan), dan poin 8 (tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonominya).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/36251124296-kurban_ru.jpg"/><pubDate>Wed, 27 May 2026 18:35:24 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3410/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-salurkan-100-hewan-kurban</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Perkuat Sinergi Pengamanan Obvitnas</title><link>https://bestienews.com/detail/3409/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-perkuat-sinergi-pengamanan-obvitnas</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; &amp;nbsp;PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) melakukan kunjungan audiensi koordinasi dengan Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) XIX/Tuanku Tambusai terkait penguatan sinergi pengamanan lintas sektor dalam upaya menjaga operasional kilang sebagai salah satu Objek Vital Nasional (Obvitnas) strategis di Provinsi Riau guna mendukung penguatan ketahanan energi nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kunjungan ini dipimpin langsung oleh SVP HSSE PT Pertamina (Persero), I Ketut Laba, yang diikuti oleh ?VP HSSE Program PT Pertamina (Persero), Capt Ade Gunawan beserta rombongan. Pada kesempatan tersebut turut hadir General Manager PT PPN RU II Dumai, Iwan Kurniawan, Manager HSSE PT PPN RU II Dumai, Syahrial Okzani serta perwakilan HSE Pertamina Hulu Rokan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang berlangsung di Markas Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Jumat (22/5) ini menjadi forum penguatan koordinasi dan penyelarasan langkah dalam pengamanan Obvitnas strategis, peningkatan keselamatan dan keandalan operasi energi, serta kesiapsiagaan tanggap darurat secara terpadu di wilayah kerja Pertamina dengan terus memperkuat sinergi dengan Tentara Nasional Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas sejumlah langkah strategis guna memperkuat sistem pengamanan kawasan operasi Pertamina di area Sumatera, termasuk penguatan Satgas pengamanan, pengawasan, mitigasi risiko, hingga kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan operasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;SVP HSSE PT Pertamina (Persero), I Ketut Laba menegaskan bahwa Pertamina sebagai penyedia energi nasional memiliki peran yang sangat vital bagi bangsa dan negara. Dengan cakupan wilayah operasi yang cukup luas, termasuk di Riau memerlukan dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk TNI dalam pengamanan Obvitnas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Dukungan Kodam XIX Tuanku Tambusai menjadi partner strategis dalam pengamanan memastikan operasional kami dapat berjalan aman dan lancar, khususnya di wilayah kerja rokan karena cakupannya luas dan medannya yg sangat berjauhan dan penuh tantangan. Kami bersyukur adanya kerjasama ini, mudah&#45;mudahan ini bisa dioptimalkan dan memberikan manfaat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga keandalan operasi kami,” ujar Ketut Laba.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menyampaikan apresiasi atas kerjasama yang berlangsung dan berharap kerjasama yang sudah baik dalam penyediaan energi ini bisa terus ditingkatkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, General Manager PT PPN RU II Dumai, Iwan Kurniawan mengatakan bahwa wilayah operasi Kilang Dumai yang cukup strategis dan dinamis membutuhkan sinergi dan dukungan pengamanan yang strategis dan terintegrasi. Oleh karena itu, operasional kilang yang aman dan andal serta kelancaran distribusi harus didukung dengan pengamanan yang ketat, sehingga dibutuhkan dukungan dari pemangku kepentingan lintas sektor.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Melalui audiensi ini, kami berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait, agar operasi kilang terus berjalan lancar demi menopang kebutuhan energi masyarakat,” ujar Iwan dalam keterangannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai sebagai salah satu kilang strategis di Indonesia memiliki peran vital dalam menopang 16,5 % kebutuhan BBM Nasional. Dalam hal ini mensuplai rantai pasok energi untuk masyarakat di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP yang diwakili oleh Kasdam XIX/Tuanku Tambusai, Brigjen TNI Rudi Hermawan, S.E., M.M. menyampaikan apresiasinya atas sinergitas yang terjalin dengan Pertamina.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menegaskan kesiapan Kodam XIX/Tuanku Tambusai dalam mendukung sinergi pengamanan yang terpadu dan berkelanjutan guna memastikan operasional dan distribusi energi berjalan aman dan lancar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kodam XIX Tuanku Tambusai, siap mendukung segala upaya untuk mendukung operasional dan distribusi Pertamina guna menjaga ketahanan energi nasional. Sinergi dukungan ini terus ditingkatkan tidak hanya &amp;nbsp;energi tapi juga mendukung pembangunan nasional dan ketahanan nasional,“ katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kunjungan audiensi ini, &amp;nbsp;Pertamina menegaskan komitmennya dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi strategis bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk institusi pertahanan, untuk memastikan keamanan operasi Obvitnas, menjaga keandalan distribusi dan pasokan energi, serta mendukung ketahanan energi nasional secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/45811917518-kodam.jpg"/><pubDate>Fri, 22 May 2026 17:25:38 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3409/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-perkuat-sinergi-pengamanan-obvitnas</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Implementasikan ‘Stop Work Authority’</title><link>https://bestienews.com/detail/3408/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-implementasikan-‘stop-work-authority’</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bestienews.com&#45;&lt;/strong&gt; Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terus diperkuat oleh PT Pertamina Patra Niaga melalui implementasi budaya keselamatan di seluruh lini operasional Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai. Terbaru, Kilang Dumai juga telah mengimplementasikan kebijakan Stop Work Authority (SWA) sebagai wujud nyata komitmen perusahaan dalam menempatkan K3 sebagai fondasi utama untuk menjaga operasional yang andal, aman, dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manager HSSE Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, Syahrial Okzani menjelaskan bahwa program SWA merupakan kewenangan bagi setiap pekerja untuk menghentikan pekerjaan atau tindakan yang dinilai berpotensi menimbulkan bahaya secara langsung, termasuk risiko major accident yang dapat berdampak pada keselamatan personel, lingkungan, aset perusahaan, maupun reputasi perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Langkah ini menjadi penguatan internalisasi budaya HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) yang sudah diterapkan secara konsisten dan berkesinambungan di seluruh lini aktivitas kerja sehari&#45;hari. Pelaksanaan SWA ini dilakukan melalui sejumlah tahapan aksi yang sistematis dan terstruktur,” ujar Syahrial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemberlakuan Stop Work Authority ini tidak hanya menjadi hak dan kewenangan bagi pekerja di kilang, tetapi juga berlaku bagi Kontraktor maupun Mitra Kerja Perusahaan. Adapun tahapan pelaksanaan Stop Work Authority dilakukan ketika pekerja, mitra kerja, maupun visitor mengidentifikasi potensi bahaya, seperti kondisi dan perilaku tidak aman hingga faktor cuaca atau lingkungan kerja berisiko.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya dilakukan tahap Notify dengan memberitahukan penghentian pekerjaan kepada pengawas terkait, dilanjutkan tahap Correct melalui perbaikan dan pengendalian risiko sebelum pekerjaan kembali dilanjutkan pada tahap Resume. Tahapan akhir yakni Record melalui pelaporan dan dokumentasi implementasi SWA yang kemudian dianalisis, dievaluasi, serta diinput ke dalam sistem perusahaan sebagai bagian dari perbaikan berkelanjutan guna memperkuat mitigasi risiko dan mendukung keselamatan serta keandalan operasional perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Stop Work Authority bukan slogan, namun adalah mekanisme yang jelas yang dapat dilakukan siapapun, kapan pun, saat pekerjaan dirasa tidak aman. Karena tidak ada target yang lebih penting daripada keselamatan,” tegas Syahrial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai kilang strategis di wilayah barat Indonesia yang menopang 16,5% kebutuhan energi nasional, khususnya kawasan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai terus melakukan penguatan budaya HSSE serta perbaikan berkelanjutan guna menjaga keandalan operasional dalam mendukung ketahanan energi nasional. Implementasi kebijakan Stop Work Authority juga dibarengi dengan upaya membangun awareness seluruh insan perusahaan terhadap pentingnya budaya keselamatan kerja melalui berbagai sosialisasi yang dilakukan secara masif, di antaranya melalui street campaign, pemanfaatan videotron, pesan broadcast pada media internal perusahaan, hingga pemasangan banner dan spanduk di sejumlah titik area kilang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations, &amp;amp; CSR Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, Tengku Muhammad Rum menambahkan kebijakan terkait wewenang untuk memberhentikan pekerjaan (Stop Work Authority) mencerminkan komitmen serius Perusahaan meningkatkan aspek keselamatan kerja secara berkelanjutan. Menurutnya, kebijakan tersebut bukan menjadi penghambat produktivitas, melainkan bentuk integritas perusahaan dalam menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama di atas segalanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Implementasi Stop Work Authority menunjukkan bahwa perusahaan terus adaptif dan responsif dalam memperkuat budaya keselamatan kerja di lingkungan operasional. Melalui kebijakan ini, kami ingin membangun kepedulian seluruh insan perusahaan agar memiliki keberanian untuk menghentikan pekerjaan yang dinilai tidak aman, karena keselamatan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga secara konsisten,” pungkas Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui penerapan kebijakan Stop Work Authority, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menegaskan komitmennya dalam menjadikan keselamatan kerja sebagai prioritas utama. Perusahaan meyakini bahwa budaya keselamatan yang kuat tidak hanya menjadi kunci keberlangsungan operasional dan bisnis, tetapi juga mencerminkan tanggung jawab perusahaan dalam melindungi pekerja, menjaga aset, serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/1509803670-stop.jpg"/><pubDate>Thu, 21 May 2026 16:29:32 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3408/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-implementasikan-‘stop-work-authority’</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai Cegah Stunting di Kawasan Pesisir</title><link>https://bestienews.com/detail/3407/pertamina-patra-niaga-refinery-unit-dumai-cegah-stunting-di-kawasan-pesisir</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45; &lt;/strong&gt;PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat di Kota Dumai. Komitmen ini ditunjukkan lewat penyediaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) bagi Kelompok Wanita Mundam Berseri guna memperkuat layanan Posyandu di wilayah pesisir Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;PLTS hybrid off grid berkapasitas 4,4 kiloWatt peak (kWp) yang dilengkapi dengan baterai berkapasitas 10 kWh tersebut telah terpasang sejak Juli 2025 di Posko Gizi Pesisir, Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai. Infrastruktur berbasis energi surya ini dimanfaatkan untuk menopang kebutuhan listrik kebun hidroponik yang dikelola secara mandiri oleh Kelompok Wanita Mundam Berseri. Hasil panen hidroponik selanjutnya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi serta dijual secara mandiri guna mendukung operasional Posyandu Mundam Berseri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations, &amp;amp; CSR PT PPN &amp;nbsp;Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum, menyampaikan bahwa penyediaan PLTS ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan serta mengoptimalkan Program Posko Gizi Pesisir yang menjadi bagian dari payung Program Serumpun Paman Bahri sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dan wilayah pesisir di Kelurahan Mundam. “Penyediaan PLTS ini menjadi bagian dari upaya Kilang Dumai dalam mendorong peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak, melalui pendekatan pemberdayaan komunitas yang terintegrasi dengan pemanfaatan energi bersih dan berkelanjutan,” ujar Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, inisiatif tersebut terinspirasi dari keberhasilan pengelolaan Posyandu Sehati di Kelurahan Tanjung Palas yang sebelumnya telah menunjukkan dampak positif melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis pemanfaatan sumber daya lokal. Posyandu Sehati juga telah didukung dengan PLTS hybrid off grid berkapasitas 2,4 kWp dan berkontribusi mereduksi emisi karbon sebanyak 3.120 Ton Co2 per tahun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan bahwa instalasi kebun hidroponik tersebut juga merupakan bagian dari dukungan dari Kilang Dumai bagi bagi Kelompok Wanita Mundam Berseri yang diberikan pada akhir 2024. Kebun hidroponik ini terdiri dari dua instalasi dengan total 300 lubang tanam yang membudidayakan berbagai jenis sayuran, seperti pakcoy dan selada. Pemanfaatan PLTS ini pun memungkinkan aktivitas budidaya sayuran berjalan lebih optimal, efisien, dan ramah lingkungan, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi konvensional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;T. Muhammad Rum melanjutkan, pemasangan PLTS tersebut juga merupakan bagian dari implementasi Program Desa Energi Berdikari (DEB) Tahun 2025 yang diinisiasi oleh PT Pertamina (Persero). Program ini telah memberikan manfaat nyata bagi berbagai kelompok masyarakat, mulai dari kader posyandu, petani, hingga nelayan di berbagai wilayah Indonesia. Dengan adanya fasilitas PLTS, Kelompok Wanita Mundam Berseri kini dapat menghemat biaya listrik hingga sekitar Rp 250 ribu per bulan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;PLTS yang kini manfaatnya telah dirasakan oleh kelompok Mundam Berseri bukan &amp;nbsp;PLTS yang pertama dipasang oleh Kilang Dumai, melainkan yang keempat. Melalui sinergi dan dukungan dari Pertamina New &amp;amp; Renewable Energy (Pertamina NRE), sebagai wujud kolaborasi di Pertamina Group, Kilang Dumai sebelumnya juga melaksanakan hal serupa. Tiga PLTS lainnya telah terpasang, dua diantaranya berada di Kelurahan Tanjung Palas dan satu lagi berada di Kelurahan Mundam, yakni Kelompok Mundam Jaya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fiola Oktaviani, selaku local hero Kelompok Wanita Mundam Berseri mengungkapkan dengan adanya PLTS tersebut sangat membantu mereka dalam kegiatan budidaya hidroponik sebagai penguatan upaya pengentasan stunting anak&#45;anak di Kelurahan Mundam. “Adanya PLTS ini sangat membantu kami menekan biaya listrik untuk kegiatan budidaya hidroponik. Dengan biaya operasional yang lebih efisien, kami bisa lebih fokus menjaga kualitas sayur yang hasil penjualannya untuk mendukung operasional posyandu. Disatu sisi, kami juga jadi belajar penggunaan energi ramah lingkungan dan kini sudah bisa mengoperasikan PLTS secara mandiri,&quot; ujarnya&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komitmen berkelanjutan Kilang Dumai dalam pemberdayaan wilayah dan masyarakat pesisir pun &amp;nbsp;turut mendapat apresiasi dari Lurah Mundam, Adi Aprianto, yang menilai kehadiran PLTS tidak hanya mendukung efisiensi energi, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui dukungan ini, Kilang Dumai berharap kehadiran PLTS dan kebun hidroponik Posyandu Mundam Berseri dapat memperkuat upaya pencegahan stunting di kawasan pesisir sekaligus mendorong kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan secara berkelanjutan. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mengenalkan pemanfaatan energi terbarukan yang ramah lingkungan serta mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/4480395364-stunting_dumai.jpg"/><pubDate>Wed, 13 May 2026 12:28:30 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3407/pertamina-patra-niaga-refinery-unit-dumai-cegah-stunting-di-kawasan-pesisir</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Perluas Program Pengelolaan Mangrove dan Pelatihan Vokasi di Dumai</title><link>https://bestienews.com/detail/3406/pertamina-patra-niaga-perluas-program-pengelolaan-mangrove-dan-pelatihan-vokasi-di-dumai</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt; PT Pertamina Patra Niaga melalui Fungsi Project R&amp;amp;P Dumai terus memperkuat komitmennya dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) &amp;nbsp;di wilayah operasional Kota Dumai. Komitmen ini dibuktikan melalui Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) Project Sustainability &amp;amp; Community Development Initiative antara Pertamina Patra Niaga dengan Universitas Riau dan Badan Latihan Kerja Provinsi Riau Tahun 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penandatanganan PKS dilaksanakan di Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Riau pada 30 April 2026 oleh Sr. Project Manager New DHT Complex Dumai, Basuki Winarno &amp;nbsp;dengan dan Kepala LPPM Universitas Riau Prof. Dr. Mubarak, M. Si serta Ketua pengurus KPRI BLK Provinsi Riau, Andy Kurniawan, ST.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kolaborasi ini menjadi bentuk komitmen nyata perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kota Dumai yang difokuskan pada dua sektor utama, yakni pengelolaan biodiversitas melalui konservasi mangrove dan &amp;nbsp;pengembangan kawasan eco&#45;eduwisata, serta pemberdayaan dan peningkatan kapasitas masyarakat. Program tersebut mencakup pelatihan keterampilan, pendampingan masyarakat, penguatan kewirausahaan, hingga pengembangan model pembangunan berbasis keberlanjutan yang nantinya akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional Perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sr. Project Manager New DHT Complex Dumai, Basuki Winarno mengatakan bahwa Kolaborasi ini diharapkan mampu menjadi salah satu bentuk implementasi Program Strategic Initiative Direktorat Infrastruktur, Proyek &amp;amp; Asset Integrity PT Pertamina Patra Niaga &amp;nbsp;yaitu PRASAKTI KARYA SADHANA. “Kolaborasi ini diharapkan menjadi wadah transfer pengetahuan, penguatan kompetensi, serta menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan melalui pendekatan partisipatif dan inklusif,” ujar Basuki.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, penandatanganan PKS ini menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem kolaboratif antara dunia industri, akademisi, dan lembaga pelatihan vokasi dalam menghadirkan program&#45;program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan implementasi program sustainability dan community development dapat berjalan secara efektif, terukur, dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah secara berkelanjutan,” tambah Basuki.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada sektor lingkungan, PT Pertamina Patra Niaga bersama Universitas Riau melanjutkan program pengelolaan biodiversitas mangrove yang telah berjalan sejak 2023 untuk mendukung pengembangan Eco Edupark Dumai sebagai pusat &amp;nbsp;edukasi, penelitian, dan wisata mangrove &amp;nbsp;berbasis lingkungan. Sejak program tersebut bergulir, Fungsi Project R&amp;amp;P Dumai Pertamina Patra Niaga turut berkontribusi mendukung pelestarian ekosistem mangrove melalui program biodiversitas dan forestasi lewat kegiatan penanaman, pemeliharaan, dan pembibitan secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada tahun ini, program pengelolaan mangrove tersebut diperkuat melalui penanaman 2.000 bibit mangrove serta pembangunan infrastruktur jembatan di kawasan pesisir Kampus UNRI Purnama. Inisiatif ini tidak hanya mendukung pelestarian biodiversitas pesisir, tetapi juga memperkuat fungsi mangrove sebagai pelindung alami kawasan pantai dari abrasi dan dampak perubahan iklim. Langkah tersebut menjadi bagian penting komitmen Perusahaan dalam implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan sekaligus mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sektor pembangunan sosial, melalui kerjasama dengan BLK Provinsi Riau, &amp;nbsp;Pertamina Patra Niaga &amp;nbsp;Fungsi Project R&amp;amp;P Dumai akan menghadirkan program pelatihan operator listrik industri untuk masyarakat di lima kelurahan ring 1 Perusahaan, diantaranya yaitu Kelurahan Tanjung Palas, Jaya Mukti, Buluh Kasap, Laksamana, dan Bukit Datuk. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi teknis sekaligus memperkuat daya saing tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan industri, seiring dengan posisi Kota Dumai sebagai salah satu kawasan Industri nasional. Inisiatif ini &amp;nbsp;menjadi wujud nyata komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Patra Niaga Project R&amp;amp;P Dumai dan Kilang Pertamina Dumai dalam menghadirkan kebermanfaatan sosial dan penciptaan nilai tambah untuk masyarakat, khususnya di wilayah sekitar operasional Project R&amp;amp;P Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga melalui Fungsi Project R&amp;amp;P Dumai juga telah melaksanakan pelatihan pengelasan SMAW 3G pada Juni 2025 serta pelatihan tata boga pada 2024 sebagai bagian dari program pengembangan kapasitas masyarakat yang dijalankan secara berkelanjutan. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui inisiatif kolaborasi ini, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya tidak hanya dalam penyediaan suplai energi sekaligus menjaga ketahanan energi nasional, tetapi juga menciptakan kebermanfaatan jangka panjang bagi masyarakat, baik dari aspek sosial, ekonomi, maupun lingkungan sejalan dengan penerapan tata kelola perusahaan yang baik.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/86546627900-janji.jpg"/><pubDate>Mon, 11 May 2026 11:54:20 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3406/pertamina-patra-niaga-perluas-program-pengelolaan-mangrove-dan-pelatihan-vokasi-di-dumai</guid></item><item><title>PT Pertamina Patra Niaga Apel Grand Safety Talk Turn Around Mayor 2026</title><link>https://bestienews.com/detail/3405/pt-pertamina-patra-niaga-apel-grand-safety-talk-turn-around-mayor-2026</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45; &lt;/strong&gt;Kegiatan pemeliharaan kilang berskala besar atau Turn Around Mayor PT Pertamina Patra Niaga Refinery Dumai (Kilang Pertamina Dumai) yang berlangsung sejak 1 Mei 2026 menjadi salah satu agenda strategis nasional guna menjaga keandalan operasional kilang dalam rangka menjaga keberlanjutan energi nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam melaksanakan proyek besar ini, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menegaskan komitmennya terhadap penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai aspek penting keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang dijalankan secara secara konsisten dan tanpa kompromi. Hal ini ditandai dengan digelarnya Apel Grand Safety (GST) Talk Turn Around Mayor 2026, yang dilaksanakan di Lapangan Main Office Kilang Dumai, Selasa (5/5)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apel Grand Safety Talk tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Operasi PT Pertamina Patra Niaga, Didik Bahagia. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat bagi seluruh pekerja, mitra kerja, dan kontraktor bahwa keselamatan merupakan fondasi utama dalam setiap pekerjaan, khususnya pada pekerjaan yang bersifat besar, kompleks, dan penuh tantangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya harapkan TA Mayor ini dapat kita laksanakan hingga selesai dengan capaian zero accident, on quality, on time, dan on budget. Pentingnya aspek HSSE dalam pemenuhan target tersebut menjadikan tanggung jawab kita bersama untuk terus menjaga kesadaran dan semangat budaya HSSE,” ujar Didik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut, Didik mendorong seluruh pihak yang terlibat untuk berkomitmen dalam penerapan HSSE melalui implementasi HSSE Golden Rules, yaitu PIP (Patuhi, Intervensi, dan Peduli), 10 Corporate Life Saving Rules (CLSR), serta 9 Perilaku Wajib. Selain itu, pekerja juga diingatkan untuk menerapkan personal risk assessment BETUAH, mendukung upaya zero plastic dan good housekeeping (GHK), serta melaksanakan Toolbox Meeting, sosialisasi JSA, inspeksi peralatan, PSSR dan program&#45;program lain yang berhubungan dengan Aspek HSSE.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya yakin dengan perencanaan yang matang, kerja sama yang solid, disiplin dalam eksekusi, dan komitmen keselamatan yang tinggi, kita mampu menyelesaikan Turn Around Mayor ini dengan hasil terbaik: aman, andal, tepat mutu, tepat waktu, dan zero accident,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan GST Kilang Dumai ini dihadiri oleh General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit II Dumai, Iwan Kurniawan; SMOM RU II Dumai, Isnandhi Dwi Saputra; Chief HSSE PT Pertamina Patra Niaga, Gelar Winayawidhi Suganda; VP Reliability PT Pertamina Patra Niaga, Eko Sunarno; Pjs VP R&amp;amp;PO, Akhmad Syaiful Hasan; serta Senior Manager TA PT Pertamina Patra Niaga, Poltak Alexander S. Kegiatan ini juga diikuti oleh Subkoordinator Keselamatan Instalasi Hilir Migas Kementerian ESDM, M. Bharata Purnama Putra; Inspektur Migas Kementerian ESDM, Satya Wicaksana; serta jajaran pemangku kepentingan di Kota Dumai, termasuk TNI/Polres Dumai, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam laporannya, General Manager PT PPN RU II Dumai, Iwan Kurniawan menyampaikan bahwa pelaksanaan TA Mayor 2026 Kilang Dumai berlangsung selama 42 hari on to on, termasuk dari shut down hingga start up kembali kilang pada 11 Juni mendatang. “Durasi pekerjaan telah dibuat secara terperinci dan telah dilakukan alignment pekerjaan dengan Direksi Pengawas maupun Kontraktor,” ujar Iwan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelaksanaan TA Mayor Kilang Dumai mencakup unit Hydro Skimming Complex (HSC), Hydrocracking Complex (HCC), Heavy Oil Complex (HOC), serta bagian Utilities. Proyek pekerjaan ini telah disusun secara terukur dan terencana secara menyeluruh, serta mematuhi seluruh regulasi dan prosedur yang berlaku. Selain itu, terkait dengan aspek HSSE &amp;nbsp;Perusahaan juga telah menyusun Risk Assessment dan JSA terhadap semua paket pekerjaan serta telah dilakukan MCU dan Safety Induction untuk semua pekerja yang terlibat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Resmi digelarnya GST TA Mayor Kilang Dumai ditandai dengan penyerahan bendera K3, serta penyerahan simbolis Alat Pelindung Diri (APD), Surat Izin Kerja Aman (SIKA), JSA serta vitamin kepada perwakilan kontraktor dan Safetyman TA Kilang Dumai sebagai bentuk komitmen terhadap penerapan sistem kerja yang aman dan terukur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bertepatan dengan peringatan International Firefighters Day (IFFD) pada 4 Mei 2026, manajemen juga memberikan apresiasi kepada tim Fire Brigade Kilang Dumai melalui penyematan pita secara simbolis. Apresiasi ini menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan kesiapsiagaan dalam menjaga keselamatan, tidak hanya di lingkungan operasional kilang, tetapi juga bagi masyarakat dan lingkungan sekitar wilayah operasional Perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai wujud kepedulian sosial, Kilang Pertamina Dumai turut menyerahkan santunan senilai Rp30 Juta kepada tiga panti asuhan di Kota Dumai. Inisiatif ini turut mencerminkan komitmen &amp;nbsp;serta upaya perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat sekaligus menciptakan nilai tambah berkelanjutan melalui program tanggung jawab sosial yang berdampak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan Apel Grand Safety Talk Turn Around Mayor 2026 kemudian ditutup dengan pembacaan pesan&#45;pesan keselamatan oleh dua anak pekerja Kilang Dumai. Pesan tersebut menjadi pengingat kuat bagi seluruh pekerja akan pentingnya bekerja secara selamat sebagai bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga, dan lingkungan kerja, sekaligus memperkuat awareness selama pelaksanaan TA Mayor 2026.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/76643856595-apel_dumai.jpg"/><pubDate>Wed, 06 May 2026 19:07:02 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3405/pt-pertamina-patra-niaga-apel-grand-safety-talk-turn-around-mayor-2026</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Rutin Lakukan Pemeliharaan Kilang</title><link>https://bestienews.com/detail/3404/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-rutin-lakukan-pemeliharaan-kilang</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45; &lt;/strong&gt;PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) akan melaksanakan kegiatan pemeliharaan rutin berskala besar atau Turn Around (TA) Mayor yang akan dilaksanakan pada 1 Mei 2026. Pekerjaan pemeliharaan kilang ini dijadwalkan akan berlangsung selama 42 hari untuk memperbaiki performa kilang dan peremajaan peralatan, sebagai komitmen Perusahaan &amp;nbsp;menjaga keandalan kilang serta menjaga kontinuitas operasi demi mendukung ketahanan energi nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menjelang pelaksanaan TA Mayor 2026, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menggelar doa bersama yang diikuti oleh seluruh pekerja, mitra kerja, serta pekerja TA di Masjid Al&#45;Ikhwan, Kamis (30/4). Kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Yasin, dilanjutkan dengan salat Zuhur berjamaah sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam menyongsong pelaksanaan pekerjaan lima tahunan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Doa bersama ini dihadiri langsung oleh Senior Manager Operation and Manufacturing (SMOM) RU II Dumai, Isnandhi Dwi Saputra. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kesiapan yang menyeluruh. “InsyaAllah besok kita akan melaksanakan TA, maka doa bersama untuk memohon agar kegiatan TA ini berjalan lancar. Kegiatan doa ini tidak hanya dilaksanakan sekali aja, tetapi akan rutin dilakukan dalam setiap pekerjaan. Saya juga meminta doa dari rekan&#45;rekan semua agar &amp;nbsp;kegiatan ta ini berjalan lancar,” ujar Isnandhi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mengingatkan seluruh pekerja yang terlibat untuk senantiasa mengutamakan keselamatan kerja dengan mematuhi seluruh prosedur HSSE (Health, Safety, Security, and Environment). Hal ini menegaskan komitmen Perusahaan menjadi aspek HSSE sebagai fondasi fundamental operasional dan prioritas utama yang tidak bisa ditawar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Doa bersama ini tidak hanya sebagai ikhtiar memohon keselamatan dan kelancaran rangkaian kegiatan TA, tetapi juga sebagai harapan atas perlindungan bagi seluruh pekerja agar senantiasa diberikan keselamatan dalam menjalankan tugas. Kegiatan ini sekaligus menjadi dorongan serta penguatan spiritual bagi seluruh pekerja yang terlibat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, sebelum rangkaian TA dilaksanakan, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai telah memastikan semua aspek berjalan sesuai dengan prosedur dan regulasi yang pemerintah tetapkan, termasuk aspek ketenagakerjaan. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menerapkan tata kelola yang baik melalui prinsip Good Corporate Governance (GCG). Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai &amp;nbsp;mendorong seluruh perusahaan vendor yang terlibat pada TA Mayor Kilang Dumai untuk memastikan pemenuhan&#45;hak pekerja melalui kegiatan Sosialisasi Pengawasan &amp;amp; Kepesertaan Ketenagakerjaan TA yang dilaksanakan pada Selasa, 21 April 2026, dengan menggandeng Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Dumai dan BPJS Ketenagakerjaan Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Dumai, M. Zakir beserta jajaran, serta Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kota Dumai, yang diwakili oleh Kepala Bidang Pelayanan, Ganto Suaro. Pada kesempatan ini, Kilang Dumai juga menghadirkan narasumber dari Disnaker Kota Dumai, Rice Rozalia, dan BPJS Ketenagakerjaan Kota Dumai, Rusmanilam, yang memberikan pemaparan komprehensif terkait kewajiban perusahaan dalam pemenuhan regulasi ketenagakerjaan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menekankan kepada seluruh perusahaan vendor untuk memastikan pemenuhan kewajiban serta perlindungan hak&#45;hak pekerja secara menyeluruh, termasuk kepesertaan aktif dalam program BPJS Ketenagakerjaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai juga bersinergi dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Dumai dalam menghadirkan peluang ekonomi bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyediaan kantin TA. Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan konsumsi pekerja sekaligus menciptakan dampak ekonomi bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga RU II Dumai, Tengku Muhammad Rum, menyampaikan bahwa pelaksanaan TA Mayor 2026 Kilang Dumai merupakan bagian dari upaya Perusahaan dalam menjaga rantai pasok energi, seiring dengan peran strategis Kilang Dumai dalam penyediaan 16,5 persen kebutuhan energi nasional, khususnya di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pelaksanaan TA ini sudah sesuai rencana dan kami juga telah berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk setiap regulasinya. Kami juga memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar pelaksanaan TA ini dapat berjalan lancar, aman, dan sesuai rencana,” tutup Muhammad Rum.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/4190256030-pengawasan.jpg"/><pubDate>Sat, 02 May 2026 18:10:00 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3404/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-rutin-lakukan-pemeliharaan-kilang</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Gelar Pasar Murah Bagi 1.000 Masyarakat Prasejahtera</title><link>https://bestienews.com/detail/3403/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-gelar-pasar-murah-bagi-1000-masyarakat-prasejahtera</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45; &amp;nbsp;&lt;/strong&gt;PT Pertamina (Persero) melalui unit operasi PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) menggelar pasar murah bagi 1.000 masyarakat prasejahtera di Kota Dumai, khususnya yang berada di sekitar wilayah operasi Perusahaan. Berkolaborasi dengan Lembaga Adat Melayu (LAMR) Kota Dumai, kegiatan ini dilaksanakan di Balai Adat &amp;nbsp;LAMR Dumai, Rabu (29/4).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pasar murah ini menjadi wujud nyata kepedulian Pertamina serta upaya meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah fluktuasi harga bahan pokok saat ini. Dalam program pasar murah di Dumai, Pertamina menyediakan 1000 paket sembako dari total sekitar 16.000 paket yang didistribusikan di berbagai wilayah operasi Pertamina Group di seluruh Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;General Manager PT Pertamina Patra Niaga RU II Dumai, Iwan Kurniawan mengatakan program Pasar Murah &amp;nbsp;ini merupakan program yang digagas oleh Pertamina sebagai bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)/CSR di seluruh wilayah operasi Perusahaan. “Melalui program ini, Pertamina berupaya menjamin pemerataan distribusi bantuan di wilayah ring 1 operasional dan kota Dumai pada umumnya, sekaligus mendorong kepedulian sosial dan semangat gotong royong di tengah masyarakat,” ujar Iwan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan, penerima manfaat 1000 paket sembako pasar murah ini telah melalui proses pendataan dan verifikasi bersama pemerintah setempat, sehingga bantuan yang diberikan benar&#45;benar tepat sasaran. Penetapan penerima manfaat mengacu pada data masing&#45;masing kelurahan, dengan sasaran masyarakat kategori Desil 1–4 dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), yaitu kelompok rumah tangga miskin hingga rentan miskin yang menjadi prioritas utama penerima bantuan sosial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kolaborasi yang solid dengan LAMR Kota Dumai, pelaksanaan program ini dijalankan secara terstruktur dan tertib melalui sistem kupon serta pengaturan waktu pengambilan guna memastikan kenyamanan masyarakat dan menghindari penumpukan di lokasi kegiatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam program ini, para penerima manfaat dapat menebus paket sembako senilai Rp215.000 hanya dengan Rp30.000, atau sekitar 15 persen dari harga normal. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, gula 2 kilogram, dan tepung terigu 2 kilogram.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hasil penjualan program pasar murah ini akan dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk bantuan CSR untuk warga ring I Perusahaan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang dimulai sejak pagi ini disambut antusias oleh masyarakat, dari Kelurahan Tanjung Palas, Jaya Mukti, Teluk Binjai, Buluh Kasap, Bukit Datuk dan wilayah sekitarnya. Salah satu penerima manfaat, Hasna dari Kelurahan Tanjung Palas mengungkapkan bahwa Program Pasar Murah Pertamina ini sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan akses kebutuhan pokok dengan harga yang sangat terjangkau. “Terimakasih Pertamina telah memberi bantuan dan menghadirkan program pasar murah ini, khususnya untuk masyarakat Tanjung Palas,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wali Kota Dumai yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Dumai, Fahmi Rizal, S.STP, M.Si, Ketua Umum LAMR Kota Dumai beserta jajaran, unsur Forkopimda Kota Dumai, Ketua DPH LAMR Dumai Datuk Seri Drs. H. Zamhur Egab, M.M, Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah terkait, jajaran MKA dan DPA LAMR Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wali Kota Dumai yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Dumai, Fahmi Rizal , memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kolaboratif ini. Ia menilai program ini adalah solusi konkret di saat harga kebutuhan pokok fluktuatif. Ia juga menyoroti kontribusi Pertamina di Kota Dumai sebagai salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar yang turut mendukung pembangunan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relation, &amp;amp; CSR RU II Dumai, Tengku Muhammad Rum menyatakan &amp;nbsp;melalui program pasar murah ini Pertamina berupaya untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya dalam hal pemenuhan kebutuhan pokok. “Ini telah menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Pertamina dalam menghadirkan manfaat sosial untuk masyarakat. Program ini juga menjadi upaya Perusahaan untuk meningkatkan ketahanan pangan bagi keluarga prasejahtera.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/81886260952-bantuan_lagi.jpg"/><pubDate>Sat, 02 May 2026 17:59:14 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3403/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-gelar-pasar-murah-bagi-1000-masyarakat-prasejahtera</guid></item></channel></rss>