<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://bestienews.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://bestienews.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>OJK Riau Perkuat Literasi di Kalangan Pelajar</title><link>https://bestienews.com/detail/3444/ojk-riau-perkuat-literasi-di-kalangan-pelajar</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau terus memperkuat budaya menabung serta meningkatkan literasi dan inklusi keuangan pelajar melalui sinergi bersama pemerintah daerah, industri perbankan, satuan pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan.&lt;br&gt;Komitmen tersebut ditegaskan dalam Puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) dan Bulan Literasi Keuangan Tahun 2026 dengan tema “Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan” bertempat di Kantor OJK Provinsi Riau, Kamis (20/8).&lt;br&gt;Kepala OJK Provinsi Riau Mohammad Fredly Nasution mengatakan Hari Indonesia Menabung bukan sekadar momentum untuk mengajak masyarakat menabung, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak dini.&lt;br&gt;“Menabung mengajarkan kita untuk disiplin, merencanakan masa depan, serta menggunakan dan mengelola keuangan secara bijak. Karena itu, membangun budaya menabung sejak dini merupakan investasi penting untuk mempersiapkan generasi muda yang cerdas dan mandiri secara finansial,” ujar Fredly.&lt;br&gt;Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 350 peserta yang terdiri atas perwakilan Pemerintah Provinsi Riau, Bank Indonesia, Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, pimpinan perbankan, kepala sekolah, guru, serta pelajar SD, SMP, dan SMA dari berbagai wilayah di Provinsi Riau.&lt;br&gt;Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, industri perbankan di Provinsi Riau terus melaksanakan berbagai kegiatan edukasi dan inklusi keuangan di satuan pendidikan melalui Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR). Pada periode 1 Juli 2025 sampai dengan 31 Juli 2026, pembukaan rekening melalui Program KEJAR mencapai 51.321 rekening dengan total nominal Rp65,57 miliar, sementara kegiatan edukasi telah menjangkau 14.283 pelajar.&lt;br&gt;Pada 2026, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Riau juga terus mendorong implementasi Program KEJAR sebagai salah satu program strategis untuk memperluas akses keuangan bagi pelajar. Dari total 1.733.643 pelajar di Provinsi Riau, sebanyak 1.383.103 pelajar telah memiliki rekening Simpanan Pelajar (SimPel).&lt;br&gt;Capaian tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam membangun budaya menabung sekaligus memperluas akses layanan keuangan bagi pelajar. Namun, peningkatan akses perlu berjalan seiring dengan penguatan pemahaman agar pelajar mampu menggunakan layanan keuangan secara tepat, aman, dan bertanggung jawab.&lt;br&gt;Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, Indeks Literasi Keuangan Provinsi Riau tercatat sebesar 68,93 persen, sedangkan Indeks Inklusi Keuangan sebesar 92,79 persen. Capaian tersebut menunjukkan bahwa akses masyarakat Riau terhadap produk dan layanan jasa keuangan formal telah berada pada tingkat yang tinggi, namun masih terdapat ruang untuk terus memperkuat literasi keuangan, khususnya bagi pelajar.&lt;br&gt;“Peningkatan literasi harus berjalan seiring dengan peningkatan inklusi keuangan agar masyarakat tidak hanya memiliki akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga mampu memilih dan memanfaatkan produk serta layanan keuangan secara tepat,” kata Fredly.&lt;br&gt;Menurut Fredly, penguatan literasi dan inklusi keuangan membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, industri jasa keuangan, satuan pendidikan, guru, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan.&lt;br&gt;“Upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan tidak dapat dilakukan oleh OJK sendiri. Diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, perbankan, satuan pendidikan, guru, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan ekosistem keuangan yang sehat dan inklusif,” ujar Fredly.&lt;br&gt;Sementara itu, Plt. Gubernur Riau yang diwakili Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Riau M. Job Kurniawan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan Tahun 2026. Pemerintah Provinsi Riau mendukung upaya OJK, industri perbankan, dan satuan pendidikan dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, khususnya bagi pelajar, melalui Program KEJAR, edukasi keuangan, serta berbagai kegiatan yang mendorong budaya menabung sejak dini.&lt;br&gt;M. Job Kurniawan berharap sinergi seluruh pihak dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak pelajar di Provinsi Riau memiliki akses dan pemahaman yang baik dalam mengelola keuangan untuk mempersiapkan masa depan.&lt;br&gt;Selain kegiatan edukasi dan inklusi keuangan, OJK Provinsi Riau juga menyelenggarakan Lomba Video Hari Indonesia Menabung Tahun 2026 dengan tema “Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan”. Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi pelajar untuk menyampaikan pesan mengenai pentingnya menabung, pengelolaan keuangan secara bijak, implementasi Program KEJAR, serta peran pelajar sebagai agen perubahan dalam membangun kesadaran keuangan di lingkungan sekolah dan keluarga.&lt;br&gt;OJK Provinsi Riau menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Riau, Bank Indonesia, Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Riau, industri perbankan, satuan pendidikan, guru, orang tua, serta seluruh pelajar yang telah berpartisipasi dalam rangkaian Hari Indonesia Menabung Tahun 2026.&lt;br&gt;Ke depan, OJK Provinsi Riau akan terus memperluas jangkauan edukasi dan literasi keuangan melalui berbagai program kolaboratif bersama pemerintah daerah, satuan pendidikan, industri jasa keuangan, dan pemangku kepentingan lainnya sebagai bagian dari komitmen OJK dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat secara berkelanjutan di Provinsi Riau.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/5445354389-img-20260821-wa0028.jpg"/><pubDate>Fri, 21 Aug 2026 14:30:29 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3444/ojk-riau-perkuat-literasi-di-kalangan-pelajar</guid></item><item><title>BI Dorong UMKM Naik Kelas</title><link>https://bestienews.com/detail/3443/bi-dorong-umkm-naik-kelas</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; Bank Indonesia menyelenggarakan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 sebagai bentuk komitmen dalam mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Mengusung semangat “Beudaya Meusare Sare” dari Aceh yang bermakna ”Berdaya, Bersama&#45;sama”, gelaran yang berlangsung pada 20–23 Agustus 2026 di Hall A dan B Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta ini menjadi wadah sinergi untuk memperkuat daya saing, akses pembiayaan, digitalisasi, dan perluasan akses pasar UMKM.&lt;br&gt;Dengan tema “Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing”, penyelenggaraan KKI 2026 bersinergi dengan 27 Kementerian dan Lembaga serta 34 mitra strategis. an/Lembaga, asosiasi, perbankan, pelaku usaha, hingga seluruh lapisan masyarakat. Dalam KKI 2026, penguatan UMKM &amp;nbsp;diarahkan melalui tiga kata kunci, yaitu Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing. Bangkit merupakan semangat pemulihan UMKM dalam menghadapi berbagai tantangan. Tangguh diwujudkan melalui penguatan struktur usaha dan akses pembiayaan berkelanjutan, sementara berdaya saing diwujudkan melalui inovasi produk serta perluasan akses pasar domestik maupun ekspor.&lt;br&gt;Semangat penguatan UMKM tersebut turut tercermin melalui kehadiran dua UMKM asal Riau pada KKI 2026, yaitu Rumah Tenun Kampung Bandar dan Sakinah by Thiffa Qaisty. Keduanya membawa kekayaan wastra dan kreativitas Riau untuk diperkenalkan kepada masyarakat serta pasar yang lebih luas di tingkat nasional.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Rumah Tenun Kampung Bandar merupakan brand dari Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Pucuk Rebung &amp;nbsp;yang secara konsisten menjaga keberlanjutan tradisi tenun Melayu Riau. Tenun Kampung Bandar mengembangkan berbagai produk kain tenun untuk bahan pakaian dan songket. Salah satu produk yang ditampilkan dalam KKI 2026 menggunakan teknik Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) dengan pengembangan motif khas Riau dan pewarna alam. Keberadaan Tenun Kampung Bandar menjadi bukti pelestarian budaya yang berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.&lt;br&gt;Sakinah by Thiffa Qaisty membawa pendekatan berbeda dalam mengembangkan kekayaan wastra Riau melalui fesyen modern. Brand fashion muslim ready to wear deluxe asal Pekanbaru ini &amp;nbsp;mengembangkan produk dengan karakter urban dan futuristik. Kreativitasnya memadukan tekstil tradisional Indonesia, seperti tenun dan batik, dengan desain modern, sulaman tangan, dan payet. Pendekatan tersebut menunjukkan &amp;nbsp;kekayaan budaya lokal yang dikembangkan menjadi produk fesyen yang relevan dengan kebutuhan pasar sekaligus memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.&lt;br&gt;”Partisipasi UMKM Riau dalam KKI 2026 merupakan bagian dari upaya untuk membawa potensi lokal ke tingkat yang lebih luas. Kami ingin produk UMKM Riau tidak hanya dikenal karena keunikan budayanya, tetapi juga mampu memiliki nilai tambah, kualitas, dan daya saing,” jelas Panji Achmad, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau.&lt;br&gt;KKI 2026 merupakan penyelenggaraan yang ke&#45;11 dan menghadirkan lebih dari 550 UMKM dalam pameran luring, sementara pameran daring melalui platform digital KKI melibatkan lebih dari 1.300 UMKM. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan penyelenggaraan KKI 2025 yang diikuti 362 UMKM secara luring dan lebih dari 1.100 UMKM secara daring. Selama empat hari pelaksanaan, KKI 2026 menghadirkan 44 rangkaian kegiatan, antara lain talkshow ekonomi&#45;keuangan inklusif dan berkelanjutan, pagelaran karya kreatif, business matching pembiayaan, ekspor dan value chain, showcase UMKM unggulan, serta berbagai kegiatan untuk memperkuat interaksi dan ekosistem UMKM. Melalui KKI 2026, Bank Indonesia terus memperkuat sinergi untuk mendorong UMKM Indonesia agar bangkit, tangguh, dan berdaya saing.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/13027681907-dscf6478.jpg"/><pubDate>Fri, 21 Aug 2026 14:12:05 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3443/bi-dorong-umkm-naik-kelas</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai  Meriahkan Kemerdekaan HUT RI Ke&#45;81</title><link>https://bestienews.com/detail/3442/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai--meriahkan-kemerdekaan-hut-ri-ke81</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; &amp;nbsp;Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke&#45;81 Kemerdekaan Republik Indonesia dapat dimaknai dengan berbagai cara yang kreatif, inovatif, dan inspiratif. Bagi PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, semangat kemerdekaan diwujudkan tidak hanya melalui kinerja operasional yang andal dan inovatif, tetapi juga melalui kebersamaan para Perwira dan keluarga dalam merayakan kemerdekaan di lingkungan perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu bentuk inovasi tersebut ditunjukkan melalui pengembangan Sustainable Aviation Fuel (SAF) berbasis minyak jelantah atau Used Cooking Oil (UCO). Pengembangan SAF di Kilang Dumai dilakukan melalui teknologi co&#45;processing dengan memanfaatkan UCO dengan komposisi injeksi sebesar 5% pada unit Hydrocracker. Inovasi ini menjadi bagian dari upaya Pertamina dalam mengembangkan portofolio energi yang lebih berkelanjutan sekaligus mendukung pencapaian Net Zero Emission (NZE) 2060 atau lebih cepat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengembangan SAF di Kilang Dumai juga telah melalui serangkaian persiapan, mulai dari pengembangan fasilitas produksi, penyediaan bahan baku, hingga pengujian produk sesuai standar internasional. Inovasi pengembangan SAF pada unit Hydrocracker ini menjadi salah satu langkah Kilang Dumai dalam mendukung transformasi energi dan menjawab kebutuhan energi masa depan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Melalui berbagai inovasi dan pengembangan energi baru, Pertamina terus membangun sumber&#45;sumber energi yang dapat mendukung kemandirian dan kedaulatan energi Indonesia di masa depan. Semangat tersebut menjadi salah satu cara kami memaknai kemerdekaan,” ujar Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Iwan Kurniawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semangat kemerdekaan di lingkungan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai tidak hanya terlihat dari inovasi di bidang energi. Kemeriahan juga terasa di lingkungan Kompleks Pertamina Bukit Datuk yang menjadi ruang berkumpul bagi para Perwira dan keluarga untuk merayakan HUT ke&#45;81 Kemerdekaan RI.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beragam perlombaan digelar dengan melibatkan anak&#45;anak, keluarga pekerja, hingga para Perwira. Anak&#45;anak pekerja turut memeriahkan suasana melalui lomba menghias baju dengan tema kemerdekaan serta lomba makan kerupuk. Tawa dan sorak&#45;sorai keluarga pekerja pun mewarnai berbagai kegiatan yang berlangsung di lingkungan kompleks.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, para pekerja turut berkreasi melalui lomba menghias stand dengan mengangkat tema Nusantara dan keberagaman kebudayaan Indonesia. Setiap stand menampilkan kreativitas dan keunikan masing&#45;masing daerah, mulai dari dekorasi hingga berbagai unsur budaya yang menggambarkan kekayaan Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Antusiasme semakin terasa dengan ramainya kunjungan pekerja dan keluarga ke setiap stand. Mereka tidak hanya menikmati berbagai sajian dan dekorasi yang ditampilkan, tetapi juga turut memberikan dukungan kepada rekan&#45;rekan yang berpartisipasi dalam perlombaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semangat kebersamaan juga ditunjukkan melalui lomba bakiak dan tarik tambang yang diikuti oleh tim manajemen. Para peserta beradu kekompakan, strategi, dan tentunya semangat untuk memenangkan perlombaan. Suasana penuh keceriaan pun terlihat sepanjang kegiatan, memperlihatkan bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan bersama tanpa mengenal jenjang maupun jabatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Peringatan kemerdekaan menjadi momentum bagi kami untuk memperkuat rasa kebersamaan, tidak hanya di antara para Perwira, tetapi juga bersama keluarga. Semangat, kekompakan, dan kegembiraan yang terlihat dalam berbagai perlombaan menjadi gambaran bahwa kemerdekaan adalah milik kita semua dan dapat dirayakan melalui hal&#45;hal sederhana yang mempererat kebersamaan,” tambah Iwan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semangat kemerdekaan juga diwujudkan melalui berbagai kegiatan di wilayah kerja Pangkalan Brandan. Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai turut mendukung rangkaian penyelenggaraan Peringatan Brandan Bumi Hangus ke&#45;79 yang diselenggarakan di Lapangan Petrolia Pertamina RU Pangkalan Brandan, Kamis (13/8).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai wujud penghormatan terhadap para pejuang yang telah mempertahankan kemerdekaan Indonesia, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai turut memberikan tali asih dan piagam penghargaan kepada sejumlah Legiun Veteran dan keluarga veteran di Pangkalan Brandan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pemberian tali asih dan plakat ini juga sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi kepada pelaku dan pemrakarsa Peringatan Brandan Bumi Hangus. Mengingat Pangkalan Brandan merupakan salah satu daerah kecil yang menjadi tonggak sejarah perminyakan nasional dan menjadi lokasi produksi minyak pertama di Indonesia,” ujar Nuryudha Efendi Lubis, Senior Supervisor PT PPN RU Dumai Area P. Brandan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak berhenti di situ, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Area Pangkalan Brandan juga turut mendukung Lomba Napak Tilas dalam rangka Peringatan Brandan Bumi Hangus ke&#45;79 tahun yang diikuti oleh 680 orang dari unsur pelajar dan pemuda di wilayah Kecamatan Babalan, Sei Lepan, Brandan Barat, Besitang, Pangkalan Susu, Aceh Tamiang, dan Bahorok serta melakukan ziarah di Taman Makam Pahlawan Pangkalan Brandan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian peringatan HUT ke&#45;81 Kemerdekaan RI tersebut menjadi refleksi bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk kontribusi. Mulai dari inovasi untuk menghadirkan energi yang lebih berkelanjutan, menjaga keandalan operasional, hingga membangun kebersamaan bersama Perwira dan keluarga serta masyarakat di wilayah kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semangat tersebut sejalan dengan tema nasional HUT ke&#45;81 Republik Indonesia, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, sekaligus menjadi energi bagi seluruh Perwira Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai untuk terus berkarya bagi perusahaan, masyarakat, dan Indonesia.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/3845809781-img-20260821-wa0010.jpg"/><pubDate>Fri, 21 Aug 2026 06:43:56 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3442/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai--meriahkan-kemerdekaan-hut-ri-ke81</guid></item><item><title>OJK : Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat Meningkat</title><link>https://bestienews.com/detail/3441/ojk--indeks-literasi-dan-inklusi-keuangan-masyarakat-meningkat</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; &amp;nbsp;Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2026 yang menunjukkan indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia mencapai 69,57 persen dan indeks inklusi keuangan mencapai 93,61 persen. Indeks tersebut meningkat dibandingkan dengan SNLIK Tahun 2025, di mana indeks literasi keuangan sebesar 66,64 persen dan indeks inklusi keuangan sebesar 92,74 persen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Departemen Surveillance dan Kebijakan Sektor Jasa Keuangan Terintegrasi Otoritas Jasa Keuangan, Agus Firmansyah menjelaskan hasil SNLIK Tahun 2026 tersebut sekaligus telah melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 untuk tahun 2029, yaitu indeks literasi keuangan sebesar 69,35 persen dan indeks inklusi keuangan sebesar 93 persen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengumuman hasil SNLIK Tahun 2026 disampaikan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu, dan Kepala BPS Republik Indonesia Amalia Adininggar Widyasanti, di Kantor Badan Pusat Statistik, Jakarta, Senin 10 Agustus 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;SNLIK bertujuan untuk mengukur indeks literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia sebagai salah satu landasan dalam penyusunan kebijakan dan program peningkatan literasi dan inklusi keuangan. SNLIK Tahun 2026 merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi untuk pertama kalinya antara OJK, LPS, dan BPS. Sebelumnya, SNLIK Tahun 2024 dan 2025 dilaksanakan melalui kerja sama antara OJK dan BPS.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kerja sama tersebut bertujuan untuk memperoleh gambaran kondisi literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia secara lebih komprehensif, dengan mempertimbangkan hasil evaluasi pelaksanaan SNLIK sebelumnya, serta kebutuhan data pemerintah melalui Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penghitungan SNLIK Tahun 2026 mencakup seluruh lembaga di sektor jasa keuangan dan produk/layanan jasa keuangan, yaitu Perbankan, Pasar Modal, Perasuransian, Lembaga Pembiayaan, Dana Pensiun, Pergadaian, Lembaga Keuangan Mikro, Fintech Lending (Pinjaman Daring), Penyelenggara Sistem Pembayaran (PSP), Penyelenggara Program Jaminan Sosial, serta Lembaga Jasa Keuangan Lainnya, yang meliputi lembaga sui generis, lembaga penjaminan, LJK bidang Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto (IAKD), koperasi simpan pinjam (KSP), PT Pos Indonesia, dan lain&#45;lain.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/75840263875-img-20260812-wa0016.jpg"/><pubDate>Wed, 12 Aug 2026 11:46:11 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3441/ojk--indeks-literasi-dan-inklusi-keuangan-masyarakat-meningkat</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Sabet Dua Penghargaan  ISRA 2026</title><link>https://bestienews.com/detail/3440/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-sabet-dua-penghargaan--isra-2026</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit II Dumai kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih dua penghargaan Platinum dalam ajang Indonesia Social Responsibility Award (ISRA) 2026. Penghargaan yang yang diselenggarakan oleh Prospectus Media dibawah naungan Prospect tersebut digelar di Swiss&#45;Belhotel Solo pada Kamis (6/8).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penghargaan Platinum pertama berhasil disabet oleh Kilang Dumai lewat kategori Biodiversity Empowerment berkat program Serumpun Paman Bahri yang berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan, memperkuat ketahanan ekonomi lokal, serta menjaga keanekaragaman hayati melalui konservasi ekosistem gambut di Kelurahan Tanjung Palas dan rehabilitasi mangrove di kawasan pesisir Kelurahan Mundam. Kemudian melalui program Serumpun Paman Bahri juga Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai berhasil menyabet penghargaan Platinum untuk kategori CSR Video Documentation.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;ISRA 2026 merupakan ajang penghargaan tahunan yang diselenggarakan oleh Prospectus Media di bawah naungan Prospect, sebagai bentuk apresiasi terhadap perusahaan&#45;perusahaan di Indonesia yang berkomitmen menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL/CSR) secara berkelanjutan, inovatif, dan berdampak &amp;nbsp;bagi masyarakat. Tahun ini penghargaan ISRA 2026 diberikan kepada 89 perusahaan, termasuk Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, yang menghadirkan empat tingkatan penghargaan, yakni Bronze, Silver, Gold, dan Platinum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penyelenggaraan ISRA 2026 digelar dengan mengusung tema “Catalyzing Collective Change for Scalable Impact”, yang mengajak seluruh korporasi pelaku industri lintas sektor serta pemangku kepentingan untuk terlibat dan mengambil peran aktif dalam menjawab tantangan fenomena iklim dan lingkungan saat ini guna mewujudkan masa depan yang berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations, &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen dan upaya berkelanjutan yang terus dilakukan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dalam pemberdayaan masyarakat disekitar wilayah operasi Perusahaan melalui &amp;nbsp;program&#45;program TJSL yang inklusif serta inovasi sosial yang menjawab persoalan masyarakat dan lingkungan sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas upaya Kilang Dumai dalam menjalankan program TJSL maupun Community Involvement and Development (CID) yang memberikan dampak sosial, ekonomi, lingkungan, sekaligus menjawab berbagai persoalan dan tantangan masyarakat hari ini. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan program CSR dan CID yang inovatif dan semakin berdampak kedepannya, serta memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat serta lingkungan sekitar,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, penghargaan ini tidak hanya menjadi penghargaan bagi Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, namun juga menjadi penghargaan bagi semua pihak yang telah berkolaborasi serta mendukung penuh pelaksanaan program Serumpun Paman Bahri. ”Pencapaian ini merupakan &amp;nbsp;dukungan kolektif dari masyarakat, mitra binaan serta para pemangku kepentingan di Kota Dumai. Kami mengucapkan terimakasih yang sebesar&#45;besarnya kepada seluruh pihak yang telah senantiasa mendukung dan mendoakan Kilang Dumai terus beroperasi dengan aman, lancar dan andal serta mampu menghadirkan manfaat luas bagi masyarakat,” pungkas Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program Serumpun Paman Bahri merupakan inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pertamina Patra Niaga RU Dumai yang dirancang untuk menjawab tantangan sosial&#45;ekologi pada dua ekosistem penting di Kota Dumai, yaitu lahan gambut di Kelurahan Tanjung Palas dan kawasan pesisir di Kelurahan Mundam. &amp;nbsp; Program ini mengintegrasikan pengelolaan lahan gambut berkelanjutan melalui pemberdayaan Kelompok Masyarakat (Pokmas) Alam Tani yang mengelola lahan gambut pascakebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi lahan pertanian produktif berbasis Low External Input Sustainable Agriculture (LEISA).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tanaman hortikultura yang dibudidayakan serta penerapan teknologi sprinkler untuk penyiraman yang digunakan berhasil mendorong efisiensi penggunaan air, mengurangi ketergantungan pupuk kimia, sekaligus menjaga kesuburan lahan dan mencegah risiko kebakaran. Upaya&#45;upaya ini turut memberikan dampak ekonomi bagi kelompok dengan meningkatnya pendapatan dari rata&#45;rata semula Rp2 juta menjadi sekitar Rp7 juta per bulan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, upaya yang dilakukan di kawasan pesisir Kelurahan Mundam, Program Serumpun Paman Bahri berkontribusi dalam memperkuat ketahanan ekosistem melalui rehabilitasi mangrove dengan inovasi Tire Barrier, PVC Barrier, dan nursery berbasis masyarakat. Inisiatif ini melindungi 370 bibit mangrove dan mengembangkan nursery berkapasitas 1.000 bibit, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat melalui penyediaan bibit. Program ini juga berkontribusi pada mitigasi perubahan iklim melalui penyerapan karbon sebesar 189,74 kg CO?e per tahun serta pemanfaatan limbah ban bekas yang mendukung pengurangan emisi sebesar 1.064.670 kg CO?e.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui raihan penghargaan ini, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program&#45;program yang menciptakan nilai bersama (creating shared value), memperkuat kesejahteraan masyarakat, serta menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari kontribusi perusahaan terhadap pembangunan yang berkelanjutan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/93194919206-img-20260810-wa0029.jpg"/><pubDate>Mon, 10 Aug 2026 18:16:08 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3440/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-sabet-dua-penghargaan--isra-2026</guid></item><item><title>OJK Bekali Manfaat Menabung  350 Siswa SD</title><link>https://bestienews.com/detail/3439/ojk-bekali-manfaat-menabung--350-siswa-sd</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau terus memperkuat upaya membangun generasi yang cakap finansial melalui rangkaian Road to Hari Indonesia Menabung (HIM) 2026.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Upaya tersebut diwujudkan melalui edukasi keuangan kepada 350 siswa Sekolah Rakyat sebagai bagian dari percepatan implementasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) sekaligus penguatan budaya menabung sejak usia dini.&lt;br&gt;Kegiatan edukasi dilaksanakan pada 5 Agustus 2026 di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 31 Pekanbaru dan Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 3 Pekanbaru, serta pada 6 Agustus 2026 di Sekolah Rakyat Terintegrasi 11 Rokan Hilir. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Bulan Literasi Keuangan (BLK) yang disinergikan dengan Sekolah Rakyat untuk meningkatkan pemahaman pelajar mengenai pengelolaan keuangan, pentingnya menabung, serta pemanfaatan produk dan layanan keuangan secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.&lt;br&gt;Plt. Kepala OJK Provinsi Riau, Fredly Nasution, Jumat, mengatakan bahwa edukasi keuangan sejak usia dini merupakan investasi jangka panjang untuk membangun generasi yang cakap finansial.&lt;br&gt;“Edukasi keuangan sejak usia dini merupakan investasi untuk membangun generasi yang cakap finansial. Melalui Road to Hari Indonesia Menabung, OJK Riau ingin menanamkan budaya menabung sekaligus membekali pelajar dengan kemampuan mengelola keuangan secara bijak dan bertanggung jawab,” ujar Fredly.&lt;br&gt;Hari Indonesia Menabung diperingati setiap 20 Agustus sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Presiden Nomor 26 Tahun 2019 tentang Hari Indonesia Menabung. Pada tahun 2026, peringatan HIM mengusung tema “Merajut Masa Depan Melalui Literasi dan Inklusi Keuangan”, yang mencerminkan komitmen bersama untuk membangun generasi Indonesia yang cakap finansial melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan sejak usia dini.&lt;br&gt;Fredly menambahkan bahwa peningkatan literasi dan inklusi keuangan memerlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan.&lt;br&gt;“Sinergi antara OJK, pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan industri jasa keuangan menjadi kunci untuk memperluas implementasi Program KEJAR serta membangun budaya menabung di kalangan pelajar. Melalui kolaborasi tersebut, kami optimistis semakin banyak generasi muda yang memiliki kemampuan mengelola keuangan dengan baik,” tambah Fredly.&lt;br&gt;Ke depan, OJK Provinsi Riau akan terus memperluas jangkauan edukasi dan literasi keuangan melalui berbagai program kolaboratif bersama pemerintah daerah, satuan pendidikan, industri jasa keuangan, dan pemangku kepentingan lainnya sebagai bagian dari komitmen OJK dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat secara berkelanjutan di Provinsi Riau.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/46325920701-whatsapp_image_2026-08-06_at_14.jpeg"/><pubDate>Fri, 07 Aug 2026 18:55:27 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3439/ojk-bekali-manfaat-menabung--350-siswa-sd</guid></item><item><title>OJK: Pasar Modal Mulai Pulih, SJK Tetap Stabil di Tengah Ketidakpastian Global</title><link>https://bestienews.com/detail/3438/ojk-pasar-modal-mulai-pulih-sjk-tetap-stabil-di-tengah-ketidakpastian-global</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai stabilitas Sektor Jasa Keuangan (SJK) nasional tetap terjaga di tengah meningkatnya ketidakpastian global akibat eskalasi konflik geopolitik dan tekanan inflasi. Penilaian tersebut disampaikan dalam Rapat Dewan Komisioner Bulanan OJK yang digelar pada 29 Juli 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;OJK mencatat, kondisi perekonomian global masih dibayangi meningkatnya ketegangan di Timur Tengah setelah gagalnya gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran pada awal Juli 2026. Konflik tersebut kembali mendorong kenaikan harga minyak dunia dan meningkatkan premi risiko di pasar keuangan global.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di saat yang sama, Dana Moneter Internasional (IMF) merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi global tahun 2026 menjadi 3 persen, lebih rendah dibandingkan proyeksi April sebesar 3,1 persen. Meski demikian, perkembangan investasi di sektor kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dinilai menjadi faktor yang dapat menopang pertumbuhan ekonomi dunia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tekanan global juga dipengaruhi kebijakan baru Amerika Serikat yang memberlakukan tarif perdagangan terhadap 60 negara mitra dagang. Kebijakan tersebut, ditambah tingginya harga energi, diperkirakan masih akan memicu volatilitas harga komoditas dan menjaga tingginya risiko di pasar global.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di dalam negeri, OJK menilai fundamental ekonomi Indonesia tetap cukup kuat. Inflasi Juli 2026 tercatat sebesar 2,88 persen secara tahunan (year on year/yoy), sementara aktivitas manufaktur kembali memasuki zona ekspansi dengan Purchasing Managers&apos; Index (PMI) sebesar 50,2.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;OJK menilai stabilitas sektor keuangan nasional tetap terjaga dengan dukungan bauran kebijakan fiskal dan moneter yang memadai,&quot; demikian hasil rapat Dewan Komisioner OJK.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada sektor pasar modal, kinerja mulai menunjukkan perbaikan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 10,51 persen secara bulanan (month to month/mtm) ke level 6.236,13 pada akhir Juli 2026. Meski demikian, secara tahun berjalan (year to date/ytd) IHSG masih terkoreksi 27,88 persen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tekanan jual investor asing juga mulai mereda. Setelah pada Juni terjadi aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp19,63 triliun, pada Juli investor asing kembali mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp1,62 triliun. Likuiditas pasar saham pun membaik, ditandai penyempitan rata&#45;rata bid&#45;ask spread menjadi 1,33 persen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di pasar obligasi, Indonesia Composite Bond Index (ICBI) menguat tipis 0,14 persen secara bulanan menjadi 430,46. Minat investor asing terhadap Surat Berharga Negara (SBN) juga tetap positif dengan pembelian bersih mencapai Rp6,39 triliun hingga 29 Juli 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, industri pengelolaan investasi tetap mencatatkan pertumbuhan. Nilai Asset Under Management (AUM) mencapai Rp1.025,12 triliun, sedangkan Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana meningkat menjadi Rp663,26 triliun. Investor reksa dana juga membukukan net subscription sebesar Rp3,43 triliun selama Juli 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepercayaan masyarakat terhadap pasar modal terus meningkat. Jumlah investor bertambah sekitar 1,10 juta hanya dalam satu bulan, sehingga secara kumulatif mencapai 30,06 juta investor atau tumbuh 47,63 persen dibandingkan awal tahun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi penghimpunan dana, hingga akhir Juli 2026 korporasi berhasil menggalang dana sebesar Rp121,96 triliun melalui berbagai instrumen pasar modal, termasuk 7 penawaran umum perdana saham (IPO), 12 penawaran umum terbatas (PUT), serta penerbitan obligasi dan sukuk. Selain itu, terdapat 15 rencana penawaran umum dengan nilai indikatif mencapai Rp11,88 triliun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penggalangan dana melalui Securities Crowdfunding (SCF) juga terus berkembang. Sepanjang Juli 2026, terdapat 17 efek baru dan delapan penerbit baru dengan total dana yang dihimpun sebesar Rp25,79 miliar. Secara kumulatif, nilai penghimpunan dana melalui SCF telah mencapai Rp2,01 triliun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada pasar keuangan derivatif, OJK telah memberikan persetujuan prinsip kepada 113 pihak hingga akhir Juli 2026. Sementara itu, Bursa Karbon Indonesia mencatat total volume transaksi mencapai 1,98 juta ton CO2 ekuivalen (tCO2e) dengan nilai transaksi sebesar Rp93,89 miliar sejak diluncurkan pada September 2023.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di bidang pengawasan dan penegakan hukum, OJK terus memperkuat pelindungan investor. Hingga 31 Juli 2026, OJK telah menjatuhkan sanksi administratif berupa denda sebesar Rp91,09 miliar kepada 104 pihak dalam kasus di bidang Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (PMDK). Selain itu, OJK juga menjatuhkan sanksi berupa pencabutan izin, pembekuan izin, pembatalan surat tanda terdaftar, peringatan tertulis, serta perintah tertulis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di luar kasus pemeriksaan, OJK juga mengenakan denda keterlambatan senilai Rp196,55 miliar kepada 506 pihak, serta menjatuhkan ratusan sanksi peringatan tertulis. Khusus selama Juli 2026, sanksi administratif atas pelanggaran ketentuan di sektor PMDK mencapai Rp4,83 miliar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan berbagai indikator tersebut, OJK optimistis stabilitas sektor jasa keuangan nasional tetap terjaga dan mampu menjadi penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia meskipun ketidakpastian global masih membayangi.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/89596003588-ojk_4.jpg"/><pubDate>Wed, 05 Aug 2026 13:48:31 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3438/ojk-pasar-modal-mulai-pulih-sjk-tetap-stabil-di-tengah-ketidakpastian-global</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai  Lakukan Agility Test</title><link>https://bestienews.com/detail/3437/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai--lakukan-agility-test</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM &#45;&lt;/strong&gt; PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) melalui bagian Health dan Emergency &amp;amp; Insurance fungsi HSSE kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem tanggap darurat dengan menyelenggarakan Agility Test Firefighter, yang diikuti sebanyak 57 personel Firefighter (petugas pemadam kebakaran) wilayah operasi Kilang Dumai dan Kilang Sungai Pakning.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang berlangsung pada 29–31 Juli 2026 di Lapangan Bapor, Komperta Bukit Datuk ini merupakan bagian dari indikator capaian Firefighter Fitness Improvement Program yang bertujuan memastikan setiap personel Firefighter memiliki tingkat kebugaran fisik, kelincahan, daya tahan, serta kesiapsiagaan yang sesuai dengan tuntutan operasional di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agility Test diselenggarakan sebagai bentuk evaluasi berkala terhadap kemampuan fisik personel Firefighter dalam menghadapi berbagai kondisi kedaruratan. Pengujian ini mengadopsi konsep pelatihan Firefighter yang digunakan oleh Singapore Civil Defence Force (SCDF) dan dikembangkan bersama FLAIRS/Eminence sehingga setiap tahapan pengujian merepresentasikan aktivitas nyata yang dihadapi petugas pemadam kebakaran ketika merespons keadaan darurat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama pelaksanaan tes, peserta diwajibkan menyelesaikan serangkaian obstacle yang dirancang untuk menguji kemampuan fisik dan keterampilan operasional, meliputi Hose Drag (menarik selang pemadam), Stair Climb (naik dan turun tangga), SCBA Carry (membawa Self Contained Breathing Apparatus), Obstacle Course (melewati berbagai rintangan yang menguji kelincahan, koordinasi, dan keseimbangan), Casualty Rescue/Rescue Drag (evakuasi korban), hingga Sprint to Finish dalam batas waktu yang telah ditentukan. Seluruh rangkaian tersebut mensimulasikan kondisi kerja Firefighter di lapangan sehingga kemampuan peserta dapat dievaluasi secara menyeluruh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Standar kelulusan ditetapkan dengan waktu penyelesaian maksimal 6 menit. Pada pelaksanaan tahun ini, waktu tercepat berhasil dicatatkan sebesar 3 menit 20 detik, sedangkan rata&#45;rata waktu peserta yang lulus adalah 4 menit 40 detik. Hasil tersebut menunjukkan kesiapan fisik mayoritas personel Firefighter dalam menghadapi tuntutan tugas operasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manajer HSSE PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Syahrial Okzani, menyampaikan bahwa Agility Test merupakan salah satu program strategis perusahaan dalam memastikan kesiapan personel tanggap darurat sekaligus memperkuat implementasi budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Keselamatan operasional diawali dengan kesiapan personel yang prima. Melalui Agility Test ini, kami ingin memastikan setiap Firefighter memiliki kemampuan fisik, ketangkasan, dan daya tahan yang sesuai dengan tuntutan tugas di lapangan. Program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat budaya HSSE sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan tim tanggap darurat untuk melindungi pekerja, aset perusahaan, dan lingkungan. Kami berharap evaluasi ini menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjaga kebugaran secara berkelanjutan,” ujar Syahrial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Senada dengan hal tersebut, Section Head Health PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, dr. Hengki Ferdianto, menjelaskan bahwa aspek kebugaran menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung keberhasilan operasi penyelamatan dan pemadaman kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Agility Test bukan hanya mengukur kecepatan menyelesaikan lintasan, tetapi juga mengevaluasi kapasitas fisik, daya tahan kardiovaskular, kekuatan otot, koordinasi, keseimbangan, serta kemampuan personel bekerja di bawah tekanan. Hasil evaluasi ini menjadi dasar bagi tim Health dalam menyusun program pembinaan kebugaran sehingga setiap Firefighter senantiasa berada dalam kondisi fisik yang optimal ketika menjalankan tugas,” jelas Hengki.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelaksanaan Agility Test berlangsung dengan aman, tertib, dan sesuai rencana. Selain menjadi indikator pencapaian program Firefighter Fitness Improvement Program, hasil evaluasi ini juga akan menjadi dasar penyusunan program pembinaan fisik yang lebih terarah bagi personel Firefighter sehingga peningkatan kompetensi dapat dilakukan secara berkesinambungan&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/34908998228-uji_kebakaran.jpg"/><pubDate>Wed, 05 Aug 2026 13:28:36 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3437/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai--lakukan-agility-test</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Santuni Anak Yatim Ring 1</title><link>https://bestienews.com/detail/3436/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-santuni-anak-yatim-ring-1</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; &amp;nbsp;PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) kembali menunjukkan komitmen sosialnya kepada masyarakat sekitar wilayah operasional kilang dengan menggelar santunan anak yatim yang dilaksanakan pada Jumat (31/7), bertempat di Masjid Ar&#45;Rahman Main Office Kilang Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut dilaksanakan sebelum melaksanakan Shalat Ashar berjamaah bersama seluruh pekerja dan manajemen Kilang Dumai. Santunan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan Kilang Dumai melalui BAZMA, sebagai lembaga amil zakat di lingkungan Pertamina. Santunan diberikan kepada 10 anak yang berasal dari Kelurahan Tanjung Palas, Kelurahan Jaya Mukti dan wilayah sekitarnya secara bergantian dan berkala setiap periodenya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan santunan kepada anak yatim merupakan wujud kepedulian sosial perusahaan sekaligus ungkapan rasa syukur atas kelancaran operasional Kilang Dumai yang senantiasa didukung oleh masyarakat di sekitar wilayah operasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah, operasional Kilang Dumai hingga saat ini berjalan dengan normal dan dalam kondisi baik berkat dukungan dan doa masyarakat. Melalui komitmen ini, kami berharap santunan yang kami berikan dapat bermanfaat bagi anak&#45;anak kita semua, serta dapat meringankan kebutuhan sekolah mereka sehari&#45;hari,” ujar Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain memberikan santunan, sepulangnya dari kegiatan tersebut anak&#45;anak juga dibekali dengan sagu hati berupa makanan untuk menambah keceriaan dan semangat mereka untuk belajar. Pada kesempatan kali ini, Executive General Manager &amp;nbsp;PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai Iwan Kurniawan turut menyerahkan langsung santunan kepada anak&#45;anak. Ia juga turut &amp;nbsp;memberikan semangat langsung kepada anak&#45;anak agar terus semangat dalam belajar dan meraih cita&#45;cita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan santunan dan shalat ashar berjamaah ini juga dirangkaikan dengan doa bersama sebagai ikhtiar memohon doa agar kegiatan operasional Kilang Dumai serta unit operasi lainnya dapat berus berjalan lancar, aman, dan andal serta para pekerja senantiasa diberikan kesehatan dalam menjalankan kegiatan operasi secara optimal, dan berkontribusi dalam menopang ketahanan energi nasional bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan ini, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai berkomitmen untuk terus hadir dan tumbuh bersama masyarakat serta menciptakan dampak berkelanjutan &amp;nbsp;melalui berbagai inisiatif program yang bermanfaat. Kegiatan ini juga diharapkan dapat semakin mempererat hubungan yang harmonis antara perusahaan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasi&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/85356621625-bantuan_anak.jpg"/><pubDate>Mon, 03 Aug 2026 20:19:14 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3436/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-santuni-anak-yatim-ring-1</guid></item><item><title>Destry Damayanti Ditunjuk sebagai Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia</title><link>https://bestienews.com/detail/3435/destry-damayanti-ditunjuk-sebagai-pejabat-sementara-gubernur-bank-indonesia</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45; &lt;/strong&gt;Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) menetapkan Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti sebagai Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia menyusul pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur BI.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penetapan tersebut diputuskan dalam Rapat Dewan Gubernur pada 26 Juli 2026, setelah Perry Warjiyo secara sukarela mengundurkan diri karena alasan pribadi pada 25 Juli 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keputusan tersebut mengacu pada Pasal 48 ayat (1) huruf (a) Undang&#45;Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir melalui Undang&#45;Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan. Sesuai ketentuan Pasal 50 ayat (2) UU Bank Indonesia, Deputi Gubernur Senior menjalankan tugas sebagai Pejabat Sementara Gubernur hingga proses penetapan gubernur definitif dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang&#45;undangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bank Indonesia menegaskan, pergantian kepemimpinan tersebut tidak akan memengaruhi pelaksanaan tugas dan fungsi bank sentral. BI tetap berkomitmen menjalankan mandat menjaga stabilitas nilai rupiah, memelihara stabilitas sistem pembayaran, serta turut menjaga stabilitas sistem keuangan guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, Bank Indonesia memastikan seluruh kebijakan dan operasional kelembagaan tetap berjalan secara profesional dengan mengedepankan prinsip tata kelola yang baik. Sinergi dan koordinasi dengan pemerintah maupun para pemangku kepentingan akan terus diperkuat dalam menjalankan amanat undang&#45;undang, sehingga stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga dan mampu mendukung pertumbuhan sektor riil serta penciptaan lapangan kerja.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/20084847496-deputi_baru.jpg"/><pubDate>Mon, 27 Jul 2026 15:13:50 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3435/destry-damayanti-ditunjuk-sebagai-pejabat-sementara-gubernur-bank-indonesia</guid></item><item><title>BI Riau Lakukan  Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026</title><link>https://bestienews.com/detail/3434/bi-riau-lakukan--ekspedisi-rupiah-berdaulat-2026</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45; &lt;/strong&gt;Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau kembali menggelar &amp;nbsp;Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 sebagai upaya memastikan ketersediaan uang Rupiah layak edar di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Program yang berlangsung pada 21–27 Juli 2026 tersebut juga menjadi bagian dari penguatan peran Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara hingga ke wilayah kepulauan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau bersama Pemerintah Provinsi Riau dan TNI Angkatan Laut secara resmi melepas Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat dalam sebuah seremoni di Pekanbaru, Senin (20/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Bank Indonesia menghadirkan layanan kas di daerah kepulauan yang memiliki tantangan geografis cukup besar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen kita bersama untuk memastikan ketersediaan uang Rupiah dalam jumlah yang cukup, pecahan yang sesuai, dan dalam kondisi layak edar di seluruh daerah Indonesia, khususnya wilayah 3T di Provinsi Riau,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut SF Hariyanto, kondisi geografis Riau yang terdiri dari banyak pulau membuat distribusi uang layak edar memerlukan dukungan dan sinergi berbagai pihak. Karena itu, kolaborasi Bank Indonesia, pemerintah daerah, TNI Angkatan Laut, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi faktor penting dalam menjangkau masyarakat di wilayah kepulauan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menyebut Pulau Rupat, Pulau Bengkalis, Pulau Tebing Tinggi, Pulau Mendol, dan Sei Guntung merupakan kawasan yang membutuhkan perhatian khusus agar masyarakat tetap memperoleh akses terhadap Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Wilayah&#45;wilayah ini memerlukan perhatian khusus agar masyarakat tetap mendapatkan hak yang sama dalam penggunaan alat pembayaran yang sah, yaitu Rupiah,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut, SF Hariyanto menilai Ekspedisi Rupiah Berdaulat tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan distribusi uang layak edar, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kehadiran negara di wilayah perbatasan dan kepulauan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kegiatan ERB ini tidak hanya berorientasi pada aspek logistik, tetapi juga mengemban amanah untuk memperkuat kedaulatan negara melalui penguatan peran Rupiah sebagai simbol kedaulatan dan pemersatu bangsa,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, penyelenggaraan ERB 2026 menjadi bagian dari strategi Bank Indonesia dalam menjaga kualitas uang Rupiah yang beredar sekaligus meningkatkan literasi masyarakat mengenai pentingnya menggunakan dan merawat Rupiah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada tahun ini, BI Provinsi Riau membawa uang layak edar senilai Rp8 miliar, jumlah terbesar sejak program Ekspedisi Rupiah Berdaulat pertama kali dilaksanakan di Provinsi Riau. Distribusi dilakukan menggunakan KRI Lepu milik TNI Angkatan Laut menuju lima wilayah kepulauan, yakni Pulau Rupat, Pulau Bengkalis, Pulau Tebing Tinggi, Pulau Mendol, dan Sei Guntung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain memberikan layanan penukaran uang, tim ekspedisi juga akan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya merawat Rupiah, mengenali ciri keaslian uang, serta memperkuat pemahaman bahwa Rupiah merupakan simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Plt Gubernur Riau berharap sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, TNI/Polri, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus terjalin sehingga pelaksanaan ERB 2026 berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah 3T.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita jaga sinergi, koordinasi, dan kolaborasi agar pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat ini berjalan optimal dan mampu menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat hingga ke wilayah kepulauan,&quot; tutupnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/76009568156-bi_kapal.jpg"/><pubDate>Wed, 22 Jul 2026 09:42:55 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3434/bi-riau-lakukan--ekspedisi-rupiah-berdaulat-2026</guid></item><item><title>Persatuan Wanita Patra Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan DPPA Kota Dumai Tanamkan Budaya Anti&#45;Bullying</title><link>https://bestienews.com/detail/3433/persatuan-wanita-patra-pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-dan-dppa-kota-dumai-tanamkan-budaya-antibu</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt; Berangkat dari kepedulian terhadap isu bully dan mewujudkan lingkungan belajar yang nyaman, Persatuan Wanita Patra (PWP) PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Dumai menggelar sosialisasi bertajuk &quot;No Bully, Just Friendly: Hentikan Bullying, Mari Berteman&quot;. Kegiatan ini diberikan pada siswa kelas 6 SD IT Bazma Brilliant Dumai pada Jum’at (17/7) untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pencegahan perundungan sekaligus menumbuhkan budaya saling menghargai di lingkungan sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Bidang Pendidikan PWP Kilang Dumai, Intan Purwati, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja Bidang Pendidikan PWP sekaligus bentuk kepedulian terhadap maraknya kasus bullying yang masih terjadi di kalangan anak&#45;anak. “Melalui kolaborasi dengan DPPPA Kota Dumai, kami berharap anak&#45;anak dapat memahami bahaya bullying, berani melindungi diri, serta membangun budaya saling menghargai di lingkungan sekolah,&quot; ujar Intan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kegiatan ini PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menghadirkan psikolog anak dari DPPPA Kota Dumai, Fitri Aprilias Sabrina, S.Psi., M.Psi., Psikolog sebagai narasumber, yang memberikan edukasi mengenai pencegahan bullying kepada para siswa. Ia mengajak para siswa untuk &amp;nbsp;memahami pentingnya menciptakan lingkungan pertemanan yang sehat serta menekankan kepada anak&#45;anak bahwa sebaik&#45;baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain, sebagaimana pesan Rasulullah SAW dalam sebuah hadis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fitri menjelaskan bahwa perilaku perundungan atau bullying &amp;nbsp;merupakan tindakan menyakiti orang lain yang dilakukan secara sengaja dan berulang, sehingga berbeda dengan konflik biasa yang terjadi di antara dua pihak dengan posisi yang setara. Ia menjelaskan, “Candaan pun perlu dipahami batasannya, karena tidak semua hal yang dianggap lucu oleh seseorang akan dirasakan sama oleh orang lain,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agar materi yang disampaikan lebih mudah dipahami, sosialisasi tersebut dikemas secara interaktif dengan diajak berdiskusi mengenai bentuk wujud perilaku bullying, mulai dari fisik, verbal, sosial, hingga di ruang digital seperti media sosial. Penyampaian materi turut diperkaya dengan nilai&#45;nilai keagamaan yang mengajarkan pentingnya saling menghormati, berbuat baik, dan menjaga sesama, sehingga para siswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Affan, salah satu peserta &amp;nbsp;mengaku materi yang disampaikan tidak hanya mudah dipahami, tetapi juga memberikan bekal tentang pentingnya saling menghargai antarteman. &quot;Aku jadi tahu kalau kita nggak boleh ngebully teman. Kalau ada teman yang dibully, kita harus bantu dan cerita ke guru atau orang tua. Tadi juga seru, Bu Fitri jelasinnya gampang dimengerti, jadi aku dapat banyak pelajaran.&quot; ujar Affan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations, &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, Tengku Muhammad Rum, mengatakan bahwa inisiatif yang diselenggarakan oleh Persatuan Wanita Patra ini mencerminkan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung tumbuh kembang generasi muda melalui lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan bebas dari perundungan. Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi langkah penting dalam membangun karakter generasi muda sejak dini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami percaya bahwa menciptakan lingkungan yang aman bagi anak merupakan investasi penting dalam membangun generasi masa depan yang berkarakter, berempati, dan saling menghargai. Melalui kolaborasi bersama PWP dan DPPPA Kota Dumai, kami berharap edukasi ini dapat meningkatkan kesadaran anak&#45;anak untuk berani mengatakan tidak terhadap bullying serta menjadi agen perubahan yang menebarkan kebaikan di lingkungan sekitarnya,&quot; Pungkas Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan ini, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai bersama Persatuan Wanita Patra berharap dapat memperkuat budaya saling menghargai, memperkuat kepedulian antarsesama, serta mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, ramah anak, dan bebas dari perundungan. Inisiatif ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh).&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/78914015660-foto_sekolah.jpg"/><pubDate>Mon, 20 Jul 2026 13:30:05 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3433/persatuan-wanita-patra-pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-dan-dppa-kota-dumai-tanamkan-budaya-antibu</guid></item><item><title>Ini Respon Cepat  Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Atas Keluhan Masyarakat Ring 1</title><link>https://bestienews.com/detail/3432/ini-respon-cepat--pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-atas-keluhan-masyarakat-ring-1</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; Menanggapi adanya keluhan bau yang disampaikan oleh warga RT 05 Kelurahan Tanjung Palas sekitar pukul 10.00 WIB, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) dengan sigap mengerahkan tim HSSE ke sumber lokasi untuk melakukan pemantauan dan pengujian kualitas udara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan hasil pemantauan dan pengujian di lokasi, sumber bau sebagaimana yang dimaksud bukan kebocoran dari operasional kilang, melainkan berasal dari kebocoran tabung gas HCL salah seorang warga setempat. Sampai saat ini, masih belum diketahui asal dan pemanfaatan tabung gas tersebut serta masih dilakukan investigasi oleh Polsek Dumai Timur bekerja sama dengan Pemadam Kebakaran Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kilang Dumai terus melakukan pemantaun intensif berkala sesuai dengan prosedur yang telah diatur sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) guna menciptakan operasional yang andal dan serta serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat dan lingkungan sekitar .&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum menegaskan bahwa perusahaan merespons dengan cepat setiap informasi maupun laporan dari masyarakat terkait gangguan operasional &amp;nbsp;kilang sebagai bentuk komitmen untuk memastikan seluruh aktivitas kilang berjalan secara aman dan tidak menimbulkan dampak terhadap masyarakat maupun lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Dari hasil pemeriksaan, sumber bau tersebut dipastikan tidak berasal dari operasional Kilang Pertamina Dumai dan seluruh kegiatan operasional Kilang berlangsung dalam kondisi baik. Kami akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak&#45;pihak terkait untuk memastikan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat,” tegas Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kilang Dumai memastikan bahwa seluruh proses pemantauan dilakukan sesuai dengan standar dan peraturan yang berlaku, serta dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/88880242490-gas_ru.jpg"/><pubDate>Tue, 14 Jul 2026 21:17:45 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3432/ini-respon-cepat--pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-atas-keluhan-masyarakat-ring-1</guid></item><item><title>Persatuan Wanita Patra Kilang Dumai Bagian 100 Paket Makan Siang dan Mukena Gratis</title><link>https://bestienews.com/detail/3431/persatuan-wanita-patra-kilang-dumai-bagian-100-paket-makan-siang-dan-mukena-gratis</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&lt;/strong&gt;– PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) melalui Persatuan Wanita Patra (PWP) yang beranggotakan para istri pekerja Kilang Dumai kembali menggelar program Jum’at Berkah dengan membagikan 100 paket makan siang untuk masyarakat di sekitar kawasan Rumah Dinas Perusahaan (RDP) Komperta Bukit Datuk, hunian para pekerja Kilang Dumai. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, (10/7), bertempat di Masjid Nurul Falah, BTN Taman Mitra, Kelurahan Bukit Timah, Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Paket bantuan diserahkan kepada Ketua Pengurus Masjid Nurul Falah, Lukman, dan Ketua Majelis Taklim Nurul Falah, Aida, untuk kemudian dibagikan kepada jamaah usai pelaksanaan Salat Jumat. Selain membagikan paket makan siang, PWP Kilang Dumai juga menyalurkan paket mukena baru, sebagai dukungan moril untuk meningkatkan kenyamanan serta kekhusyukan jamaah muslimah dalam beribadah. Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan disambut antusias oleh anggota majlis taklim Nurul Falah yang hadir dalam kesempatan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Bidang Sosial Budaya PWP RU Dumai, Yuni Riduan, yang hadir mewakili Ketua PWP Tingkat Wilayah RU Dumai, Melati Iwan Kurniawan menyampaikan bahwa Program Jum’at Berkah secara konsisten dilaksanakan setiap bulannya ke masjid&#45;masjid di sekitar tempat tinggal dan area operasi perusahaan. Menurutnya, program tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen PWP dalam menumbuhkan semangat kepedulian dan berbagi kepada sesama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Program ini menjadi bagian dari upaya PWP untuk terus memberikan kontribusi dan dampak positif kepada masyarakat melalui kegiatan sosial yang berkelanjutan. Kami akan terus berupaya menjaga kegiatan ini agar terus berlangsung serta memberikan manfaat untuk masyarakat secara merata di wilayah Kota Dumai,” ungkap Yuni.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program Jum’at berkah merupakan salah satu kegiatan rutin setiap bulannya yang dilaksanakan oleh Bidang Sosial Budaya PWP Kilang Dumai, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar sekaligus memperkuat implementasi tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) Perusahaan. Selain Jum&apos;at Berkah, PWP secara aktif juga menjalankan berbagai program sosial lainnya, seperti santunan bagi anak yatim, bantuan pendidikan bagi anak dhuafa, bantuan bagi lansia dhuafa, serta mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan upaya pencegahan stunting melalui penyaluran paket makanan bergizi di sejumlah posyandu di Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan jum’at berkah ini turut mendapat respon positif dari ketua pengurus masjid dan kelompok ibu ibu majelis taqlim Nurul Falah. Ketua Majelis Taklim Nurul Falah, Aida, menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan PWP Kilang Pertamina Dumai kepada masyarakat. “Saya mengucapkan terimakasih yang sebanyak&#45;banyaknya kepada ibu&#45;ibu PWP Pertamina Patra Niaga RU Dumai yang telah peduli kepada masyarakat. Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut dan semakin sukses kedepannya karena sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Aida&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya, Program Jum&apos;at Berkah juga telah dilaksanakan di Masjid Taufiqiyah, Masjid Muhajirin, Masjid Bustanul Abidin, serta sejumlah masjid lainnya di Kota Dumai. Pelaksanaan program tersebut senantiasa mendapat sambutan positif dari masyarakat dan para pengurus masjid sebagai bentuk kepedulian perusahaan yang memberikan manfaat secara langsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum, mengatakan bahwa Program Jum&apos;at Berkah merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai tambah sekaligus mempererat hubungan yang harmonis dengan masyarakat melalui kolaborasi berbagai elemen di lingkungan perusahaan, termasuk Persatuan Wanita Patra. Menurutnya, kepedulian sosial menjadi bagian penting dalam mewujudkan keberadaan perusahaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Inisiatif ini mencerminkan kepedulian sosial dan semangat kolaborasi seluruh insan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Kami menyadari kelancaran operasi kilang dan pencapaian kinerja perusahaan tidak lepas dari dukungan oleh masyarakat Dumai. Karena itu, kami berharap melalui kegiatan ini dapat semakin mengeratkan silaturahmi dan hubungan yang harmonis dan &amp;nbsp;berkelanjutan antara perusahaan dengan masyarakat,” tutup Muhammad Rum&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain menjadi wadah untuk berbagi, melalui program Jumat Berkah, PWP Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai berkomitmen menghadirkan manfaat nyata untuk masyarakat dengan terus menerus melakukan kegiatan sosial yang berdampak. Aksi ini juga diharapkan dapat menginspirasi banyak pihak dalam menumbuhkan semangat berbagi, serta menjalin kebersamaan dengan masyarakat.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/68471561301-img-20260711-wa0017.jpg"/><pubDate>Sat, 11 Jul 2026 17:27:03 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3431/persatuan-wanita-patra-kilang-dumai-bagian-100-paket-makan-siang-dan-mukena-gratis</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Borong  Penghargaan di Ajang IDEAS 2026</title><link>https://bestienews.com/detail/3430/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-borong--penghargaan-di-ajang-ideas-2026</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45; &lt;/strong&gt;PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) kembali mencatatkan prestasi dengan meraih tiga penghargaan prestisius dibidang kehumasan dalam ajang The 5th Indonesia DEI &amp;amp; ESG Awards (IDEAS) 2026 yang berlangsung di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan pada Kamis (9/7).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam ajang tersebut, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai berhasil memboyong tiga penghargaan Silver Winner kategori Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) Communication Program Sub Kategori Gender Equality &amp;amp; Diversity lewat program PERTIWI. Selain itu, penghargaan pada Kategori dan Sub Kategori yang sama Kilang Dumai juga diraih melalui program Community Involvement &amp;amp; Development (CID) Green Laundry, yakni usaha cuci pakaian berbasis ramah lingkungan yang menggunakan sabun cuci berbahan rumput teki yang diproduksi dan dikelola langsung oleh sekelompok bapak&#45;bapak nelayan ‘Ngokang’ di Kelurahan Tanjung Palas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak hanya itu, penghargaan kategori DEI Staff sebagai Insan IDEAS 2026 turut diraih oleh Ainun Nabila, Junior Officer Communication, Relations, &amp;amp; Compliance PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai dengan predikat Silver Winner. Penyerahaan pernghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian acara Awarding The 10th PR INDONESIA Awards.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;IDEAS 2026 merupakan ajang penghargaan program Komunikasi Kehumasan Strategis yang diinisiasi oleh PR Indonesia Group sebagai apresiasi kepada institusi yang telah berhasil mengimplementasikan praktik komunikasi terbaik berbasis DEI dan ESG (Environmental, Social, and Governance). Ajang ini diikuti sebanyak 26 institusi dari berbagai sektor di Indonesia, mulai dari Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi Negeri, BUMN, Anak Usaha BUMN, BUMD, RSUP/RSUD, Korporasi Multinasional, Korporasi Swasta Nasional, LSM, dan Organisasi Non&#45;Profit se&#45;Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations, &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum, mengatakan penghargaan yang diraih oleh Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai pada keikutsertaan perdananya di ajang IDEAS 2026 menjadi pengakuan atas konsistensi upaya Perusahaan dalam menghadirkan program&#45;program pengembangan Sumber Daya Manusia maupun program CID berbasis prinsip DEI &amp;amp; ESG yang inklusif dan berdampak.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Penghargaan ini adalah buah dari semangat dedikasi dan kolaborasi di Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, baik di lingkungan internal maupun eksternal bersama masyarakat, kelompok binaan, serta pemangku kepentingan. Penghargaan ini menjadi semangat kami kedepannya untuk terus menghadirkan praktik komunikasi yang strategis, terbuka, dan akuntabel serta memberikan dampak bagi masyarakat,” ujar Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program PERTIWI (Perempuan Pertamina Tangguh, Inspiratif, Wibawa, dan Independen) menjadi dukungan nyata Pertamina dalam mendorong pemberdayaan &amp;nbsp;dan kepemimpinan pekerja perempuan, sebagai wujud komitmen terhadap keberagaman, kesetaraan, dan inklusi di lingkungan Pertamina Group. Di Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, PERTIWI dijalankan melalui berbagai kegiatan, mulai dari pelatihan kepemimpinan, financial coaching, hingga employee assistance program. Sebanyak 41 pekerja perempuan di Kilang Dumai dan Kilang Sungai Pakning kini semakin percaya diri memberikan kontribusi terbaik dalam menjaga ketahanan energi nasional. Selain itu, keberhasilan PERTIWI di Kilang Dumai juga turut mendorong meningkatnya representasi perempuan pada posisi strategis seperti Manager dan Section Head. &amp;nbsp;Keberhasilan tersebut juga tercermin dari penghargaan Insan IDEAS 2026 yang diraih oleh &amp;nbsp;Ainun Nabila.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Program Green Laundry juga menjadi bukti bahwa nilai inklusivitas juga berhasil diimplementasikan dalam program CID Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai yang telah berjalan sekitar tiga tahun tersebut. Melalui program tersebut, Perusahaan berhasil menghadirkan solusi alternatif pekerjaan yang lebih aman bagi 10 bapak&#45;bapak nelayan ’Ngokang’ yang tergabung dalam kelompok Barter Jaya menjalankan usaha binatu (laundry), sekaligus mematahkan stigma bahwa pekerjaan mencuci dan menyetrika pakaian hanya identik sebagai pekerjaan perempuan. Berkat pendampingan yang intensif dan berkelanjutan, mereka kini semakin mandiri dalam mengelola Green Laundry dengan omzet mencapai Rp8–9 juta per bulan, meningkat signifikan dibandingkan kondisi awal ketika pendapatan setiap anggota hanya sekitar Rp200 ribu per bulan dengan total pendapatan kelompok sekitar Rp2 juta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui capaian di ajang IDEAS 2026, PT Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menegaskan komitmennya untuk terus mengintegrasikan serta mengakselerasi implementasi prinsip DEI dan ESG dalam setiap proses bisnis perusahaan guna menciptakan budaya kerja yang inklusif, memperkuat tata kelola perusahaan, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan melalui program Community Involvement and Development yang berkelanjutan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/3160449352-ainun.jpg"/><pubDate>Fri, 10 Jul 2026 11:34:59 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3430/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-borong--penghargaan-di-ajang-ideas-2026</guid></item><item><title>OJK Optimalkan SLIK, Percepat Akses Kredit UMKM dan Program 3 Juta Rumah</title><link>https://bestienews.com/detail/3429/ojk-optimalkan-slik-percepat-akses-kredit-umkm-dan-program-3-juta-rumah</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat infrastruktur informasi perkreditan nasional melalui optimalisasi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas informasi debitur, memperluas akses pembiayaan yang sehat, serta mendukung penyaluran kredit kepada sektor produktif, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Program 3 Juta Rumah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peluncuran optimalisasi SLIK dilakukan Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, bersama Maruarar Sirait di Kantor OJK, Jakarta, Senin. Acara tersebut turut dihadiri jajaran Anggota Dewan Komisioner OJK, pimpinan kementerian dan lembaga, pelaku usaha jasa keuangan, asosiasi pengembang perumahan, serta berbagai pemangku kepentingan sektor jasa keuangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Friderica mengatakan, optimalisasi SLIK merupakan bagian dari komitmen OJK untuk meningkatkan penyaluran kredit dan pembiayaan kepada masyarakat secara lebih berkualitas, tepat sasaran, dan tetap mengedepankan prinsip kehati&#45;hatian. Upaya tersebut diharapkan mampu menopang stabilitas sektor keuangan sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mulai berlaku pada 1 Juli 2026, optimalisasi SLIK menghadirkan dua pembaruan utama. Pertama, percepatan pembaruan informasi kredit atau pembiayaan oleh Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) menjadi paling lambat tiga hari kerja setelah fasilitas dilunasi. Kedua, penerapan batas minimal (threshold) informasi debitur sebesar di atas Rp1 juta sehingga data yang ditampilkan lebih proporsional dan relevan untuk proses analisis kredit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Friderica, ketersediaan data debitur yang lebih mutakhir, akurat, dan relevan akan membantu lembaga jasa keuangan mempercepat penyaluran pembiayaan, termasuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi dalam mendukung Program 3 Juta Rumah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Optimalisasi ini diharapkan mampu memperluas akses kredit dan pembiayaan bagi masyarakat yang memenuhi kriteria, termasuk masyarakat berpenghasilan rendah, pelaku UMKM, serta kelompok masyarakat yang selama ini masih memiliki keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski demikian, Friderica menegaskan bahwa SLIK bukan satu&#45;satunya dasar dalam menentukan persetujuan kredit. Keputusan pemberian pembiayaan tetap menjadi kewenangan masing&#45;masing lembaga jasa keuangan berdasarkan hasil analisis kelayakan, manajemen risiko, serta penerapan prinsip kehati&#45;hatian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dengan demikian, perluasan inklusi keuangan dapat berjalan beriringan dengan penguatan kualitas kredit, pelindungan konsumen, dan terjaganya stabilitas sistem keuangan,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Maruarar Sirait mengapresiasi langkah OJK dalam mengoptimalkan SLIK. Menurutnya, pembaruan sistem tersebut akan mendukung percepatan penyaluran pembiayaan perumahan sehingga semakin banyak masyarakat dapat memperoleh akses pembiayaan yang lebih cepat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Digunakan Lebih dari 2.100 Lembaga Keuangan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hingga Juli 2026, SLIK telah dimanfaatkan oleh 2.169 pelapor yang terdiri atas perbankan, perusahaan pembiayaan, perusahaan modal ventura, lembaga keuangan mikro, pergadaian, koperasi simpan pinjam, hingga berbagai lembaga jasa keuangan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tingginya pemanfaatan sistem tersebut tercermin dari rata&#45;rata 31 juta permintaan Informasi Debitur (iDeb) setiap bulan. Bahkan pada April 2026, jumlah inquiry mencapai 35,3 juta, menunjukkan peran SLIK yang semakin strategis dalam mendukung penyaluran kredit dan pembiayaan nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;OJK menyebut optimalisasi SLIK diarahkan untuk mencapai empat tujuan utama, yakni mendukung program pembangunan ekonomi nasional melalui perluasan akses pembiayaan, mempercepat pembaruan data debitur, meminimalkan potensi pengaduan masyarakat akibat data pelunasan yang belum diperbarui, serta memperkuat ekosistem keuangan melalui sistem pelaporan kredit yang lebih kredibel.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penguatan SLIK dilakukan di tengah kinerja intermediasi sektor jasa keuangan yang terus menunjukkan tren positif. Hingga Mei 2026, kredit perbankan tercatat tumbuh 11,51 persen secara tahunan (year on year) menjadi Rp8.918 triliun. Sementara itu, kredit UMKM telah mencapai sekitar Rp1.500 triliun, sedangkan kredit perumahan tumbuh 4,99 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/8504168536-ojk_ninuk.jpg"/><pubDate>Tue, 07 Jul 2026 20:55:34 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3429/ojk-optimalkan-slik-percepat-akses-kredit-umkm-dan-program-3-juta-rumah</guid></item><item><title>Kilang Dumai Luncurkan Program JITU</title><link>https://bestienews.com/detail/3428/kilang-dumai-luncurkan-program-jitu</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) melalui fungsi kerja Hydro Skimming Complex (HSC) Production resmi meluncurkan program JITU (Jumat Inovasi muTU) sebagai upaya dan komitmen perusahaan dalam memperkuat budaya inovasi dan peningkatan mutu di lingkungan kerja. &amp;nbsp;Melalui inisiatif tersebut, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai terus mendorong seluruh insan perusahaan secara aktif menghadirkan gagasan kreatif dan solutif lewat terobosan inovasi baru yang berdampak pada peningkatan kinerja operasi, keselamatan kerja, efisiensi serta penciptaan nilai (value creation) bagi perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan bahwa Kilang Dumai secara konsisten mendorong seluruh insan Perusahaan, baik pekerja maupun mitra kerja berkolaborasi untuk melahirkan inovasi&#45;inovasi yang mewujudkan kinerja operasional yang excellence serta menjawab tantangan operasional dan dinamika industri energi yang terus berkembang, yang diperkuat dengan dukungan berbagai inisiatif program pengembangan kompetensi, berbagi pengetahuan, dan pengelolaan inovasi yang diinisiasi oleh Fungsi Human Capital Perusahaan, termasuk Webinar KOMET (Knowledge Management).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Budaya Inovasi telah menjadi fondasi dan bagian integral strategi berkelanjutan Perusahaan. Karena itu, kami terus membangun ekosistem yang mendorong setiap pekerja di seluruh lini organisasi kerja semakin berani berinovasi, berbagi pengetahuan, dan menghadirkan solusi yang memberikan nilai tambah bagi perusahaan, sekaligus memberi manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. ” ujar Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program JITU resmi diluncurkan pada Jumat (3/7) di lingkungan HSC Production dan akan diselenggarakan secara rutin setiap pekan. Program ini dirancang sebagai forum berbagi ide, pengalaman, dan pengetahuan yang bertujuan mendorong lahirnya inovasi serta implementasi perbaikan berkelanjutan (continuous improvement). Melalui forum ini, para pekerja diharapkan semakin aktif mengidentifikasi peluang perbaikan dan menghasilkan solusi yang memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peluncuran program tersebut dihadiri oleh Section Head HSC PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Indra Buana, Section Head Quality Management–Human Capital PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Julika Irawaty Sitinjak, beserta para pekerja dari fungsi terkait. Kegiatan diawali dengan pemaparan materi dari tim Quality Management mengenai budaya inovasi dan Continuous Improvement Program (CIP), kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Indra Buana, inovasi dan perbaikan berkelanjutan merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan daya saing organisasi serta mendukung pencapaian target operasional yang aman, andal, dan efisien. “Setiap pekerja memiliki potensi untuk menjadi inovator di bidangnya masing&#45;masing. Melalui JITU, kami ingin membangun budaya kerja yang mendorong setiap individu untuk berani menyampaikan ide, melakukan perbaikan, dan berkontribusi dalam menciptakan nilai tambah bagi perusahaan,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Senada dengan hal tersebut, Section Head Quality Management–Human Capital Julika Irawaty Sitinjak &amp;nbsp;PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai menegaskan bahwa keberhasilan program Continuous Improvement Program (CIP) sangat bergantung pada keterlibatan aktif seluruh pekerja. Menurutnya, Perbaikan berkelanjutan tidak hanya diberatkan pada satu fungsi tertentu, tetapi harus dimiliki oleh seluruh insan perusahaan. “Kami berharap JITU dapat menjadi wadah yang efektif untuk mengembangkan ide&#45;ide inovatif yang dapat diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi operasional perusahaan,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain menjadi forum berbagi pengetahuan dan praktik terbaik, JITU juga memperkuat implementasi Continuous Improvement Program (CIP) di lingkungan HSC Production. Melalui pendampingan Tim Quality Management Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, para pekerja dibekali metodologi perbaikan, identifikasi peluang inovasi, serta penyusunan proyek CIP yang terstruktur, terukur, dan berdampak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komitmen Kilang Pertamina Dumai dalam membangun budaya inovasi secara konsisten telah membuahkan berbagai capaian membanggakan. Beragam inovasi unggulan yang dikembangkan para pekerja berhasil meraih penghargaan pada Annual Pertamina Quality Award (APQA) serta memperoleh pengakuan di tingkat internasional melalui raihan penghargaan diantaranya, ajang ajang Istanbul Internasional Inventions Fair (ISIF) 2023, Taiwan Innotech Expo (TIE) 2024, The 11th International Exhibition of Inventions (IEI) China 2025, dan terbaru ajang International Intellectual Property Invention Innovation and Technology Exposition (IPITEX) pada 5–9 Januari 2026 yang membawa pulang medali emas serta tiga penghargaan special yaitu : International Special Prize CAI Award dari China Association of Inventions, Special Award dari Association of Polish Inventors and Rationalizers (API&amp;amp;R), serta Certificate of Appreciation of Presentation dari NRCT.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui program JITU, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai &amp;nbsp;terus menegaskan komitmennya dalam memperkuat budaya inovasi dan continuous improvement guna menghadirkan operasi yang aman, andal dan efisien untuk mendukung ketahanan energi nasional melalui penyediaan energi yang berkelanjutan untuk masyarakat.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/90014423622-ru_angkat.jpg"/><pubDate>Tue, 07 Jul 2026 20:47:08 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3428/kilang-dumai-luncurkan-program-jitu</guid></item><item><title>BI Fasilitasi Pelabuhan Penumpang Dumai Jadi Kawasan Non Tunai</title><link>https://bestienews.com/detail/3427/bi-fasilitasi-pelabuhan-penumpang-dumai-jadi-kawasan-non-tunai</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM &lt;/strong&gt;&#45; Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Riau, Pemerintah Kota Dumai, PT Pelindo Regional I Dumai, PT Pelabuhan Dumai Berseri, perbankan dan pelaku usaha meresmikan Pelabuhan Penumpang Dumai sebagai Kawasan Non Tunai. Peresmian ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat ekosistem pembayaran digital yang Cepat, Mudah, Murah, Aman dan Handal (CeMuMuAH), khususnya pada salah satu simpul konektivitas strategis Provinsi Riau yang terhubung langsung dengan Malaysia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelabuhan Penumpang Dumai memiliki peran penting sebagai gerbang mobilitas masyarakat dan wisatawan mancanegara. Posisi Dumai di pesisir timur Sumatera yang berhadapan langsung dengan Selat Malaka didukung oleh rute pelayaran internasional Dumai–Melaka, Dumai–Port Dickson, dan Dumai–Muar. Peran strategis tersebut tercermin dari dominasi wisatawan asal Malaysia sebesar 87% dari total wisatawan mancanegara yang masuk ke Provinsi Riau melalui Pelabuhan Penumpang Dumai tercatat mencapai 15.177 orang atau tumbuh 11,9% secara tahunan pada tahun 2025.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, menyampaikan bahwa implementasi pembayaran non tunai di Pelabuhan Penumpang Dumai merupakan bagian dari upaya memperkuat layanan publik, mendukung efisiensi operasional pelabuhan, serta mendorong aktivitas ekonomi, pariwisata, UMKM, dan mobilitas masyarakat lintas negara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Peluncuran Pelabuhan Penumpang Dumai sebagai Kawasan Non Tunai merupakan bukti nyata sinergi Bank Indonesia, Pemerintah Daerah, Pelindo Regional I Dumai, perbankan, dan pelaku usaha dalam memperkuat ekosistem pembayaran digital di daerah. Melalui implementasi pembayaran non tunai pada gate pass penumpang dan kendaraan serta pembayaran tiket ferry internasional berbasis QRIS Antarnegara, inisiatif ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperluas akseptasi pembayaran digital dan memperkuat peran Dumai sebagai gerbang konektivitas ekonomi Indonesia–Malaysia,” ujar Filianingsih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Digitalisasi pembayaran di Pelabuhan Penumpang Dumai mencakup 3 (tiga) aspek utama, yaitu pembayaran digital pada (1) Gate pass masuk kendaraan, (2) Pembayaran digital pada biaya pas masuk terminal penumpang, serta (3) Pembayaran tiket ferry internasional melalui kanal QRIS yang seluruhnya berbasis QRIS Antarnegara. Dengan demikian, ekosistem pembayaran digital di Pelabuhan Penumpang Dumai diharapkan semakin terintegrasi dari hulu ke hilir dan mampu memberikan pengalaman layanan yang lebih praktis bagi masyarakat maupun wisatawan mancanegara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Sejalan dengan itu, transaksi QRIS Antarnegara di Provinsi Riau juga terus tumbuh positif. Hingga Caturwulan I&#45;2026, nominal transaksi QRIS Antarnegara di Riau tercatat sebesar Rp18,64 Miliar atau meningkat 202% secara tahunan, yang didominasi oleh transaksi inbound dari Malaysia. Pertumbuhan ini mempertegas besarnya potensi Riau sebagai simpul transaksi lintas negara, terutama melalui penguatan kanal pembayaran non tunai di titik&#45;titik strategis seperti Pelabuhan Penumpang Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara lebih luas, QRIS telah menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat ekonomi dan keuangan digital nasional. Hingga Mei 2026, transaksi QRIS secara nasional telah mencapai 10,18 miliar transaksi, menjangkau 64,34 juta pengguna dan 46,60 juta merchant, dengan 93,2% di antaranya merupakan UMKM. Di Provinsi Riau, QRIS telah digunakan oleh lebih dari 1 juta merchant dan 1,2 juta pengguna, dengan volume transaksi mencapai 64,9 juta transaksi hingga Mei 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bank Indonesia memandang QRIS bukan hanya sebagai kanal pembayaran, tetapi juga sebagai pintu masuk bagi pelaku usaha untuk terhubung ke ekosistem ekonomi digital. Melalui pencatatan transaksi secara elektronik, QRIS dapat mendukung peningkatan transaksi, perluasan akses pasar, serta membuka peluang akses layanan keuangan digital bagi UMKM.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peresmian Pelabuhan Penumpang Dumai sebagai Kawasan Non Tunai diharapkan dapat menjadi model perluasan kawasan layanan publik non tunai yang dapat direplikasi di titik&#45;titik strategis lainnya di Provinsi Riau. Melalui sinergi yang berkelanjutan, Riau diharapkan semakin siap menjadi bagian penting dari sistem pembayaran lintas negara yang modern, inklusif dan berdaya &amp;nbsp;saing.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/362838203-pelabuhan.jpg"/><pubDate>Tue, 07 Jul 2026 11:53:00 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3427/bi-fasilitasi-pelabuhan-penumpang-dumai-jadi-kawasan-non-tunai</guid></item><item><title>Kilang Dumai untuk Industri Masa Depan: Green Coke, Jejak Hitam yang Menggerakkan Mobil Listrik</title><link>https://bestienews.com/detail/3426/kilang-dumai-untuk-industri-masa-depan-green-coke-jejak-hitam-yang-menggerakkan-mobil-listrik</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; Dari kejauhan, cerobong&#45;cerobong Kilang Dumai menjulang di tengah lanskap industri pesisir Riau. Di balik hiruk&#45;pikuk pipa baja dan suara mesin yang bekerja tanpa henti, lahir sebuah produk berwarna hitam pekat yang mungkin tak banyak dikenal masyarakat. Namanya Green Coke. Meski tampil sederhana, material berbasis karbon ini justru menjadi salah satu komoditas strategis yang kini diburu berbagai industri dunia, termasuk industri kendaraan listrik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Potensi besar itulah yang membawa Direktur Utama PT Pertamina Petrochemical Trading (Pertachem), Aribawa, berkunjung ke Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai dalam agenda Management Walkthrough (MWT) pada awal Juli 2026. Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan upaya memperkuat sinergi antar&#45;entitas Pertamina Group untuk mengembangkan bisnis petrokimia nasional yang semakin menjanjikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rombongan disambut langsung oleh Pjs. Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Isnandhi Dwi Saputra, beserta jajaran manajemen. Setelah mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai proses bisnis kilang, rombongan diajak meninjau langsung berbagai fasilitas produksi yang menjadi jantung pengolahan minyak bumi di Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di antara beragam produk yang dihasilkan kilang, perhatian tertuju pada Green Coke—produk non&#45;BBM yang kini memiliki nilai ekonomi tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami berharap kunjungan ini menjadi momentum untuk semakin mempererat sinergi di lingkungan Pertamina Group, khususnya dalam mengoptimalkan potensi bisnis petrokimia serta menciptakan nilai tambah dari produk&#45;produk kilang yang kita miliki,&quot; ujar Isnandhi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama ini masyarakat lebih mengenal kilang sebagai tempat memproduksi bahan bakar seperti Avtur atau Pertadex. Namun, di Kilang Dumai, proses pengolahan minyak bumi juga melahirkan Green Petroleum Coke atau Green Coke, yakni residu padat karbon hasil pemanasan lanjutan hidrokarbon pada temperatur tinggi melalui unit Delayed Coker.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Produk inilah yang menjadi salah satu keunggulan Kilang Dumai. Bahkan hingga saat ini, Kilang Dumai menjadi satu&#45;satunya kilang Pertamina di Indonesia yang mampu memproduksi Green Coke secara komersial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keistimewaannya tidak hanya terletak pada kapasitas produksi, tetapi juga kualitasnya. Green Coke produksi Kilang Dumai memiliki kandungan sulfur yang rendah, sekitar 0,5 persen (low sulphur). Karakteristik tersebut membuatnya lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan bakar padat lainnya karena menghasilkan emisi gas rumah kaca yang lebih rendah saat digunakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak heran jika permintaan terhadap Green Coke terus meningkat. Produk ini dimanfaatkan berbagai sektor industri, mulai dari peleburan logam, industri aluminium, hingga menjadi bahan baku pembuatan &lt;strong&gt;artificial graphite anode&lt;/strong&gt;, salah satu komponen utama baterai kendaraan listrik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menariknya, menurut Aribawa, Green Coke dari Kilang Dumai telah masuk ke rantai pasok industri kendaraan listrik global.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Output Green Coke Kilang Dumai salah satunya digunakan untuk industri mobil listrik seperti Tesla. Green Coke saat ini menjadi produk bernilai tinggi yang semakin diminati seiring berkembangnya industri kendaraan listrik di dunia,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pernyataan tersebut memperlihatkan bagaimana sebuah produk yang dihasilkan dari kilang di pesisir Sumatera ternyata memiliki keterkaitan erat dengan transformasi energi global. Dari Dumai, material karbon itu menempuh perjalanan panjang menuju berbagai negara untuk menjadi bagian dari teknologi masa depan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi Pertamina, Green Coke bukan sekadar produk sampingan pengolahan minyak. Kehadirannya merupakan wujud strategi perusahaan dalam meningkatkan nilai tambah melalui hilirisasi migas. Di saat dunia mulai bergerak menuju energi yang lebih bersih, produk&#45;produk petrokimia bernilai tinggi menjadi peluang baru untuk memperkuat daya saing industri nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, kolaborasi antara Kilang Dumai dan PT Pertamina Petrochemical Trading memiliki arti penting. Pertachem berperan membuka akses pasar yang lebih luas sehingga produk&#45;produk petrokimia Pertamina mampu bersaing, baik di pasar domestik maupun internasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aribawa pun mengapresiasi sinergi yang selama ini telah terjalin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Semoga sinergi Pertamina Patra Niaga dan Pertachem terus meningkat ke depannya. Kami siap mendukung pemasaran berbagai produk terbaru dari Kilang Dumai,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem petrokimia nasional sekaligus membuka peluang pasar baru bagi produk&#45;produk unggulan Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di tengah meningkatnya kebutuhan dunia terhadap material pendukung kendaraan listrik dan industri berteknologi tinggi, Green Coke menjadi bukti bahwa inovasi di sektor kilang tidak hanya menghasilkan bahan bakar, tetapi juga menciptakan produk strategis bernilai tinggi yang mampu menopang pertumbuhan industri masa depan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari Kilang Dumai, jejak hitam Green Coke kini melintasi batas negara, menjadi bagian dari rantai pasok global, sekaligus memperlihatkan bahwa hilirisasi migas Indonesia mampu menghadirkan nilai tambah, memperkuat industri nasional, dan mendukung transisi menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/31687611010-green_coke.jpg"/><pubDate>Sat, 04 Jul 2026 19:03:36 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3426/kilang-dumai-untuk-industri-masa-depan-green-coke-jejak-hitam-yang-menggerakkan-mobil-listrik</guid></item><item><title>Puluhan Mahasiswa Siap Jadi Garda Terdepan Literasi Keuangan</title><link>https://bestienews.com/detail/3425/puluhan-mahasiswa-siap-jadi-garda-terdepan-literasi-keuangan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&lt;/strong&gt;&#45; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau terus memperkuat upaya peningkatan literasi keuangan dengan melibatkan kalangan perguruan tinggi. Salah satu langkah yang dilakukan ialah melalui penyelenggaraan Grand Final Pemilihan Duta Literasi Keuangan Provinsi Riau 2026, yang bertujuan mencetak mahasiswa sebagai agen edukasi keuangan bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya memahami produk dan layanan keuangan, tetapi juga aktif mengampanyekan pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak serta meningkatkan kewaspadaan terhadap investasi ilegal dan berbagai bentuk penipuan di sektor jasa keuangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelaksana Tugas Kepala OJK Provinsi Riau, Triyoga Laksito, mengatakan pemilihan Duta Literasi Keuangan bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan proses membentuk figur muda yang mampu menyampaikan edukasi keuangan dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan generasi seusianya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pemilihan Duta Literasi Keuangan tingkat Provinsi Riau tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ketiga. Nantinya, pemenang pertama akan mewakili Provinsi Riau pada kompetisi tingkat nasional di Jakarta,&quot; ujar Triyoga usai Grand Final Duta Literasi Keuangan OJK Riau 2026, Kamis (2/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, mahasiswa dipilih karena memiliki potensi besar sebagai penyebar informasi. Selain aktif di lingkungan kampus, mereka juga dinilai memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik dan mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Triyoga menjelaskan, para finalis yang terpilih tidak berhenti pada proses kompetisi. Mereka akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan sosialisasi dan edukasi yang diselenggarakan OJK bersama pelaku industri jasa keuangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami membutuhkan generasi muda yang mampu menjelaskan berbagai produk dan layanan keuangan dengan bahasa yang mudah dipahami teman&#45;teman seusianya. Dengan begitu, pesan literasi akan lebih efektif diterima masyarakat, khususnya kalangan muda,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia optimistis pendekatan antargenerasi akan membuat edukasi keuangan lebih mudah dipahami dan mendorong lahirnya kebiasaan mengelola keuangan secara sehat sejak dini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, Triyoga menyampaikan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya pengukuran indeks literasi dan inklusi keuangan dilakukan hingga tingkat provinsi. OJK berharap keterlibatan mahasiswa melalui program Duta Literasi Keuangan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan indeks tersebut di Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dunia akademik pun memberikan dukungan terhadap program ini. Rektor UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, Prof. Leny Nofianti, menilai ajang tersebut menjadi media pengembangan kapasitas mahasiswa sekaligus sarana pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi keuangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami hampir setiap tahun mengajak mahasiswa untuk berpartisipasi. Program ini menjadi wadah yang baik untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan, terutama di kalangan generasi muda,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Prof. Leny, mahasiswa memiliki keunggulan dalam memanfaatkan perkembangan teknologi digital dan media sosial sehingga mampu menjangkau masyarakat dengan lebih luas. Ia juga menyebut prestasi mahasiswa UIN Suska Riau yang pernah meraih posisi runner&#45;up pada tingkat nasional menjadi motivasi tersendiri bagi peserta tahun ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Senada dengan itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Riau, Prof. Hermandra, menilai keberadaan Duta Literasi Keuangan sangat penting dalam membangun budaya pengelolaan keuangan yang sehat di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengatakan para duta tidak hanya dibekali pengetahuan mengenai perencanaan keuangan, tetapi juga dipersiapkan menjadi penyampai informasi yang mampu meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai modus kejahatan finansial yang terus berkembang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui program ini, OJK berharap semakin banyak generasi muda yang berperan aktif sebagai penggerak literasi keuangan sehingga masyarakat semakin memahami manfaat penggunaan produk dan layanan jasa keuangan secara aman, bijak, dan bertanggung jawab.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hasil Grand Final Duta Literasi Keuangan OJK Provinsi Riau 2026&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Juara Utama&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Juara I: Surya Darman – Universitas Riau.&lt;br&gt;Juara II: Jeselia Fransiska Br. Gurusinga – Universitas Riau.&lt;br&gt;Juara III: Neldia Zamriati – Universitas Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kategori Khusus&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Duta Terfavorit: Fajrio Dwi Rahmalam – Universitas Islam Riau.&lt;br&gt;Duta Terbaik Media Sosial: Shebrina Zuleyka Versha – Universitas Riau.&lt;br&gt;Duta Terpintar: Aisyah Yulfitri – Universitas Riau.&lt;br&gt;Duta Teraktif: Yoga Adrian Saputra – Universitas Abdurrab.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/81538709358-ojk_mahasiswa.jpg"/><pubDate>Fri, 03 Jul 2026 12:58:02 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3425/puluhan-mahasiswa-siap-jadi-garda-terdepan-literasi-keuangan</guid></item><item><title>BI Buka Karya Riau Bertuah 2026, Pengembangan Ekonomi Kreatif</title><link>https://bestienews.com/detail/3424/bi-buka-karya-riau-bertuah-2026-pengembangan-ekonomi-kreatif</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; Bank Indonesia Riau secara resmi membuka gelaran Karya Riau Bertuah 2026 guna percepatan ekonomi digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gelaran Karya Riau Bertuah (KRB) 2026 resmi dibuka oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta di Aula Lancang Kuning Kantor Bank Indonesia Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembukaan KRB itu dihadiri Asisten Dua Helmi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau Panji Achmad, para undangan dari berbagai instansi pemerintah daerah dan instansi vertikal, serta para pelaku UMKM dan akademisi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Filianingsih menegaskan bahwa penguatan UMKM, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, serta ekonomi dan keuangan syariah merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&quot;Untuk itu, berbagai program diinisiasi Bank Indonesia Provinsi Riau melalui Karya Riau Bertuah dalam memperkuat kapasitas UMKM sekaligus mendorong transformasi ekonomi daerah yang lebih berdaya saing,&quot; ujar Filianingsih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mengambil tema &apos;Harmoni Khazanah Bumi Lancang Kuning&apos;, KRB dimaksudkan sebagai wujud kontribusi Bank Indonesia Provinsi Riau dalam pengembangan ekonomi di Provinsi Riau secara sinergis dan terintegrasi, khususnya di sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta Ekonomi Digitalisasi Sistem Pembayaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Filianingsih Hendarta menjelaskan bahwa sejalan dengan transformasi ekonomi dan keuangan digital nasional, Bank Indonesia terus memperkuat digitalisasi sistem pembayaran melalui implementasi QRIS sebagai salah satu pilar utama ekosistem pembayaran digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dengan target nasional pada 2026 mencapai 17 miliar transaksi, 70 juta pengguna, dan 47 juta merchant QRIS, berbagai inisiatif yang dijalankan Bank Indonesia Provinsi Riau menjadi wujud komitmen bersama para pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem pembayaran digital yang inklusif, efisien, dan mampu mendukung akselerasi transformasi serta pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau secara berkelanjutan,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau Panji Achmad dalam laporannya menyampaikan Event KRB 2026 akan dimeriahkan oleh sejumlah rangkaian acara, selain pameran produk UMKM binaan Bank Indonesia seperti food, fashion, dan craft dengan jumlah UMKM yang berpartisipasi yaitu sebanyak 50 UMKM yang berasal dari berbagai daerah di Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Terdapat juga berbagai talk show pengembangan UMKM, edukasi kebanksentralan yang berisi materi tentang QRIS, Perlindungan Konsumen, serta Cinta Bangga dan Paham Rupiah,&quot; ujar Panji.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terdapat juga kampanye olahan pangan lokal melalui live cooking serta berbagai kompetisi yang menarik yaitu Kompetisi Barista atau Coffeetition dan Kompetisi Membatik Khas Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai bentuk akselerasi digitalisasi sistem pembayaran di Riau, pada kegiatan ini juga dicanangkan &apos;Provinsi Riau Siap QRIS Tap&apos; yang akan diaktivasi di berbagai lokasi di Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Plt Gubernur Riau yang diwakilkan oleh Asisten II Sekretarian Daerah Provinsi Riau dalam pidatonya mengapresiasi penyelenggaraan KRB 2026 sebagai langkah Bank Indonesia untuk terus meningkatkan kontribusinya dalam membangun ekonomi Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gelaran KRB 2026 merefleksikan semangat kolaborasi yang memberi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk bersinergi mengembangkan ekonomi kreatif sebagai alternatif sumber pertumbuhan baru dengan tetap melibatkan dan menjaga kelestarian budaya lokal, begitu juga di bidang sistem pembayaran, Pemprov Riau sangat merasakan peran Bank Indonesia Provinsi Riau dalam meningkatkan efisiensi transaksi melalui digitalisasi sistem pembayaran dan elektronifikasi transaksi Pemerintah Daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;KRB 2026 akan berlangsung selama 6 (enam) hari mulai tanggal 30 Juni sampai dengan 5 Juli 2026 di Mall Living World Pekanbaru dan akan diisi berbagai rangkaian kegiatan mulai dari Pameran Produk UMKM, Perlombaan dan berbagai acara menarik lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/15755350027-bi_kepala.jpg"/><pubDate>Wed, 01 Jul 2026 22:51:14 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3424/bi-buka-karya-riau-bertuah-2026-pengembangan-ekonomi-kreatif</guid></item><item><title>PHR dan Komisi III DPRD Riau Perkuat Sinergi Pemulihan Lingkungan</title><link>https://bestienews.com/detail/3423/phr-dan-komisi-iii-dprd-riau-perkuat-sinergi-pemulihan-lingkungan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; Komisi III DPRD Provinsi Riau bersama PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) melakukan peninjauan lapangan terkait progres pemulihan Tanah Terkontaminasi Minyak (TTM) di area operasi WK Rokan hari ini. Kunjungan ini merupakan langkah sinergi strategis untuk memastikan pengerjaan proyek lingkungan ini memenuhi baku mutu ekologis sekaligus menjadi katalisator bagi pengembangan potensi ekonomi daerah di wilayah operasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi DPRD Riau, pengawasan langsung di lokasi ini menunjukkan fungsi legislatif dalam memastikan proyek strategis memberikan multiplier effect yang nyata bagi Provinsi Riau. Dengan memastikan pemulihan lahan berjalan optimal, DPRD mendukung lahan tersebut kembali menjadi aset produktif bagi kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan visi pembangunan ekonomi berkelanjutan di daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Komisi III DPRD Riau, H. Edi Basri, menyampaikan &quot;DPRD Riau berkomitmen mengawal keberhasilan program pemulihan lingkungan ini. Kami melihat kesungguhan PHR dalam menjalankan roadmap pemulihan hingga 2030. Sinergi ini akan kami perkuat agar setiap kendala di lapangan teratasi secara kolaboratif, sehingga target pemulihan lahan mencapai sasaran lingkungan sekaligus membawa nilai tambah keekonomian yang signifikan bagi masyarakat Riau.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;VP Remediation &amp;amp; Asset Retirement PHR, Ovulandra Wisnu Widyastho, menegaskan nilai strategis kolaborasi ini. “Kunjungan ini memperkuat transparansi kami kepada mitra kerja di DPRD Riau. Penanganan TTM merupakan mandat negara melalui SKK Migas untuk menuntaskan tanggung jawab pemulihan lingkungan di Wilayah Kerja Rokan.”&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ovu menambahkan, hingga saat ini 20 lokasi telah selesai dipulihkan, sementara 43 lokasi lainnya berjalan aktif. “Kami terus memastikan seluruh proses ini berjalan selaras dengan standar lingkungan yang tinggi, guna menjaga operasional migas tetap menjadi penggerak ekonomi utama di Provinsi Riau”, tegasnya.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;br&gt;Hingga saat ini, PHR telah mengajukan 100 dokumen Rencana Pemulihan Fungsi Lingkungan Hidup (RPFLH) kepada Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Seluruh tahapan pengerjaan di lapangan dilakukan dengan pengawasan ketat, baik dari sisi teknis maupun prosedur pengadaan yang mengacu pada Pedoman Tata Kerja (PTK) 007 SKK Migas. PHR dan DPRD Riau sepakat untuk terus mengedepankan koordinasi intensif guna memastikan keberlanjutan program, keterlibatan potensi ekonomi lokal, serta kepatuhan penuh terhadap prinsip&#45;prinsip Good Corporate Governance.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/21797547726-remediasi.jpg"/><pubDate>Wed, 01 Jul 2026 18:55:52 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3423/phr-dan-komisi-iii-dprd-riau-perkuat-sinergi-pemulihan-lingkungan</guid></item><item><title>OJK  Riau Pilih Mahasiswa Jadi Duta Edukasi Keuangan</title><link>https://bestienews.com/detail/3422/ojk--riau-pilih-mahasiswa-jadi-duta-edukasi-keuangan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau pilih puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi setempat untuk dijadikan duta edukasi keuangan.Bootcamp diikuti oleh 20 mahasiswa terpilih dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Riau yang telah melalui proses seleksi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upaya ini dilakukan untuk terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan melalui penyelenggaraan Bootcamp Duta Literasi Keuangan Tahun 2026 di Kampar, Selasa (30/06) sebagai bagian dari rangkaian Bulan Literasi Keuangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program ini merupakan upaya strategis OJK dalam mencetak generasi muda yang cakap finansial, berintegritas, serta mampu menjadi agen perubahan dalam menyebarluaskan edukasi keuangan kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang diselenggarakan di Hotel Labersa, Kampar, pada Selasa tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala OJK Provinsi Riau yang diwakili Kepala Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, Keuangan Daerah, dan Layanan Manajemen Strategis (LMSt), Yunita Andriani.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program yang memasuki penyelenggaraan batch ketiga ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan mahasiswa mengenai literasi dan inklusi keuangan, khususnya keuangan digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, program ini juga mempersiapkan mahasiswa menjadi duta edukasi keuangan (multiplier agent) yang mampu mendorong penggunaan produk dan layanan jasa keuangan secara aman, bijak, dan bertanggung jawab, sekaligus berperan sebagai agen perubahan dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Yunita Andriani menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang semakin cerdas secara finansial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Di tengah semakin mudahnya akses terhadap layanan keuangan dan maraknya penawaran investasi maupun pinjaman online ilegal yang menjanjikan keuntungan instan, generasi muda perlu memiliki literasi keuangan yang memadai agar mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak dan terhindar dari berbagai risiko,&quot; ujar Yunita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut, Yunita menekankan bahwa integritas merupakan fondasi utama yang harus dimiliki generasi muda dalam menghadapi derasnya arus informasi dan perkembangan layanan keuangan digital. Hal tersebut menjadi semakin relevan mengingat kelompok usia 18–25 tahun, yang didominasi mahasiswa, merupakan salah satu kelompok masyarakat yang paling aktif memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama bootcamp, para peserta memperoleh pembekalan mengenai literasi dan inklusi keuangan, industri jasa keuangan, keterampilan public speaking, serta pembuatan konten edukasi digital. Pembekalan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas peserta untuk menjadi perpanjangan tangan OJK dalam menyampaikan edukasi keuangan yang mudah dipahami dan menjangkau lebih banyak masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program ini juga merupakan bagian dari dukungan OJK terhadap Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang bertujuan mempercepat peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui pembentukan dua juta Duta Literasi Keuangan di seluruh Indonesia. Mahasiswa menjadi salah satu segmen prioritas yang diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi keuangan secara berkelanjutan kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui penyelenggaraan Bootcamp Duta Literasi Keuangan Tahun 2026, OJK Provinsi Riau berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan yang aktif mengedukasi masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang sehat, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk aktivitas keuangan ilegal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ke depan, OJK Provinsi Riau akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, pelaku usaha jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan, sehingga masyarakat semakin cakap dalam mengelola keuangan serta mampu memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan secara aman, bijak, dan bertanggung jawab.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/5710447268-pilih.jpg"/><pubDate>Wed, 01 Jul 2026 18:48:09 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3422/ojk--riau-pilih-mahasiswa-jadi-duta-edukasi-keuangan</guid></item><item><title>Sebanyak 27 Barista Riau Ikut Brewers Cup Competition Kopi Liberika</title><link>https://bestienews.com/detail/3421/sebanyak-27-barista-riau-ikut-brewers-cup-competition-kopi-liberika</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; Alamsyah tampak yakin dengan cara ia menyeduh biji kopi yang disediakan panitia, cuma butuh Waktu 5 menit bijih kopi Liberika sudah tersaji pada cangkir bertakaran 150 cc.&lt;br&gt;Bagi dia menang atau kalah tidak masalah, yang penting ingin memeriahkan acara dan bisa bertukar pengalaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Walau saya belum berhasil pada babak penyisihan ini namun bangga karena bisa ikut pada acara yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) Riau, ini menambah pengalaman saya,&quot; kata Alamsyah pada acara Brewers Cup Competition di ajang Karya Riau bertuah, Rabu (1/7/2026) di Living Word.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dia salah satu dari 27 peserta lomba yang datang dari Siak, dengan mengandalkan teknik&lt;br&gt;Aeropress saat menyeduh kopi, ia berharap bisa unggul dari pesaing lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Harapan saya kompetisi seperti ini lebih terbuka luas pesertanya bukan saja barista akan tetapi bisa pencinta kopi,&quot; harapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu Hafidh Amrullah, Kepala Tim Implementasi KEKDA KPw Bank Indonesia Provinsi Riau menyatakan, Bank Inonesia melakukan kegiatan Karya Riau di Living World Pekanbaru mulai 30 Juni hingga 5 Juli 2026. Ini ajang tahunan guna pengembangan UMKM dan digitalisasi sistem pembayaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengunjung mall dapat menikmati berbagai agenda, mulai dari pameran produk UMKM sektor kuliner, wastra (fesyen), kriya, hingga pojok kopi yang menampilkan beragam olahan kopi lokal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Hari ini rangkaian kegiatan mengusung tema &quot;Riau Berkopi&quot; dengan agenda utama Brewers Cup Competition, yakni kompetisi bagi barista lokal dalam mengolah kopi Liberika khas Riau menjadi sajian terbaik,&quot; kata Hafidh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan lewat ajang ini barista &#45; barista lokal Riau bisa memperoleh pengalaman bagaimana mengolah kopi Liberika. Selain itu, BI juga mencoba memperkenalkan dan mengangkat kopi liberika ini kepada masyarakat luas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;BI juga mengundang pengusaha kopi Liberika Excel wonosalam dari Jombang Jawa Timur, ini penting bagi pelaku pengembangan kopi liberika di Riau untuk bisa membandingkan, sebetulnya posisi mereka saat ini dalam hal pengembangan itu sampai mana atau seperti apa dibandingkan dengan pengembangan yang ada di luar sana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Karena tadi kami sempat ngobrol&#45;ngobrol juga dengan nara sumbernya bahwa kalau di sini misalnya kopi liberika itu dijual 1 kilo di harga enggak sampai Rp200.000 di sana sudah bisa menjual 1 kilo tuh di harga mulai dari Rp500.000 per kilo paling mahal itu Rp650.000,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jadi memang nilai tambahnya sudah sangat tinggi sekali di Jombang, sehingga BI berharap juga melalui event&#45;event ini bagaimana caranya teman&#45;teman pelaku kopi liberika di Riau juga bisa melangkah ke arah yang seperti itu sehingga mereka juga bisa mendapatkan nilai tambah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan dari lomba&#45;lomba seperti ini BI ingin mengenalkan kopi lokal sebagai bagian dari upaya pengembangan potensi ekonomi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami juga merasa terpanggil untuk bisa terlibat mendorong UMKM dan dengan mengkompetisikan kopi itu. Ternyata kompetisi itu berpengaruh juga terhadap harga kopi, karena ketika kopi&#45;kopi itu tadi dikompetisikan ini jadi punya nilai jual, ini loh kopi yang menang kompetisi di sana gitu. Kemudian Karena dia sudah punya branding dia punya punya nama akhirnya itulah yang ikut mendorong nilai jual si kopinya itu sendiri,&quot; tambahnya.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/68130542960-liberika_barista.jpg"/><pubDate>Wed, 01 Jul 2026 18:26:37 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3421/sebanyak-27-barista-riau-ikut-brewers-cup-competition-kopi-liberika</guid></item><item><title>Politeknik Negeri Medan  Kunjungi Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai</title><link>https://bestienews.com/detail/3420/politeknik-negeri-medan--kunjungi-pertamina-patra-niaga-kilang-dumai</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; &amp;nbsp;Kilang Pertamina Dumai mengajak 73 rombongan mahasiswa dan dosen pendamping dari Politeknik Negeri Medan belajar langsung terkait &amp;nbsp;bisnis hilir Migas dan aspek safety Rabu (24/6). Kunjungan yang dimulai dari overview Kilang Dumai meliputi sejarah Kilang Dumai, Kilang Sungai Pakning, dan Kilang Pangkalan Brandan, sumber crude oil (minyak mentah) yang digunakan, proses penerimaan dan pengolahan crude oil menjadi berbagai produk bernilai tinggi, hingga proses pendistribusian produk kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai proses bisnis energi di Indonesia, khususnya yang dijalankan oleh Pertamina terus digiatkan oleh PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai). Melalui program kunjungan industri, Kilang Dumai memberikan kesempatan kepada pelajar, mahasiswa, dan kalangan akademisi untuk memahami lebih dekat industri hilir migas serta peran strategis kilang dalam mendukung ketahanan energi nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemaparan materi dijelaskan langsung oleh engineering Kilang Dumai dari Fungsi Process Safety Engineering Development sebagai bagian dari proses transfer knowledge dan berbagi pengalaman praktis kepada dunia akademik mengenai operasional kilang. Kegiatan berlangsung di HSSE Demoroom Kilang Dumai,yang merupakan fasilitas edukasi bagi pelajar, mahasiswa, akademisi, dan masyarakat yang melakukan kunjungan industri. Dalam sesi ini mahasiswa juga diajak memahami penerapan dan pengelolaan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai budaya kerja yang menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini berlangsung interaktif ditandai dengan aktifnya para peserta mengajukan pertanyaan menarik kepada para pemateri terkait materi&#45;materi yang dijelaskan. Tak hanya itu, penerapan aspek HSSE yang berlaku ketat di Kilang Dumai turut mendapatkan perhatian dan motivasi bagi salah satu peserta yang bercita&#45;cita menjadi seorang ahli K3. Horas Supriadi, mengaku senang mendapatkan kesempatan istimewa bisa berkunjung dan belajar langsung di Kilang Dumai, khususnya mengenai pelaksanaan K3 di Kilang Dumai. “Kami sangat senang bisa kesini, karena ga semua orang bisa hadir kesini untuk belajar pemahaman langsung tentang dunia kerja. Kami mengucapkan terimakasih yang sangat besar untuk Pertamina RU Dumai” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum menyampaikan &amp;nbsp;bahwa kegiatan kunjungan industri yang dilaksanakan berkelanjutan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk belajar langsung dengan profesional dibidangnya serta menjadi bagi gambaran nyata bagi mereka yang nantinya memiliki minat pendidikan dan meniti karir disektor &amp;nbsp;industri migas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kunjungan industri ini menjadi dukungan kami bagi generasi masa depan bangsa yang unggul, kompeten dan berdaya saing sebagai talenta terbaik untuk kemajuan sektor migas nasional di masa depan. Kami harap kegiatan ini dapat memberikan ilmu, memperkaya wawasan, dan pengalaman belajar lapangan mahasiswa,” ujar Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam tiga tahun terakhir, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai telah mengedukasi lebih dari 20 sekolah maupun universitas yang berkunjung dengan agenda kunjungan industri. Antusiasme tersebut tidak hanya datang dari institusi pendidikan dalam negeri, tetapi juga dari kalangan akademisi internasional. Pada 10 Juni 2026, 24 rombongan mahasiswa Universiti Malaysia Kelantan bersama KADIN Dumai juga Pada 10 Juni 2026, sebanyak 24 mahasiswa dan dosen Universiti Malaysia Kelantan bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Dumai melakukan kunjungan industri dalam rangka Program Mobiliti Antarabangsa Accountants Beyond Borders 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan ini, mereka dijelaskan hal serupa serta meliputi paparan terkait implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan Kilang Pertamina Dumai sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dosen Pembimbing Universiti Malaysia Kelantan, Mohammed Rahman mengapresiasi dukungan penuh yang diberikan oleh Pertamina Kilang Dumai untuk mahasiswa. Menurutnya kegiatan ini turut mempererat hubungan dua negara antara Indonesia dan Malaysia, baik di sektor pendidikan, industri maupun komunitas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui sinergi program kunjungan industri ini, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai berharap dapat terus meningkatkan literasi masyarakat mengenai industri hilir migas, memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan, serta menginspirasi lahirnya talenta&#45;talenta baru di dunia migas yang kompeten dan siap berkontribusi dalam mendukung ketahanan energi nasional. Inisiatif ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDG&apos;s), khususnya poin ke&#45;4 yaitu pendidikan berkualitas&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/73037352194-kunjungi.jpg"/><pubDate>Wed, 01 Jul 2026 06:20:41 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3420/politeknik-negeri-medan--kunjungi-pertamina-patra-niaga-kilang-dumai</guid></item></channel></rss>