<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://bestienews.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://bestienews.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>KAD TPID Riau  &#45; Sumut Sepakat Jual Beli Pangan</title><link>https://bestienews.com/detail/3463/kad-tpid-riau---sumut-sepakat-jual-beli-pangan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&lt;/strong&gt; &#45; KPwBI Provinsi Riau bersama TPID Provinsi Riau memperkuat implementasi strategi stabilisasi harga pangan melalui implementasi Kerja Sama Antar Daerah (KAD) dengan Provinsi Sumatera Utara yang menjadi salah satu sentra penghasil komoditas pangan. Kerja sama tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (NK) jual&#45;beli secara business&#45;to&#45;business (B2B) untuk komoditas beras, cabai merah, dan bawang merah, sekaligus disertai dengan realisasi konkret transaksi perdana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penandatanganan NK tersebut disaksikan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Dr. Syahrial Abdi, AP., M.Si., Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, &amp;nbsp;Ameriza M. Moesa, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, &amp;nbsp;Panji Achmad, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga, Riza Putera dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar, Ahmadi Rahman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kerja sama ini melibatkan dua pembeli dari Provinsi Riau, yaitu PT Riau Pangan Bertuah dan PT Sarana Pangan Madani, serta enam produsen kelompok tani unggulan dari berbagai sentra produksi di Sumatera Utara yang juga merupakan binaan Bank Indonesia serta gabungan petani milenial, dia taranya,&lt;br&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kelompok Tani Gapeca Sergai Kabupaten Serdang Bedagai&lt;br&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kelompok Tani Harapan Desa Pematang Pelintahan Kabupaten Serdang Bedagai.&lt;br&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;CV Perdana Karya Mujur Kabupaten Deli Serdang&lt;br&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kelompok Tani Mekar Jaya Kabupaten Humbang Hasundutan&lt;br&gt;5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kelompok Tani Menanti Desa Pangaribuan Kabupaten Tapanuli Selatan&lt;br&gt;6.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Koperasi Produsen Pertanian Pesisir Sejahtera Kabupaten Batubara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak hanya penandatanganan kerja sama sebagai bentuk komitmen, KAD Riau–Sumatera Utara langsung diwujudkan melalui transaksi riil antarpelaku usaha. PT Riau Pangan Bertuah merealisasikan pembelian 200 kg cabai merah dari Kelompok Tani Gapeca Sergai dan 5 ton beras dari Kelompok Tani Harapan, sementara PT Sarana Pangan Madani merealisasikan pembelian 1 ton beras dari Kelompok Tani Harapan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan demikian, transaksi perdana mencapai 6 ton beras dan 200 kg cabai merah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Realisasi transaksi tersebut selanjutnya ditandai dengan pelepasan armada perdana KAD Sumatera Utara–Riau. Komoditas yang dikirim ke Riau akan disalurkan melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) serta Kios Pengendalian Inflasi Pangan, sehingga pasokan hasil kerja sama dapat secara langsung mendukung upaya stabilisasi harga di tingkat masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara, Bapak Ameriza M. Moesa, menyampaikan apresiasi atas peran BUMD pangan Provinsi Riau yang inspiratif dalam mendukung stabilisasi pasokan dan harga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beliau menekankan bahwa pengendalian inflasi tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga perlu diperkuat melalui tata niaga dan distribusi yang efisien.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Perwakilan BI Provinsi Riau, Panji Achmad, menyampaikan bahwa KAD Riau–Sumut merupakan langkah pre&#45;emptive dalam memperkuat ketahanan pasokan pangan dengan memanfaatkan kedekatan geografis dan potensi sentra produksi Sumatera Utara. Selanjutnya, Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Bapak Dr. Syahrial Abdi, AP., M.Si., menyampaikan apresiasi sinergi dalam mendorong kerja sama antardaerah yang semakin konkret melalui realisasi transaksi dan kesinambungan pasokan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui semangat kebersamaan dan optimisme, inflasi di Riau diharapkan tetap terjaga dalam rentang sasaran, termasuk saat menghadapi periode Natal dan Tahun Baru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;KAD Riau–Sumut sejalan dengan karakteristik Riau yang masih bergantung pada pasokan luar daerah untuk sejumlah komoditas pangan strategis. Sumatera Utara dipilih sebagai mitra strategis karena kedekatan geografis, kesesuaian komoditas, dan potensi sentra produksinya, sehingga diharapkan dapat mendukung distribusi yang lebih efisien, realisasi transaksi yang optimal, serta stabilisasi harga dalam rentang yang wajar.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/65452686279-dscf7093.jpg"/><pubDate>Thu, 01 Oct 2026 16:48:31 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3463/kad-tpid-riau---sumut-sepakat-jual-beli-pangan</guid></item><item><title>Berdayakan Wilayah Pesisir dan Ekosistem Gambut, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Diganjar Platinum ISDA 2026</title><link>https://bestienews.com/detail/3462/berdayakan-wilayah-pesisir-dan-ekosistem-gambut-pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-diganjar-platinum</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&lt;/strong&gt; &#45; Komitmen keberlanjutan upaya PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai dalam pemberdayaan wilayah pesisir dan pemulihan ekosistem lahan gambut melalui program CID (Community Involvement &amp;amp; Development) kembali mendapatkan pengakuan pada ajang Indonesia’s SDGs Awards (ISDA) 2026 yang di gelar di Hotel Bidakara Jakarta, Selasa (29/9)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada ajang tersebut, Kilang Dumai berhasil menyabet predikat Platinum untuk Kategori Penanganan Perubahan Iklim melalui program Serumpun Lestari (Gerakan Bersama Masyarakat dalam Menjaga Pesisir dan Gambut untuk Negeri yang Tangguh dan Lestari), dan selaras dengan Pilar Lingkungan pada Tujuan ke&#45;13 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Area Manager Communication, Relations, &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pengakuan yang diberikan untuk inisiatif program pemberdayaan masyarakat yang selama ini telah dijalankan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Penghargaan ini adalah bukti nyata konsisten Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai &amp;nbsp;melakukan inovasi sosial yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasi Kilang melalui sejumlah inisiatif program TJSL. Penghargaan ini bukan milik kami sendiri, melainkan juga milik masyarakat, pemerintah, serta seluruh stakeholder &amp;nbsp;yang telah senantiasa berkolaborasi mendukung Kilang Dumai,” ujar Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penghargaan ISDA 2026 dianugerahkan kepada Perusahaan yang telah dinilai berhasil mengimplementasikan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) secara konsisten, terukur, serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s). &amp;nbsp;Hal itu sejalan dengan sambutan yang disampaikan oleh Ketua Umum CFCD Thendri Supriatno, yang menyatakan bahwa Corporate Forum for Community Development (CFCD) hadir untuk menaungi pelaku usaha yang memiliki good knowledge, good people, dan good heart dalam menjalankan program CSR.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program Serumpun Lestari yang dijalankan oleh Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai merupakan inisiatif pemulihan wilayah pesisir dan ekosistem gambut di Kota Dumai yang berada dekat dengan wilayah operasional perusahaan. Program ini hadir untuk mengatasi degradasi lingkungan akibat abrasi dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyebabkan meningkatnya kerentanan lingkungan, sosial, serta ekonomi masyarakat. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Abrasi yang masih menjadi persoalan serius di Kota Dumai juga pelah&#45;pelan telah mengikis wilayah daratan sehingga berdampak pada menurunnya pendapatan nelayan. Disisi lain, kondisi geografis Dumai yang didominasi oleh lahan gambut juga memberikan kerentanan potensi karhutla serta potensi ekonomi berbasis lahan gambut yang belum teroptimalkan dengan baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berangkat dari kondisi tersebut, program Serumpun Lestari hadir untuk menjawab persoalan yang dihadapi oleh kelompok nelayan di Kelurahan Mundam dan petani di Kelurahan Tanjung Palas, yang diimplementasikan berdasarkan hasil social mapping dan dikembangkan melalui inovasi sosial yang inklusif guna mendorong peningkatan kapasitas serta kemandirian masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Inisiatif ini juga mencakup upaya peningkatan kesehatan dan pemenuhan gizi bagi ibu hamil serta balita sebagai bagian dari dukungan upaya pengentasan stunting di Kota Dumai. &amp;nbsp;Salah satu bentuk inovasi sosial yang dihadirkan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai yaitu program budidaya perikanan dengan metode bioflok dan dukungan PLTS Off&#45;grid 4,4 kWp panel surya dan 5 kWh baterai serta peningkatan kapasitas bagi kelompok Nelayan Mundam Jaya. Disamping itu, Kilang Dumai juga telah &amp;nbsp;menghadirkan inovasi sistem irigasi tata kelola air lahan gambut &amp;nbsp;bagi Kelompok Masyarakat (Pokmas) Alam Tani.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut, Muhammad Rum menyampaikan bahwa keberlanjutan program pemberdayaan masyarakat membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak. &amp;nbsp;“Penghargaan tentu bukan tujuan utama kami, melainkan bagaimana setiap program dapat memberikan dampak yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Kami berharap sinergi dan kolaborasi yang telah terbangun hari ini dapat terus diperkuat, dan harapannya pencapaian ini juga dapat menginspirasi pihak lain untuk bersama&#45;sama berkontribusi bagi pembangunan Kota Dumai,” pungkas Muhammad Rum.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/79408400086-img-20260930-wa0045.jpg"/><pubDate>Wed, 30 Sep 2026 19:32:08 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3462/berdayakan-wilayah-pesisir-dan-ekosistem-gambut-pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-diganjar-platinum</guid></item><item><title>Kilang Dumai Terima Kunjungan Dewan Energi Nasional</title><link>https://bestienews.com/detail/3461/kilang-dumai-terima-kunjungan-dewan-energi-nasional</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai menerima kunjungan rombongan Dewan Energi Nasional (DEN) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Senin (28/9/26). Kunjungan yang diawali dengan sesi diskusi di Ruang Rapat, Main Office Kilang Pertamina Dumai dan dilanjutkan dengan site visit ke area kilang ini bertujuan untuk membahas tentang pengembangan energi ramah lingkungan (Renewable Energy) dalam rangka mendukung agenda transisi energi nasional yang telah dicanangkan pemerintah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rombongan DEN dan BRIN tersebut dipimpin oleh Dr Ir Unggul Priyanto MSc, selaku Anggota Dewan Energi Nasional dan disambut oleh Pjs Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Isnandhi Dwi Saputra, beserta jajaran tim manajemen perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di kesempatan tersebut, Isnandhi Dwi Saputra memaparkan kinerja operasional Kilang Dumai berjalan normal dan optimal dikapasitas 170 MBSD. Ia juga memaparkan sejumlah milestone yang telah berhasil dicapai oleh PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai dalam berinovasi sekaligus mendukung program Asta Cita Pemerintah dalam pengembangan energi ramah lingkungan, salah satunya yakni Sustainable Aviation Fuel&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/18070418548-screenshot_20260929-210518.jpg"/><pubDate>Tue, 29 Sep 2026 21:21:53 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3461/kilang-dumai-terima-kunjungan-dewan-energi-nasional</guid></item><item><title>PT Pertamina Dumai Raih Predikat Excellen Lomba Inovasi IQPC  Bangkok</title><link>https://bestienews.com/detail/3460/pt-pertamina-dumai-raih-predikat-excellen-lomba-inovasi-iqpc--bangkok</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; Tim inovasi PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai melalui Gugus RT&#45;Prove Rocker 4.0 berhasil meraih predikat Excellent dalam ajang International Quality and Productivity Convention (IQPC) 2026 yang berlangsung pada 14–16 September 2026 di The Berkeley Hotel, Bangkok, Thailand. Capaian tersebut menjadi pengakuan internasional atas inovasi yang dikembangkan untuk meningkatkan keandalan operasi Kilang Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;RT&#45;Prove Rocker 4.0 mengusung inovasi berjudul “Meningkatkan Kehandalan Operasional Unit Hydrocracker 211/212 Terkait Hydrogen Availability melalui Rekonfigurasi Katalis dan Rekayasa Alternatif Feed Gas Unit Hydrogen Plant di Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai.” Inovasi ini berfokus pada peningkatan keandalan ketersediaan hidrogen bagi operasi Hydrocracker Unit (HCU) 211/212 melalui rekonfigurasi katalis dan rekayasa alternatif umpan gas pada Hydrogen Plant.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;HCU merupakan unit yang berfungsi untuk mengolah fraksi hidrokarbon berat menjadi produk bernilai lebih tinggi dengan memanfaatkan gas hidrogen dan katalis. Oleh karena itu, ketersediaan gas hidrogen menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesinambungan, stabilitas, dan keandalan operasi kilang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Iwan Kurniawan mengatakan perolehan predikat Excellence pada ajang IQPC 2026 merupakan bentuk apresiasi tertinggi bagi Perwira Pertamina di tingkat internasional sekaligus mencerminkan bahwa budaya inovasi dan perbaikan berkelanjutan di Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai terus diperkuat melalui program&#45;program pendampingan dan coaching program dari bagian Quality Management–Human Capital Perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Bagi kami inovasi tidak hanya menjadi budaya, tapi kebutuhan sebagai solusi untuk menjawab dinamika tantangan operasi kilang. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi&#45;inovasi lainnya yang mendukung keandalan operasi yang efisien dan optimal dalam upaya menjaga ketahanan energi , sekaligus memberikan nilai tambah bagi Perusahaan dan berdaya saing global ,” ujar Iwan.&lt;br&gt;.&lt;br&gt;Ajang International Quality and Productivity Convention (IQPC) 2026 mengusung tema “Driving Resilience And Sustainable Organizational Excellence”, kompetisi internasional ini mempertemukan tim inovator dari berbagai negara untuk mempresentasikan proyek peningkatan mutu dan produktivitas berbasis continuous improvement.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gugus RT&#45;Prove Rocker 4.0 difasilitasi oleh Achmad Amrizal Fauzi dengan diketuai oleh Hadhiansyah Ilhami serta digawangi oleh anggota tim lainnya Muchammad Ravi, Amar Firmansyah, Saeful Sampe, Sendy Pujiatmoko, Ichsan F., dan Rayi Wibawa Yuda. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Gugus RT&#45;Prove Rocker 4.0, Hadhiansyah Ilhami, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses kolaboratif dalam menjawab tantangan operasional melalui inovasi yang terukur. “Predikat Excellent di IQPC 2026 merupakan hasil dari proses panjang, mulai dari identifikasi permasalahan, pengembangan solusi, hingga pembuktian hasil inovasi. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan perbaikan yang memberikan dampak nyata terhadap keandalan operasi kilang,” ujar Hadhiansyah Ilhami.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keberhasilan Tim Inovasi Kilang Dumai ini juga tidak lepas dari kolaborasi lintas fungsi &amp;nbsp;serta didorong oleh sinergi kuat manajemen Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai melalui pembinaan intensif yang memastikan keberlanjutan implementasi inovasi di Perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, menurut Manager Human Capital PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai Ari Winanto menambahkan bahwa keberhasilan tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi dan konsistensi dalam membangun budaya inovasi di lingkungan Refinery Unit Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami terus mendorong insan Pertamina untuk melihat setiap tantangan operasional sebagai peluang untuk melakukan perbaikan. RT&#45;Prove Rocker 4.0 menunjukkan bahwa solusi yang lahir dari pemahaman terhadap kondisi lapangan, didukung kolaborasi dan proses perbaikan yang sistematis, dapat berkembang menjadi inovasi yang mampu berkompetisi di tingkat internasional serta memberikan nilai tambah bagi perusahaan,” pungkas Ari Winanto.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/28194182411-img-20260926-wa0011.jpg"/><pubDate>Sat, 26 Sep 2026 14:17:41 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3460/pt-pertamina-dumai-raih-predikat-excellen-lomba-inovasi-iqpc--bangkok</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang dan Rumah BUMN Dumai Perluas Akses Pasar UMKM Lokal</title><link>https://bestienews.com/detail/3459/pertamina-patra-niaga-kilang-dan-rumah-bumn-dumai-perluas-akses-pasar-umkm-lokal</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&lt;/strong&gt; &#45; PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai terus memperkuat sinergi upaya dalam pemberdayaan &amp;nbsp;pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mitra binaan dengan memperluas jangkauan akses pasar di berbagai ajang pameran dan kegiatan strategis lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Belum lama ini, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai bersama Rumah BUMN Dumai berpartisipasi dalam gelaran Semarak Merdeka Kota Dumai yang berlangsung pada 14 Agustus hingga 14 September 2026 di kawasan Taman Gelanggang Kota Dumai, Riau. Dalam ajang tersebut, beragam produk unggulan UMKM mitra binaan turut dipamerkan, mulai dari kuliner, makanan siap saji, olahan hasil perikanan, hingga kerajinan khas daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berbagai produk lokal yang dihadirkan di antaranya berasal dari UMKM JELITA (Jajanan Enak, Lestari, Inovatif, Tinggi Asupan), Fantasy Dimsum, keripik ikan patin, Dodol Rosnah, Batik Amewa, serta produk unggulan daerah lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communications, Relations, &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan UMKM memiliki posisi penting dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Karena itu, keberadaan UMKM perlu disokong melalui pendampingan yang konsisten, sehingga produk&#45;produk lokal tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga memiliki daya saing tinggi untuk naik kelas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai melalui program TJSL serta sinergi dengan Rumah BUMN Dumai, kami terus berupaya mendukung UMKM lokal di Dumai agar dapat semakin berdaya saing dan unggul ditengah persaingan UMKM saat ini yang semakin kompetitif. Melalui pendampingan intensif dan terpadu, kami terus mendorong peningkatan usaha dan kualitas produk sekaligus menfasilitasi ruang promosi untuk memperluas akses pasar, seperti event&#45;event musiman yang sering diselenggarakan di Kota Dumai,” ujar Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi para pelaku UMKM, kesempatan mengikuti pameran bukan hanya menjadi ajang untuk berjualan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan merek, mendapatkan pelanggan baru, membangun jejaring, serta memahami respon pasar terhadap produk yang mereka tawarkan. Sepanjang penyelenggaraan kegiatan tersebut, para UMKM mitra binaan Rumah BUMN Dumai dan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai melalui program Community Involvement &amp;amp; Development (CID) berhasil mengantongi omzet mencapai Rp 45 juta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran produk&#45;produk lokal mitra binaan Pertamina tersebut tidak sekadar memeriahkan acara Semarak Merdeka Kota Dumai, melainkan menjadi cerminan tingginya kreativitas dan ketekunan masyarakat Dumai dalam mengolah potensi daerah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Ajang ini menjadi wujud nyata komitmen Pertamina dalam membuka peluang bagi pelaku usaha untuk menjaring pembeli potensial, memperkenalkan inovasi, hingga membangun jaringan bisnis yang lebih luas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai kelanjutan dari komitmen tersebut, usai penyelenggaraan &amp;nbsp;Semarak Merdeka Kota Dumai Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai akan memboyong UMKM JELITA dari Kelompok Wirani Rejosari ke ajang Pertamina Small Medium Enterprise Expo (SMEXPO) pada 25–27 September 2026 di Living World Pekanbaru. SMEXPO merupakan ajang pameran sekaligus ruang pemberdayaan dan promosi UMKM binaan PT Pertamina Persero untuk mendorong kualitas UMKM di Indonesia semakin berdaya saing dan dapat go global.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui keikutsertaan UMKM mitra binaan, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai berharap produk&#45;produk dari pelaku UMKM Kota Dumai dapat semakin dikenal masyarakat dan menembus pasar yang lebih luas. Dukungan ini juga menjadi wujud komitmen Pertamina dalam mendorong kewirausahaan, memperkuat industri kreatif dan mendukung ekonomi kerakyatan, sejalan dengan pelaksanaan Asta Cita Pemerintahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/21284623736-img-20260925-wa0031.jpg"/><pubDate>Fri, 25 Sep 2026 13:05:19 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3459/pertamina-patra-niaga-kilang-dan-rumah-bumn-dumai-perluas-akses-pasar-umkm-lokal</guid></item><item><title>BI Maksimalkan Literasi Lewat  Museum BI</title><link>https://bestienews.com/detail/3458/bi-maksimalkan-literasi-lewat--museum-bi</link><description>&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&lt;/strong&gt; &#45;Bank Indonesia (BI) menyatakan Museum Bank Indonesia (Mubi) adalah bahagian &amp;nbsp;sarana &amp;nbsp;untuk memperkenalkan Bank Indonesia ke masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keberadaan museum ini sejak terbuka bagi umum &amp;nbsp;tahun 2006 sangat berarti bagi BI. Karena sebagai pilar inklusif museum &amp;nbsp;sekaligus sarana untuk memperkenalkan sejarah ke bank sentralan, tugas dan pelayanan BI serta sejarah perjalanan rupiah &amp;nbsp;hingga kini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rio Wardhanu Kepala Museum BI pada acara media &amp;nbsp;gathering jurnalis Pekanbaru di Jakarta 24/9/2026 mengatakan, selain itu museum juga sebagai salah satu tempat untuk menyatukan gagasan &amp;nbsp;membicarakan, &amp;nbsp;ide dan pemikiran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Artinya siapapun bisa ke hadir di museum dari segala umur dan kalangan,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala BI Riau Panji Achmad mengapresiasi kedatangan jurnalis ke museum BI.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mengatakan AI miliki peran untuk membantu tugas jurnalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keunggulan jurnalis harus mampu menyeleksi berita&#45;berita di media sosial yang muncul. Mampu membedakan mana pemberitaan yang akurat tentunya dengan memanfaatkan teknologi AI.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Semoga acara ini bisa memberikan motivasi dan penyegaran bagi para jurnalis,&quot; harapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Disisi lain Deputi BI Riau Syachman Perdymer mengatakan BI selalu memandang penting kemitraan dengan jurnalis, karena kemitraan menjaga ekspektasi &amp;nbsp;perbankan di masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Itu bisa terbentuk dengan jurnalis,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam gathering &amp;nbsp;tersebut BI juga membahas masalah perlindungan konsumen nara sumber Kepala Perlindungan Konsumen &amp;nbsp;BI Yusril Fikar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kata Yusril perlindungan konsumen menjadi isu penting saat ini karena frekwensinya meningkat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Untuk itu BI bermitra dengan jurnalis karena jangkauannya luas untuk melindungi konsumen,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain pemaparan materi jurnalis juga diajak keliling museum untuk menelusuri ruangan yang menyajikan aneka koleksi uang mulai dari zaman penjajahan, hingga kini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Termasuk pemutaran film dokumenter tentang pembangunan gedung museum di Ruang Imersif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Edukator Mubi Faris menjelaskan, Mubi dibuka setiap hari kecuali Senin dan tanggal merah, jam 08.00 Wib hingga 15.30 Wib.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk kunjungan pelajar &amp;nbsp;tidak dikutip biaya atau gratis kecuali kunjungan umum &amp;nbsp;Rp5.000/ orang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jumlah pengunjung &amp;nbsp;mencapai 1.000 an terutama saat akhir pekan,&quot; tutupnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/70055038615-img_20260924_152052_592.jpg"/><pubDate>Thu, 24 Sep 2026 21:45:24 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3458/bi-maksimalkan-literasi-lewat--museum-bi</guid></item><item><title>Kantor Pertanahan Kota Pekanbaru Upacara Peringatan 66 Tahun UUPA</title><link>https://bestienews.com/detail/3457/kantor-pertanahan-kota-pekanbaru-upacara-peringatan-66-tahun-uupa</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; Kantor Pertanahan Kota Pekanbaru menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Undang&#45;Undang Pokok Agraria (UUPA) ke&#45;66 Tahun 2026, Kamis (24/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Pertanahan Kota Pekanbaru tersebut dilaksanakan sebagai momentum untuk merefleksikan perjalanan pengelolaan pertanahan sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan pertanahan yang semakin baik kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upacara peringatan tahun ini mengusung tema “Transformasi Melayani Lebih Pasti”, yang menjadi pengingat bagi seluruh jajaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk terus melakukan transformasi dalam penyelenggaraan pelayanan pertanahan. Transformasi tersebut diarahkan untuk menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, transparan, akuntabel, mudah diakses, serta memberikan kepastian bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Riau, Nurus Sholichin memimpin langsung jalannya upacara. Dalam amanatnya, disampaikan pentingnya menjadikan peringatan UUPA sebagai momentum untuk memperkuat semangat pengabdian dan meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan. Seluruh jajaran di lingkungan ATR/BPN diharapkan terus beradaptasi terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat serta menghadirkan inovasi yang mendukung percepatan dan kepastian pelayanan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peringatan Hari UUPA ke&#45;66 ini juga dihadiri oleh para Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota se&#45;Provinsi Riau, jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi Riau, Ketua &amp;nbsp;Ikatan Istri Karyawan dan Karyawati (IKAWATI) Wilayah Provinsi Riau beserta Ketua IKAWATI Kabupaten/Kota se&#45; Provinsi Riau dan juga dihadiri perwakilan dari masing&#45;masing Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota se&#45;Provinsi Riau. Kehadiran seluruh jajaran tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dan sinergi dalam menjalankan tugas serta amanah pelayanan pertanahan di Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peringatan UUPA memiliki arti penting dalam perjalanan penyelenggaraan agraria dan pertanahan di Indonesia. Undang&#45;Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok&#45;Pokok Agraria menjadi salah satu landasan utama dalam penyelenggaraan pertanahan nasional. Momentum peringatan ke&#45;66 tahun ini menjadi kesempatan bagi jajaran ATR/BPN untuk terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan pengelolaan pertanahan yang berkeadilan dan pelayanan publik yang berorientasi kepada kebutuhan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui tema “Transformasi Melayani Lebih Pasti”, Kantor Pertanahan Kota Pekanbaru bersama seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN di Provinsi Riau berkomitmen untuk terus bergerak melakukan perbaikan, memperkuat integritas, meningkatkan profesionalisme, serta menghadirkan pelayanan pertanahan yang memberikan kepastian dan kemudahan bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain Upacara Bendera, dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan kegiatan sosial Donor Darah oleh ASN di lingkungan Kanwil BPN Provinsi Riau, Penyerahan Sertipikat untuk Instansi Pemerintah, Masyarakat Berpenghasilan Rendah, dan Peserta Program PTSL. Momentum Hari UUPA ke&#45;66 diharapkan tidak hanya menjadi peringatan seremonial, tetapi juga menjadi penguat semangat bagi seluruh insan pertanahan untuk terus bekerja dengan penuh tanggung jawab dan memberikan pelayanan terbaik demi terwujudnya tata kelola pertanahan yang semakin maju, modern, dan terpercaya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/32889193060-img-20260924-wa0025.jpg"/><pubDate>Thu, 24 Sep 2026 18:00:32 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3457/kantor-pertanahan-kota-pekanbaru-upacara-peringatan-66-tahun-uupa</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Bantu Penyintas Bencana Gempa NTT</title><link>https://bestienews.com/detail/3456/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-bantu-penyintas-bencana-gempa-ntt</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&lt;/strong&gt; &#45; &amp;nbsp;Bencana gempa bumi bermagnitudo 7.7 sekitar pukul 06.00 WITA yang melanda berbagai wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pekan kedua Agustus 2026 lalu telah merusak sejumlah infrastruktur dan menggoreskan luka bagi masyarakat penyintas gempa. Hingga kini, gempa susulan juga masih terus terjadi dan mengakibatkan masyarakat masih bertahan di posko pengungsian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai bentuk kepedulian pada masyarakat penyintas gempa NTT, PT Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menyalurkan bantuan kemanusiaan di Dusun Waso, Desa Satarkampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur. Berkolaborasi dengan Rumah Zakat, bantuan disalurkan pada 9 September 2026 yang diwujudkan dengan menghadirkan layanan kesehatan dan paket makanan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations, &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Perusahaan terhadap masyarakat di NTT yang terdampak dan saat ini masih dalam masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Meski berada jauh dari wilayah operasional Kilang Dumai, kami turut merasakan duka atas kondisi yang saat ini dihadapi masyarakat NTT. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat meringankan beban penyintas gempa. Kami juga mendoakan agar seluruh masyarakat NTT diberikan kekuatan serta semangat dalam pemulihan pascabencana untuk bisa bangkit kembali menjalani kehidupan seperti sedia kala ,” ujar Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran tim medis bersama relawan Pertamina Patra Niaga dan Rumah Zakat disambut dengan penuh antusias oleh warga Dusun Waso. Mengingat akses fasilitas kesehatan yang terbatas pascagempa, layanan pemeriksaan kesehatan ini sangat membantu warga yang mulai mengeluhkan berbagai keluhan kesehatan ringan akibat kondisi darurat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Layanan kesehatan yang dihadirkan melalui bantuan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menjangkau 97 orang jiwa penerima manfaat, yang mencakup kelompok rentan seperti lansia, anak&#45;anak, dan balita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, sebanyak 451 paket makanan untuk anak&#45;anak dan bayi juga telah disalurkan sebagai bentuk dukungan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan kelompok rentan selama masa tanggap dan pemulihan pascabencana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Muhammad Rum menambahkan, “bantuan makanan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan asupan anak&#45;anak dan bayi yang terdampak gempa, sekaligus meringankan beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan sehari&#45;hari di tengah kondisi pascabencana,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gufron, salah satu perwakilan warga Dusun Waso, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas kepedulian yang diberikan kepada warga desanya.&quot;Kami mewakili warga Dusun Waso mengucapkan banyak terima kasih kepada Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan Rumah Zakat. Bantuan layanan kesehatan dan makanan untuk anak&#45;anak ini sangat berarti bagi kami di sini yang kondisinya masih serba terbatas setelah gempa. Semoga kebaikan seluruh pihak dibalas dan program ini membawa berkah bagi kita semua,&quot; ujar Gufron penuh rasa syukur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui dukungan ini, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menegaskan komitmennya untuk terus memberikan &amp;nbsp;mendukung masyarakat dalam situasi tanggap darurat bencana dan pemulihan pasca bencana. Komitmen tersebut tidak hanya menjangkau masyarakat di sekitar wilayah operasional Perusahaan, tetapi juga masyarakat di wilayah lainnya yang membutuhkan dukungan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/73480182434-img-20260922-wa0045.jpg"/><pubDate>Tue, 22 Sep 2026 17:30:23 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3456/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-bantu-penyintas-bencana-gempa-ntt</guid></item><item><title>PT Pertamina  Sungai Pakning Perkuat Kontribusi Pencegahan dan Penanganan Karhutla</title><link>https://bestienews.com/detail/3455/pt-pertamina--sungai-pakning-perkuat-kontribusi-pencegahan-dan-penanganan-karhutla</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&lt;/strong&gt; &#45;Upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, aparat, dunia usaha hingga masyarakat. Dalam mendukung upaya tersebut, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai Produksi Sungai Pakning terus memperkuat kontribusinya melalui edukasi pencegahan, kesiapsiagaan sarana dan personel, hingga dukungan langsung dalam penanganan karhutla di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui keterlibatan perusahaan dalam kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla bersama Tim Penyuluh Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) di Kecamatan Bukit Batu pada 10 September 2026. Pada kegiatan tersebut, perusahaan turut membagikan praktik baik dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla berbasis pemberdayaan masyarakat yang telah dijalankan di sekitar wilayah operasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penguatan sinergi kembali dilakukan melalui audiensi Tim Penyuluh Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla Mabes TNI dengan manajemen Kilang Sungai Pakning pada 15 September 2026. Selain membahas penguatan koordinasi lintas sektor, tim juga melakukan pengecekan kesiapsiagaan sarana dan peralatan pemadam yang dimiliki perusahaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan sumber daya perusahaan dalam mendukung penanganan karhutla ketika dibutuhkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kontribusi perusahaan juga diwujudkan melalui respons langsung terhadap kejadian karhutla di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak. Pada 11–13 September 2026, Fire Brigade Kilang Sungai Pakning bersama unsur terkait terlibat dalam upaya pemadaman dan penanganan kebakaran di wilayah tersebut. Dalam pelaksanaannya, perusahaan turut mengajak Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Sungai Pakning untuk berkolaborasi dalam mendukung upaya pemadaman melalui implementasi EXPINTABLE, inovasi portable hydrant yang membantu penyediaan dan distribusi air untuk mendukung penanganan kebakaran di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam mendukung penanganan di tingkat tapak, perusahaan turut menyerahkan bantuan 5 unit Nozzle Gambut kepada Pemerintah Kampung Dayun. Peralatan tersebut diharapkan dapat mendukung efektivitas penanganan kebakaran pada lahan gambut serta memperkuat kesiapan masyarakat dan pemerintah desa dalam menghadapi potensi karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Respons di lapangan dilakukan secara terpadu bersama berbagai unsur. Tim yang terlibat terdiri atas TNI, Brimob, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA) Dayun, RAPP, Fire Brigade Kilang Sungai Pakning, Satpol PP Provinsi, Polres Siak, Polsek Dayun, serta unsur terkait lainnya dengan total sekitar 70 personel.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pelaksanaannya, tim Fire Brigade Kilang Sungai Pakning bersama unsur gabungan melakukan pemadaman pada sejumlah titik api di wilayah Dayun. Pada hari kedua penanganan, tim berhasil memadamkan 9 titik api, sementara pada hari berikutnya sebanyak 8 titik api berhasil ditangani. Dengan demikian, terdapat 17 titik api yang berhasil dipadamkan dalam rangkaian dukungan penanganan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manager Produksi PT Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning, Triadi Lukito, menyampaikan bahwa penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak dengan peran yang saling melengkapi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Karhutla merupakan tantangan yang membutuhkan kesiapan dan kolaborasi. Perusahaan tidak hanya menyiapkan personel dan peralatan, tetapi juga terus mendorong penguatan kapasitas masyarakat serta koordinasi dengan pemerintah dan unsur terkait. Melalui sinergi multipihak, respons terhadap karhutla dapat dilakukan secara lebih cepat, terkoordinasi, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ujar Triadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian kontribusi tersebut mencerminkan komitmen Kilang Sungai Pakning dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla melalui pendekatan yang terintegrasi, mulai dari penguatan kesadaran dan kapasitas masyarakat, kesiapsiagaan sumber daya, hingga dukungan respons darurat bersama para pemangku kepentingan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan, perusahaan terus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih aman dan tangguh terhadap risiko kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah sekitar operasional dan daerah yang membutuhkan dukungan penanganan.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/7347735555-img-20260921-wa0062.jpg"/><pubDate>Mon, 21 Sep 2026 15:52:50 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3455/pt-pertamina--sungai-pakning-perkuat-kontribusi-pencegahan-dan-penanganan-karhutla</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dorong UMKM Perluas Akses Pasar Lewat Digitalisasi</title><link>https://bestienews.com/detail/3454/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-dorong-umkm-perluas-akses-pasar-lewat-digitalisasi</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&lt;/strong&gt; &amp;nbsp; PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai terus mendorong penguatan kapasitas serta kemandirian kelompok masyarakat yang ada disekitar wilayah operasional Perusahaan dengan menyelenggarakan Workshop Penguatan Literasi Digital dan Branding bagi UMKM Binaan CSR Pertamina Patra Niaga Unit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diikuti sebanyak 30 orang perwakilan dari sembilan kelompok mitra binaan program Community Involvement and Development (CID) atau TJSL Kilang Dumai, kegiatan ini diselenggarakan pada 11&#45;12 September 2026, bertempat di Aula Kantor Communication, Relations &amp;amp; CSR Kilang Dumai. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman sekaligus meningkatkan kemampuan UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital, khususnya untuk penguatan branding dan perluasan akses pasar bisnis yang saat ini sedang mereka rintis agar dapat unggul, memiliki nilai keunikan, dan berdaya saing di tengah persaingan pasar UMKM yang semakin kompetitif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations, &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan bahwa pelatihan digitalisasi ini merupakan bagian dari bentuk kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas kelompok binaan CSR Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai melalui pemanfaatan teknologi digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Bagi kami, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pertamina untuk terus mendorong kemandirian masyarakat, khususnya kelompok binaan, agar mampu berkembang dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” ujar Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berkolaborasi dengan Politeknik Caltex Riau (PCR), workshop tersebut menghadirkan berbagai materi pembelajaran yang komprehensif mencakup membangun identitas merek, menghasilkan konten promosi melalui pelatihan dan praktik langsung pembuatan foto serta video produk, yang diajarkan langsung oleh ahli dibidangnya dengan menghadirkan Jan Alif Kreshna, S.S.T., M.Sc, serta Anggy Trisnadoli, M.T serta mahasiswa PCR. Selain itu, para peserta juga dibekali dengan strategi serta penataan dan penyajian produk agar katalog&#45;katalog produk yang dibuat semakin menarik, sehingga mampu meningkatkan nilai jualnya di berbagai platform pemasaran digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada PCR atas sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan dalam menghasilkan inovasi&#45;inovasi yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Kolaborasi antara Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan PCR sendiri bukanlah hal yang baru. Sebelumnya kerjasama diantara keduanya diwujudkan melalui pengembangan pengembangan aplikasi SIMINAH atau Sistem Monitoring Minyak Jelantah, yang kedepannya akan kembali dikembangkan agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Melalui kegiatan hari ini, kami berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut dan berkembang, khususnya dalam meningkatkan literasi digital kelompok binaan, memperkuat branding, memperluas akses pasar, serta mendukung keberlanjutan usaha mereka,” pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan diselenggarakannya workshop penguatan literasi digital dan branding bagi UMKM tersebut, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai terus berupaya tidak hanya mendorong kapasitas masyarakat, namun juga keberlanjutan usaha guna mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Hal ini turut mencerminkan komitmen Pertamina yang tidak hanya menghadirkan energi diseluruh penjuru negeri, tetapi juga memperkuat ekonomi kerakyatan melalui penguatan UMKM sejalan dengan Asta Cita Pemerintah.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/36739149551-img-20260915-wa0040.jpg"/><pubDate>Tue, 15 Sep 2026 22:24:46 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3454/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-dorong-umkm-perluas-akses-pasar-lewat-digitalisasi</guid></item><item><title>OJK izinkan penggabungan PT BPR Cempaka Mitra Nagari dengan PT BPR</title><link>https://bestienews.com/detail/3453/ojk-izinkan-penggabungan-pt-bpr-cempaka-mitra-nagari-dengan-pt-bpr</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&lt;/strong&gt; &#45; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berikan izin penggabungan PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Cempaka Mitra Nagari ke dalam PT BPR Cempaka Wadah Sejahtera sebagai bagian dari upaya memperkuat kelembagaan dan kapasitas BPR, meningkatkan efisiensi pengelolaan, serta memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat dan pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemberian izin tersebut ditetapkan melalui Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP&#45;68/D.03/2026 tentang Pemberian Izin Penggabungan PT Bank Perekonomian Rakyat Cempaka Mitra Nagari ke dalam PT Bank Perekonomian Rakyat Cempaka Wadah Sejahtera yang ditetapkan pada 9 September 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan keputusan tersebut, PT BPR Cempaka Mitra Nagari dan PT BPR Cempaka Wadah Sejahtera telah memenuhi persyaratan penggabungan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang&#45;undangan. OJK selanjutnya memberikan izin kepada PT BPR Cempaka Mitra Nagari untuk bergabung ke dalam PT BPR Cempaka Wadah Sejahtera yang berkantor pusat di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 83, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penyerahan Surat Keputusan (SK) Penggabungan kepada pengurus PT BPR Cempaka Wadah Sejahtera berlangsung di Kantor OJK Provinsi Riau, Jumat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Plt. Kepala OJK Provinsi Riau Fredly Nasution menyampaikan bahwa penggabungan tersebut menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat struktur permodalan dan ketahanan industri BPR sekaligus meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan BPR.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Penggabungan PT BPR Cempaka Mitra Nagari ke dalam PT BPR Cempaka Wadah Sejahtera diharapkan dapat memperkuat kelembagaan dan kapasitas bank sehingga mampu tumbuh secara sehat dan berkelanjutan serta memberikan layanan yang semakin optimal kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha dan UMKM,” ujar Fredly.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penggabungan tersebut juga menjadi salah satu langkah dalam memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 7 Tahun 2024 tentang Bank Perekonomian Rakyat dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan penggabungan tersebut, seluruh aset dan kewajiban PT BPR Cempaka Mitra Nagari menjadi bagian dari PT BPR Cempaka Wadah Sejahtera Hasil Penggabungan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sementara itu, izin usaha PT BPR Cempaka Wadah Sejahtera tetap berlaku sebagai izin usaha bank hasil penggabungan, ucapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fredly menambahkan bahwa OJK akan terus mendorong penguatan industri BPR di Provinsi Riau agar mampu menjalankan fungsi intermediasi secara optimal dan meningkatkan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“OJK terus mendorong BPR untuk meningkatkan tata kelola, manajemen risiko, kualitas sumber daya manusia, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan kelembagaan yang semakin kuat, kami berharap BPR dapat meningkatkan kontribusinya dalam mendukung pembiayaan sektor produktif dan UMKM di daerah,” tambah Fredly.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah penggabungan, PT BPR Cempaka Wadah Sejahtera Hasil Penggabungan memiliki jaringan kantor yang mencakup Kantor Pusat di Kota Pekanbaru, Kantor Cabang Padang, Kantor Cabang Teluk Kuantan, serta Kantor Kas Beringin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kantor Cabang Padang sebelumnya merupakan Kantor Pusat PT BPR Cempaka Mitra Nagari yang beralamat di Jalan Andalas Nomor 2G Simpang Haru, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. Setelah penggabungan, kantor tersebut berstatus sebagai Kantor Cabang Padang PT BPR Cempaka Wadah Sejahtera.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kantor Cabang Teluk Kuantan dan Kantor Kas Beringin tetap beroperasi sebagai bagian dari jaringan kantor PT BPR Cempaka Wadah Sejahtera Hasil Penggabungan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/69610960037-img-20260915-wa0035.jpg"/><pubDate>Tue, 15 Sep 2026 18:50:21 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3453/ojk-izinkan-penggabungan-pt-bpr-cempaka-mitra-nagari-dengan-pt-bpr</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kelola Ekosistem Gambut Berkelanjutan</title><link>https://bestienews.com/detail/3452/pertamina-patra-niaga-kelola-ekosistem-gambut-berkelanjutan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&lt;/strong&gt; &#45; &amp;nbsp;PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai melalui unit Produksi Kilang Sungai Pakning kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional dengan menyabet predikat Best Social Welfare Initiative of the Year melalui ajang 17th Corporate Social Responsibility (CSR) Award and Summit 2026 yang digelar UBS Forums di Pune, India.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penghargaan itu diraih berkat komitmen berkelanjutan Kilang Sungai Pakning dalam mendorong ketangguhan masyarakat serta penyelamatan ekosistem gambut di sekitar wilayah Perusahaan melalui program “Gambut Lestari Alam Menghidupi”. Penghargaan itu diterima langsung oleh Manager Production PT Pertamina Patra Niaga &amp;nbsp;Kilang Sungai Pakning, Triadi Lukito.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program tersebut dilakukan lewat kegiatan penanganan bencana karhutla khususnya di wilayah Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis yang mengintegrasikan upaya penanggulangan bencana berbasis tata kelola ekosistem gambut dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. melalui pemenuhan inventaris pemadaman, dukungan tata kelola hidrologis gambut, pelestarian ekosistem asli gambut, hingga penguatan kerja sama lintas sektor melalui rencana kontingesi dalam pemadaman karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu inovasi yang dikembangkan melalui program ini adalah Nozzle Gambut yang dirancang untuk pemadaman api di atas maupun di bawah permukaan lahan gambut. Inovasi Nozzle Gambut menjadi solusi untuk membantu proses pemadaman dan pendinginan pada lapisan gambut secara lebih efektif sehingga mendukung upaya penanganan kebakaran sekaligus mengurangi potensi api kembali muncul.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penguatan ekosistem gambut itu juga diperkuat &amp;nbsp;&lt;br&gt;Pertamina Patra Niaga Kilang Sungai Pakning dengan menghadirkan inovasi Expintable atau sumur hidran portabel yang merupakan solusi praktis untuk penanganan karhutla di lokasi yang jauh dari sumber air. Selain itu, sebagai bagian aspek pencegahan, inovasi Akurrat atau alat pengukur level air gambut juga dikembangkan dan memegang peranan penting sebagai sistem peringatan dini. Informasi mengenai kondisi level air tersebut menjadi dasar untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah antisipasi sebelum kondisi gambut menjadi terlalu kering dan semakin rentan terhadap kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketiga inovasi tersebut dikembangkan berdasarkan kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi masyarakat lokal. Selain mudah diaplikasikan di lapangan, inovasi ini juga dirancang agar dapat direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik dan tantangan serupa yang rawan mengalami Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pendekatan yang menyeluruh, bukan hanya bagaimana kita memadamkan api, tetapi bagaimana kita mencegahnya, menjaga ekosistemnya, dan memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh manfaat dari lahan gambut tanpa merusaknya,” ujar Triadi Lukito&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengatakan bahwa penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dapat menghasilkan solusi yang relevan dengan kebutuhan di lapangan. &amp;nbsp;“Kami akan terus mendorong inovasi dan memperkuat kolaborasi agar upaya yang dilakukan di Sungai Pakning dapat memberikan dampak yang lebih luas,” ujar tambah Triadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, program ini juga mendorong masyarakat untuk dapat melihat lahan gambut sebagai sumber kehidupan melalui kegiatan budidaya perikanan seperti gabus dan toman, serta pertanian ramah lingkungan untuk berbagai komoditas lokal seperti kopi liberika, tanaman hortikultura, dan sagu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Triadi menyebut bahwa penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas komitmen perusahaan dalam menjaga ekosistem gambut dan memperkuat ketangguhan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Bagi kami, pengelolaan gambut yang berkelanjutan tidak hanya berbicara tentang penanganan kebakaran, tetapi juga bagaimana melakukan pencegahan, menjaga tata air gambut, memperkuat kapasitas masyarakat, dan memastikan lahan gambut tetap memberikan manfaat secara berkelanjutan. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan inovasi dan memperkuat kolaborasi bersama masyarakat serta para pemangku kepentingan,” pungkas Triadi Lukito.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/65834376328-img-20260911-wa0013.jpg"/><pubDate>Fri, 11 Sep 2026 13:57:09 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3452/pertamina-patra-niaga-kelola-ekosistem-gambut-berkelanjutan</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Juara 1 AEBT 2026</title><link>https://bestienews.com/detail/3451/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-raih-juara-1-aebt-2026</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&lt;/strong&gt; – Komitmen PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Dumai dalam mendukung percepatan dekarbonisasi dan transisi energi nasional kembali memperoleh pengakuan di tingkat nasional. Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai berhasil meraih Juara 1 Kategori On&#45;Grid Self Consumption dalam ajang Apresiasi Energi Baru dan Terbarukan (AEBT) 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di JIEXPO Convention Centre, Jakarta, Kamis (3/9).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penghargaan bergengsi tersebut diraih melalui karya inovasi berjudul “Transformasi Kawasan Hunian Rendah Karbon melalui Implementasi PLTS 3,77 MWp sebagai Akselerator Dekarbonisasi dan Transisi Energi Berkelanjutan di PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karya yang mengantarkan Kilang Dumai meraih prestasi tertinggi tersebut disusun oleh tim Fungsi Engineering &amp;amp; Development yang terdiri dari Ervandy Haryoprawironoto, Saeful Sampe, dan Nobal Ardhinata. Melalui proposal tersebut, tim mengangkat implementasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kawasan hunian Kilang Pertamina Dumai sebagai langkah nyata dalam mewujudkan kawasan rendah karbon sekaligus mendukung agenda transisi energi yang berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Capaian ini mencerminkan konsistensi Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dalam mengintegrasikan pemanfaatan energi baru terbarukan ke dalam operasional perusahaan. Implementasi PLTS berkapasitas 3,77 MWp tidak hanya berkontribusi terhadap penurunan emisi karbon, tetapi juga mendukung peningkatan efisiensi energi, keandalan operasional, serta penciptaan nilai tambah yang berkelanjutan bagi perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Iwan Kurniawan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh Perwira yang telah berkontribusi dalam pencapaian tersebut.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&quot;Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh Perwira Kilang Dumai dan Kilang Sungai Pakning yang telah menunjukkan dedikasi, kreativitas, dan kontribusi terbaiknya dalam menghadirkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi operasional sekaligus mendukung keberlanjutan perusahaan. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa semangat inovasi dan kolaborasi telah tumbuh menjadi budaya kerja di lingkungan Kilang Dumai. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian ESDM atas penghargaan yang diberikan kepada PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai,&quot; ujar Iwan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, penghargaan ini semakin memperkuat posisi Kilang Dumai sebagai bagian dari perusahaan energi yang aktif mengintegrasikan pemanfaatan energi terbarukan dalam operasional, sekaligus mendukung agenda dekarbonisasi nasional dan pencapaian target Net Zero Emission (NZE) 2060 atau lebih cepat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program PLTS 3,77 MWp sendiri dikembangkan melalui kolaborasi antara PT Pertamina Patra Niaga RU Dumai dan PT Pertamina New &amp;amp; Renewable Energy (PNRE). Sinergi tersebut mencerminkan komitmen dan kolaborasi kuat di lingkungan Pertamina Group dalam menghadirkan solusi energi bersih yang andal, efisien, serta memberikan manfaat lingkungan dan bisnis secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui skema on&#45;grid self consumption, energi listrik yang dihasilkan PLTS dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan listrik internal perusahaan. Skema ini memungkinkan optimalisasi pemanfaatan energi surya sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi berbasis fosil. Implementasi tersebut menjadi salah satu langkah konkret Kilang Dumai dalam mempercepat pengurangan emisi karbon melalui penggunaan energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keberhasilan meraih Juara 1 AEBT 2026 juga menunjukkan bahwa upaya dekarbonisasi dapat berjalan selaras dengan kebutuhan perusahaan dalam menjaga keandalan dan keberlanjutan operasi. Transformasi energi yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada manfaat lingkungan, tetapi juga mampu menciptakan efisiensi dan nilai ekonomi yang mendukung daya saing perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum, menambahkan bahwa penghargaan tersebut menjadi pemacu semangat bagi perusahaan untuk terus menghadirkan inovasi berkelanjutan.&lt;br&gt;&quot;Penghargaan ini menjadi momentum bagi Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai untuk terus memperkuat budaya inovasi dan memperluas implementasi solusi energi rendah karbon. Kolaborasi lintas fungsi serta sinergi antar entitas di lingkungan Pertamina Group menjadi salah satu kunci dalam mempercepat berbagai inisiatif energi bersih yang memberikan manfaat nyata bagi perusahaan maupun lingkungan,&quot; ujar Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Raihan tersebut semakin mempertegas peran Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai sebagai salah satu motor penggerak transformasi energi berkelanjutan di Indonesia melalui integrasi aspek dekarbonisasi, efisiensi energi, keandalan operasional, dan penciptaan nilai dalam satu program yang terukur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui keberhasilan implementasi PLTS 3,77 MWp dan pencapaian Juara 1 AEBT 2026, Pertamina Patra Niaga RU Dumai menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan bisnis. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan serta replikasi pemanfaatan energi terbarukan yang lebih luas, sekaligus mendukung perjalanan Pertamina menuju operasi yang semakin rendah karbon dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/89123835230-img-20260908-wa0013.jpg"/><pubDate>Tue, 08 Sep 2026 14:25:08 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3451/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-raih-juara-1-aebt-2026</guid></item><item><title>OJK Klaim  Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di tengah Risiko Global</title><link>https://bestienews.com/detail/3450/ojk-klaim--stabilitas-sektor-jasa-keuangan-tetap-terjaga-di-tengah-risiko-global</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&lt;/strong&gt; &#45; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai stabilitas sektor jasa keuangan Indonesia masih terjaga. Kondisi tersebut berlangsung di tengah kuatnya pertumbuhan intermediasi dan meningkatnya berbagai risiko global.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengatakan risiko geopolitik di Timur Tengah masih berada pada level tinggi. Kondisi tersebut dipengaruhi konflik di Iran yang masih berlangsung serta belum dibukanya kembali Selat Hormuz.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Gangguan jalur distribusi energi tersebut menyebabkan volatilitas harga minyak dan komoditas. Sehingga tekanan inflasi global tetap tinggi,” kata Friderica dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK, Senin, 7 September 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Menurut Friderica, tekanan inflasi global juga dipengaruhi fenomena El Nino yang berlangsung berkepanjangan. Kondisi tersebut berdampak terhadap kekeringan serta kebakaran hutan di berbagai kawasan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di tengah berbagai tekanan tersebut, pertumbuhan ekonomi global menunjukkan kecenderungan melambat. Perlambatan tercermin dari mayoritas negara yang mencatat pertumbuhan ekonomi lebih rendah pada triwulan II 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di Amerika Serikat, pertumbuhan ekonomi tercatat berada di bawah ekspektasi. Kondisi tersebut diikuti moderasi pasar tenaga kerja serta inflasi yang masih tinggi meski menunjukkan tren penurunan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Tiongkok pada triwulan II 2026 melambat menjadi 4,3 persen secara tahunan. Pelemahan tersebut terlihat pada sektor produksi maupun permintaan domestik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Dengan data terkini mengindikasikan pelemahan yang masih berlanjut. Baik pada sektor produksi maupun permintaan domestik,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tekanan juga terlihat pada pasar keuangan global melalui kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah negara&#45;negara maju. Kenaikan tersebut dipengaruhi kebutuhan pendanaan belanja modal perusahaan hyperscalers di tengah kebijakan moneter yang masih restriktif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski perekonomian global melambat, Friderica menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia masih relatif kuat. Ekonomi Indonesia pada kuartal II 2026 tumbuh 5,29 persen secara tahunan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Didukung investasi dan belanja pemerintah. Konsumsi rumah tangga yang kuat juga masih menjadi penopang utama pertumbuhan,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun demikian, tekanan masih terlihat dari perkembangan inflasi dan aktivitas sektor manufaktur Indonesia. Inflasi Indonesia pada Agustus 2026 tercatat sebesar 3,19 persen secara tahunan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, aktivitas manufaktur nasional masih berada di zona kontraksi. Kondisi tersebut tercermin dari Purchasing Managers&apos; Index atau PMI yang berada pada level 49,8.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/66028036891-img-20260908-wa0009.jpg"/><pubDate>Tue, 08 Sep 2026 07:25:12 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3450/ojk-klaim--stabilitas-sektor-jasa-keuangan-tetap-terjaga-di-tengah-risiko-global</guid></item><item><title>Ini Penjelasan Pertamina  Terkait Suara Letupan di Kilang Dumai</title><link>https://bestienews.com/detail/3449/ini-penjelasan-pertamina--terkait-suara-letupan-di-kilang-dumai</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&lt;/strong&gt;— Dengan ini disampaikan bahwa benar adanya suara letupan akibat adanya kendala pada salah satu unit operasional PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations, &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai mengatakan suara yang terdengar merupakan suara release tekanan ke api obor (flare) saat proses start up.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami menyampaikan bahwa saat ini terdapat kendala operasional pada salah satu unit proses di area kilang yang menyebabkan timbulnya suara bising dan api obor membesar seperti di media sosial. Kondisi ini merupakan bagian dari proses produksi kilang dan sudah ditangani sesuai prosedur. Perusahaan memastikan kilang saat ini dalam kondisi aman dan kondusif,” ujar Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami memahami ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak. Kami tegaskan bahwa saat ini kondisi telah ditangani dengan baik dan seluruh fasilitas dalam kondisi aman,” tutup Tengku Rum. Perusahaan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu khawatir.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/94154214383-img-20260903-wa0013.jpg"/><pubDate>Thu, 03 Sep 2026 09:19:27 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3449/ini-penjelasan-pertamina--terkait-suara-letupan-di-kilang-dumai</guid></item><item><title>BI Riau Sebut Pertumbuhan Ekonomi Riau  Didongkrak Hilirisasi CPO</title><link>https://bestienews.com/detail/3448/bi-riau-sebut-pertumbuhan-ekonomi-riau--didongkrak-hilirisasi-cpo</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&lt;/strong&gt; – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau (KPwBI Riau) menyelenggarakan 2nd Riau Economic Forum (REF) 2026 dengan tema “Riau Tumbuh Solid dan Digitalisasi Terakselerasi”. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara hybrid pada Senin (31/8/2026) di Gedung Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Forum ini diharapkan dapat menciptakan pemahaman yang komprehensif mengenai kondisi perekonomian, prospek ke depan, serta arah kebijakan strategis yang mendukung pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau yang inklusif dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Dr. Syahrial Abdi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Riau perlu memperkuat sinergi antardaerah untuk memperluas pasar komoditas utama Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejalan dengan itu, kebijakan nasional untuk kemandirian energi memberikan peluang besar bagi Provinsi Riau sebagai lumbung energi. Peluang tersebut mencakup minyak, hilirisasi komoditas CPO, hingga potensi komoditas kelapa untuk terus memperkuat perkembangan ekonomi daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada REF 2026, Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Riau juga memberikan penghargaan kepada tiga perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) dan tiga perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang merealisasikan investasi tertinggi pada Semester I 2026 di sektor hilirisasi Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penghargaan diserahkan secara simbolis oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Kepala Bank Indonesia Koordinator Wilayah Sumatera, bersama Sekretaris Daerah Provinsi Riau kepada para pelaku usaha. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar pelaku usaha terus berkontribusi bagi perekonomian Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Dr. Panji Achmad, menyampaikan bahwa investasi dan hilirisasi menjadi kunci pertumbuhan Riau. Menurutnya, hilirisasi dapat meningkatkan nilai tambah komoditas utama daerah, seperti kelapa sawit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kajian Bank Indonesia bersama perguruan tinggi menunjukkan bahwa investasi dan hilirisasi kelapa sawit berpotensi mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Riau untuk tumbuh lebih tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bank Indonesia, lanjutnya, akan terus mendukung perumusan strategi dan sinergi kebijakan dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;REF 2026 merupakan puncak rangkaian kegiatan yang meliputi Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi (LPP), FGD Perekonomian, Temu Responden, Pasar Murah HUT Provinsi Riau, serta Festival Diversifikasi Pangan bersama Riau Investment Forum/RIF (Road to REF).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Bank Indonesia berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi Riau yang solid, terdigitalisasi, dan berkelanjutan melalui penyelarasan strategi dan sinergi dengan mitra kerja strategis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;REF 2026 menjadi wadah komunikasi kebijakan yang mempertemukan lebih dari 100 peserta dari Pemerintah Daerah, instansi vertikal, regulator, akademisi, perbankan, pelaku usaha, asosiasi, media, dan pemangku kepentingan lainnya dalam kerangka Pentahelix.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diskusi dalam forum tersebut dilakukan dalam dua sesi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sesi pertama merupakan diskusi panel yang mengangkat tema Digitalisasi Sistem Pembayaran. Sesi ini menghadirkan Direktur Pengawasan Usaha Pembiayaan Berbasis Teknologi OJK, Indra; Kepala Perwakilan LPS Medan, Jimmy Ardianto; Presiden Direktur PT Bank Aladin Syariah Tbk., Koko Tjatur Rachmadi; serta Ekonom Ahli Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran (DKSP) Bank Indonesia, Ginanjar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembahasan pada sesi pertama mencakup identifikasi dan mitigasi risiko digitalisasi di sektor keuangan, penjaminan simpanan lembaga keuangan digital, perkembangan dan kebutuhan regulasi digitalisasi perbankan, serta capaian dan arah kebijakan sistem pembayaran ke depan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara sesi kedua membahas Kondisi dan Prospek Perekonomian dengan menghadirkan Ekonom Ahli Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter (DKEM) Bank Indonesia, Ferry Kurniawan; Chief Economist Bank Permata, Josua Pardede; serta Analis Kebijakan APINDO, Ajib Hamdani.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diskusi sesi kedua menyoroti perkembangan ekonomi global, prospek ekonomi nasional dan respons kebijakan Bank Indonesia, aktivitas ekonomi sektoral dan regional Riau, serta strategi dunia usaha dalam menghadapi tantangan perekonomian saat ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedua sesi tersebut dipandu moderator News Anchor Metro TV, Jessica Wulandari.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/40151078844-screenshot_20260901-020137.jpg"/><pubDate>Tue, 01 Sep 2026 02:10:17 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3448/bi-riau-sebut-pertumbuhan-ekonomi-riau--didongkrak-hilirisasi-cpo</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Optimalkan  Lahan Gambut  Eks Karhutla</title><link>https://bestienews.com/detail/3447/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-optimalkan--lahan-gambut--eks-karhutla</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&lt;/strong&gt; &#45; PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) melalui program Community Involvement &amp;amp; Development (CID) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sejak 2023 sukses mendampingi Kelompok Masyarakat Alam Tani menyulap lahan tidur bekas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kelurahan Tanjung Palas menjadi lahan produktif dengan mengembangkan kegiatan pertanian hortikultura.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah berhasil mengembangkan tanaman Sorgum dan berbagai tanaman sayuran lainnya, Kelompok Masyarakat Alam Tani di Kelurahan Tanjung Palas kini mulai mencoba peruntungan baru dengan mengembangkan pertanian kopi di lahan gambut. Sebanyak 1.000 bibit kopi robusta ditanam pada 14 Juli 2026 secara bertahap di lahan seluas dua hektar dari enam hektar total lahan pertanian yang digarap oleh Pokmas Alam Tani binaan Pertamina Patra Niaga. Penanaman 1.000 bibit kopi tersebut menjadi tahap lanjutan setelah keberhasilan uji coba penanaman 100 batang kopi dilakukan pada 2022.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Local Hero Pokmas Alam Tani, Maiyudi atau yang akrab disapa Rudi menceritakan bahwa penanaman Kopi yang dimulai empat tahun lalu tersebut berhasil dipanen perdana pada awal 2026. ‘’Untuk hasil panen satu batang biasanya menghasilkan satu kilogram biji kopi, dan hasil panennya masih sebatas kami konsumsi sendiri,” ujar Rudi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama ini tanaman kopi identik dikenal sebagai tanaman yang tumbuh di dataran tinggi dengan &amp;nbsp; iklim yang sejuk atau dingin pada ketinggian sekitar 800&#45;1500 &amp;nbsp;diatas permukaan laut (mdpl). Keberhasilan penanaman kopi yang dikembangkan oleh Pokmas Alam Tani bersama Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai ini menunjukkan bahwa lahan gambut yang dikelola dengan serius juga bisa memiliki potensi sebagai komoditas bernilai ekonomi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak hanya menjadi bagian dari roadmap program jangka panjang, pengembang ini &amp;nbsp;juga sejalan dengan melihat lagi tren gaya hidup masyarakat kekinian yang menghabiskan harinya dengan ‘ngopi’, ditandai dengan semakin menjamurnya bisnis&#45;bisnis kedai kopi di berbagai daerah, mulai dari skala UMKM hingga sektor retail.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Rudi, keberhasilan penanaman kopi pertama yang berhasil dikembangkan membuktikan bahwa lahan gambut yang dikelola secara serius juga memiliki peluang menjadi lahan produktif dan menghasilkan. “Penanaman biji kopi memberi peluang cukup besar di Indonesia. Apalagi di Kota Dumai belum ada petani yang menanam bibit biji kopi, biasanya tempat yang sering menghasilkan kopi itu kan ada di Aceh dan Lampung. Maka dari itu kita mulai coba kembangkan di Kota Dumai, saya juga berharap kopi ini nantinya bisa dikenal orang sebagai kopi gambut,’’ ujar Rudi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keberhasilan Pokmas Alam Tani dalam mengembangkan pertanian hortikultura, termasuk kopi &amp;nbsp;merupakan wujud nyata dukungan berkelanjutan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dalam pemberdayaan masyarakat disekitar wilayah operasi Perusahaan. Sejak mendampingi Pokmas Alam Tani, Pertamina Patra Niaga memberikan membantu dukungan melalui penyediaan sarana prasarana pertanian, perkebunan, serta peternakan. Selain itu, perbaikan akses jalan juga diberikan untuk memudahkan kelompok membawa hasil panen dan memasarkannya ke pasar&#45;pasar di Dumai, serta peningkatan kapasitas kelompok melalui berbagai pelatihan yang dibutuhkan oleh kelompok.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;‘’Untuk bantuan dari Pertamina Alhamdulilah luar biasa, kami sangat terbantu. Biasanya kami ibaratnya berjalan, sekarang kami bisa berlari untuk sampai ke tujuan. Dari pertanian tanaman buah, dari penanaman sorgum dari pelatihan pengolahan dan pemasaran juga diperkenalkan . dulu kami menanam kopi sekedar uji coba, sekarang bisa bikin hamparan kopi,’’ ujar Rudi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations, &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan program pertanian Kelompok Masyarakat Alam Tani tidak hanya menjadi upaya perusahaan memberdayakan masyarakat lewat kegiatan pertanian produktif, tetapi juga sekaligus menjadi strategi menjaga lahan gambut dari ancaman Karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Penanaman kopi ini merupakan bagian dari penguatan program untuk mendukung kemandirian serta keberlanjutan usaha kelompok ke depan. Melalui pendampingan yang diberikan, kami berharap kapasitas kelompok terus meningkat sehingga ketika tanaman kopi ini nanti sudah memasuki waktunya panen, hasilnya tidak hanya memberikan tambahan pendapatan bagi kelompok dan masyarakat sekitar, tetapi juga bisa &amp;nbsp;berkembang menjadi komoditas unggulan khas lahan gambut Kota Dumai yang memiliki nilai tambah dan daya saing,&quot; jelas Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Muhammad Rum juga mengapresiasi semangat para para petani yang tergabung dalam Pokmas Alam Tani dalam mengembangkan pertanian di lahan gambut. Dukungan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai ini turut mendukung agenda global Sustainable Development Goals (SDG’s), khususnya poin ke&#45;1 (Tanpa Kemiskinan), poin ke&#45;8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), poin ke&#45;13 (Penanganan Perubahan Iklim)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/60486961652-img-20260828-wa0010.jpg"/><pubDate>Fri, 28 Aug 2026 10:05:28 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3447/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-optimalkan--lahan-gambut--eks-karhutla</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga  Boyong Penghargaan di  ISEA 2026</title><link>https://bestienews.com/detail/3446/pertamina-patra-niaga--boyong-penghargaan-di--isea-2026</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; Komitmen PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai dalam upaya memperkuat penerapan budaya keselamatan kerja kembali menorehkan prestasi dengan meraih empat penghargaan dengan predikat Bintang 5 dari ajang International Safety Excellence Award (ISEA) 2026, yang diselenggarakan oleh 3rd OSH Asia Summit 2026 di Prama Sanur Beach Hotel Bali, Jumat (21/8)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Empat penghargaan yang berhasil disabet oleh Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai itu diantaranya, The Best Safety Culture and Human Performance Award, The Best Predictive Safety System Excellence Award, dan The Best Climate Risk &amp;amp; Worker Protection Award atas konsistensi dan upaya Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai serta The Best Leadership on OSH Culture, yang diberikan kepada Senior Manager Operating Manufacturing (SMOM) PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Isnandhi Dwi Saputra. &amp;nbsp;Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Syahrial Okzani selaku Manager HSSE PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Rangkaian penghargaan yang diraih dalam ISEA 2026 ini menjadi bentuk pengakuan dan wujud apresiasi atas konsistensi RU Dumai dalam mengembangkan budaya keselamatan yang proaktif, adaptif, dan berkelanjutan. Ini menunjukkan bahwa Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai terus mengoptimalkan sistem pengelolaan K3 di seluruh lini operasional yang tidak hanya patuh pada aspek regulasi, tetapi juga inovatif terhadap segala tantangan operasional yang ada hari ini,” ujar Syahrial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, pencapaian ini merupakan buah dari &amp;nbsp;dedikasi dan komitmen seluruh insan Kilang Dumai dan Kilang Sungai Pakning, baik manajemen, pekerja, maupun mitra kerja dan kontraktor Perusahaan. Capaian ini juga &amp;nbsp;semakin memperkuat komitmen perusahaan untuk terus mendorong Safety Excellence melalui penguatan budaya keselamatan, peningkatan human performance, pemanfaatan pendekatan prediktif dalam pengelolaan risiko, serta perlindungan pekerja dalam menghadapi tantangan operasional dan perubahan iklim.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penghargaan ISEA 2026 merupakan salah satu bentuk ajang apresiasi bergengsi di bidang keselamatan kerja terhadap organisasi perusahaan yang telah dinilai unggul dalam kepemimpinan K3, budaya keselamatan, inovasi, serta transformasi digital yang berkelanjutan. Mengusung tema Advancing Predictive &amp;amp; Sustainable Safety in the Digital and Climate Era, ISEA 2026 mendorong penerapan sistem keselamatan yang lebih prediktif, terdigitalisasi, dan berkelanjutan guna mendukung keandalan operasional serta peningkatan kinerja perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Transformasi digital sendiri sejak lama telah menjadi fokus perusahaan dalam penguatan HSSE &amp;nbsp;serta peningkatan sistem pengelolaan keselamatan kerja di seluruh lini operasional. Hal tersebut terwujud melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) &amp;nbsp;yang menghadirkan inovasi AI&#45;CCTV RUVISION, sebagai teknologi yang mendukung pengawasan keselamatan di lingkungan kilang dengan dilengkapi dengan fitur Human Detection yang mampu menganalisis data secara real&#45;time, termasuk mendeteksi perilaku pekerja, potensi bahaya, maupun pelanggaran aspek keselamatan. Teknologi ini juga mampu memantau kelengkapan penggunaan alat pelindung diri (APD), sehingga potensi risiko dapat dicegah lebih dini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, dalam Kilang Dumai juga terus berinovasi dalam membangun budaya keselamatan kerja sehingga aspek keselamatan kerja melalui penerapan HSSE tidak lagi hanya menjadi soal prosedural, melainkan bagian dari kebiasaan sehari&#45;hari lewat inovasi digital HSSE SIAP. Inovasi tersebut merupakan sebuah sistem penyediaan alat pelindung diri (APD) berbasis RFID melalui vending machine yang memudahkan para pekerja memperoleh APD secara cepat dan terdokumentasi secara digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, apresiasi The Best Leadership on OSH Culture yang disematkan kepada Isnandhi Dwi Saputra selaku SMOM PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai menjadi bentuk pengakuan atas komitme dan peran yang telah dilakukan dalam kepemimpinannya dalam memperkuat budaya keselamatan serta mendorong penerapan K3 secara konsisten di seluruh lini operasional kilang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relation, &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum menambahkan penghargaan ISEA 2026 &amp;nbsp;merupakan motivasi bagi Perusahaan untuk terus meningkatkan aspek keselamatan kerja sebagai fondasi utama untuk mencapai operasional kilang yang andal, aman, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus juga menjamin kesehatan dan keselamatan seluruh pekerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai terus berkomitmen menempatkan keselamatan sebagai nilai utama dalam setiap aktivitas operasional dan itu tidak bisa ditawar. Maka dari itu, kami terus mengoptimalkannya melalui berbagai upaya inisiatif dan inovasi, termasuk pemanfaatan teknologi guna mendukung pengelolaan HSSE semakin efektif,“ pungkas Muhammad Rum.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/44839569569-img-20260824-wa0037.jpg"/><pubDate>Mon, 24 Aug 2026 19:48:12 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3446/pertamina-patra-niaga--boyong-penghargaan-di--isea-2026</guid></item><item><title>Wako Pekanbaru Liburkan Anak Sekolah</title><link>https://bestienews.com/detail/3445/wako-pekanbaru-liburkan-anak-sekolah</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; Walikota (Wako) Pekanbaru memutuskan untuk &amp;nbsp;meniadakan sementara kegiatan pembelajaran tatap muka dari tingkat PAUD hingga SMP akibat kualitas udara yang memburuk pada Senin (24/8/2026).&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kebijakan pengalihan ke sistem pembelajaran daring tersebut diambil setelah Wali Kota Pekanbaru menggelar rapat darurat bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan BMKG.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menginstruksikan seluruh kepala sekolah di wilayahnya untuk segera memindahkan proses belajar mengajar ke rumah secara mandiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami sampaikan kepada seluruh kepala sekolah, mulai dari PAUD, TK, SD, dan SMP di Kota Pekanbaru untuk dapat meliburkan sementara siswanya dan mengganti dengan pembelajaran daring,&quot; ujar Agung Nugroho.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agung menjelaskan bahwa langkah protektif ini disepakati berdasarkan hasil pemantauan kondisi atmosfer terkini yang menunjukkan ancaman bahaya bagi para siswa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Berdasarkan pemantauan dan informasi BMKG, kondisi udara Kota Pekanbaru berada pada kategori tidak sehat akibat kabut asap, sehingga keselamatan dan kesehatan anak&#45;anak menjadi pertimbangan utama kami,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia meminta para tenaga pendidik agar tetap menjamin efektivitas proses mengajar jarak jauh serta menjalin komunikasi intensif dengan orang tua murid. Selain itu, masyarakat diimbau untuk membatasi aktivitas anak&#45;anak di luar ruangan selama kabut asap masih menyelimuti wilayah setempat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agung mengajak seluruh warga mendoakan agar fenomena kabut asap dapat segera teratasi sehingga aktivitas persekolahan dapat kembali normal. &quot;Mari bersama&#45;sama kita menjaga kesehatan anak&#45;anak kita, kurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak diperlukan karena kondisi ini bersifat sementara,&quot; pungkas Agung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lonjakan polusi udara di ibu kota Provinsi Riau tersebut tercatat terus memburuk sejak Minggu (23/8/2026) sore. Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah semakin pekat, sementara konsentrasi partikulat halus (PM2.5) terpantau berada pada kategori tidak sehat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan pemantauan BMKG pada pukul 16.00 WIB, konsentrasi PM2.5 di Pekanbaru mencapai 133,7 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Angka tersebut masuk kategori tidak sehat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kondisi serupa juga terlihat dari pemantauan IQAir. Pada pukul 17.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) Pekanbaru berada di angka 177 atau kategori tidak sehat. Polutan utama yang terdeteksi adalah PM2.5 dengan konsentrasi 92,4 µg/m³. Angka tersebut menunjukkan kualitas udara masih berada pada level yang mengkhawatirkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kabut asap pekat yang menghentikan aktivitas belajar tatap muka ini diduga dipicu oleh maraknya kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah tetangga. Pemerintah Kota Pekanbaru berjanji akan terus mengevaluasi perkembangan kondisi udara secara berkala sebelum memutuskan pembukaan kembali fasilitas sekolah.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/19518766391-img-20260821-wa0017.jpg"/><pubDate>Mon, 24 Aug 2026 09:11:29 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3445/wako-pekanbaru-liburkan-anak-sekolah</guid></item><item><title>OJK Riau Perkuat Literasi di Kalangan Pelajar</title><link>https://bestienews.com/detail/3444/ojk-riau-perkuat-literasi-di-kalangan-pelajar</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau terus memperkuat budaya menabung serta meningkatkan literasi dan inklusi keuangan pelajar melalui sinergi bersama pemerintah daerah, industri perbankan, satuan pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan.&lt;br&gt;Komitmen tersebut ditegaskan dalam Puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) dan Bulan Literasi Keuangan Tahun 2026 dengan tema “Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan” bertempat di Kantor OJK Provinsi Riau, Kamis (20/8).&lt;br&gt;Kepala OJK Provinsi Riau Mohammad Fredly Nasution mengatakan Hari Indonesia Menabung bukan sekadar momentum untuk mengajak masyarakat menabung, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak dini.&lt;br&gt;“Menabung mengajarkan kita untuk disiplin, merencanakan masa depan, serta menggunakan dan mengelola keuangan secara bijak. Karena itu, membangun budaya menabung sejak dini merupakan investasi penting untuk mempersiapkan generasi muda yang cerdas dan mandiri secara finansial,” ujar Fredly.&lt;br&gt;Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 350 peserta yang terdiri atas perwakilan Pemerintah Provinsi Riau, Bank Indonesia, Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, pimpinan perbankan, kepala sekolah, guru, serta pelajar SD, SMP, dan SMA dari berbagai wilayah di Provinsi Riau.&lt;br&gt;Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, industri perbankan di Provinsi Riau terus melaksanakan berbagai kegiatan edukasi dan inklusi keuangan di satuan pendidikan melalui Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR). Pada periode 1 Juli 2025 sampai dengan 31 Juli 2026, pembukaan rekening melalui Program KEJAR mencapai 51.321 rekening dengan total nominal Rp65,57 miliar, sementara kegiatan edukasi telah menjangkau 14.283 pelajar.&lt;br&gt;Pada 2026, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Riau juga terus mendorong implementasi Program KEJAR sebagai salah satu program strategis untuk memperluas akses keuangan bagi pelajar. Dari total 1.733.643 pelajar di Provinsi Riau, sebanyak 1.383.103 pelajar telah memiliki rekening Simpanan Pelajar (SimPel).&lt;br&gt;Capaian tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam membangun budaya menabung sekaligus memperluas akses layanan keuangan bagi pelajar. Namun, peningkatan akses perlu berjalan seiring dengan penguatan pemahaman agar pelajar mampu menggunakan layanan keuangan secara tepat, aman, dan bertanggung jawab.&lt;br&gt;Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, Indeks Literasi Keuangan Provinsi Riau tercatat sebesar 68,93 persen, sedangkan Indeks Inklusi Keuangan sebesar 92,79 persen. Capaian tersebut menunjukkan bahwa akses masyarakat Riau terhadap produk dan layanan jasa keuangan formal telah berada pada tingkat yang tinggi, namun masih terdapat ruang untuk terus memperkuat literasi keuangan, khususnya bagi pelajar.&lt;br&gt;“Peningkatan literasi harus berjalan seiring dengan peningkatan inklusi keuangan agar masyarakat tidak hanya memiliki akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga mampu memilih dan memanfaatkan produk serta layanan keuangan secara tepat,” kata Fredly.&lt;br&gt;Menurut Fredly, penguatan literasi dan inklusi keuangan membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, industri jasa keuangan, satuan pendidikan, guru, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan.&lt;br&gt;“Upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan tidak dapat dilakukan oleh OJK sendiri. Diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, perbankan, satuan pendidikan, guru, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan ekosistem keuangan yang sehat dan inklusif,” ujar Fredly.&lt;br&gt;Sementara itu, Plt. Gubernur Riau yang diwakili Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Riau M. Job Kurniawan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan Tahun 2026. Pemerintah Provinsi Riau mendukung upaya OJK, industri perbankan, dan satuan pendidikan dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, khususnya bagi pelajar, melalui Program KEJAR, edukasi keuangan, serta berbagai kegiatan yang mendorong budaya menabung sejak dini.&lt;br&gt;M. Job Kurniawan berharap sinergi seluruh pihak dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak pelajar di Provinsi Riau memiliki akses dan pemahaman yang baik dalam mengelola keuangan untuk mempersiapkan masa depan.&lt;br&gt;Selain kegiatan edukasi dan inklusi keuangan, OJK Provinsi Riau juga menyelenggarakan Lomba Video Hari Indonesia Menabung Tahun 2026 dengan tema “Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan”. Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi pelajar untuk menyampaikan pesan mengenai pentingnya menabung, pengelolaan keuangan secara bijak, implementasi Program KEJAR, serta peran pelajar sebagai agen perubahan dalam membangun kesadaran keuangan di lingkungan sekolah dan keluarga.&lt;br&gt;OJK Provinsi Riau menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Riau, Bank Indonesia, Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Riau, industri perbankan, satuan pendidikan, guru, orang tua, serta seluruh pelajar yang telah berpartisipasi dalam rangkaian Hari Indonesia Menabung Tahun 2026.&lt;br&gt;Ke depan, OJK Provinsi Riau akan terus memperluas jangkauan edukasi dan literasi keuangan melalui berbagai program kolaboratif bersama pemerintah daerah, satuan pendidikan, industri jasa keuangan, dan pemangku kepentingan lainnya sebagai bagian dari komitmen OJK dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat secara berkelanjutan di Provinsi Riau.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/5445354389-img-20260821-wa0028.jpg"/><pubDate>Fri, 21 Aug 2026 14:30:29 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3444/ojk-riau-perkuat-literasi-di-kalangan-pelajar</guid></item><item><title>BI Dorong UMKM Naik Kelas</title><link>https://bestienews.com/detail/3443/bi-dorong-umkm-naik-kelas</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; Bank Indonesia menyelenggarakan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 sebagai bentuk komitmen dalam mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Mengusung semangat “Beudaya Meusare Sare” dari Aceh yang bermakna ”Berdaya, Bersama&#45;sama”, gelaran yang berlangsung pada 20–23 Agustus 2026 di Hall A dan B Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta ini menjadi wadah sinergi untuk memperkuat daya saing, akses pembiayaan, digitalisasi, dan perluasan akses pasar UMKM.&lt;br&gt;Dengan tema “Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing”, penyelenggaraan KKI 2026 bersinergi dengan 27 Kementerian dan Lembaga serta 34 mitra strategis. an/Lembaga, asosiasi, perbankan, pelaku usaha, hingga seluruh lapisan masyarakat. Dalam KKI 2026, penguatan UMKM &amp;nbsp;diarahkan melalui tiga kata kunci, yaitu Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing. Bangkit merupakan semangat pemulihan UMKM dalam menghadapi berbagai tantangan. Tangguh diwujudkan melalui penguatan struktur usaha dan akses pembiayaan berkelanjutan, sementara berdaya saing diwujudkan melalui inovasi produk serta perluasan akses pasar domestik maupun ekspor.&lt;br&gt;Semangat penguatan UMKM tersebut turut tercermin melalui kehadiran dua UMKM asal Riau pada KKI 2026, yaitu Rumah Tenun Kampung Bandar dan Sakinah by Thiffa Qaisty. Keduanya membawa kekayaan wastra dan kreativitas Riau untuk diperkenalkan kepada masyarakat serta pasar yang lebih luas di tingkat nasional.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Rumah Tenun Kampung Bandar merupakan brand dari Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Pucuk Rebung &amp;nbsp;yang secara konsisten menjaga keberlanjutan tradisi tenun Melayu Riau. Tenun Kampung Bandar mengembangkan berbagai produk kain tenun untuk bahan pakaian dan songket. Salah satu produk yang ditampilkan dalam KKI 2026 menggunakan teknik Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) dengan pengembangan motif khas Riau dan pewarna alam. Keberadaan Tenun Kampung Bandar menjadi bukti pelestarian budaya yang berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.&lt;br&gt;Sakinah by Thiffa Qaisty membawa pendekatan berbeda dalam mengembangkan kekayaan wastra Riau melalui fesyen modern. Brand fashion muslim ready to wear deluxe asal Pekanbaru ini &amp;nbsp;mengembangkan produk dengan karakter urban dan futuristik. Kreativitasnya memadukan tekstil tradisional Indonesia, seperti tenun dan batik, dengan desain modern, sulaman tangan, dan payet. Pendekatan tersebut menunjukkan &amp;nbsp;kekayaan budaya lokal yang dikembangkan menjadi produk fesyen yang relevan dengan kebutuhan pasar sekaligus memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.&lt;br&gt;”Partisipasi UMKM Riau dalam KKI 2026 merupakan bagian dari upaya untuk membawa potensi lokal ke tingkat yang lebih luas. Kami ingin produk UMKM Riau tidak hanya dikenal karena keunikan budayanya, tetapi juga mampu memiliki nilai tambah, kualitas, dan daya saing,” jelas Panji Achmad, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau.&lt;br&gt;KKI 2026 merupakan penyelenggaraan yang ke&#45;11 dan menghadirkan lebih dari 550 UMKM dalam pameran luring, sementara pameran daring melalui platform digital KKI melibatkan lebih dari 1.300 UMKM. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan penyelenggaraan KKI 2025 yang diikuti 362 UMKM secara luring dan lebih dari 1.100 UMKM secara daring. Selama empat hari pelaksanaan, KKI 2026 menghadirkan 44 rangkaian kegiatan, antara lain talkshow ekonomi&#45;keuangan inklusif dan berkelanjutan, pagelaran karya kreatif, business matching pembiayaan, ekspor dan value chain, showcase UMKM unggulan, serta berbagai kegiatan untuk memperkuat interaksi dan ekosistem UMKM. Melalui KKI 2026, Bank Indonesia terus memperkuat sinergi untuk mendorong UMKM Indonesia agar bangkit, tangguh, dan berdaya saing.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/13027681907-dscf6478.jpg"/><pubDate>Fri, 21 Aug 2026 14:12:05 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3443/bi-dorong-umkm-naik-kelas</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai  Meriahkan Kemerdekaan HUT RI Ke&#45;81</title><link>https://bestienews.com/detail/3442/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai--meriahkan-kemerdekaan-hut-ri-ke81</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; &amp;nbsp;Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke&#45;81 Kemerdekaan Republik Indonesia dapat dimaknai dengan berbagai cara yang kreatif, inovatif, dan inspiratif. Bagi PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, semangat kemerdekaan diwujudkan tidak hanya melalui kinerja operasional yang andal dan inovatif, tetapi juga melalui kebersamaan para Perwira dan keluarga dalam merayakan kemerdekaan di lingkungan perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu bentuk inovasi tersebut ditunjukkan melalui pengembangan Sustainable Aviation Fuel (SAF) berbasis minyak jelantah atau Used Cooking Oil (UCO). Pengembangan SAF di Kilang Dumai dilakukan melalui teknologi co&#45;processing dengan memanfaatkan UCO dengan komposisi injeksi sebesar 5% pada unit Hydrocracker. Inovasi ini menjadi bagian dari upaya Pertamina dalam mengembangkan portofolio energi yang lebih berkelanjutan sekaligus mendukung pencapaian Net Zero Emission (NZE) 2060 atau lebih cepat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengembangan SAF di Kilang Dumai juga telah melalui serangkaian persiapan, mulai dari pengembangan fasilitas produksi, penyediaan bahan baku, hingga pengujian produk sesuai standar internasional. Inovasi pengembangan SAF pada unit Hydrocracker ini menjadi salah satu langkah Kilang Dumai dalam mendukung transformasi energi dan menjawab kebutuhan energi masa depan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Melalui berbagai inovasi dan pengembangan energi baru, Pertamina terus membangun sumber&#45;sumber energi yang dapat mendukung kemandirian dan kedaulatan energi Indonesia di masa depan. Semangat tersebut menjadi salah satu cara kami memaknai kemerdekaan,” ujar Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Iwan Kurniawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semangat kemerdekaan di lingkungan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai tidak hanya terlihat dari inovasi di bidang energi. Kemeriahan juga terasa di lingkungan Kompleks Pertamina Bukit Datuk yang menjadi ruang berkumpul bagi para Perwira dan keluarga untuk merayakan HUT ke&#45;81 Kemerdekaan RI.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beragam perlombaan digelar dengan melibatkan anak&#45;anak, keluarga pekerja, hingga para Perwira. Anak&#45;anak pekerja turut memeriahkan suasana melalui lomba menghias baju dengan tema kemerdekaan serta lomba makan kerupuk. Tawa dan sorak&#45;sorai keluarga pekerja pun mewarnai berbagai kegiatan yang berlangsung di lingkungan kompleks.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, para pekerja turut berkreasi melalui lomba menghias stand dengan mengangkat tema Nusantara dan keberagaman kebudayaan Indonesia. Setiap stand menampilkan kreativitas dan keunikan masing&#45;masing daerah, mulai dari dekorasi hingga berbagai unsur budaya yang menggambarkan kekayaan Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Antusiasme semakin terasa dengan ramainya kunjungan pekerja dan keluarga ke setiap stand. Mereka tidak hanya menikmati berbagai sajian dan dekorasi yang ditampilkan, tetapi juga turut memberikan dukungan kepada rekan&#45;rekan yang berpartisipasi dalam perlombaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semangat kebersamaan juga ditunjukkan melalui lomba bakiak dan tarik tambang yang diikuti oleh tim manajemen. Para peserta beradu kekompakan, strategi, dan tentunya semangat untuk memenangkan perlombaan. Suasana penuh keceriaan pun terlihat sepanjang kegiatan, memperlihatkan bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan bersama tanpa mengenal jenjang maupun jabatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Peringatan kemerdekaan menjadi momentum bagi kami untuk memperkuat rasa kebersamaan, tidak hanya di antara para Perwira, tetapi juga bersama keluarga. Semangat, kekompakan, dan kegembiraan yang terlihat dalam berbagai perlombaan menjadi gambaran bahwa kemerdekaan adalah milik kita semua dan dapat dirayakan melalui hal&#45;hal sederhana yang mempererat kebersamaan,” tambah Iwan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semangat kemerdekaan juga diwujudkan melalui berbagai kegiatan di wilayah kerja Pangkalan Brandan. Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai turut mendukung rangkaian penyelenggaraan Peringatan Brandan Bumi Hangus ke&#45;79 yang diselenggarakan di Lapangan Petrolia Pertamina RU Pangkalan Brandan, Kamis (13/8).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai wujud penghormatan terhadap para pejuang yang telah mempertahankan kemerdekaan Indonesia, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai turut memberikan tali asih dan piagam penghargaan kepada sejumlah Legiun Veteran dan keluarga veteran di Pangkalan Brandan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pemberian tali asih dan plakat ini juga sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi kepada pelaku dan pemrakarsa Peringatan Brandan Bumi Hangus. Mengingat Pangkalan Brandan merupakan salah satu daerah kecil yang menjadi tonggak sejarah perminyakan nasional dan menjadi lokasi produksi minyak pertama di Indonesia,” ujar Nuryudha Efendi Lubis, Senior Supervisor PT PPN RU Dumai Area P. Brandan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak berhenti di situ, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Area Pangkalan Brandan juga turut mendukung Lomba Napak Tilas dalam rangka Peringatan Brandan Bumi Hangus ke&#45;79 tahun yang diikuti oleh 680 orang dari unsur pelajar dan pemuda di wilayah Kecamatan Babalan, Sei Lepan, Brandan Barat, Besitang, Pangkalan Susu, Aceh Tamiang, dan Bahorok serta melakukan ziarah di Taman Makam Pahlawan Pangkalan Brandan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian peringatan HUT ke&#45;81 Kemerdekaan RI tersebut menjadi refleksi bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk kontribusi. Mulai dari inovasi untuk menghadirkan energi yang lebih berkelanjutan, menjaga keandalan operasional, hingga membangun kebersamaan bersama Perwira dan keluarga serta masyarakat di wilayah kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semangat tersebut sejalan dengan tema nasional HUT ke&#45;81 Republik Indonesia, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, sekaligus menjadi energi bagi seluruh Perwira Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai untuk terus berkarya bagi perusahaan, masyarakat, dan Indonesia.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/3845809781-img-20260821-wa0010.jpg"/><pubDate>Fri, 21 Aug 2026 06:43:56 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3442/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai--meriahkan-kemerdekaan-hut-ri-ke81</guid></item><item><title>OJK : Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat Meningkat</title><link>https://bestienews.com/detail/3441/ojk--indeks-literasi-dan-inklusi-keuangan-masyarakat-meningkat</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; &amp;nbsp;Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2026 yang menunjukkan indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia mencapai 69,57 persen dan indeks inklusi keuangan mencapai 93,61 persen. Indeks tersebut meningkat dibandingkan dengan SNLIK Tahun 2025, di mana indeks literasi keuangan sebesar 66,64 persen dan indeks inklusi keuangan sebesar 92,74 persen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Departemen Surveillance dan Kebijakan Sektor Jasa Keuangan Terintegrasi Otoritas Jasa Keuangan, Agus Firmansyah menjelaskan hasil SNLIK Tahun 2026 tersebut sekaligus telah melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 untuk tahun 2029, yaitu indeks literasi keuangan sebesar 69,35 persen dan indeks inklusi keuangan sebesar 93 persen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengumuman hasil SNLIK Tahun 2026 disampaikan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu, dan Kepala BPS Republik Indonesia Amalia Adininggar Widyasanti, di Kantor Badan Pusat Statistik, Jakarta, Senin 10 Agustus 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;SNLIK bertujuan untuk mengukur indeks literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia sebagai salah satu landasan dalam penyusunan kebijakan dan program peningkatan literasi dan inklusi keuangan. SNLIK Tahun 2026 merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi untuk pertama kalinya antara OJK, LPS, dan BPS. Sebelumnya, SNLIK Tahun 2024 dan 2025 dilaksanakan melalui kerja sama antara OJK dan BPS.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kerja sama tersebut bertujuan untuk memperoleh gambaran kondisi literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia secara lebih komprehensif, dengan mempertimbangkan hasil evaluasi pelaksanaan SNLIK sebelumnya, serta kebutuhan data pemerintah melalui Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penghitungan SNLIK Tahun 2026 mencakup seluruh lembaga di sektor jasa keuangan dan produk/layanan jasa keuangan, yaitu Perbankan, Pasar Modal, Perasuransian, Lembaga Pembiayaan, Dana Pensiun, Pergadaian, Lembaga Keuangan Mikro, Fintech Lending (Pinjaman Daring), Penyelenggara Sistem Pembayaran (PSP), Penyelenggara Program Jaminan Sosial, serta Lembaga Jasa Keuangan Lainnya, yang meliputi lembaga sui generis, lembaga penjaminan, LJK bidang Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto (IAKD), koperasi simpan pinjam (KSP), PT Pos Indonesia, dan lain&#45;lain.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/75840263875-img-20260812-wa0016.jpg"/><pubDate>Wed, 12 Aug 2026 11:46:11 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3441/ojk--indeks-literasi-dan-inklusi-keuangan-masyarakat-meningkat</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Sabet Dua Penghargaan  ISRA 2026</title><link>https://bestienews.com/detail/3440/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-sabet-dua-penghargaan--isra-2026</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit II Dumai kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih dua penghargaan Platinum dalam ajang Indonesia Social Responsibility Award (ISRA) 2026. Penghargaan yang yang diselenggarakan oleh Prospectus Media dibawah naungan Prospect tersebut digelar di Swiss&#45;Belhotel Solo pada Kamis (6/8).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penghargaan Platinum pertama berhasil disabet oleh Kilang Dumai lewat kategori Biodiversity Empowerment berkat program Serumpun Paman Bahri yang berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan, memperkuat ketahanan ekonomi lokal, serta menjaga keanekaragaman hayati melalui konservasi ekosistem gambut di Kelurahan Tanjung Palas dan rehabilitasi mangrove di kawasan pesisir Kelurahan Mundam. Kemudian melalui program Serumpun Paman Bahri juga Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai berhasil menyabet penghargaan Platinum untuk kategori CSR Video Documentation.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;ISRA 2026 merupakan ajang penghargaan tahunan yang diselenggarakan oleh Prospectus Media di bawah naungan Prospect, sebagai bentuk apresiasi terhadap perusahaan&#45;perusahaan di Indonesia yang berkomitmen menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL/CSR) secara berkelanjutan, inovatif, dan berdampak &amp;nbsp;bagi masyarakat. Tahun ini penghargaan ISRA 2026 diberikan kepada 89 perusahaan, termasuk Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, yang menghadirkan empat tingkatan penghargaan, yakni Bronze, Silver, Gold, dan Platinum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penyelenggaraan ISRA 2026 digelar dengan mengusung tema “Catalyzing Collective Change for Scalable Impact”, yang mengajak seluruh korporasi pelaku industri lintas sektor serta pemangku kepentingan untuk terlibat dan mengambil peran aktif dalam menjawab tantangan fenomena iklim dan lingkungan saat ini guna mewujudkan masa depan yang berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Area Manager Communication, Relations, &amp;amp; CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen dan upaya berkelanjutan yang terus dilakukan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dalam pemberdayaan masyarakat disekitar wilayah operasi Perusahaan melalui &amp;nbsp;program&#45;program TJSL yang inklusif serta inovasi sosial yang menjawab persoalan masyarakat dan lingkungan sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas upaya Kilang Dumai dalam menjalankan program TJSL maupun Community Involvement and Development (CID) yang memberikan dampak sosial, ekonomi, lingkungan, sekaligus menjawab berbagai persoalan dan tantangan masyarakat hari ini. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan program CSR dan CID yang inovatif dan semakin berdampak kedepannya, serta memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat serta lingkungan sekitar,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, penghargaan ini tidak hanya menjadi penghargaan bagi Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, namun juga menjadi penghargaan bagi semua pihak yang telah berkolaborasi serta mendukung penuh pelaksanaan program Serumpun Paman Bahri. ”Pencapaian ini merupakan &amp;nbsp;dukungan kolektif dari masyarakat, mitra binaan serta para pemangku kepentingan di Kota Dumai. Kami mengucapkan terimakasih yang sebesar&#45;besarnya kepada seluruh pihak yang telah senantiasa mendukung dan mendoakan Kilang Dumai terus beroperasi dengan aman, lancar dan andal serta mampu menghadirkan manfaat luas bagi masyarakat,” pungkas Muhammad Rum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program Serumpun Paman Bahri merupakan inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pertamina Patra Niaga RU Dumai yang dirancang untuk menjawab tantangan sosial&#45;ekologi pada dua ekosistem penting di Kota Dumai, yaitu lahan gambut di Kelurahan Tanjung Palas dan kawasan pesisir di Kelurahan Mundam. &amp;nbsp; Program ini mengintegrasikan pengelolaan lahan gambut berkelanjutan melalui pemberdayaan Kelompok Masyarakat (Pokmas) Alam Tani yang mengelola lahan gambut pascakebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi lahan pertanian produktif berbasis Low External Input Sustainable Agriculture (LEISA).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tanaman hortikultura yang dibudidayakan serta penerapan teknologi sprinkler untuk penyiraman yang digunakan berhasil mendorong efisiensi penggunaan air, mengurangi ketergantungan pupuk kimia, sekaligus menjaga kesuburan lahan dan mencegah risiko kebakaran. Upaya&#45;upaya ini turut memberikan dampak ekonomi bagi kelompok dengan meningkatnya pendapatan dari rata&#45;rata semula Rp2 juta menjadi sekitar Rp7 juta per bulan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, upaya yang dilakukan di kawasan pesisir Kelurahan Mundam, Program Serumpun Paman Bahri berkontribusi dalam memperkuat ketahanan ekosistem melalui rehabilitasi mangrove dengan inovasi Tire Barrier, PVC Barrier, dan nursery berbasis masyarakat. Inisiatif ini melindungi 370 bibit mangrove dan mengembangkan nursery berkapasitas 1.000 bibit, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat melalui penyediaan bibit. Program ini juga berkontribusi pada mitigasi perubahan iklim melalui penyerapan karbon sebesar 189,74 kg CO?e per tahun serta pemanfaatan limbah ban bekas yang mendukung pengurangan emisi sebesar 1.064.670 kg CO?e.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui raihan penghargaan ini, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program&#45;program yang menciptakan nilai bersama (creating shared value), memperkuat kesejahteraan masyarakat, serta menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari kontribusi perusahaan terhadap pembangunan yang berkelanjutan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/93194919206-img-20260810-wa0029.jpg"/><pubDate>Mon, 10 Aug 2026 18:16:08 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3440/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-sabet-dua-penghargaan--isra-2026</guid></item><item><title>OJK Bekali Manfaat Menabung  350 Siswa SD</title><link>https://bestienews.com/detail/3439/ojk-bekali-manfaat-menabung--350-siswa-sd</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BESTIENEWS.COM&#45;&lt;/strong&gt; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau terus memperkuat upaya membangun generasi yang cakap finansial melalui rangkaian Road to Hari Indonesia Menabung (HIM) 2026.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Upaya tersebut diwujudkan melalui edukasi keuangan kepada 350 siswa Sekolah Rakyat sebagai bagian dari percepatan implementasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) sekaligus penguatan budaya menabung sejak usia dini.&lt;br&gt;Kegiatan edukasi dilaksanakan pada 5 Agustus 2026 di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 31 Pekanbaru dan Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 3 Pekanbaru, serta pada 6 Agustus 2026 di Sekolah Rakyat Terintegrasi 11 Rokan Hilir. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Bulan Literasi Keuangan (BLK) yang disinergikan dengan Sekolah Rakyat untuk meningkatkan pemahaman pelajar mengenai pengelolaan keuangan, pentingnya menabung, serta pemanfaatan produk dan layanan keuangan secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.&lt;br&gt;Plt. Kepala OJK Provinsi Riau, Fredly Nasution, Jumat, mengatakan bahwa edukasi keuangan sejak usia dini merupakan investasi jangka panjang untuk membangun generasi yang cakap finansial.&lt;br&gt;“Edukasi keuangan sejak usia dini merupakan investasi untuk membangun generasi yang cakap finansial. Melalui Road to Hari Indonesia Menabung, OJK Riau ingin menanamkan budaya menabung sekaligus membekali pelajar dengan kemampuan mengelola keuangan secara bijak dan bertanggung jawab,” ujar Fredly.&lt;br&gt;Hari Indonesia Menabung diperingati setiap 20 Agustus sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Presiden Nomor 26 Tahun 2019 tentang Hari Indonesia Menabung. Pada tahun 2026, peringatan HIM mengusung tema “Merajut Masa Depan Melalui Literasi dan Inklusi Keuangan”, yang mencerminkan komitmen bersama untuk membangun generasi Indonesia yang cakap finansial melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan sejak usia dini.&lt;br&gt;Fredly menambahkan bahwa peningkatan literasi dan inklusi keuangan memerlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan.&lt;br&gt;“Sinergi antara OJK, pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan industri jasa keuangan menjadi kunci untuk memperluas implementasi Program KEJAR serta membangun budaya menabung di kalangan pelajar. Melalui kolaborasi tersebut, kami optimistis semakin banyak generasi muda yang memiliki kemampuan mengelola keuangan dengan baik,” tambah Fredly.&lt;br&gt;Ke depan, OJK Provinsi Riau akan terus memperluas jangkauan edukasi dan literasi keuangan melalui berbagai program kolaboratif bersama pemerintah daerah, satuan pendidikan, industri jasa keuangan, dan pemangku kepentingan lainnya sebagai bagian dari komitmen OJK dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat secara berkelanjutan di Provinsi Riau.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bestienews.com/assets/berita/original/46325920701-whatsapp_image_2026-08-06_at_14.jpeg"/><pubDate>Fri, 07 Aug 2026 18:55:27 +0700</pubDate><guid>https://bestienews.com/detail/3439/ojk-bekali-manfaat-menabung--350-siswa-sd</guid></item></channel></rss>