Pemilu 2024 sudah di depan mata. Dengan waktu tersisa kurang dari dua bulan, sudah jelas berbagai upaya mesti dilakukan demi memastikan Pemilu tersebut dapat berjalan dengan baik. Seperti perjuangan yang dilakukan oleh Polres Rokan Hilir yang tanpa takut melewati sungai yang di dalamnya terdapat buaya demi bisa sampai ke daerah perbatasan dan terpencil untuk mensosialisasikan perihal Pemilu.
Untuk diketahui, agar dapat sampai ke daerah perbatasan nan terpencil itu, orang harus melalui sebuah sungai. Dan hanya melalui sungai itu satu-satunya jalur menuju ke daerah tersebut dengan kenyataan bahwa di sungai itu terdapat buaya.
Menurut Kapolres Rokan Hilir AKBP Andrian Pramudianto, masyarakat setempat memang sering melihat buaya di sungai itu. Karena itu, ia meminta anggota yang menyebrang harus berhati-hati.
"Masyarakat memang sering melihat buaya di sungai itu. Jadi anggota harus hati-hati betul dan waspada saat menyusuri sungai menuju 3 desa rawan konflik saat Pemilu," kata Andrian sebagaimana diberitakan Detik.com pada Minggu (17/12/2023).
Mengenai alasan keberangkatan tim Polres Rokan Hilir ke lokasi tersebut disamping mensosialisasikan Pemilu, juga daerah yang dikunjungi itu rawan terjadinya konflik tiap kali ada Pemilu. Menurut Adrian, ada tiga tempat di wilayah yang mereka kunjungi yang menolak pengadaan Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Dilansir dari Detik.com, penolakan pendirian TPS dilatarbelakangi kekhawatiran dari calon legislatif dari Kota Dumai akan suara ganda pada pemilihan legislatif. Sebab, lokasinya merupakan wilayah perbatasan yang masuk ke wilayah Polsek Dumai, namun banyak pemilih mengantongi Kartu Tanda Penduduk (KTP) Rohil.
"Itu 3 desa berada di wilayah Kota Dumai, tapi warganya KTP Rokan Hilir. Makanya rawan terjadi pemilih ganda," ujar Andrian.
Kapolsek Sinaboi AKP Juliandi yang diutus Andrian langsung bergerak cepat. Juliandi dan anak buah berangkat untuk antisipasi penolakan pendirian TPS di Teluk Dalam, Mekar Sari dan Senepis.
Sumber: Detik.com
Cerita Polres Rokan Hilir yang Mesti Lalui 'Sarang Buaya' demi Sosialisasi Pemilu
Redaksi
Senin, 18 Desember 2023 - 09:00:00 WIB
Foto: Detik.com
Pilihan Redaksi
IndexPertamina Patra Niaga Kilang Dumai Sabet Dua Penghargaan ISRA 2026
Dari Pekanbaru ke Panggung Dunia: Rigina dan Nagita Sabet Penghargaan di Festival Musik Global
OJK Sebut Masyarakat Merugi Rp4,1 Triliun
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Riau
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Meriahkan Kemerdekaan HUT RI Ke-81
Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:43:56 Wib Riau
OJK : Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat Meningkat
Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:46:11 Wib Riau