Update Terbaru Peta Koalisi Capres Pemilu 2024

Jumat, 22 September 2023 | 10:28:00 WIB

Pemilu presiden dan wakil presiden Republik Indonesia 2024 sudah di depan mata. Waktu yang tersisa kurang lebih 6 bulan lagi. Sembari menunggu pendaftaran resmi ke kantor KPU, sekurang-kurangnya masyarakat sudah banyak yang tahu bakal calon presiden ( bacapres ) yang sudah mulai diusung partai-partai politik di Indonesia.

Ada tiga nama bacapres yang sudah mengurucut. Ketiganya adalah Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan Ganjar Pranowo. Sudah banyak lembaga survei yang melakukan polling elektabilitas untuk ketiga nama itu dan hasilnya telah tersiar di berbagai media baik cetak maupun online.

Menariknya, dalam beberapa minggu terakhir ini telah terjadi berbagai bentuk manuver politik yang cukup "mengagetkan". Dari kacamata politik tentu fenomena tersebut bukanlah hal yang luar biasa, melainkan bagian dari dinamika politik. Bahwa politik selalu dinamis dan cair. Demikian para praktisi politik membacanya.

Meski terus akan ada perubahan dan manuver politik hingga hari-hari mendatang, tapi baik juga jika kita melihat peta koalisi terbaru dari ketiga bacapres.

Anies Baswedan

Untuk sementara, Anies Baswedan masih didukung oleh tiga partai. Keluarnya partai Demokrat dari koalisi pascapendeklarasian ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Cak Imin sebagai bacawapres oleh Partai Nasional Demokrat (Nasdem) tidak membuat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) selaku rekan sekoalisi pun keluar. Memang cukup kaget dengan keputusan sepihak partai Nasdem, toh beberapa hari berikutnya langsung "tancap gas" mendukung Anies-Cak Imin. Dengan demikian, secara gamblang ketiga partai yang mendukung duet Anies-Cak Imin ialah Partai Nasdem, PKS, dan PKB.

Sebagai informasi, sebelumnya baik Nasdem, PKS, maupun Demokrat telah membentuk koalisi tersendiri yang bernama Koalisi Perubahan untuk Persatuan. Namun, pendeklarasian Cak Imin sebagai bacawapres dinilai menjadi salah satu alasan hengkangnya Demokrat dari koalisi tersebut. 

Ganjar Pranowo

Mantan Gubernur Jawa Tengah ini sejak awal sudah dideklarasikan sebagai bacapres dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Setelah pendeklarasian tersebut, ada dua partai yang ikut mendukung bacapres Ganjar yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Baru kemudian disusul dukungan dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Sebagai informasi, PPP, Golkar, dan PAN sebelumnya telah membentuk poros koalisi sendiri. Namun, hengkangnya PPP ke kubu Ganjar menandai langkah awal bubarnya koalisi ini.

Prabowo Subianto 

Prabowo Subianto sejak awal telah dideklarasikan sebagai bacapres oleh partai yang dipimpinnya, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Saat itu, dukungan juga datang dari PKB sehingga terbentuk koalisi bersama yang bernama Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

Lambat laun, Golkar dan PAN juga turut merapat ke poros koalisi ini. Pasca masuknya kedua partai tersebut, nama koalisi pun ikut berganti menjadi Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Pada saat terpisah, PKB memainkan manuver politik lainnya. Mereka pun resmi bergabung ke poros pendukung Anies Baswedan bersama dengan Nasdem dan PKS.

Di samping ketiga partai yang telah sepakat mendukung Prabowo sebagai capres 2024, terbaru dukungan juga datang dari Partai Demokrat. Apakah nama koalisi akan berganti? Patut kita nantikan.

Itulah update terbaru peta koalisi pendukung capres. Kita tetap menanti manuver seperti apa lagi yang akan terjadi di hari-hari mendatang. Atau bakal ada poros lain? Kita tunggu saja!

Terkini